Emiten Ini Bangkit Setelah Bertahun-Tahun Dijauhi Investor
Saham perusahaan rokok kembali menjadi perhatian investor global setelah bertahun-tahun dijauhi karena pertimbangan etika dan tekanan regulasi. Kali ini, kebangkitan tersebut didorong oleh pesatnya pertumbuhan produk bebas asap seperti rokok elektrik, produk tembakau yang dipanaskan, hingga kantong nikotin. Perusahaan yang berhasil menggeser bisnisnya ke produk non-konvensional kini memperoleh penilaian yang lebih tinggi di pasar saham. Philip Morris International menjadi contoh paling menonjol, sementara British American Tobacco dinilai mulai mengikuti jejak tersebut.
Perubahan Kebijakan dan Ekspansi Bisnis
Perubahan arah kebijakan di Amerika Serikat menjadi salah satu faktor pendorong kebangkitan saham perusahaan rokok. Pemerintahan Presiden Donald Trump periode kedua dinilai lebih ramah terhadap industri tembakau dibanding pemerintahan Joe Biden. Perubahan tersebut meredakan kekhawatiran investor terhadap risiko regulasi yang selama bertahun-tahun membebani saham perusahaan rokok. Perusahaan-perusahaan tembakau juga meningkatkan aktivitas lobi politik untuk memperjuangkan sejumlah kepentingan industri.
Perubahan kebijakan terbaru FDA juga dinilai menjadi angin segar, khususnya bagi British American Tobacco. Regulator kini mengizinkan produsen menjual produk vape maupun kantong nikotin baru selama proses evaluasi izin pemasaran masih berlangsung. Sebelumnya, perusahaan harus menunggu persetujuan penuh sebelum produk boleh dipasarkan, proses yang dapat memakan waktu bertahun-tahun.
Mengapa Perusahaan Rokok Mulai Bangkit
Perusahaan rokok masih mampu menjaga pendapatan melalui kenaikan harga, namun strategi tersebut tidak akan efektif dalam jangka panjang seiring semakin berkurangnya jumlah konsumen rokok. Jumlah perokok di Amerika Utara terus menyusut, dengan volume penjualan rokok yang telah turun sekitar sepertiga sejak 2020. Oleh karena itu, transformasi menuju produk bebas asap menjadi penting bagi perusahaan rokok untuk meningkatkan pendapatan dan mempertahankan pangsa pasar.
Dampak Terhadap Investor dan Industri
Transformasi menuju produk bebas asap juga membuka peluang kembalinya investor institusi yang sebelumnya menghindari saham perusahaan rokok karena alasan Environmental, Social, and Governance. Perusahaan yang berhasil menggeser bisnisnya ke produk non-konvensional kini memperoleh penilaian yang lebih tinggi di pasar saham. Philip Morris International menjadi pemimpin dalam transformasi tersebut, dengan sekitar 41% pendapatannya berasal dari produk non-kombustibel pada 2025.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Kebangkitan saham perusahaan rokok masih memiliki tantangan ke depan. Perusahaan harus terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produk bebas asap untuk mempertahankan pangsa pasar. Selain itu, perusahaan juga harus memperhatikan isu-isu kesehatan masyarakat dan regulasi yang masih menjadi perhatian global. Dengan demikian, perusahaan rokok dapat mempertahankan keberlangsungan bisnis dan meningkatkan nilai bagi investor.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260710174447-17-749934/bertahun-tahun-dijauhi-saham-emiten-sektor-ini-mulai-bangkit, without altering the facts of the original article.