LRT City Bermasalah, Danantara Panggil Manajemen ADHI

**LRT City Bermasalah, Danantara Panggil Manajemen ADHI** Tahun 2026 menjadi tahun sulit bagi LRT City, proyek hunian terintegrasi yang terhubung dengan infrastruktur transportasi massal. Banyak konsumen mengeluhkan bahwa unit yang dibeli belum kunjung diserahkan, dan beberapa bahkan telah menghentikan cicilan karena proyek tak kunjung dibangun. Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, telah memanggil manajemen PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) untuk membahas perkembangan dan berbagai keluhan masyarakat terkait LRT City. **Momen Penentu di Menit Akhir** Menurut Dony, semua keluhan masyarakat perlu segera ditindaklanjuti, dan komunikasi dengan penghuni juga perlu diperkuat. “Semua keluhan masyarakat perlu segera ditindaklanjuti. Komunikasi dengan penghuni juga perlu diperkuat, agar persoalan yang ada bisa segera diselesaikan,” ujar Dony, mengutip akun Instagram resmi BP BUMN, dikutip Kamis (13/8/2026). Menurutnya, penyelesaian persoalan perlu dilakukan secara cepat dengan tetap membangun komunikasi yang baik dengan para penghuni. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Menurut konsumen LRT City, unit yang dibeli belum kunjung diserahkan. Ajeng, konsumen LRT City Tebet, mengaku harus menanggung tekanan dari pihak bank setelah menghentikan cicilan karena proyek tak kunjung dibangun. “Sejak karena tidak selesai-selesai terus, Pak, saya akhirnya memutuskan untuk tidak melanjutkan pembayaran saya. Karena saya melihat apa yang dijanji-janjikan itu tidak kunjung ada progres sama sekali. Bahkan ketika saya kunjungi ke lokasi, pembangunan itu terhenti sama sekali,” kata Ajeng. Sementara itu, salah seorang konsumen LRT City Ciracas, mengatakan dirinya telah menunggu unit sejak menandatangani Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) pada 2019. Hingga kini, unit yang dijanjikan belum juga diterima. “Saya sudah menandatangani PPJB sejak 2019 dan sampai 2026 ini, sekitar 7 tahun sudah, tidak juga menerima hak saya untuk unit saya. Maka langkah yang pasti adalah kami meminta full refund, Pak, atas semua biaya yang telah kami keluarkan,” katanya. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Penyelesaian persoalan LRT City tidak hanya perlu dilakukan secara cepat, tetapi juga harus memberikan rasa aman, nyaman, dan kepastian bagi masyarakat. Dony menambahkan, Adhi Karya harus memastikan pengelolaan kawasan berjalan secara bertanggung jawab. Pembangunan tidak hanya perlu diselesaikan secara fisik, tetapi juga harus memberikan manfaat dan kenyamanan bagi penghuni. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Dengan memanggil manajemen ADHI, Danantara berharap dapat menyelesaikan persoalan LRT City dengan cepat dan efektif. Namun, penyelesaian persoalan ini tidaklah mudah dan memerlukan waktu yang lama. Konsumen LRT City harus tetap sabar dan meningkatkan komunikasi dengan pihak ADCP untuk menyelesaikan masalah ini. Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa penyelesaian persoalan LRT City tidaklah mudah dan memerlukan waktu yang lama. Namun, dengan kerja sama antara pihak ADCP dan konsumen, kita dapat menyelesaikan masalah ini dan memberikan rasa aman, nyaman, dan kepastian bagi masyarakat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260813075356-17-758773/lrt-city-bermasalah-danantara-panggil-manajemen-adhi, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *