Saham Teknologi Membangkitkan Bursa Asia, Kospi Korea Naik

**Saham Teknologi Membangkitkan Bursa Asia, Kospi Korea Naik** Bursa saham Asia-Pasifik dibuka menguat pada perdagangan Jumat (31/7/2026), mengikuti reli kuat Wall Street yang didorong oleh kinerja emiten teknologi raksasa dan optimisme terhadap belanja kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Melansir CNBC, sentimen positif tersebut muncul meski pasar sebelumnya sempat diguncang kekhawatiran atas arah kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS). **Momen Penentu di Menit Akhir** Pada perdagangan Jumat ini, indeks Kospi melonjak lebih dari 13% setelah saham dua raksasa semikonduktor, SK Hynix dan Samsung Electronics, melesat tajam hingga memicu penghentian perdagangan sementara (trading halt). Sementara itu, indeks Nikkei 225 Jepang menguat lebih dari 3% dan indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0,89%. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Saham Amazon melonjak lebih dari 9% dalam perdagangan after-hours usai membukukan pendapatan kuartal II yang melampaui ekspektasi analis, ditopang oleh kuatnya kinerja bisnis komputasi awan (cloud computing) yang semakin memperkuat keyakinan investor terhadap prospek belanja AI. Di sisi lain, Apple juga melaporkan pendapatan fiskal kuartal III yang melampaui perkiraan berkat lonjakan penjualan iPhone sebesar 22%. Namun, pendapatan dari bisnis layanan (services) yang lebih rendah dari ekspektasi membuat saham perusahaan tersebut justru turun sekitar 6% dalam perdagangan setelah jam bursa. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Reli pada perdagangan Jumat ini menandakan bahwa investor semakin optimis terhadap kinerja emiten teknologi dan prospek belanja AI. Namun, perlu diingat bahwa pasar masih volatility tinggi, dan investor perlu tetap waspada terhadap perubahan arah kebijakan suku bunga bank sentral AS. Pada Rabu, indeks Dow Jones anjlok lebih dari 1.100 poin, menjadi penurunan harian terbesar sejak April 2025, setelah Federal Reserve memutuskan mempertahankan suku bunga acuannya sehingga memicu kekhawatiran bahwa bank sentral AS tertinggal dalam mengendalikan inflasi. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Meski volatilitas pasar meningkat sepanjang pekan, indeks-indeks utama Wall Street masih berada di jalur penguatan mingguan. Menjelang perdagangan Jumat waktu AS, Dow Jones tercatat naik sekitar 0,5% sepanjang pekan, sementara S&P 500 menguat sekitar 0,4% dan Nasdaq Composite bertambah sekitar 0,6%. Pada akhirnya, reli pada perdagangan Jumat ini menandakan bahwa investor masih percaya pada potensi kinerja emiten teknologi dan prospek belanja AI. Namun, perlu diingat bahwa perjalanan ini masih panjang dan investor perlu tetap waspada terhadap perubahan arah kebijakan suku bunga bank sentral AS.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260731090049-17-755299/bursa-asia-menguat-kospi-koreanaikditopang-saham-teknologi, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *