Berani Menginap di Hotel Paling Berbahaya di Dunia? Biayanya Rp 3,4 Juta per Malam
Menara Frying Pan, sebuah hotel unik yang terletak di Samudra Atlantik, menawarkan pengalaman menginap yang tak terlupakan dengan biaya sekitar Rp 3,4 juta per malam. Hotel ini, yang pernah berfungsi sebagai mercusuar penjaga pantai, terletak sekitar 34 mil lepas pantai di bentangan garis pantai yang secara historis dikenal sebagai Kuburan Atlantik. Dengan biaya sekitar USD 200 per orang per malam, pengunjung dapat menikmati fasilitas seperti dapur lengkap dari baja tahan karat, mesin cuci dan pengering, pancuran air panas, dan internet berkecepatan tinggi yang didukung tenaga surya.
Mencapai Lokasi yang Terisolasi
Untuk mencapai Menara Frying Pan, pengunjung harus melakukan perjalanan yang cukup menantang. Kapten kapal sewaan, Austin Aycock, membagikan video TikTok yang menunjukkan proses menurunkan enam turis di Menara Frying Pan. Video tersebut telah ditonton 2,2 juta kali dan menuai beragam komentar, terbagi antara rasa takut dan kekaguman. Setelah sampai di menara, para tamu diangkat ke dek utama melalui lift berkecepatan tinggi yang membawa mereka setinggi 80 kaki ke udara dalam waktu kurang dari satu menit.
Keindahan dan Bahaya di Sekitar
Menara Frying Pan terletak di jalur badai, dengan badai tropis secara rutin menghantam struktur tersebut dengan angin yang melebihi 100 mph. Perairan di sekitar menara dipenuhi hiu putih besar, hiu banteng, dan hiu macan. Namun, kegiatan yang tersedia beragam, mulai dari memancing dan snorkeling di atas terumbu karang yang dilindungi di bawah struktur hingga menembak sasaran tanah liat yang dapat terurai secara hayati dan memukul bola golf yang dapat terurai secara hayati yang terbuat dari makanan ikan.
Mengapa Menara Frying Pan Begitu Istimewa?
Menara Frying Pan memiliki sejarah yang panjang sebagai mercusuar penjaga pantai. Selama bertahun-tahun, menara ini memandu para pelaut, mencegah mereka terkena bahaya saat melintasi perairan dangkal dengan lampu yang menyala di atas menara sebelum teknologi GPS semaju saat ini. Kini, menara ini dikelola oleh komunitas sukarelawan yang berdedikasi untuk melestarikan stasiun bersejarah tersebut. Dengan biaya menginap yang cukup tinggi, pengunjung dapat membantu melestarikan struktur ini untuk dibagikan kepada generasi mendatang.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Keberadaan Menara Frying Pan sebagai hotel unik di Samudra Atlantik dapat menjadi daya tarik bagi para pemburu petualangan. Dengan fasilitas yang ditawarkan dan kegiatan yang tersedia, pengunjung dapat menikmati pengalaman menginap yang tak terlupakan. Namun, perlu diingat bahwa perjalanan menuju ke sana cukup menantang dan biaya menginapnya cukup tinggi. Bagi mereka yang berani, Menara Frying Pan dapat menjadi destinasi yang menarik untuk dikunjungi.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.liputan6.com/lifestyle/read/8129108/uji-nyali-ke-hotel-paling-berbahaya-di-dunia-berbiaya-rp-34-juta-per-malam, without altering the facts of the original article.