Restorasi Candi Prambanan Siap Dilakukan, Wisatawan India Diprediksi Melonjak ke Jogja
Candi Prambanan, salah satu warisan budaya UNESCO yang paling ikonik di Indonesia, siap menjalani restorasi besar-besaran melalui kerja sama antara Indonesia dan India. Proyek ini diharapkan tidak hanya mengembalikan kejayaan candi tersebut tetapi juga meningkatkan jumlah wisatawan, terutama dari India, yang datang ke Yogyakarta. Perdana Menteri India, Narendra Modi, meyakini bahwa restorasi Candi Prambanan dapat menjadi titik balik penting dalam meningkatkan sektor pariwisata Indonesia secara signifikan.
Kerja Sama Indonesia-India dalam Restorasi Candi Prambanan
Perdana Menteri India, Narendra Modi, dan Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, telah membahas proyek restorasi Candi Prambanan dalam pertemuan bilateral. Mereka sepakat untuk melakukan kerja sama dalam proyek bertajuk Indonesia-India Collaborative Cultural Heritage Conservation. Program ini fokus pada restorasi lebih dari 200 candi perwara di halaman kedua kompleks Prambanan dengan durasi kerja sama jangka panjang sepanjang 2026 hingga 2036. Pendekatan teknis yang akan digunakan meliputi survei LiDAR, rekonstruksi digital AI, metode anastilosis, dan dokumentasi digital.
Melalui kerja sama ini, diharapkan tercapai konservasi fisik situs, dokumentasi ilmiah yang lebih kuat, peningkatan pengelolaan kawasan, penguatan kerja sama budaya, serta transfer keahlian antara Indonesia dan India. Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi kunjungan bersama dengan Narendra Modi ke Candi Prambanan, menyebutnya sebagai simbol kejayaan sejarah dan kebudayaan Indonesia serta pengingat hubungan peradaban yang telah terjalin antara Indonesia dan India selama lebih dari seribu tahun.
Momen Penentu di Menit Akhir
Menurut Narendra Modi, Candi Prambanan merupakan warisan budaya yang menyatukan dua bangsa, yaitu Indonesia dan India. Ia meyakinkan Presiden Prabowo bahwa proyek restorasi candi Prambanan dapat meningkatkan sektor pariwisata Indonesia secara besar. Candi Prambanan dapat menjadi destinasi wisata religi bagi umat Hindu India. Jumlah wisatawan, khususnya umat Hindu dari India, bisa meningkat di masa datang. “Saya dapat meyakinkan Anda, setelah upaya bersama kita dalam renovasi, jumlah wisatawan dan umat dari India akan tumbuh secara eksponensial di masa mendatang,” beber Modi.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Kerja sama antara Indonesia dan India dalam restorasi Candi Prambanan tidak hanya memiliki nilai historis dan budaya tetapi juga berpotensi besar dalam meningkatkan pariwisata. Dengan meningkatnya jumlah wisatawan, terutama dari India, diharapkan dapat memberikan dampak positif pada perekonomian lokal dan nasional. Selain itu, kerja sama ini juga diharapkan dapat memperkuat hubungan bilateral antara kedua negara, tidak hanya dalam bidang politik, ekonomi, dan pertahanan, tetapi juga dalam nilai budaya dan ilmu pengetahuan.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Restorasi Candi Prambanan dan peningkatan jumlah wisatawan dari India merupakan langkah awal dalam mempromosikan pariwisata budaya Indonesia. Kedepannya, perlu dilakukan upaya berkelanjutan untuk melestarikan warisan budaya Indonesia serta meningkatkan kerja sama internasional dalam bidang budaya dan pariwisata. Dengan komitmen yang kuat dari kedua negara, diharapkan Candi Prambanan dapat terus menjadi simbol kejayaan budaya Indonesia dan titik temu antara Indonesia dan India.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://travel.detik.com/travel-news/d-8565517/restorasi-candi-prambanan-bakal-dongkrak-kunjungan-turis-india-ke-jogja, without altering the facts of the original article.