Elche vs Real Madrid Berakhir 2-3, Los Blancos Menang Dramatis
Pertandingan Elche vs Real Madrid pada lanjutan LaLiga 2026/2027 menghadirkan drama hingga menit-menit terakhir. Bermain di Estadio Martínez Valero, Rabu dini hari WIB, 16 September 2026, Real Madrid berhasil mengamankan kemenangan 3-2 setelah sempat kehilangan keunggulan dua gol.
Real Madrid tampil dominan pada babak pertama dan berhasil menciptakan keunggulan 2-0. Gol pertama tercipta melalui gol bunuh diri kiper Elche, Matías Dituro, setelah tendangan bebas Arda Güler mengenai tiang lalu memantul dan masuk ke gawang.
Kylian Mbappé kemudian menggandakan keunggulan Real Madrid pada menit ke-33. Penyerang asal Prancis tersebut kembali menunjukkan ketajamannya di depan gawang dan membuat Los Blancos berada dalam posisi nyaman.
Namun, pertandingan berubah setelah jeda. Elche meningkatkan tekanan dan mampu mencetak dua gol untuk menyamakan kedudukan. Abiel Osorio mencetak gol pada menit ke-71, sementara Fernando Niño membuat skor menjadi 2-2 pada menit ke-83.
Ketika pertandingan terlihat akan berakhir imbang, Real Madrid mendapatkan momen penting pada masa tambahan waktu. Jude Bellingham membangun serangan dari sisi kiri sebelum memberikan bola kepada Mbappé. Sang penyerang kemudian memberikan umpan kepada Carlos Espí yang berhasil mencetak gol pada menit ke-90+1.
Gol tersebut memastikan Real Madrid pulang dengan tiga poin dari kandang Elche.
Real Madrid Langsung Menguasai Pertandingan
Sejak awal pertandingan, Real Madrid berusaha mengambil kendali permainan. Elche sebenarnya mencoba memberikan tekanan melalui permainan agresif dan pressing tinggi, tetapi kualitas penguasaan bola Real Madrid membuat tim tamu mampu beberapa kali masuk ke area pertahanan lawan.
Salah satu peluang awal datang ketika Mbappé mendapatkan umpan dari Federico Valverde. Namun, Dituro masih mampu mengantisipasi ancaman tersebut.
Tak lama kemudian, Vinicius Junior juga mendapatkan kesempatan setelah menerima umpan terobosan dari Arda Güler. Tendangan Vinicius masih melebar dari sasaran.
Real Madrid terus meningkatkan tekanan. Dean Huijsen bahkan hampir membuka keunggulan melalui sundulan dari situasi sepak pojok. Bola berhasil diamankan oleh Dituro di garis gawang.
Elche kemudian memiliki peluang melalui Abiel Osorio yang melepaskan tendangan dari luar kotak penalti. Namun, usahanya masih melewati mistar gawang Thibaut Courtois.
Pertandingan mulai memperlihatkan dominasi Real Madrid dalam menciptakan peluang. Berdasarkan data LaLiga sebelum pertandingan, Real Madrid sudah mencetak 14 gol dalam lima laga awal, sedangkan Elche baru mencetak enam gol.
Arda Güler Membuka Jalan untuk Gol Pertama
Gol pertama Real Madrid datang pada menit ke-25 dan berawal dari tendangan bebas Arda Güler.
Pemain asal Turki tersebut melepaskan tendangan dari jarak cukup jauh. Bola mengenai tiang gawang sebelum memantul ke tubuh Dituro dan kemudian masuk ke dalam gawang.
Gol tersebut tercatat sebagai gol bunuh diri Matías Dituro. Meski demikian, kontribusi Güler dalam terciptanya gol tersebut sangat penting karena tendangannya menghasilkan situasi yang membuat pertahanan Elche kesulitan.
Real Madrid pun unggul 1-0.
Gol tersebut membuat Los Blancos semakin percaya diri. Mereka terus menekan pertahanan Elche dan berusaha mencari gol kedua sebelum turun minum.
Elche harus bekerja keras untuk menghentikan pergerakan pemain-pemain Real Madrid yang memiliki kecepatan dan kemampuan individu tinggi.
Mbappé Menggandakan Keunggulan
Hanya delapan menit setelah gol pertama, Real Madrid kembali mencetak gol.
Pada menit ke-33, Yan Diomande bergerak di sisi kanan dan mengirimkan umpan silang mendatar ke arah Kylian Mbappé. Penyerang tersebut berada dalam posisi yang tepat untuk menyelesaikan peluang.
Mbappé melepaskan penyelesaian dengan kaki kanan dan membuat skor berubah menjadi 0-2.
Gol tersebut semakin memperlihatkan efektivitas serangan Real Madrid pada babak pertama. Los Blancos tidak hanya menguasai permainan, tetapi juga mampu memanfaatkan peluang yang mereka ciptakan.
Mbappé sendiri memasuki pertandingan dengan catatan yang sangat baik. Berdasarkan statistik yang dihimpun setelah pertandingan, ia telah mencetak tujuh gol dalam enam pertandingan LaLiga musim ini.
Catatan tersebut menunjukkan betapa pentingnya Mbappé dalam lini depan Real Madrid.
Elche Tidak Menyerah Setelah Tertinggal
Meski tertinggal dua gol, Elche tidak kehilangan semangat.
Tim tuan rumah mencoba meningkatkan intensitas permainan setelah babak kedua dimulai. Mereka lebih berani maju dan membuat Real Madrid harus bekerja lebih keras dalam bertahan.
Situasi pertandingan perlahan berubah. Real Madrid yang sebelumnya mengendalikan pertandingan mulai menghadapi tekanan lebih besar.
Beberapa serangan Elche berhasil memaksa lini belakang Los Blancos mundur lebih dalam. Perubahan tersebut membuat pertandingan menjadi lebih terbuka.
Real Madrid masih mendapatkan sejumlah peluang melalui Mbappé dan Vinicius Junior, tetapi Elche terus berusaha mencari celah.
Pada akhirnya, tekanan tuan rumah menghasilkan gol pada menit ke-71.
Abiel Osorio Memperkecil Ketertinggalan
Abiel Osorio menjadi pemain yang menghidupkan kembali peluang Elche.
Pada menit ke-71, Osorio berhasil mencetak gol melalui sundulan di dalam kotak penalti. Bola mengarah ke gawang dan tidak mampu dihentikan Courtois.
Skor berubah menjadi 1-2.
Gol tersebut membuat atmosfer di Martínez Valero semakin panas. Para pemain Elche semakin percaya diri dan para pendukung tuan rumah terus memberikan dukungan.
Real Madrid mulai berada dalam tekanan.
Dari sisi psikologis, gol Osorio juga mengubah jalannya pertandingan. Elche yang sebelumnya tertinggal dua gol kini hanya membutuhkan satu gol untuk menyamakan kedudukan.
Fernando Niño Membuat Skor Menjadi 2-2
Tekanan Elche akhirnya kembali menghasilkan gol.
Pada menit ke-83, Fernando Niño berhasil mencetak gol yang membuat pertandingan kembali imbang.
Situasi tersebut menjadi pukulan bagi Real Madrid. Setelah mendominasi babak pertama dan unggul dua gol, Los Blancos harus menghadapi kenyataan bahwa keunggulan mereka hilang hanya dalam waktu kurang dari 20 menit.
Fernando Niño memanfaatkan kesalahan pertahanan Real Madrid dan berhasil membuat skor berubah menjadi 2-2.
Pertandingan pun memasuki fase yang sangat menegangkan.
Elche terlihat memiliki peluang untuk mendapatkan hasil imbang, sementara Real Madrid harus mencari cara untuk kembali mencetak gol sebelum pertandingan berakhir.
Mourinho Melakukan Perubahan untuk Mencari Gol
Pelatih Real Madrid José Mourinho kemudian melakukan perubahan dalam upaya meningkatkan daya serang tim.
Real Madrid membutuhkan pemain yang dapat memberikan energi tambahan di lini depan. Salah satu perubahan penting adalah masuknya Carlos Espí.
Keputusan tersebut akhirnya membuahkan hasil.
Real Madrid tidak berhenti menyerang meskipun pertandingan sudah memasuki waktu tambahan. Para pemain terus mencoba menemukan celah di pertahanan Elche.
Situasi inilah yang kemudian menghasilkan salah satu momen paling menentukan dalam pertandingan.
Carlos Espí Jadi Pahlawan Real Madrid
Gol kemenangan Real Madrid tercipta pada menit ke-90+1.
Jude Bellingham menjadi salah satu pemain penting dalam proses serangan tersebut. Ia melakukan aksi dari sisi kiri sebelum memberikan bola kepada Mbappé.
Mbappé kemudian masuk ke area pertahanan Elche dan memberikan umpan kepada Carlos Espí.
Espí berada dalam posisi yang tepat dan berhasil menyelesaikan peluang tersebut.
Bola masuk ke gawang Elche dan Real Madrid kembali unggul 3-2.
Gol itu membuat para pemain dan staf Real Madrid merayakan kemenangan dengan penuh emosi. Bagi Espí, gol tersebut menjadi momen penting karena ia kembali mencetak gol kemenangan pada akhir pertandingan.
Reuters mencatat Espí sebagai pemain pengganti yang mencetak gol penentu pada masa tambahan waktu, sekaligus membantu Real Madrid menghindari hasil imbang setelah keunggulan dua gol mereka sirna.
Mengapa Elche Bisa Bangkit?
Pertanyaan yang muncul setelah pertandingan adalah mengapa Elche mampu mengejar ketertinggalan dua gol?
Salah satu faktor utama adalah perubahan intensitas permainan pada babak kedua.
Real Madrid tampil sangat dominan pada babak pertama. Namun, setelah jeda, Elche bermain lebih agresif dan berani menekan.
Real Madrid juga terlihat kesulitan mengendalikan pertandingan setelah Elche berhasil mencetak gol pertama.
Menurut laporan resmi Real Madrid, Elche mampu menyamakan kedudukan pada babak kedua setelah Osorio dan Fernando Niño mencetak gol. Namun, Real Madrid akhirnya kembali menyerang dan mencetak gol penentu melalui Espí.
Situasi tersebut menunjukkan bahwa keunggulan dua gol tidak selalu menjamin kemenangan, terutama ketika lawan mampu meningkatkan tekanan.
Mbappé Kembali Menunjukkan Ketajaman
Nama Kylian Mbappé kembali menjadi sorotan dalam pertandingan Elche vs Real Madrid.
Selain mencetak satu gol, Mbappé juga berperan dalam gol kemenangan Carlos Espí.
Catatan tersebut membuat kontribusi Mbappé tidak hanya terlihat dari jumlah gol, tetapi juga dari kemampuannya menciptakan peluang bagi rekan setim.
Musim ini, Mbappé memang menjadi salah satu sumber utama gol Real Madrid.
Statistik sebelum pertandingan menunjukkan Real Madrid telah mencetak 14 gol dalam lima pertandingan, sementara Mbappé menjadi pencetak gol terbanyak dengan enam gol sebelum laga. Setelah mencetak gol ke gawang Elche, catatannya bertambah menjadi tujuh gol.
Arda Güler Juga Berperan Penting
Selain Mbappé, Arda Güler menjadi pemain yang patut mendapatkan perhatian.
Tendangan bebasnya menjadi awal terciptanya gol pertama Real Madrid.
Tendangan Güler mengenai tiang sebelum bola masuk setelah membentur Dituro. Momen tersebut menjadi salah satu titik penting karena membuat Real Madrid mendapatkan keunggulan.
Güler juga tercatat sebagai pemain yang mengakhiri periode panjang tanpa gol langsung dari tendangan bebas untuk Real Madrid. Statistik pertandingan mencatat gol tersebut sebagai gol tendangan bebas pertamanya untuk klub.
Kreativitas Güler menjadi salah satu aspek yang membantu Real Madrid membangun serangan.
Elche Gagal Mempertahankan Momentum
Bagi Elche, pertandingan ini tentu meninggalkan kekecewaan.
Mereka sempat berada dalam posisi sulit setelah tertinggal 0-2. Namun, usaha luar biasa pada babak kedua berhasil membawa mereka kembali ke pertandingan.
Setelah menyamakan kedudukan 2-2, Elche sebenarnya memiliki peluang untuk mempertahankan hasil tersebut.
Namun, pertahanan mereka akhirnya kembali ditembus pada masa tambahan waktu.
Gol Espí menunjukkan bahwa Elche masih memiliki pekerjaan rumah dalam mempertahankan konsentrasi hingga peluit akhir.
Real Madrid Mengamankan Tiga Poin
Kemenangan 3-2 membuat Real Madrid mendapatkan tambahan tiga poin penting.
Menurut laporan Reuters, kemenangan tersebut membuat Real Madrid mengumpulkan 15 poin dan menyamai perolehan Barcelona di puncak klasemen, meskipun Barcelona masih memiliki satu pertandingan lebih sedikit.
Bagi Real Madrid, kemenangan ini penting bukan hanya karena tambahan tiga poin, tetapi juga karena mereka berhasil memenangkan pertandingan yang sempat berada di luar kendali.
Los Blancos menunjukkan kemampuan untuk tetap menyerang setelah skor berubah menjadi 2-2.
Apa Arti Kemenangan Ini bagi Real Madrid?
Kemenangan atas Elche memperpanjang catatan kemenangan Real Madrid di LaLiga musim ini.
Namun, pertandingan tersebut juga memberikan sejumlah bahan evaluasi.
José Mourinho mengakui bahwa Real Madrid kehilangan kendali pada babak kedua setelah Elche bangkit.
Hal ini menjadi perhatian karena Real Madrid sebelumnya memiliki keunggulan yang cukup nyaman.
Tim harus mampu mempertahankan konsentrasi sepanjang pertandingan apabila ingin terus bersaing di papan atas.
Serangan Real Madrid terlihat sangat produktif. Namun, pertandingan melawan Elche menunjukkan bahwa aspek pertahanan dan pengelolaan pertandingan juga memiliki peran penting.
Elche vs Real Madrid Jadi Salah Satu Laga Dramatis
Pertandingan Elche vs Real Madrid 2-3 menjadi salah satu laga dramatis pada jornada keenam LaLiga 2026/2027.
Real Madrid unggul 2-0 melalui gol bunuh diri Dituro dan gol Mbappé. Elche kemudian memberikan respons luar biasa lewat Osorio dan Fernando Niño.
Saat pertandingan hampir berakhir dengan skor 2-2, Carlos Espí muncul sebagai penentu kemenangan.
Jalannya pertandingan menunjukkan betapa cepatnya situasi sepak bola berubah. Tim yang unggul dua gol dapat kehilangan keunggulan, sementara pertandingan yang terlihat akan berakhir imbang dapat berubah hanya dalam beberapa detik.
Bagi Real Madrid, tiga poin menjadi hasil terpenting. Bagi Elche, kekalahan ini menunjukkan bahwa mereka sebenarnya mampu memberikan perlawanan kuat meskipun menghadapi salah satu klub terbesar di LaLiga.
Pertandingan Elche vs Real Madrid akhirnya ditutup dengan skor 2-3. Mbappé kembali mencetak gol, Arda Güler menjadi bagian penting dari terciptanya gol pembuka, dan Carlos Espí memastikan tiga poin lewat gol dramatis pada menit 90+1.
Kemenangan tersebut membuat Real Madrid terus menjaga persaingan di papan atas LaLiga, sementara Elche masih harus mencari hasil positif untuk memperbaiki posisinya di klasemen.
penulis:M.R