Dirut ANTARA Tekankan Peran Media dalam Tangani Krisis, Janji Tingkatkan Akses Informasi dan Edukasi Publik
Dirut ANTARA, Benny Siga Butarbutar, menegaskan peran media dalam menangani krisis pada acara Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (Perhumas) Goes to Campus di Universitas Dr. Soetomo Surabaya pada Senin, 12 Oktober 2026.
Peran Media Sebagai Penentu Persepsi Publik
Menurut Dirut ANTARA, media memiliki kekuatan besar dalam membentuk persepsi publik. Ia menekankan bahwa dalam situasi krisis, media dapat menjadi penyelamat atau memperkeruh keadaan tergantung pada akurasi informasi yang disampaikan. Di tengah serangkaian peristiwa tak terduga di kampus, Dirut ANTARA menyoroti pentingnya penyampaian berita yang tepat waktu dan berimbang.
Komunikasi Krisis di Lingkungan Akademik
Acara “Turning Chaos Into Clarity: Seni Berkomunikasi Saat Krisis Melanda Organisasi” menjadi platform bagi Dirut ANTARA untuk berbagi pengalaman dan strategi komunikasi. Ia menguraikan bagaimana organisasi harus mempersiapkan rencana komunikasi krisis, memanfaatkan saluran media sosial, dan menjaga transparansi kepada publik. Penjelasan Dirut ANTARA menekankan bahwa kesadaran akan peran media dapat meningkatkan efektivitas respon organisasi.
Strategi Pengelolaan Informasi dan Edukasi Publik
Dirut ANTARA menggarisbawahi pentingnya edukasi publik tentang proses penyampaian berita. Ia berjanji akan meningkatkan akses informasi melalui kolaborasi dengan lembaga pendidikan dan komunitas. Langkah ini bertujuan agar masyarakat memahami mekanisme verifikasi fakta dan dampak penyebaran berita tidak akurat. Dengan demikian, Dirut ANTARA berharap publik dapat menilai informasi secara kritis.
Dampak Positif dan Risiko Ketidakakuratan Informasi
Media yang berfungsi sebagai jembatan antara organisasi dan publik dapat mempercepat penyelesaian krisis jika informasi disampaikan secara akurat. Sebaliknya, ketika data tidak diverifikasi, media dapat memperparah ketegangan. Dirut ANTARA menekankan perlunya standar etika dan prosedur double-check sebelum publikasi. Inisiatif ini diharapkan dapat meminimalisir penyebaran rumor dan menstabilkan situasi.
Komitmen Dirut ANTARA untuk Peningkatan Akses Informasi
Di akhir pidatonya, Dirut ANTARA menegaskan komitmennya untuk meningkatkan akses informasi bagi publik. Ia berencana memperluas jaringan kerja sama dengan lembaga berita lokal dan platform digital. Program ini bertujuan memperkuat fondasi komunikasi yang transparan dan responsif, sehingga publik dapat memperoleh data yang relevan dan terpercaya.
Kesimpulan: Media sebagai Pilar Krisis Management
Dirut ANTARA menegaskan bahwa media bukan sekadar pemberi informasi, melainkan elemen kunci dalam manajemen krisis. Dengan peran yang jelas, media dapat menuntun publik menuju pemahaman yang lebih baik dan membantu organisasi menanggapi tantangan secara efektif. Melalui komitmen peningkatan akses informasi dan edukasi publik, Dirut ANTARA berupaya menciptakan lingkungan informasi yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jogja.antaranews.com/berita/859581/dirut-antara-media-berperan-penting-dalam-penanganan-krisis, without altering the facts of the original article.