Buah Indonesia yang Lebih Mahal daripada Barang Mewah Eropa: Ini Faktanya

Siapa sangka, buah durian yang kini sering dijual di pinggir jalan dan asli Asia Tenggara, termasuk Indonesia, ini pernah dihargai lebih mahal dibanding salah satu barang mewah di Eropa. Buah beraroma tajam ini memiliki sejarah yang menarik, terutama pada awal abad ke-19. Durian, yang kini dianggap sebagai buah musiman, pernah menjadi barang mewah yang sangat dicari oleh orang-orang kaya di Eropa.

Momen Penentu di Abad ke-19

Menurut penjelajah asal Skotlandia, John Crawfurd, dalam memoar berjudul History of the Indian Archipelago (1820), harga satu durian bisa melampaui harga selusin nanas. Nanas merupakan buah yang sangat mahal dan identik dengan status sosial serta kemewahan di Eropa pada masa itu. Crawfurd sendiri menjadi salah satu orang Eropa yang sangat menyukai durian. Awalnya, dia terganggu oleh ukuran buah yang besar dan aromanya yang menyengat. Namun, semua kesan tersebut berubah setelah dia mulai mencicipi isi buahnya.

“Daging buah putih ini bagian yang saya suka! Durian lebih enak dibanding buah lain. Makan ini tidak membosankan atau mengurangi selera makan. Malah, nafsu makan makin bertambah. Biji durian pun bisa dimakan. Saat dipanggang rasanya mirip kastanye,” ungkap John Crawfurd.

Apa yang Membuat Durian Begitu Spesial?

Kecintaan orang Eropa terhadap buah yang tercatat di Borobudur sejak tahun 824 Masehi ini sebenarnya sudah muncul jauh sebelum Crawfurd menuliskan pengalamannya. Pada 1599, penjelajah bernama Linschott menyebut durian memiliki rasa yang sangat enak, bahkan menurutnya lebih nikmat dibanding buah lain di dunia. Popularitas durian di kalangan orang Eropa kemudian semakin meningkat setelah peneliti Rumphius menerbitkan Herbarium Amboinense pada 1741.

Dalam catatannya, Rumphius menggambarkan durian sebagai buah berukuran besar dengan duri tajam dan aroma menyengat, tetapi memiliki rasa yang sangat lezat ketika dicicipi. Cerita lain diungkap pula oleh Alfred Russel Wallace yang semakin membuka mata orang Eropa terhadap buah eksotis ini. Dalam The Malay Archipelago (1869), naturalis terkemuka dunia itu menyebut durian sebagai salah satu buah terbaik dengan rasa yang tak tertandingi.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Durian kini mungkin hanya dianggap sebagai buah musiman yang dijual di pinggir jalan. Namun, ratusan tahun lalu, buah asal Indonesia ini pernah menjadi barang mewah yang dihargai lebih mahal dibanding salah satu simbol kemewahan masyarakat Eropa. Artinya, durian memiliki potensi untuk menjadi salah satu komoditas ekspor yang sangat berharga bagi Indonesia. Dengan demikian, perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi durian, serta mempromosikan buah ini ke pasar internasional.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kini, durian telah menjadi salah satu buah yang sangat populer di Indonesia dan negara-negara lain. Namun, masih banyak tantangan yang harus dihadapi untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi durian. Dengan demikian, perlu dilakukan penelitian dan pengembangan lebih lanjut untuk meningkatkan kualitas durian dan mempromosikan buah ini ke pasar internasional. Dengan kerja sama dan komitmen yang kuat, durian dapat menjadi salah satu komoditas ekspor yang sangat berharga bagi Indonesia.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260624112746-25-745306/buah-asli-ri-ini-dijual-lebih-mahal-dari-barang-mewah-di-eropa, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *