NVIDIA Membantah Keras Rumor Diskontinu RTX 5090, Tekankan Komitmen Lanjutan Seri RTX untuk Gamer dan Janji Performa Lebih Tinggi di 2027

NVIDIA menghadapi tekanan pasar saat rumor tentang penghentian produksi kartu grafis flagship konsumer, RTX 5090, mulai tersebar di kalangan gamer dan komunitas teknologi. Rumor ini muncul di tengah kesulitan menemukan RTX 5090 di toko-toko elektronik, baik secara fisik maupun online, yang membuat spekulasi semakin menguat.

Reaksi Resmi NVIDIA: RTX 5090 Masih Dalam Produksi

Dalam acara RTX Spark Launch Party di Taipei pada 16 Oktober 2026, Jeff Fisher, Senior Vice President Personal Computing NVIDIA, memberikan klarifikasi kepada media Taiwan. Ia menegaskan bahwa RTX 5090 tidak akan dihentikan produksinya dan masih akan dikirim ke pasar. Fisher menyatakan bahwa kartu grafis tersebut tetap menjadi bagian penting dari lini produk GeForce dan komitmen NVIDIA terhadap gamer akan terus terjaga.

Fisher juga mengakui bahwa perusahaan masih menghadapi keterbatasan kapasitas rantai pasokan. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana NVIDIA akan menyeimbangkan kebutuhan pasar konsumer dengan kebutuhan workstation. Namun, ia menekankan bahwa keputusan tersebut tidak berarti penghentian produk, melainkan penyesuaian alokasi sumber daya.

Perubahan Alokasi GPU GB202 dan Fokus pada RTX Pro

Laporan sebelumnya menyebutkan bahwa NVIDIA mulai menghentikan alokasi GPU GB202 kepada mitra produsen kartu grafis konsumer. Sebaliknya, chip tersebut diprioritaskan untuk produk workstation RTX Pro, yang dianggap lebih menguntungkan secara finansial. NVIDIA belum memberikan penjelasan terperinci mengenai perubahan alokasi ini, sehingga masih ada ketidakpastian di kalangan produsen dan konsumen.

Perubahan alokasi GPU GB202 dapat memengaruhi pasokan RTX 5090, karena chip ini menjadi komponen kunci dalam desain kartu grafis tersebut. Jika NVIDIA mengalihkan sebagian besar chip ke RTX Pro, maka jumlah RTX 5090 yang tersedia di pasar konsumer bisa menurun. Hal ini dapat menjelaskan mengapa beberapa retailer, seperti Micro Center di AS, menghilangkan produk ini dari daftar mereka.

Dampak Terhadap Pasar Global dan Konsumen Indonesia

Ketersediaan RTX 5090 memang semakin terbatas di sejumlah pasar. Beberapa model bahkan tidak lagi muncul di marketplace resmi NVIDIA maupun toko ritel besar. Di Indonesia, meskipun masih ada listing di marketplace, jumlah stoknya tidak banyak dan harga yang ditawarkan cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan periode peluncuran awal. Hal ini menandakan bahwa permintaan masih kuat sementara pasokan terbatas.

Ketidakpastian alokasi chip juga dapat memengaruhi harga pasar. Jika NVIDIA memprioritaskan GPU GB202 untuk workstation, maka pasokan untuk konsumer akan berkurang, yang secara otomatis dapat mendorong harga naik. Gamer yang menantikan upgrade ke RTX 5090 harus bersiap menghadapi potensi kenaikan harga atau penundaan pengiriman.

Komitmen NVIDIA Terhadap Seri RTX dan Janji Performa 2027

Walaupun menghadapi tantangan rantai pasokan, NVIDIA menegaskan komitmennya terhadap seri RTX untuk gamer. Perusahaan mengumumkan bahwa mereka akan melanjutkan pengembangan seri ini dan bahkan berjanji akan menghadirkan performa yang lebih tinggi pada tahun 2027. Janji ini menunjukkan bahwa NVIDIA masih berfokus pada inovasi dan keunggulan kompetitif di pasar kartu grafis konsumer.

Dengan janji performa lebih tinggi pada 2027, NVIDIA menunjukkan bahwa mereka tidak hanya mempertahankan produk saat ini, tetapi juga merencanakan generasi berikutnya yang akan lebih unggul. Hal ini dapat menenangkan konsumen yang khawatir tentang masa depan produk mereka, karena NVIDIA berkomitmen untuk terus meningkatkan teknologi grafis.

Kesimpulan: Menantikan Masa Depan RTX 5090

Rumor tentang penghentian RTX 5090 telah dibantah secara resmi oleh NVIDIA, yang menegaskan bahwa kartu grafis tersebut masih akan diproduksi dan dikirim ke pasar. Meskipun demikian, keterbatasan kapasitas rantai pasokan dan perubahan alokasi GPU GB202 menimbulkan ketidakpastian mengenai ketersediaan produk ini di masa depan. Dampaknya terlihat dalam penurunan stok di retailer besar dan harga yang cenderung lebih tinggi di pasar Indonesia.

Namun, NVIDIA tetap menunjukkan komitmen kuat terhadap seri RTX untuk gamer, dengan janji akan performa lebih tinggi pada 2027. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya fokus pada produk saat ini, tetapi juga mempersiapkan generasi berikutnya yang akan memperkuat posisi mereka di industri kartu grafis.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.jagatreview.com/2026/10/nvidia-bantah-diskontinu-rtx-5090/, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *