Kontribusi Indonesia dalam Penyusunan Buku Seni Silat di Singapura 1979
Penyusunan buku seni silat di Singapura pada 1979 silam merupakan sebuah proyek yang melibatkan kontribusi dari Indonesia. Buku ini disusun oleh Persekutuan Silat Singapura (Persisi) dengan tujuan menghimpun seni silat serantau yang ada di Singapura. Indonesia, melalui Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), turut memberikan bantuan dalam proses penyusunan buku tersebut.
Kontribusi Indonesia dalam Penyusunan Buku Seni Silat
Menurut artikel “Indonesia Akan Bantu Kumpul Bahan utk Projek Buku Persisi” yang terbit dalam surat kabar Berita Harian edisi 15 Mei 1979, IPSI mewadahi Persisi dalam pengumpulan bahan yang dibutuhkan dalam penyusunan karya tulis tersebut. Dalam kerja sama ini, pihak dari Persisi melakukan lawatan ke beberapa daerah di Indonesia untuk menghimpun sumber informasi dari seni bela diri silat yang tersebar ke beberapa wilayah di tanah air.
Selain memberikan bantuan, IPSI juga turut memberikan saran terkait proyek penyusunan buku tersebut. IPSI menyarankan Persisi untuk menghubungi Malaysia agar bisa terlibat dalam proses pengerjaan. Dengan tambahan sumber data dari Malaysia, maka proses penyusunan buku seni silat ini menjadi makin maksimal. Terlebih seni bela diri silat juga berkembang di Negeri Jiran tersebut.
Momen Penentu dalam Penyusunan Buku Seni Silat
Dalam perundingan yang digelar oleh Persisi dan IPSI, kedua organisasi juga turut memberikan persembahan silat bersama. Pagelaran ini dilaksanakan di Singapura selama dua hari lamanya. Persembahan ini menjadi kesempatan bagi kedua belah pihak untuk saling bertukar pengalaman dan wawasan antara satu sama lain. Selain itu, pagelaran tersebut juga menjadi wadah untuk menghimpun dana untuk keperluan lainnya dari kedua organisasi tersebut.
Apa Artinya Ini bagi Pengembangan Seni Silat?
Penyusunan buku seni silat serantau ini diharapkan bisa menghimpun sejarah dan hal berkaitan lainnya terkait seni bela diri tersebut. Selain itu, buku ini juga diharapkan bisa menjadi panduan bagi para praktisi seni silat serantau. Dengan demikian, kontribusi Indonesia dalam penyusunan buku seni silat di Singapura pada 1979 silam merupakan sebuah langkah penting dalam pengembangan seni silat di Asia Tenggara.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Meski telah ada upaya penyusunan buku seni silat, namun masih banyak hal yang perlu dilakukan untuk mengembangkan seni silat di Indonesia dan Asia Tenggara. Pengembangan seni silat tidak hanya berhenti pada penyusunan buku, tetapi juga perlu adanya dukungan dari pemerintah, masyarakat, dan organisasi terkait. Dengan kerja sama dan dukungan yang kuat, seni silat dapat terus berkembang dan menjadi salah satu identitas budaya Asia Tenggara.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.goodnewsfromindonesia.id/2026/07/01/penyusunan-buku-seni-silat-di-singapura-pada-1979-indonesia-turut-beri-kontribusi, without altering the facts of the original article.