Napoli vs Como: Kronologi Pertandingan, Gol Baturina, Højlund, dan Douvikas

Pertandingan Napoli vs Como menghadirkan kejutan pada pekan kedua Serie A 2026/2027. Bermain di Stadion Diego Armando Maradona, Napoli harus menelan kekalahan 1-2 dari Como pada Minggu, 30 Agustus 2026 waktu Italia.

Napoli sebenarnya datang dengan modal kemenangan pada pertandingan pertama musim ini. Namun, ketika menghadapi Como, skuad asuhan Massimiliano Allegri justru harus bekerja keras sejak awal pertandingan.

Como tampil percaya diri dan mampu memanfaatkan sejumlah kesalahan Napoli. Martin Baturina membawa tim tamu unggul terlebih dahulu pada menit ke-17. Napoli kemudian merespons melalui gol Rasmus Højlund pada menit ke-30.

Pertandingan kembali berubah hanya empat menit kemudian. Tasos Douvikas mencetak gol kedua Como pada menit ke-34 sekaligus membawa timnya kembali unggul.

Setelah itu, Napoli terus berusaha mencari gol penyama. Namun, pertahanan Como tampil disiplin hingga peluit akhir berbunyi.

Drama bahkan terjadi pada masa injury time ketika Stanislav Lobotka mencetak gol yang sempat dianggap sebagai gol penyama. Setelah pemeriksaan VAR, gol tersebut dianulir karena Lorenzo Lucca berada dalam posisi offside dalam rangkaian serangan.

Hasil akhir tetap 2-1 untuk Como.

Babak Pertama Dimulai dengan Tempo Tinggi

Napoli mencoba mengambil kendali permainan sejak menit pertama.

Bermain di depan pendukung sendiri, Partenopei berusaha menguasai bola dan membangun serangan melalui lini tengah.

Namun, Como tidak bermain pasif.

Cesc Fabregas meminta pemainnya tetap berani menguasai bola dan mencoba keluar dari tekanan Napoli dengan permainan kombinasi.

Pendekatan tersebut membuat pertandingan berlangsung cukup terbuka.

Napoli beberapa kali mencoba melakukan tekanan tinggi.

Como kemudian berusaha memanfaatkan ruang di belakang pemain Napoli.

Strategi tersebut akhirnya menghasilkan gol pembuka.

Martin Baturina Membuka Skor

Pada menit ke-17, Como berhasil mencetak gol pertama.

Martin Baturina menjadi pemain yang membawa tim tamu unggul.

Proses gol bermula dari serangan Como melalui sisi lapangan. Assane Diao memberikan bola kepada Baturina yang berada di dalam kotak penalti.

Baturina kemudian mampu mengontrol bola dan berputar sebelum melepaskan tembakan kaki kiri ke arah sudut bawah gawang.

Penjaga gawang Napoli tidak mampu menghentikan bola.

Skor berubah menjadi 0-1.

Gol tersebut membuat Como semakin percaya diri.

Napoli dipaksa meningkatkan tempo permainan.

Napoli Mencari Gol Penyeimbang

Setelah tertinggal, Napoli mencoba menguasai pertandingan.

Serangan mulai dibangun dari lini tengah.

Pemain Napoli berusaha mencari ruang di antara gelandang dan bek Como.

Namun, tim tamu cukup disiplin menjaga posisi.

Napoli tidak mendapatkan banyak ruang kosong.

Meski demikian, tekanan yang terus dilakukan akhirnya membuahkan hasil.

Rasmus Højlund Menyamakan Kedudukan

Pada menit ke-30, Napoli berhasil mencetak gol.

Rasmus Højlund menjadi pencetak gol tersebut.

Penyerang asal Denmark itu menerima bola di area berbahaya dan melakukan penyelesaian dengan kaki kiri.

Tembakannya mengarah ke bagian bawah gawang Como.

Skor menjadi 1-1.

Gol tersebut memberikan energi tambahan bagi Napoli.

Pendukung tuan rumah kembali bersemangat.

Napoli terlihat memiliki momentum untuk membalikkan keadaan.

Namun, Como memberikan respons cepat.

Douvikas Mengembalikan Keunggulan Como

Hanya empat menit setelah Napoli menyamakan kedudukan, Como kembali mencetak gol.

Tasos Douvikas menjadi pencetak gol kedua tim tamu.

Gol tersebut berawal dari kesalahan Napoli dalam mengontrol bola.

Como langsung memanfaatkan situasi tersebut dengan serangan cepat.

Douvikas kemudian mendapatkan ruang untuk melakukan penyelesaian.

Tembakannya berhasil melewati penjaga gawang Napoli.

Skor berubah menjadi 1-2.

Gol ini menjadi pukulan besar bagi Napoli.

Mereka baru saja menyamakan kedudukan, tetapi kembali tertinggal dalam waktu singkat.

Como Menjaga Keunggulan

Setelah kembali unggul, Como tidak terburu-buru.

Mereka tetap mencoba memainkan bola ketika mendapatkan kesempatan.

Namun, ketika Napoli memberikan tekanan, pemain Como segera mempersempit ruang.

Pertahanan Como terlihat semakin rapat.

Napoli kesulitan mencari celah.

Situasi tersebut membuat pertandingan berjalan semakin menarik.

Napoli Meningkatkan Intensitas

Memasuki akhir babak pertama, Napoli mulai meningkatkan intensitas serangan.

Mereka mencoba menyerang dari berbagai sisi.

Namun, Como mampu mempertahankan keunggulan.

Napoli memiliki beberapa peluang, tetapi belum mampu menyamakan kedudukan.

Babak pertama berakhir dengan skor 1-2 untuk Como.

Allegri Melakukan Perubahan

Massimiliano Allegri menyadari bahwa Napoli membutuhkan perubahan.

Pada babak kedua, ia mencoba memberikan tenaga tambahan kepada tim.

Kevin De Bruyne masuk untuk membantu mengontrol permainan dan meningkatkan kreativitas.

Alessandro Buongiorno juga dimainkan.

Pergantian tersebut membuat Napoli lebih agresif.

Peran Kevin De Bruyne

De Bruyne menjadi salah satu pemain yang diharapkan mampu mengubah pertandingan.

Pengalaman dan kemampuan distribusi bola menjadi senjata Napoli.

Ia berusaha mencari celah melalui umpan-umpan vertikal.

Namun, Como sudah menyiapkan pertahanan yang cukup rapat.

Setiap kali De Bruyne mendapatkan bola di area berbahaya, pemain Como segera memberikan tekanan.

Napoli Terus Menekan

Pada babak kedua, Napoli lebih banyak menguasai permainan.

Mereka berusaha menciptakan peluang dari sisi kanan dan kiri.

Namun, Como tetap mampu bertahan.

Tim tamu tidak hanya bertahan di kotak penalti.

Mereka sesekali melakukan serangan balik.

Cara tersebut membuat Napoli harus tetap berhati-hati.

Como Mengandalkan Serangan Balik

Ketika Napoli mengirim banyak pemain ke depan, ruang di belakang pertahanan menjadi lebih terbuka.

Como berusaha memanfaatkan situasi tersebut.

Nico Paz dan pemain-pemain depan Como memiliki ruang untuk melakukan transisi.

Serangan balik menjadi salah satu ancaman utama.

Napoli harus menjaga keseimbangan agar tidak kembali kebobolan.

Højlund Berusaha Mencetak Gol Kedua

Setelah mencetak gol pertama, Højlund terus mencari peluang.

Ia beberapa kali berada di area pertahanan Como.

Namun, pemain belakang tim tamu memberikan pengawalan ketat.

Højlund kesulitan mendapatkan ruang tembak.

Kondisi tersebut membuat Napoli harus mencari alternatif melalui pemain lain.

Pertahanan Como Tampil Disiplin

Salah satu kunci kemenangan Como adalah pertahanan.

Pemain belakang mereka mampu menjaga posisi dengan baik.

Ketika Napoli mencoba melakukan kombinasi umpan pendek, Como segera menutup ruang.

Mereka juga tidak mudah terpancing keluar dari struktur.

Disiplin tersebut membuat Napoli kesulitan menciptakan peluang bersih.

Napoli Mencari Gol hingga Menit Akhir

Semakin mendekati akhir pertandingan, tekanan Napoli semakin besar.

Pendukung di Stadion Diego Armando Maradona terus memberikan dukungan.

Napoli mencoba segala cara untuk mencetak gol.

Crossing dikirimkan ke kotak penalti.

Umpan pendek juga terus dimainkan.

Namun, Como tetap mampu bertahan.

Drama Stanislav Lobotka

Drama terbesar terjadi pada masa injury time.

Stanislav Lobotka berhasil mencetak gol.

Para pemain Napoli sempat merayakan gol tersebut karena mengira skor menjadi 2-2.

Namun, wasit kemudian melakukan pemeriksaan.

VAR menemukan adanya posisi offside Lorenzo Lucca dalam rangkaian serangan.

Gol tersebut akhirnya dianulir.

Keputusan itu membuat Napoli kehilangan kesempatan terakhir untuk menyamakan kedudukan.

VAR Menjadi Penentu

Penggunaan VAR kembali menjadi perhatian.

Dalam pertandingan yang berlangsung ketat, keputusan sekecil apa pun dapat menentukan hasil.

Dalam kasus gol Lobotka, posisi offside menjadi faktor utama.

Keputusan tersebut membuat keunggulan Como tetap bertahan.

Napoli akhirnya harus menerima kekalahan di kandang sendiri.

Performa Martin Baturina

Martin Baturina menjadi salah satu pemain terbaik Como.

Gol pembuka menjadi kontribusi penting.

Selain mencetak gol, Baturina juga aktif membantu permainan menyerang.

Kemampuannya menemukan ruang membuat lini belakang Napoli kerepotan.

Baturina menunjukkan bahwa dirinya dapat menjadi pemain penting Como musim ini.

Tasos Douvikas Menjadi Pahlawan

Tasos Douvikas juga tampil menentukan.

Golnya membuat Como kembali unggul setelah Napoli menyamakan kedudukan.

Pemain tersebut menunjukkan insting mencetak gol yang baik.

Produktivitas Douvikas menjadi kabar positif bagi Fabregas.

Como membutuhkan penyerang yang mampu memanfaatkan peluang.

Rasmus Højlund Memberikan Harapan

Bagi Napoli, gol Højlund menjadi salah satu sisi positif.

Penyerang tersebut menunjukkan bahwa ia dapat menjadi sumber gol.

Namun, Napoli membutuhkan kontribusi lebih besar dari lini depan.

Satu gol tidak cukup ketika pertahanan kebobolan dua kali.

Cesc Fabregas Menunjukkan Strategi Efektif

Cesc Fabregas layak mendapatkan apresiasi.

Como tampil berani sejak awal.

Mereka tidak takut menghadapi Napoli di kandangnya.

Strategi tersebut berhasil.

Dua gol tercipta pada babak pertama.

Setelah unggul, Como mampu mengubah pendekatan menjadi lebih defensif tanpa kehilangan kemampuan menyerang.

Massimiliano Allegri Punya Pekerjaan Rumah

Kekalahan ini memberikan beberapa pekerjaan rumah bagi Allegri.

Pertahanan harus lebih disiplin.

Napoli juga harus mengurangi kesalahan ketika membangun serangan.

Selain itu, lini tengah harus mampu mengontrol pertandingan dengan lebih konsisten.

Allegri memiliki banyak pemain berkualitas.

Namun, mereka harus bermain sebagai satu kesatuan.

Statistik Pertandingan

Secara umum, Napoli memiliki penguasaan permainan yang cukup baik.

Namun, penguasaan bola tidak selalu menghasilkan gol.

Como lebih efektif memanfaatkan peluang.

Dua gol yang mereka cetak menjadi bukti bahwa serangan Como berjalan efisien.

Napoli harus belajar dari situasi tersebut.

Head to Head Napoli dan Como

Sebelum pertandingan ini, Napoli memiliki rekor yang sangat baik ketika bermain di kandang melawan Como.

Dalam 19 pertemuan di Naples, Napoli meraih 14 kemenangan, tiga hasil imbang dan hanya dua kekalahan.

Kemenangan 2-1 Como pada 30 Agustus 2026 menjadi kemenangan penting secara historis.

Hasil tersebut memperlihatkan perkembangan Como dalam beberapa tahun terakhir.

Como Bukan Lagi Tim yang Mudah Diremehkan

Performa Como menunjukkan perkembangan klub.

Musim sebelumnya mereka berhasil finis di posisi keempat Serie A dan mendapatkan tiket Liga Champions.

Kini, Como terlihat semakin percaya diri.

Kemenangan atas Napoli memperkuat status mereka sebagai salah satu tim yang patut diperhatikan.

Napoli Harus Segera Bangkit

Kekalahan dari Como memang mengecewakan.

Namun, Napoli masih memiliki banyak pertandingan.

Musim Serie A baru dimulai.

Karena itu, satu kekalahan tidak boleh membuat tim kehilangan fokus.

Napoli harus segera memperbaiki kesalahan sebelum pertandingan berikutnya.

Peluang Napoli di Musim Ini

Sebagai juara bertahan, Napoli tetap memiliki target tinggi.

Mereka ingin kembali bersaing di papan atas.

Kualitas skuad masih menjadi modal.

Kehadiran pemain seperti De Bruyne dan Højlund memberikan tambahan kualitas.

Namun, performa harus lebih konsisten.

Como Bisa Menjadi Kuda Hitam

Jika mampu mempertahankan performa seperti melawan Napoli, Como berpotensi menjadi kuda hitam Serie A.

Mereka memiliki pemain kreatif.

Mereka memiliki penyerang yang mampu mencetak gol.

Mereka juga memiliki pelatih dengan filosofi permainan yang jelas.

Cesc Fabregas berhasil membangun tim yang berani bermain sepak bola.

Kesimpulan

Napoli vs Como berakhir dengan kemenangan 2-1 untuk Como di Stadion Diego Armando Maradona.

Martin Baturina membuka keunggulan Como pada menit ke-17. Napoli kemudian menyamakan kedudukan melalui Rasmus Højlund pada menit ke-30.

Namun, Como kembali unggul hanya empat menit kemudian melalui Tasos Douvikas.

Napoli terus memberikan tekanan sepanjang babak kedua.

Massimiliano Allegri memasukkan Kevin De Bruyne dan Alessandro Buongiorno untuk meningkatkan kualitas permainan.

Namun, pertahanan Como tampil disiplin.

Napoli bahkan sempat mencetak gol melalui Stanislav Lobotka pada masa injury time. Sayangnya bagi tuan rumah, gol tersebut dianulir karena Lorenzo Lucca berada dalam posisi offside.

Skor 2-1 untuk Como akhirnya bertahan hingga pertandingan selesai.

Hasil ini menjadi kemenangan penting bagi Como dan kekalahan yang harus segera dievaluasi Napoli.

Bagi Como, kemenangan tersebut membuktikan bahwa mereka mampu menghadapi tim besar Italia. Performa Martin Baturina dan Tasos Douvikas juga memberikan sinyal positif untuk perjalanan mereka sepanjang musim.

Sementara bagi Napoli, gol Rasmus Højlund menjadi salah satu hal yang dapat dipertahankan. Namun, lini pertahanan dan efektivitas serangan harus segera diperbaiki.

Pertandingan Napoli vs Como juga menunjukkan bahwa persaingan Serie A 2026/2027 akan berlangsung menarik. Klub-klub seperti Como semakin mampu memberikan tekanan kepada tim papan atas.

Dengan musim yang masih panjang, Napoli memiliki kesempatan untuk bangkit. Sementara Como tentu berharap kemenangan di Maradona menjadi awal dari perjalanan positif mereka pada musim ini.

penulis:M.R

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *