Terungkap! Barang Murah yang Dipakai Warga RI Ini Ternyata Kunci Kemajuan Singapura
Terungkap bahwa barang murah yang dipakai warga Indonesia, yaitu pendingin ruangan atau Air Conditioner (AC), ternyata menjadi salah satu kunci keberhasilan Singapura berubah dari negara miskin menjadi negara maju. Penggunaan AC memungkinkan ekonomi negara di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Lee Kuan Yew tumbuh rata-rata 8% per tahun selama tiga dekade.
Kebijakan yang Mengubah Singapura
Dalam autobiografi berjudul The Singapore Story (2012), Lee Kuan Yew menyebut dirinya berupaya keras menciptakan generasi unggul yang mampu menggantikan kekurangan sumber daya alam. Salah satu caranya adalah berinvestasi besar di sektor pendidikan dengan mengirim pelajar terbaik ke luar negeri dan mewajibkan mereka kembali untuk membangun Singapura. Selain itu, Lee juga berupaya menciptakan lingkungan kerja yang nyaman bagi para pegawai negeri sebagai pemberi layanan publik.
Lee mengungkap salah satu kebijakan pertama yang dia lakukan setelah menjadi Perdana Menteri adalah memasang AC di gedung-gedung pemerintahan. “Hal pertama yang saya lakukan setelah jadi Perdana Menteri adalah memasang pendingin udara di gedung-gedung tempat pegawai negeri kerja. Ini adalah kunci efisiensi publik,” kata Lee dalam wawancara dengan jurnalis senior Nathan Gardels pada 2009.
Momen Penentu di Menit Akhir
Menurut Lee, kehadiran AC memungkinkan masyarakat di wilayah tropis bekerja lebih produktif tanpa terganggu cuaca panas. “AC sukses mengubah sifat peradaban dengan memungkinkan pembangunan di daerah tropis,” ujarnya. Dia menilai, tanpa pendingin udara, produktivitas pekerja akan menurun karena kondisi panas membuat orang sulit berkonsentrasi dan hanya nyaman bekerja pada pagi atau malam hari.
Penelitian modern juga mendukung pandangan Lee tersebut. Riset berjudul The Impact of Temperature on Manufacturing Worker Productivity (2018) menemukan bahwa bekerja dalam cuaca panas dapat menurunkan kemampuan kognitif, memori, penyerapan informasi, hingga kinerja pekerjaan secara umum. Sebaliknya, suhu yang lebih rendah terbukti membantu meningkatkan produktivitas pekerja.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Dengan kata lain, di negara tropis, AC menjadi salah satu intervensi paling efektif untuk menjaga produktivitas. Pemerintah Singapura memberikan perlindungan dan dukungan terhadap industri AC. Bersama berbagai kebijakan lainnya, strategi tersebut ikut menopang pertumbuhan ekonomi Singapura. Data World Economic Forum menunjukkan GDP per kapita Singapura melonjak dari sekitar US$500 pada 1965 menjadi US$14.500 pada 1991. Selama periode tersebut, ekonomi Singapura tumbuh rata-rata 8% per tahun.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Kini, Singapura telah menjadi negara maju dengan ekonomi yang kuat. Namun, perjalanan panjang masih harus ditempuh untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Penggunaan AC yang efektif dan efisien masih menjadi salah satu kunci penting dalam mencapai tujuan tersebut. Oleh karena itu, perlu terus dilakukan inovasi dan pengembangan teknologi untuk meningkatkan kinerja AC dan mengurangi dampak lingkungan.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260625130412-25-745658/singapura-bisa-maju-berkat-barang-yang-kini-banyak-dipakai-warga-ri, without altering the facts of the original article.