Dubai Hadirkan Wewangian Berbasis Warisan Sejarah, Bagaimana Kisahnya?

Dubai, sebuah kota yang dikenal dengan kemewahannya, kini menghadirkan wewangian berbasis warisan sejarah melalui brand parfum Al Wataniah. Berdiri sejak 2019, perusahaan ini telah memproduksi berbagai aroma yang tidak hanya memanjakan indra penciuman, tetapi juga mengisahkan sejarah Dubai. Dengan lebih dari 600 karyawan, Al Wataniah telah menjelma menjadi salah satu pemain utama di industri parfum.

Warisan Sejarah dalam Setiap Aroma

Cassim Pardesi, Direktur ABC Fragrance, mengungkapkan bahwa nama Al Wataniah sendiri merupakan cerminan dari warisan sejarah Dubai. “Saat kami memulai brand parfum pertama, satu hal yang kami ingin perkenalkan ke dunia adalah sejarah Dubai tempat kami tinggal selama ini. Itulah asal nama Al Wataniah, warisan sejarah,” ungkapnya. Dengan tekad untuk memproduksi parfum semewah parfum Eropa dengan harga yang lebih terjangkau, Al Wataniah bekerja sama dengan pusat-pusat bahan baku parfum berkualitas dari berbagai negara, termasuk Prancis, Jerman, dan Turki.

Proses Kreasi yang Teliti

Proses kreasi parfum di Al Wataniah melibatkan tim riset dan pengembangan (R&D) yang terdiri dari ahli kimia. Mereka meneliti aroma yang sedang populer atau diprediksi akan naik daun di dunia. Misalnya, tren wewangian gourmand yang terinspirasi dari aroma kuliner di dunia. “Jadi, ketika mereka menyukai beragam aroma vanila, kami mencoba membuat parfum vanila. Tapi, kami menggabungkannya dengan sedikit musk, oud, sehingga warisan Dubai masuk ke aroma-aroma tersebut. Jadi, orang-orang bisa langsung mengenali, ini adalah parfum dari Dubai,” tutur Cassim.

Mengapa Parfum Al Wataniah Berbeda?

Al Wataniah memiliki beberapa keunggulan yang membedakannya dari brand parfum lainnya. Pertama, komitmen untuk menggunakan bahan baku berkualitas tinggi. Kedua, proses kontrol kualitas yang dilakukan dua lapis untuk memastikan kualitas produk. Ketiga, desain kemasan yang mewah dan elegan, yang dicetak secara internal menggunakan hardbox. “Tentang botol, kami membuat desain dan kemudian kami bekerja sama dengan China untuk pengadaan botol-botol kami. Bahkan untuk desainnya, jika Anda melihat beberapa desainnya, seperti Royal Oak, Al Dhaim, kami merancang cetakannya yang dibuat berdasarkan seperti konsep pembuatan jam,” ungkap Cassim.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Dengan lebih dari 60 SKU produk yang diproduksinya, Al Wataniah telah memasarkan produknya ke 110 negara, termasuk Indonesia. Di Indonesia, Al Wataniah telah bekerja sama dengan distributor untuk memasarkan produknya. “Itu yang membuat kami sangat bangga karena saat kami memulai brand ini, tidak ada yang tahu tentang brand ini, dan sekarang semua orang menyukainya,” ungkap Cassim. Dengan populasi muslim di Indonesia yang cukup banyak, Al Wataniah optimistis bahwa produknya dapat diterima dengan baik. “Tapi, kami harus mengembangkan aroma untuk semua orang. Jadi, kami memiliki beberapa produk dengan oud, kami memiliki musk, kami memiliki kombinasi keduanya, kami memiliki aroma vanila juga,” ungkapnya.

Kamal Bhojwani, Direktur Utama PT Kharisma Sukses Persada selaku distributor parfum Al Wataniah di Indonesia, merekomendasikan tiga parfum utama untuk konsumen Indonesia. Mayoritas beraroma segar, sesuai minat konsumen Indonesia yang tinggal di wilayah beriklim panas. Dengan demikian, Al Wataniah diharapkan dapat menjadi salah satu pilihan utama bagi pecinta parfum di Indonesia.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Meski telah mencapai kesuksesan, Al Wataniah masih memiliki jalan panjang yang harus ditempuh. Dengan terus berinovasi dan mengembangkan produk-produk baru, Al Wataniah diharapkan dapat mempertahankan posisinya sebagai salah satu pemain utama di industri parfum. “Kami harus terus berinovasi dan mengembangkan produk-produk baru untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang terus berubah,” ungkap Cassim. Dengan komitmen untuk terus maju, Al Wataniah siap menghadapi tantangan di masa depan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.liputan6.com/lifestyle/read/8239653/kisah-brand-parfum-membawa-warisan-sejarah-dubai-lewat-wewangian, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *