Era Baru Teknologi: AS Ditinggalkan, Dunia Beralih ke Alternatif Terbaru

Era baru teknologi mulai terbentuk di Eropa, di mana negara-negara di kawasan ini berupaya meningkatkan kedaulatan teknologi dan melepaskan diri dari ketergantungan terhadap Amerika Serikat (AS). Inisiatif ini dituangkan melalui aturan baru bertajuk ‘Cloud and AI Development’ (CADA), yang bertujuan mengembangkan industri domestik dan mengurangi ketergantungan terhadap teknologi dan chip buatan AS. Teknologi AI sumber terbuka menjadi salah satu fokus utama dalam upaya ini.

Portugal Meluncurkan Model AI Sumber Terbuka

Portugal baru saja meluncurkan model AI sumber terbuka pertama, yang diberi nama ‘Amalia’, pada Rabu (1/7) waktu setempat. Model ini dikembangkan oleh konsorsium universitas dan lembaga penelitian Portugal, dengan dukungan pemerintah serta dana pemulihan Uni Eropa sebesar 5,5 juta euro (Rp113 miliar). Amalia dirancang sebagai teknologi landasan yang dapat dimanfaatkan oleh lembaga publik, perusahaan, universitas, dan peneliti untuk membangun aplikasi berbasis AI yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka.

Apa yang Terjadi?

Portugal bukanlah negara Eropa pertama yang meluncurkan model AI sumber terbuka. Sebelumnya, Prancis dan Jerman juga telah meluncurkan inisiatif serupa, dengan mendukung perusahaan AI lokal seperti Mistral AI dan Aleph Alpha untuk menyediakan alternatif bagi model-model yang dikembangkan perusahaan AS, termasuk OpenAI, Google, dan Anthropic. Model dasar bahasa berskala besar (LLM) ini dirancang untuk membantu meningkatkan produktivitas di sektor swasta dan publik, termasuk perbankan, asuransi, serta telekomunikasi, sembari memastikan keamanan yang mumpuni.

Mengapa dan Dampak

Negara-negara Eropa berupaya meningkatkan kedaulatan teknologi karena mereka ingin mengurangi ketergantungan terhadap teknologi dan chip buatan AS. Dengan mengembangkan industri domestik, mereka berharap dapat meningkatkan keamanan dan mengurangi risiko kehilangan data dan informasi ke pihak lain. Dampak dari inisiatif ini adalah meningkatnya kemampuan negara-negara Eropa dalam mengembangkan teknologi AI yang sesuai dengan kebutuhan mereka, serta meningkatnya keamanan dan privasi data.

Otonomi strategis Eropa saat ini sangat bergantung pada AI. Model ini akan memungkinkan kita menghadapi dekade-dekade mendatang dengan kedaulatan yang lebih besar dan ketergantungan yang lebih minim [terhadap teknologi asing],” ujar Perdana Menteri Luis Montenegro dalam acara peluncuran tersebut. Ia menambahkan bahwa Amalia akan membantu meningkatkan produktivitas di sektor swasta dan publik, termasuk perbankan, asuransi, serta telekomunikasi, sembari memastikan keamanan yang mumpuni.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dalam beberapa tahun ke depan, negara-negara Eropa diharapkan dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam mengembangkan teknologi AI yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Dengan demikian, mereka dapat meningkatkan kedaulatan teknologi dan mengurangi ketergantungan terhadap teknologi dan chip buatan AS. Investasi besar-besaran dalam proyek ini diharapkan dapat membuahkan hasil yang signifikan dan membantu meningkatkan kemampuan negara-negara Eropa dalam menghadapi tantangan di era digital.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260702165830-37-747617/teknologi-as-sudah-ditinggalkan-ramai-ramai-beralih-ke-penggantinya, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *