11 Kota Diprediksi Hilang dari Planet Bumi dalam 30 Tahun ke Depan, Jakarta Masuk Daftar Kota Terancam Punah Menurut Studi Lingkungan Terbaru
Perubahan iklim terus mengancam eksistensi sejumlah kota di dunia, termasuk Jakarta yang masuk dalam daftar kota yang terancam punah menurut studi lingkungan terbaru.
Prediksi Kota-Kota yang Akan Tenggelam pada 2100
World Economic Forum mengungkapkan bahwa 11 kota di dunia diprediksi akan tenggelam dan menghilang pada tahun 2100. Prediksi ini tidak dapat disepelekan, karena salah satu kota yang terancam punah adalah Jakarta. Berikut daftar 11 kota yang terancam hilang menurut World Economic Forum, dimulai dari Jakarta, Indonesia, hingga Lagos, Nigeria.
Jakarta, Indonesia – Penurunan Tanah dan Pemompaan Air Tanah
Jakarta dilaporkan mengalami penurunan tanah hingga 6,7 inci setiap tahunnya akibat efek pemompaan air tanah yang berlebihan. Pemompaan air tanah ini dapat menyebabkan perubahan tekanan dan volume yang memicu tanah semakin turun dan tenggelam. “Sebagian besar kota Jakarta dapat terendam air pada 2050 mendatang,” tulis prediksi World Economic Forum, dikutip Senin (18/12/2023). Penurunan tanah ini menambah risiko terendamnya wilayah pesisir Jakarta seiring naiknya permukaan laut.
Lagos, Nigeria – Kerusakan Pantai dan Kenaikan Air Laut
Seiring berjalannya waktu, garis pantai Lagos terus terkikis akibat erosi. Fenomena ini dipicu oleh naiknya permukaan laut yang terus menekan garis pantai kota ini. Akibatnya, wilayah pesisir Lagos menjadi semakin rentan terhadap banjir dan terendam air. Dampak jangka panjangnya dapat mempercepat proses penghilangan kota ini.
Faktor-Faktor Penyebab Kota-Kota Terancam Punah
Beberapa faktor utama yang menyebabkan kota-kota ini terancam punah antara lain:
1. Naiknya permukaan laut yang terus menekan garis pantai.
2. Pemompaan air tanah berlebihan yang menyebabkan tanah turun.
3. Erosi pantai yang mempercepat kerusakan wilayah pesisir.
4. Perubahan tekanan dan volume tanah akibat aktivitas manusia.
Dampak Sosial dan Ekonomi terhadap Kota-Kota Terdampak
Jika prediksi ini menjadi kenyataan, dampak sosial dan ekonomi bagi penduduk kota-kota tersebut akan sangat signifikan. Pertama, migrasi massal akan terjadi karena penduduk harus mencari tempat tinggal di tempat lain. Kedua, infrastruktur penting seperti jalan, jembatan, dan fasilitas publik akan terendam air atau hancur. Ketiga, sektor ekonomi, terutama perdagangan dan industri, akan terganggu karena akses transportasi dan distribusi barang menjadi sulit. Keempat, hilangnya kota juga akan mengurangi nilai sejarah dan budaya yang telah ada selama bertahun-tahun.
Upaya Mitigasi dan Penanggulangan Risiko
Untuk mengatasi risiko tersebut, pemerintah dan lembaga internasional dapat melakukan beberapa langkah mitigasi, antara lain:
1. Menurunkan penggunaan air tanah melalui pengelolaan sumber daya air yang lebih efisien.
2. Membangun infrastruktur penahan banjir seperti tanggul dan sistem drainase.
3. Mengembangkan kebijakan adaptasi iklim yang melibatkan masyarakat setempat.
4. Memperkuat pemantauan dan peringatan dini terkait kenaikan permukaan laut.
Kesimpulan
Prediksi bahwa 11 kota akan tenggelam pada 2100 menunjukkan betapa pentingnya tindakan cepat dan terkoordinasi untuk melindungi wilayah pesisir. Jakarta, sebagai contoh, harus segera mengambil langkah-langkah mitigasi guna mengurangi penurunan tanah dan mengatasi risiko terendamnya wilayah pesisir. Upaya bersama dari pemerintah, lembaga internasional, dan masyarakat akan menjadi kunci untuk memastikan keberlanjutan kota-kota ini di masa depan.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20261005142453-33-773400/11-kota-diprediksi-hilang-dari-planet-bumi-jakarta-termasuk, without altering the facts of the original article.