Satgas Percepatan Turun ke Lapangan, Monev di Pidie Jadi Prioritas
Satgas Percepatan Turun ke Lapangan, Monev di Pidie Jadi Prioritas
Pemerintah Aceh Korwil I melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) pascabencana di Pidie, Rabu (12/8/2026). Bencana banjir di Kabupaten Pidie terjadi di akhir November 2025, membawa lumpur setelah meluapnya aliran Krueng Tiro. Rumah warga, sarana ibadah, sarana pendidikan, dan tempat usaha warga digenangi lumpur banjir.
Kronologi Fakta
Kepala Koordinator Wilayah Aceh I, Laksamana Pertama TNI Nouldy Jan Tangka SAP MT MTr Opsla CHRMP, mengatakan, pihaknya sedang melaksanakan monitoring dan evaluasi di kabupaten Pidie. Mereka melihat kegiatan apa saja yang sudah dikerjakan, sedang dikerjakan, dan belum dikerjakan di Pidie pascabencana. Hasil rakor di Kantor Bupati Pidie, terkait masukan terhadap areal persawahan yang rusak berat dampak banjir. Hasil masukan itu akan dibawa ke Kementerian Pekerjaan Umum.
Alasan dan Dampak
Kegiatan monitoring dan evaluasi ini dilakukan untuk mengetahui kemajuan yang telah dicapai dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Dengan demikian, pihak Satgas Percepatan dapat mengetahui apa saja yang perlu diperbaiki dan di perhatikan untuk memastikan bahwa proses rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan dengan efektif. Dengan demikian, warga Pidie dapat kembali ke kehidupan normalnya secepat mungkin.
Penutup
Monitoring dan evaluasi pascabencana di Pidie merupakan langkah yang tepat untuk memastikan bahwa proses rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan dengan efektif. Dengan demikian, pemerintah dapat mengetahui kemajuan yang telah dicapai dan apa saja yang perlu diperbaiki. Semoga kegiatan ini dapat membantu warga Pidie kembali ke kehidupan normalnya secepat mungkin. Demikian informasi ini, semoga bermanfaat.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://aceh.tribunnews.com/nanggroe/1038689/satgas-percepatan-monev-di-pidie, without altering the facts of the original article.