Pertagas Siap Dukung Transisi Energi dengan CNG 3 kg, Apa Dampaknya?

Pertagas, anak perusahaan Pertamina, menyatakan siap mendukung rencana Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk menerapkan Compressed Natural Gas (CNG) 3 kg sebagai pengganti Liquefied Petroleum Gas (LPG). CNG 3 kg diharapkan dapat menjadi alternatif yang lebih ramah lingkungan dan efisien dalam penggunaan energi. Pertagas siap memberikan dukungan infrastruktur untuk mendukung implementasi CNG 3 kg. Kementerian ESDM berencana untuk mengembangkan penggunaan CNG sebagai bagian dari transisi energi.

Rencana Implementasi CNG 3 kg

Corporate Secretary Pertagas, Sulthani Adil Mangatur, menyatakan bahwa perusahaan siap mendukung rencana Kementerian ESDM untuk menerapkan CNG 3 kg. “Jadi, prinsipnya nanti bilamana kami diminta untuk andil, turut serta, kami akan siap mendukung,” ujar Sulthani ketika ditemui di Stasiun Kompresor Gas Distrik Tegalgede, Cikarang Selatan, Jawa Barat. Pertagas memiliki infrastruktur pendukung yang dapat digunakan untuk penyaluran CNG, termasuk stasiun kompresi gas dan pipa backbone yang menghubungkan Sumatera bagian tengah ke Jawa bagian timur.

Apa yang Terjadi?

Kementerian ESDM berencana untuk mengembangkan penggunaan CNG sebagai bagian dari transisi energi. CNG 3 kg diharapkan dapat menjadi alternatif yang lebih ramah lingkungan dan efisien dalam penggunaan energi. Pertagas siap memberikan dukungan infrastruktur untuk mendukung implementasi CNG 3 kg. Perusahaan memiliki pengalaman dalam penggunaan CNG, terutama di sektor perhotelan, restoran, kafe (horeka), dan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Mengapa dan Dampaknya

Penggunaan CNG 3 kg diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada LPG dan mengurangi emisi gas rumah kaca. CNG merupakan bahan bakar yang lebih bersih dan dapat membantu mengurangi polusi udara. Dengan dukungan infrastruktur yang dimiliki Pertagas, implementasi CNG 3 kg diharapkan dapat berjalan lancar dan efektif. Dampaknya, penggunaan energi di Indonesia diharapkan menjadi lebih efisien dan ramah lingkungan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Pertagas masih menunggu ketetapan dari Kementerian ESDM, khususnya Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas), ihwal mekanisme bisnis dan konsep penyaluran CNG. “Nanti kami lihat dari pemerintah seperti apa,” ujar Sulthani. Dengan demikian, Pertagas siap mendukung rencana Kementerian ESDM untuk menerapkan CNG 3 kg dan berharap dapat berkontribusi pada transisi energi di Indonesia.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/berita/5641137/pertagas-nyatakan-siap-dukung-penerapan-cng-3-kg-gantikan-lpg, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *