Orang Kaya Menguntungkan dari AI, Rakyat Kecil Bayar Tagih Listrik yang Naik

**Orang Kaya Menguntungkan dari AI, Rakyat Kecil Bayar Tagih Listrik yang Naik** **Pembuka** AI telah membuat tagihan listrik menjadi lebih mahal di beberapa negara bagian di Amerika Serikat. Penyebaran pusat data telah meningkatkan beban biaya listrik, sehingga pelanggan biasa harus membayar lebih banyak untuk infrastruktur yang digunakan oleh perusahaan terkaya di dunia. **Momen Penentu di Menit Akhir** Peningkatan beban biaya listrik disebabkan oleh lelang kapasitas yang dilakukan oleh operator jaringan listrik seperti PJM Interconnection. Lelang ini melibatkan 13 negara bagian dan telah menimbulkan tambahan tagihan sebesar US$6,3 miliar selama tiga tahun. Biaya tambahan ini akan dibebankan kepada pelanggan. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Di Illinois, kenaikan beban biaya listrik mencapai 28% menjadi 23,85 sen per kWh. Di Virginia, pusat data terpadat, Data Center Alley, meningkat 15,4% menjadi 17,61 sen per kWh. Biaya tertinggi terjadi di Hawaii dengan sebesar 52 sen/kWh. Kenaikan di wilayah tersebut mencapai 26,7%. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Beban biaya listrik yang meningkat ini merupakan pilihan kebijakan yang telah diambil oleh beberapa negara bagian. Arie Brish, profesor bisnis, menyarankan bahwa pusat data seharusnya menjadi pengembang real estat besar dan melakukan perjanjian mengikat dengan pemerintah untuk menanggung biaya energi sendiri. Namun, janji ini tidak memiliki kekuatan hukum atau mekanisme penegakan. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Sementara MultiState melaporkan 27 negara bagian tengah mengajukan aturan yang mewajibkan pusat data bisa membiayai perluasan jaringan listrik sendiri. Pemerintah Donald Trump juga telah mendesak perusahaan teknologi untuk menanggung biaya energi sendiri. Namun, kebijakan ini masih dalam tahap awal dan butuh waktu lama untuk diimplementasikan. Oleh karena itu, pelanggan harus terus memantau perkembangan kebijakan ini untuk mengetahui apa yang akan terjadi dengan biaya listrik mereka di masa depan. **Keyword utama dari judul**: Orang Kaya Menguntungkan dari AI, Rakyat Kecil Bayar Tagih Listrik yang Naik **Keyword:** * AI * Biaya listrik * Pusat data * Kebijakan energi * Rakyat kecil * Orang kaya * Amerika Serikat **Variasi semantik/sinonim:** * Teknologi berbasis AI * Kenaikan biaya * Pusat data terpadat * Kebijakan energi yang tidak adil * Rakyat biasa * Perusahaan besar * Amerika Serikat **Panjang artikel**: 900-1200 kata

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260806082749-37-756970/tarif-listrik-naik-gila-gilaan-demi-ai-rakyat-kecil-bayari-orang-kaya, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *