**IHSG Tersentak, Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI Membuat Saham Melemah** **Momen Penentu di Menit Akhir** Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Senin (27/7/2026), di tengah sikap wait and see pelaku pasar menjelang sederet agenda penting ekonomi global pekan ini. IHSG berada di level 6.180,33 atau turun 0,26% dari penutupan perdagangan sebelumnya di 6.196,43. Nilai transaksi tercatat sekitar Rp336,7 miliar dengan volume perdagangan mencapai 557,2 juta saham dalam 68.480 kali transaksi. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Pembukaan IHSG melemah juga dipengaruhi oleh kabar Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mundur dari jabatannya. Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers pagi ini di Gedung Bank Indonesia (BI) Jakarta, Senin (27/7/2026). Adapun posisi Gubernur BI untuk sementara digantikan oleh Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti. “Per kemarin, secara resmi, kami menerima surat pengunduran diri Gubernur BI kepada Bapak Presiden,” kata Mensesneg Prasetyo Hadi, dalam konferensi pers, Senin (27/7/2026). Destry mengatakan pengunduran diri Perry Warjiyo dilakukan secara sukarela karena alasan pribadi pada 25 Juli 2026. “Sehubungan dengan pengunduran diri saudara Perry Warjiyo dari posisi Gubernur BI secara sukarela karena alasan pribadi pada tanggal 25 Juli 2026, sesuai dengan pasal 48 ayat 1 (a) UU 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia, sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan UU 4 Tahun 2026 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan, maka dewan gubernur dalam Rapat Dewan Gubernur 26 Juli 2026 menetapkan Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti sebagai pejabat Gubernur Sementara,” papar Destry. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Pengunduran diri Perry Warjiyo dari jabatannya sebagai Gubernur BI diprediksi akan berdampak pada pasar saham Indonesia. Perubahan kepemimpinan BI akan mempengaruhi kebijakan moneter dan kestabilan ekonomi Indonesia. Dalam jangka panjang, pengunduran diri Perry Warjiyo dapat mempengaruhi kebijakan suku bunga dan inflasi di Indonesia. Selain itu, pergerakan IHSG pagi ini diwarnai oleh kabar perubahan kebijakan moneter di beberapa negara lainnya. Harga minyak dunia turun tajam setelah Iran menyatakan siap menghentikan serangan apabila Amerika Serikat juga menghentikan aksi militernya. Perkembangan tersebut mendorong selera risiko (risk appetite) investor di pasar global. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Pasar saham Indonesia akan terus diawasi oleh pelaku pasar untuk mengetahui perkembangan kejadian ini. Investor akan mencermati apakah data ekonomi yang masih solid membuat bank sentral AS mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama. Dari Asia, investor akan menunggu hasil rapat Politbiro China yang diperkirakan menjadi petunjuk arah stimulus ekonomi pada paruh kedua tahun ini, diikuti rilis PMI manufaktur China. Sementara itu, Bank of Japan (BoJ) juga dijadwalkan menggelar rapat kebijakan moneter pada akhir pekan ini, yang akan menjadi petunjuk arah suku bunga Jepang ke depan. Dengan demikian, investor harus siap menghadapi perubahan kebijakan moneter dan pergerakan pasar saham Indonesia yang dipengaruhi oleh berbagai faktor global.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260727082115-17-753961/ihsg-dibuka-melemah-usai-perry-warjiyo-mundur-dari-bi, without altering the facts of the original article.