Dedi Mulyadi Turun Tangan, Jembatan Gantung Sukamenak Ciamis-Tasikmalaya Kini Bisa Dilalui

Jembatan Gantung Sukamenak yang menghubungkan Kabupaten Ciamis dan Tasikmalaya kini dapat dilalui kembali setelah Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, turun tangan dan meminta pemerintah desa untuk membuka akses jembatan. Jembatan yang sebelumnya ditutup oleh Pemerintah Desa Wanasigra itu kembali diaktifkan setelah Dedi Mulyadi datang langsung ke lokasi menggunakan sepeda motor bersama rombongannya.

Momen Penentu di Menit Akhir

Kepala Desa Wanasigra, Yudi Wahyudi, membenarkan kedatangan Gubernur Jawa Barat tersebut. Menurutnya, ia semula tidak mengetahui agenda kunjungan tersebut dan baru datang ke lokasi setelah mendapat informasi dari warga. “Iya, betul. Hari Sabtu kemarin Bapak KDM datang ke lokasi Jembatan Gantung Sukamenak,” kata Yudi saat dikonfirmasi, Senin (6/7/2026).

Dalam pertemuan singkat itu, Yudi mengaku sempat menjelaskan alasan pemerintah desa menutup akses jembatan beberapa waktu lalu. Menurutnya, setelah mendengarkan penjelasan tersebut, Dedi Mulyadi meminta agar jembatan kembali dibuka demi kepentingan masyarakat. Persoalan yang menjadi akar permasalahan, lanjutnya, akan diselesaikan melalui proses mediasi.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Dibukanya kembali jembatan tersebut memiliki dampak signifikan bagi masyarakat, terutama mereka yang bergantung pada akses ini untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Masyarakat kini kembali bisa melintas, baik pejalan kaki maupun pengendara sepeda motor. Yudi menegaskan pembukaan akses dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Barat, bukan oleh pemerintah desa.

Dengan dibukanya kembali jembatan ini, diharapkan dapat membantu meningkatkan mobilitas dan aksesibilitas masyarakat, serta membantu meningkatkan perekonomian lokal. Pemerintah Desa Wanasigra kini menunggu tindak lanjut dan arahan dari Dedi Mulyadi terkait rencana mediasi tersebut.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Meski jembatan telah dibuka kembali, namun proses mediasi untuk menyelesaikan persoalan yang menjadi akar permasalahan masih harus dilakukan. Pemerintah Desa Wanasigra berharap mediasi ini bisa segera terlaksana sehingga persoalan ini mendapatkan penyelesaian yang baik.

Kejadian ini juga menjadi pelajaran bagi pemerintah desa untuk lebih memperhatikan kepentingan masyarakat dan melakukan komunikasi yang efektif dengan pihak terkait untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jabar.tribunnews.com/jabar-region/1177694/sempat-ditutup-jembatan-gantung-sukamenak-ciamis-tasikmalaya-dibuka-kembali-oleh-dedi-mulyadi, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *