Presiden AS Minta Bantuan Pejabat RI untuk Mengatasi Masalah di Luar Negeri

Presiden AS Minta Bantuan Pejabat RI untuk Mengatasi Masalah di Luar Negeri

Mengenal kisah bagaimana Presiden AS Bill Clinton ingin “meminjam” pejabat Indonesia untuk membantu mengatasi krisis di Haiti setelah gempa bumi dahsyat pada tahun 2010.

Momen Penentu di Menit Akhir

Mengenang pertemuannya dengan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) beberapa tahun setelah tsunami Aceh, Clinton secara langsung menyampaikan keinginannya agar Kuntoro Mangkusubroto, Kepala Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh-Nias, dapat membantunya menangani krisis di Haiti.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Gempa bumi di Haiti pada Januari 2010 menewaskan lebih dari 200 ribu orang, melukai ratusan ribu lainnya, serta menghancurkan sebagian besar ibu kota Port-au-Prince. Jutaan warga kehilangan tempat tinggal dan pembangunan kembali negara itu menghadapi berbagai kendala. Mulai dari koordinasi bantuan internasional hingga tata kelola rekonstruksi.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Presiden Clinton ingin mengetahui bagaimana Indonesia mampu mengelola rekonstruksi Aceh yang melibatkan pemerintah, donor internasional, organisasi kemanusiaan, hingga masyarakat lokal, tetapi tetap berjalan efektif. Sebab, SBY menilai, kekaguman Clinton muncul karena BRR berhasil membuktikan bahwa rekonstruksi pascabencana dapat dilakukan secara cepat sekaligus akuntabel.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Keberhasilan BRR dalam mengelola rekonstruksi Aceh setelah tsunami 2004 membuat lembaga tersebut mendapat pujian dan penghargaan internasional. Di mata SBY, sosok Kuntoro yang menjadi salah satu kunci keberhasilan tersebut. Namun, Kuntoro pada akhirnya tidak pernah “dipinjam” untuk memimpin rekonstruksi Haiti. Kisah itu menjadi simbol pengalaman Indonesia membangun kembali Aceh pernah mendapat pengakuan dunia, bahkan dari seorang Presiden AS yang tengah memimpin upaya pemulihan salah satu bencana terbesar di kawasan Karibia.

Keberhasilan BRR dalam mengelola rekonstruksi Aceh setelah tsunami 2004 membuat lembaga tersebut mendapat pujian dan penghargaan internasional. Di mata SBY, sosok Kuntoro yang menjadi salah satu kunci keberhasilan tersebut. Namun, Kuntoro pada akhirnya tidak pernah “dipinjam” untuk memimpin rekonstruksi Haiti. Kisah itu menjadi simbol pengalaman Indonesia membangun kembali Aceh pernah mendapat pengakuan dunia, bahkan dari seorang Presiden AS yang tengah memimpin upaya pemulihan salah satu bencana terbesar di kawasan Karibia.

Keberhasilan BRR dalam mengelola rekonstruksi Aceh setelah tsunami 2004 membuat lembaga tersebut mendapat pujian dan penghargaan internasional. Di mata SBY, sosok Kuntoro yang menjadi salah satu kunci keberhasilan tersebut. Namun, Kuntoro pada akhirnya tidak pernah “dipinjam” untuk memimpin rekonstruksi Haiti. Kisah itu menjadi simbol pengalaman Indonesia membangun kembali Aceh pernah mendapat pengakuan dunia, bahkan dari seorang Presiden AS yang tengah memimpin upaya pemulihan salah satu bencana terbesar di kawasan Karibia.

Keberhasilan BRR dalam mengelola rekonstruksi Aceh setelah tsunami 2004 membuat lembaga tersebut mendapat pujian dan penghargaan internasional. Di mata SBY, sosok Kuntoro yang menjadi salah satu kunci keberhasilan tersebut. Namun, Kuntoro pada akhirnya tidak pernah “dipinjam” untuk memimpin rekonstruksi Haiti. Kisah itu menjadi simbol pengalaman Indonesia membangun kembali Aceh pernah mendapat pengakuan dunia, bahkan dari seorang Presiden AS yang tengah memimpin upaya pemulihan salah satu bencana terbesar di kawasan Karibia.

Keberhasilan BRR dalam mengelola rekonstruksi Aceh setelah tsunami 2004 membuat lembaga tersebut mendapat pujian dan penghargaan internasional. Di mata SBY, sosok Kuntoro yang menjadi salah satu kunci keberhasilan tersebut. Namun, Kuntoro pada akhirnya tidak pernah “dipinjam” untuk memimpin rekonstruksi Haiti. Kisah itu menjadi simbol pengalaman Indonesia membangun kembali Aceh pernah mendapat pengakuan dunia, bahkan dari seorang Presiden AS yang tengah memimpin upaya pemulihan salah satu bencana terbesar di kawasan Karibia.

Keberhasilan BRR dalam mengelola rekonstruksi Aceh setelah tsunami 2004 membuat lembaga tersebut mendapat pujian dan penghargaan internasional. Di mata SBY, sosok Kuntoro yang menjadi salah satu kunci keberhasilan tersebut. Namun, Kuntoro pada akhirnya tidak pernah “dipinjam” untuk memimpin rekonstruksi Haiti. Kisah itu menjadi simbol pengalaman Indonesia membangun kembali Aceh pernah mendapat pengakuan dunia, bahkan dari seorang Presiden AS yang tengah memimpin upaya pemulihan salah satu bencana terbesar di kawasan Karibia.

Keberhasilan BRR dalam mengelola rekonstruksi Aceh setelah tsunami 2004 membuat lembaga tersebut mendapat pujian dan penghargaan internasional. Di mata SBY, sosok Kuntoro yang menjadi salah satu kunci keberhasilan tersebut. Namun, Kuntoro pada akhirnya tidak pernah “dipinjam” untuk memimpin rekonstruksi Haiti. Kisah itu menjadi simbol pengalaman Indonesia membangun kembali Aceh pernah mendapat pengakuan dunia, bahkan dari seorang Presiden AS yang tengah memimpin upaya pemulihan salah satu bencana terbesar di kawasan Karibia.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260806112516-25-757045/presiden-as-ingin-pinjam-pejabat-ri-buat-urus-masalah-di-luar-negeri, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *