Xiaomi Panen Cuan dari Mesin Uang Baru, Bukan Lagi dari HP

Xiaomi, raksasa teknologi China, melaporkan pengiriman kendaraan listrik (EV) mereka pada Juni kembali menembus 30.000 unit. Capaian tersebut menjadi bulan ketiga secara berturut-turut di mana perusahaan membukukan pengiriman lebih dari 30.000 unit. Berdasarkan catatan Citi, total pengiriman kendaraan Xiaomi sepanjang Januari hingga Juni telah melampaui 180.000 unit. Angka tersebut setara sekitar 33% dari target pengiriman perusahaan sepanjang 2026 yang dipatok sebesar 550.000 unit.

Momen Penentu di Menit Akhir

Saham emiten produsen EV asal China yang tercatat di Bursa Hong Kong melonjak pada perdagangan Kamis (2/7/2026). Kenaikan ini didorong oleh optimisme investor setelah sejumlah perusahaan melaporkan pengiriman kendaraan sepanjang Juni yang solid. Saham BYD tercatat melesat sekitar 9%, sementara saham Xiaomi menguat sekitar 5%.

BYD membukukan penjualan kendaraan sebanyak 403.472 unit pada Juni. Jumlah tersebut meningkat 5,46% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 382.585 unit. Sementara itu, Deutsche Bank mencatat volume penjualan BYD pada Q2 2026 melonjak 58% dibandingkan kuartal sebelumnya menjadi sekitar 1,1 juta unit.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Citi menilai saham Xiaomi berpotensi kembali menguat pada Agustus mendatang seiring rencana peluncuran mobil sport utility vehicle (SUV) mewah terbaru mereka, YU9. “Setiap tanda bahwa bisnis memori mencapai puncaknya seiring adanya pengumuman belanja modal (capex) tambahan dari produsen memori China berskala global dapat menjadi sentimen positif bagi saham Xiaomi,” tulis Citi.

Deutsche Bank juga memperkirakan laba bersih kuartalan BYD naik 145% secara kuartalan (QoQ) menjadi 10 miliar yuan pada kuartal kedua. Hal ini menunjukkan bahwa bisnis EV BYD dan Xiaomi terus menunjukkan pertumbuhan yang solid.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Xiaomi memang dikenal sebagai produsen smartphone dan peralatan pintar lainnya. Namun, di tengah krisis chip memori global yang menekan penjualan HP China, Xiaomi punya ‘mesin uang’ baru yang menopang bisnisnya, yakni kendaraan listrik (EV). Dengan capaian pengiriman kendaraan yang solid, Xiaomi diharapkan dapat terus meningkatkan pendapatannya dari bisnis EV.

Dengan demikian, bisnis EV menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan Xiaomi ke depan. Oleh karena itu, perusahaan harus terus meningkatkan produksi dan pengiriman kendaraan untuk memenuhi target yang telah ditetapkan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260706142233-37-748404/bukan-hp-mesin-uang-baru-xiaomi-mendadak-laku-keras-panen-cuan, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *