Susy Susanti Resmi Gantikan Rudy Hartono sebagai Ketua PB Jaya Raya

Susy Susanti resmi menggantikan Rudy Hartono sebagai Ketua Umum PB Jaya Raya, klub bulu tangkis yang telah menjadi salah satu kekuatan utama Indonesia di kancah internasional. Pergantian kepemimpinan ini diumumkan dalam perayaan ulang tahun ke-50 PB Jaya Raya di Gedung Jaya, Jakarta Pusat. Susy Susanti, peraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992, akan memimpin klub yang telah mencetak banyak prestasi gemilang ini.

Momen Penentu di Menit Akhir

PB Jaya Raya memasuki babak baru setelah dipimpin Rudy Hartono selama hampir lima dekade. Pergantian kepemimpinan itu diumumkan dalam perayaan ulang tahun ke-50 PB Jaya Raya di Gedung Jaya, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin, 29 Juni 2026. Rudy Hartono, legenda bulu tangkis Indonesia yang delapan kali menjuarai All England, menyerahkan jabatan Ketua Umum kepada Susy Susanti.

Perubahan juga terjadi di jajaran pengurus harian. Imelda Wiguno, yang menjabat Ketua Harian sejak 2014, digantikan Rosiana Tendean. Ketua Pengurus Yayasan Pembangunan Jaya Raya, Budi Karya Sumadi, mengatakan pergantian kepengurusan merupakan bagian dari regenerasi yang sejalan dengan tema peringatan HUT ke-50 PB Jaya Raya, “Tiada Henti Membangun Generasi Emas”.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Regenerasi menjadi langkah penting agar tradisi prestasi yang telah dibangun selama puluhan tahun dapat terus berlanjut. Presiden Direktur PT Pembangunan Jaya, Trisna Muliadi, berharap kepengurusan baru mampu membawa kembali kejayaan bulu tangkis Indonesia di tingkat dunia. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Rudy Hartono dan Imelda Wiguno atas dedikasi mereka dalam membina atlet-atlet PB Jaya Raya selama bertahun-tahun.

Bagi Susy, kepercayaan memimpin klub yang membesarkan namanya merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Ia mengaku memiliki ikatan emosional yang kuat dengan PB Jaya Raya karena di klub itulah kariernya berkembang hingga menjadi juara dunia dan peraih medali emas Olimpiade.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Susy Susanti berharap dapat membagikan pengalaman dan nilai-nilai yang diperolehnya selama menjadi atlet kepada generasi muda. Menurut dia, pembinaan yang baik tidak hanya bertujuan melahirkan juara untuk klub, tetapi juga atlet yang mampu mengharumkan nama Indonesia di panggung dunia. Sementara itu, Rudy Hartono menilai pergantian kepemimpinan merupakan proses yang wajar setelah hampir 50 tahun memimpin klub yang didirikan almarhum Ciputra pada 26 Juli 1976.

Selama berdiri, PB Jaya Raya menjadi salah satu klub paling sukses dalam sejarah bulu tangkis Indonesia. Dari delapan medali emas Olimpiade yang diraih Indonesia, empat di antaranya dipersembahkan atlet binaan klub ini, yakni Susy Susanti di Barcelona 1992, Candra Wijaya/Tony Gunawan di Sydney 2000, Markis Kido/Hendra Setiawan di Beijing 2008, serta Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Tokyo 2020.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://sport.tempo.co/read/2111298/susy-susanti-gantikan-rudy-hartono-pimpin-pb-jaya-raya, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *