IHSG Diprediksi Terus Melaju Kencang Hari Ini, Analisis Pakar: Faktor Global, Sentimen Investor, dan Dukungan Kebijakan Pemerintah

IHSG diprediksi terus melaju kencang hari ini, menurut analisis pakar dari MNC Sekuritas dan Binaartha Sekuritas. Kedua analis menegaskan bahwa indeks saham Indonesia masih memiliki potensi penguatan, meski risiko koreksi tidak dapat diabaikan. Dalam riset harian, Herditya Wicaksana menilai posisi IHSG berada di bagian wave c dari wave (y) pada label hitam, dengan area penguatan menuju gap 6.227-6.231. Ia juga menunjukkan bahwa IHSG masih berpotensi terkoreksi ke 5.850-5.911, sementara pada label merah, indeks berpeluang menguji area 6.342-6.430 yang merupakan cluster MA20 dan MA60.

Herditya memproyeksikan rentang support IHSG hari ini berada di 6.091, 5.973 dan resistance di 6.297, 6.376. Ia merekomendasikan saham-saham seperti AMMN, BBRI, INDF, dan INET sebagai peluang investasi. Sementara Ivan Rosanova dari Binaartha Sekuritas menilai bahwa indeks masih berpotensi menguat untuk menguji garis SMA-20 yang kini menjadi resistance dinamis. Ia menekankan bahwa pergerakan IHSG semakin mendekati garis SMA-20 pada chart harian, yang berperan sebagai resistance dinamis setelah sebelumnya bergerak turun menjauhi level tersebut sejak 18 September.

Ivan memprediksi IHSG akan bergerak di level support 6.120, 6.019, 5.850, dan 5.607, serta resistance 6.261, 6.423, dan 6.552 hari ini. Ia juga merekomendasikan saham-saham seperti INCO, KLBF, dan MBMA. Pada perdagangan Selasa (6/10) sore, IHSG ditutup di level 6.192, menguat 74,06 poin atau naik 1,21 persen dari perdagangan sebelumnya. Menurut RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp12,34 triliun dengan jumlah saham yang signifikan.

Penguatan IHSG pada hari ini menandakan bahwa sentimen pasar masih positif, meskipun faktor global dan risiko koreksi tetap menjadi perhatian. Jika IHSG dapat menembus resistance SMA-20, maka momentum bullish dapat berlanjut, memberikan peluang bagi investor untuk menambah eksposur. Namun, jika indeks terhenti di area resistance, koreksi kecil menuju support 5.850-5.911 mungkin terjadi, menandakan adanya penyesuaian harga sebelum melanjutkan tren naik.

Secara keseluruhan, analisis pakar menyoroti bahwa IHSG masih berada dalam fase penguatan jangka pendek, dengan potensi menguji area resistance di sekitar 6.300 hingga 6.400. Investor perlu memantau pergerakan harga di level support dan resistance utama, serta mempertimbangkan rekomendasi saham yang disarankan oleh analis.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20261007061134-92-1412463/ihsg-diramal-lanjut-ngegas-hari-ini, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *