Catat! Hari Tasyrik 2026: Jadwal, Amalan, dan Larangan yang Perlu Diketahui

Amalan-Amalan Hari Tasyrik

Beberapa amalan yang dapat dilakukan pada hari tasyrik antara lain: Menyembelih hewan kurban bagi umat Muslim yang mampu Menikmati hidangan makanan dari hasil sembelihan Melakukan amal ibadah Membaca tasmiyah (bismillah) dan takbir saat menyembelih hewan kurban Membaca doa sapu jagad Memperbanyak bacaan zikir, tahlil, tahmid, takbir

Jadwal Hari Tasyrik 2026

Hari Tasyrik 2026 jatuh pada tanggal 11, 12, dan 13 Zulhijah. Berikut adalah jadwal hari tasyrik 2026: Tanggal 11 Zulhijah: Hari Tasyrik pertama Tanggal 12 Zulhijah: Hari Tasyrik kedua Tanggal 13 Zulhijah: Hari Tasyrik ketiga

Larangan Pada Hari Tasyrik

Pada hari tasyrik, umat Muslim dilarang menjalankan puasa qada maupun puasa sunnah apa pun. Menjalankan puasa sunnah di tiga hari setelah perayaan Idul Adha tidak diperbolehkan di hari Tasyrik, baik puasa Senin-Kamis, puasa Daud, puasa qadha, atau puasa sunnah lainnya. Rasulullah SAW juga melarang berpuasa pada hari raya fitri dan qurban Idul Adha.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Hari Tasyrik merupakan kesempatan bagi umat Muslim untuk melakukan amalan-amalan yang dapat membawa kebaikan dan pahala. Dengan melakukan amalan-amalan tersebut, umat Muslim dapat meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT. Oleh karena itu, umat Muslim harus memanfaatkan hari tasyrik dengan sebaik mungkin untuk melakukan amalan-amalan yang baik. Dalam beberapa hari ke depan, umat Muslim akan memasuki hari tasyrik. Oleh karena itu, penting bagi umat Muslim untuk memahami jadwal, amalan, dan larangan pada hari tasyrik. Dengan memahami hal tersebut, umat Muslim dapat melakukan amalan-amalan yang baik dan menghindari larangan-larangan yang ada. Jalan panjang yang masih harus ditempuh oleh umat Muslim adalah meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT. Dengan melakukan amalan-amalan yang baik dan menghindari larangan-larangan, umat Muslim dapat mencapai tujuan tersebut. Oleh karena itu, mari kita manfaatkan hari tasyrik dengan sebaik mungkin untuk melakukan amalan-amalan yang baik.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260529125405-29-738730/hari-tasyrik-2026-amalan-bacaan-zikir-dan-larangannya, without altering the facts of the original article.

3 Kesalahan Masak Jeroan Sapi yang Bikin Bau Amis Tak Hilang

Jeroan sapi menjadi salah satu bahan makanan yang banyak diolah saat Idul Adha. Mulai dari paru, babat, usus hingga limpa kerap dijadikan soto, gulai, sate sampai sambal goreng favorit keluarga. Namun, banyak orang masih mengeluhkan aroma amis atau prengus yang tetap muncul meski sudah memakai banyak rempah. Padahal, rahasia mengolah jeroan bukan hanya soal jahe atau serai, tetapi juga terletak pada teknik penanganannya sejak awal.

Beberapa metode berikut cukup umum digunakan untuk membantu mengurangi bau amis sekaligus membuat tekstur jeroan lebih empuk dan nyaman disantap. Sebagian orang langsung merebus jeroan setelah dicuci. Padahal, teknik perebusan bertahap sering digunakan saat mengolah jeroan untuk membantu mengurangi aroma menyengat.

Teknik Perebusan Bertahap

Teknik blanching atau perebusan awal juga cukup umum dipakai untuk membantu membersihkan sisa kotoran dan lemak yang masih menempel pada jeroan. Salah satu cara yang banyak dilakukan adalah memasukkan jeroan saat air masih dingin atau hangat, lalu memanaskannya perlahan hingga mendidih. Setelah direbus sekitar 10-15 menit, air rebusan pertama biasanya dibuang karena cenderung mengandung lemak dan aroma yang cukup kuat.

Mengurangi Aroma Menyengat

Hal ini jarang diperhatikan saat memasak jeroan. Sebagian orang memilih tidak menutup panci terlalu rapat ketika perebusan pertama berlangsung agar aroma tajam dapat keluar bersama uap panas. Cara ini memang bukan aturan wajib, tetapi cukup sering dipakai saat mengolah jeroan agar bau prengus tidak terlalu kuat.

Penggunaan Garam dan Jeruk Nipis

Menambahkan garam sejak awal sebenarnya tidak sepenuhnya salah. Namun, sebagian orang memilih menambahkan garam setelah perebusan pertama selesai agar rasa dan tekstur jeroan tetap terjaga. Penggunaan garam berlebihan di tahap awal juga dapat membuat rasa jeroan menjadi terlalu tajam sebelum bumbu lain meresap sempurna. Jeruk nipis atau cuka cukup populer digunakan untuk membantu mengurangi aroma amis pada jeroan. Kandungan asamnya dapat membantu menetralisir bau yang kuat.

Teknik yang Sering Dipakai Penjual Soto

Sejumlah penjual soto memilih merebus jeroan secara terpisah sebelum dicampurkan ke kuah utama. Setelah direbus, jeroan biasanya didiamkan sejenak agar aroma tajam berkurang terlebih dahulu. Cara ini dinilai membantu rasa kuah tetap lebih bersih dan tidak terlalu prengus.

Pendinginan yang Tepat Juga Penting

Setelah direbus, jeroan sebaiknya tidak langsung ditutup rapat saat masih sangat panas. Membiarkannya sedikit mendingin sebelum disimpan dapat membantu mengurangi kelembapan berlebih di dalam wadah. Panduan keamanan pangan juga menyarankan makanan matang disimpan pada suhu yang aman agar kualitasnya tetap terjaga. Jika tidak langsung dimasak, simpan jeroan dalam wadah tertutup di kulkas atau freezer.

Kunci Utama Bukan pada Banyaknya Rempah

Menggunakan banyak rempah belum tentu membuat jeroan otomatis bebas bau amis. Teknik pembersihan, perebusan bertahap dan pengolahan yang tepat justru menjadi faktor yang lebih penting. Dengan cara yang benar, jeroan sapi bisa terasa lebih gurih, empuk dan tetap nikmat disantap tanpa aroma menyengat yang berlebihan.

Jalan panjang yang masih harus ditempuh dalam mengolah jeroan sapi adalah memahami teknik-teknik yang tepat untuk mengurangi bau amis dan membuat teksturnya lebih empuk. Dengan memahami dan menerapkan teknik-teknik tersebut, diharapkan jeroan sapi dapat menjadi salah satu bahan makanan yang lezat dan nikmat disantap.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260529143758-29-738782/kesalahan-masak-ini-bisa-bikin-jeroan-sapi-tetap-bau-amis, without altering the facts of the original article.

Sapi Kurban Prabowo-Gibran Disembelih di IKN, Basuki Beri Komentar Mengejutkan

Pemerintah Indonesia, melalui Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), baru saja menyelenggarakan Salat Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Negara IKN. Kegiatan ini juga diiringi dengan penyerahan hewan kurban, termasuk sapi kurban yang diberikan oleh Presiden Prabowo dan Wapres Gibran. Sebanyak 29 ekor sapi dan 9 ekor kambing terkumpul dari para shohibul kurban.

Momen Penyerahan Hewan Kurban

Otorita IKN untuk pertama kalinya menyelenggarakan Salat Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Negara IKN pada Rabu (27/5/2026). Setelah pelaksanaan salat, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan hewan kurban. Tahun ini, terkumpul 29 ekor sapi dan 9 ekor kambing dari para shohibul kurban. Dari jumlah tersebut, dua ekor sapi merupakan bantuan kemasyarakatan Presiden Republik Indonesia dan satu ekor sapi merupakan bantuan kemasyarakatan Wakil Presiden Republik Indonesia.

Sapi kurban yang diberikan oleh Presiden Prabowo dan Wapres Gibran disembelih di IKN. Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, turut berpartisipasi sebagai shohibul kurban dengan menyerahkan satu ekor sapi. “Hari ini kita melaksanakan Salat Iduladha di Masjid Negara IKN dan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban. Mudah-mudahan ini menjadi ibadah bagi kita semua. Semua kurban ini dari warga untuk warga,” ujar Basuki.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Melalui pelaksanaan kurban tahun ini, diperkirakan akan disalurkan sebanyak 4895 paket daging kurban dialokasikan bagi masyarakat di sembilan desa dan kelurahan sekitar IKN. Selain itu, 1.090 paket disalurkan kepada para pekerja di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), yang meliputi petugas kebersihan, keamanan, resepsionis, pekerja konstruksi, dan pekerja non-konstruksi.

Pelaksanaan kurban di IKN juga melibatkan peternak lokal. Salah seorang peternak asal Samboja, Rosibul Aklil, mengatakan bahwa pembelian ternak untuk kebutuhan kurban memberikan manfaat bagi usahanya. Dengan demikian, kegiatan kurban ini tidak hanya memiliki nilai ibadah, tetapi juga dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan ekonomi lokal.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dengan penyelenggaraan Salat Iduladha dan penyerahan hewan kurban ini, IKN telah menunjukkan komitmennya dalam membangun dan mengembangkan kawasan ini tidak hanya sebagai ibu kota baru, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan keagamaan. Ke depannya, diharapkan kegiatan-kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan dan ditingkatkan, sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

IKN masih memiliki jalan panjang yang harus ditempuh dalam membangun dan mengembangkan kawasan ini. Namun, dengan kegiatan-kegiatan seperti penyelenggaraan Salat Iduladha dan penyerahan hewan kurban, IKN telah menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya tentang infrastruktur, tetapi juga tentang membangun masyarakat yang harmonis dan sejahtera.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260529130218-30-738732/penampakan-sapi-prabowo-gibran-disembelih-di-ikn-basuki-ucapkan-ini, without altering the facts of the original article.

Industri Syariah di Ujung Tanduk: Spin Off dan Strategi Bertahan di Tengah Krisis

Industri syariah saat ini berada di ujung tanduk. Melemahnya pasar modal dan nilai tukar rupiah telah memberikan tekanan besar pada industri ini, terutama pada konsep spin off yang diharapkan dapat menjadi strategi bertahan. Nasib spin off dan daya tahan industri syariah menjadi perhatian utama dalam situasi ekonomi yang tidak stabil ini.

Momen Penentu di Menit Akhir

Pasar modal Indonesia telah mengalami tekanan besar dalam beberapa waktu terakhir. Nilai tukar rupiah yang melemah terhadap dolar AS telah berdampak signifikan pada kinerja investasi, termasuk pada sektor syariah. Banyak investor yang mulai menarik dana mereka dari pasar modal, menyebabkan likuiditas menurun dan harga aset jatuh. Dalam situasi ini, industri syariah harus mencari strategi untuk bertahan, salah satunya melalui spin off.

Spin off adalah strategi yang digunakan oleh perusahaan untuk memisahkan unit bisnis tertentu menjadi perusahaan yang independen. Dalam konteks industri syariah, spin off diharapkan dapat membantu meningkatkan efisiensi dan fokus pada bisnis inti. Namun, pelaksanaan spin off tidaklah mudah dan memerlukan perencanaan yang matang.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Pertama, melemahnya nilai tukar rupiah telah memberikan tekanan besar pada industri syariah. Banyak perusahaan syariah yang memiliki pinjaman dalam dolar AS, sehingga kenaikan nilai dolar AS telah meningkatkan beban keuangan mereka. Kedua, penurunan harga aset telah berdampak pada nilai portofolio investasi, menyebabkan banyak investor mengalami kerugian. Ketiga, situasi ekonomi yang tidak stabil telah membuat investor menjadi lebih konservatif dan berhati-hati dalam melakukan investasi.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Dalam situasi ini, industri syariah harus meningkatkan kemampuan untuk beradaptasi dan bertahan. Pelaksanaan spin off dapat menjadi salah satu strategi yang efektif, namun perlu dilakukan dengan hati-hati dan perencanaan yang matang. Industri syariah juga perlu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas untuk meningkatkan kepercayaan investor. Selain itu, industri syariah juga perlu diversifikasi portofolio investasi untuk mengurangi risiko.

Ke depan, industri syariah diharapkan dapat menjadi lebih kuat dan stabil. Dengan strategi yang tepat dan perencanaan yang matang, industri syariah dapat bertahan dan bahkan tumbuh dalam situasi ekonomi yang tidak stabil. Namun, jalan panjang masih harus ditempuh untuk mencapai tujuan tersebut.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Industri syariah masih memiliki banyak tantangan ke depan. Pelaksanaan spin off hanya salah satu strategi yang dapat dilakukan. Industri syariah juga perlu meningkatkan kemampuan untuk berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan situasi ekonomi. Dengan demikian, industri syariah dapat menjadi lebih kuat dan stabil, serta dapat memberikan kontribusi yang lebih besar pada perekonomian Indonesia.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260526211755-31-738266/video-arah-spin-off-daya-tahan-industri-syariah-di-tengah-gejolak, without altering the facts of the original article.

Penipuan Travel Umrah Rp12,14 Miliar: Korban Bertambah, Polisi Masih Buru Pelaku

Kasus penipuan travel umrah dengan nilai fantastis kembali terjadi di Indonesia. Ahmad Syah Farhan (ASF), pemilik Hanania Travel, dan Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional, resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya. Penetapan ini menyusul laporan dari puluhan korban yang merasa ditipu dengan total kerugian mencapai Rp12,14 miliar. Kasus ini menambah daftar panjang penipuan travel umrah yang merugikan masyarakat.

Penipuan yang Terungkap

Kasus ini bermula dari laporan para korban yang merasa ditipu oleh Hanania Travel. Mereka telah membayar paket umrah kepada pihak travel, namun tidak diberangkatkan sesuai jadwal. Polda Metro Jaya menerima dua laporan terkait kasus penipuan umrah Hanania. Laporan pertama dibuat oleh pelapor berinisial JSP dengan jumlah korban kurang lebih 128 orang dan total kerugian yang dilaporkan mencapai sekitar Rp12,145 miliar. Laporan kedua dilaporkan oleh NN dengan kerugian Rp 78,8 juta.

Setelah melakukan pemeriksaan, penyidik menetapkan ASF sebagai tersangka dan menahannya di Rumah Tahanan Direktorat Tahanan dan Barang Bukti Polda Metro Jaya. ASF disangkakan dengan dugaan penipuan dan atau penggelapan dana perjalanan umrah, serta tindak pidana pencucian uang. Pasal yang dikenakan terhadap ASF adalah Pasal 492 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dan/atau Pasal 486 KUHP dan/atau Pasal 607 KUHP.

Mengapa Kasus Ini Terjadi?

Kasus penipuan travel umrah seperti ini sering terjadi karena kurangnya pengawasan dan regulasi yang efektif terhadap industri travel. Banyak travel yang tidak memiliki izin resmi atau tidak menjalankan operasional dengan transparan. Hal ini membuat masyarakat rentan menjadi korban penipuan. Selain itu, kasus ini juga menunjukkan bahwa masih banyak oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dalam menjalankan bisnis travel.

Dampak dan Konsekuensi

Kasus ini tentu memiliki dampak besar bagi para korban yang telah kehilangan uang mereka. Mereka yang telah menunggu-nunggu untuk melaksanakan umrah harus menelan kekecewaan. Kasus ini juga berdampak pada kepercayaan masyarakat terhadap industri travel umrah secara keseluruhan. Oleh karena itu, pihak berwenang harus meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap kasus-kasus penipuan travel umrah.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kedepannya, Polda Metro Jaya masih harus terus mengusut kasus ini dan memastikan bahwa ASF dan pihak-pihak terkait lainnya dapat diminta pertanggungjawaban secara hukum. Para korban juga masih harus menunggu proses hukum yang berjalan. Kasus ini menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memilih travel dan melakukan transaksi. Dengan meningkatnya kesadaran dan kewaspadaan, diharapkan kasus-kasus serupa dapat diminimalisir di masa depan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260601190920-29-739240/geger-penipuan-travel-umrah-rp1214-miliar-ini-kronologinya, without altering the facts of the original article.

3 Hal Penting tentang Mandi Wajib: Pengertian, Niat, dan Tata Cara yang Benar

Pengertian Mandi Wajib

Mandi wajib adalah salah satu bentuk ibadah bersuci dalam ajaran Islam yang bertujuan untuk menghilangkan hadas besar. Mandi wajib memiliki beberapa syarat dan rukun yang harus dipenuhi, seperti niat, membasuh seluruh tubuh, dan menggunakan air suci.

Niat Mandi Wajib

Niat mandi wajib merupakan salah satu syarat penting dalam melaksanakan mandi wajib. Niat harus dilakukan dengan sungguh-sungguh dan tidak boleh dilakukan dengan bermain-main. Berikut beberapa contoh niat mandi wajib: * Niat mandi wajib umum: “Dengan nama Allah, aku berniat mandi wajib untuk menghilangkan hadas besar.” * Niat mandi wajib untuk perempuan setelah haid: “Dengan nama Allah, aku berniat mandi wajib setelah haid untuk menghilangkan hadas besar.” * Niat mandi wajib setelah nifas: “Dengan nama Allah, aku berniat mandi wajib setelah nifas untuk menghilangkan hadas besar.”

Tata Cara Mandi Wajib

Tata cara mandi wajib memiliki beberapa langkah yang harus diikuti, yaitu: 1. Membaca bismillah dan berniat 2. Mencuci kedua telapak tangan 3. Membersihkan kemaluan dan area sekitar 4. Mencuci tangan kiri 5. Berwudhu seperti wudhu salat 6. Mengguyur kepala sebanyak 3 kali 7. Mengguyur seluruh tubuh dimulai dari sisi kanan 8. Memastikan air merata ke seluruh bagian tubuh 9. Membasuh kaki

Hal yang Membuat Mandi Wajib Menjadi Tidak Sah

Mandi wajib dapat menjadi tidak sah jika ada beberapa hal yang tidak dipenuhi, seperti: * Ada bagian tubuh yang tidak terkena air * Ada penghalang antara air dan kulit * Air yang digunakan bukan air suci * Menyucikan hilangnya niat saat mandi Mandi wajib memiliki beberapa manfaat dan keutamaan, seperti membersihkan kotoran lahiriah dan membersihkan jiwa. Oleh karena itu, mandi wajib merupakan salah satu ibadah yang sangat penting dalam ajaran Islam.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Mandi wajib merupakan salah satu ibadah yang harus dilakukan secara rutin oleh setiap Muslim. Oleh karena itu, kita harus memahami pengertian, niat, dan tata cara mandi wajib dengan baik. Dengan memahami hal-hal tersebut, kita dapat melaksanakan mandi wajib dengan benar dan mendapatkan manfaatnya.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260603151029-29-739815/mandi-wajib-pengertian-niat-tata-cara-dan-hal-yang-membatalkannya, without altering the facts of the original article.

Lengkap! Doa Akhir dan Awal Tahun Hijriah dalam Bahasa Arab, Latin, dan Arti

Umat Islam di seluruh dunia kini bersiap menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1448 H yang jatuh pada 1 Muharam. Momen pergantian tahun Hijriah ini bukan sekadar perpindahan angka dalam kalender, melainkan waktu yang sangat istimewa untuk merenungkan perjalanan spiritual, memohon ampunan atas kesalahan yang lalu, serta memanjatkan doa kebaikan untuk masa depan. Berdasarkan panduan syariah dan berbagai rujukan ulama, ada amalan yang dianjurkan dilakukan, yaitu membaca doa akhir tahun dan doa awal tahun.

Doa Akhir Tahun Hijriah: Penutup dengan Permohonan Ampun

Doa akhir tahun dibaca sebagai wujud rasa syukur atas segala nikmat yang diterima sekaligus permohonan ampunan atas segala khilaf, dosa, dan kekurangan selama satu tahun yang telah berlalu. Lafaz ini dikutip dari kitab Terjemah dan Fadhilah Majmu’ Syarif.

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ. وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمْ اللَّهُمَّ مَا عَمِلْتُ فِي هَذِهِ السَّنَةِ مِمَّا نَهَيْتَنِي عَنْهُ فَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَلَمْ تَرْضَهُ وَلَمْ تَنْسَهُ وَحَلِمْتُ عَلَى بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوبَتِي وَدَعَوْتَنِي إِلَى التَّوْبَةِ مِنْهُ بَعْدَ جُرْأَتِي عَلَى مَعْصِيَتِكَ. فَإِنِّى أَسْتَغْفِرُكَ فَاغْفِرْلَ. وَمَا عَمِلْتُ فِيهَا مِمَّا تَرْضَاهُ وَوَعَدْتَنِي عَلَيَّ الثَّوَابَ فَأَسْتَلُكَ. اللَّهُمَّ يَا كَرِيمُ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ أَنْ تَتَقَبَّلَهُ مِنّى وَلَا تَقْطَعُ رَجَائِي مِنْكَ يَا كَرِيمُ. وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ الْأُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ.

Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm. Al-ḥamdu lillāhi rabbil-‘ālamÄ«n. Wa shallallāhu ‘alā sayyidinā wa maulānā Muḥammadin wa ‘alā ālihi wa á¹£aḥbihi wa sallam. Allāhumma mā ‘amiltu fÄ« hādhihis-sanati mimmā nahaitanÄ« ‘anhu falam atub minhu wa lam tarḍahu wa lam tansahu wa ḥalimta ‘alayya ba’da qudratika ‘alā ‘uqÅ«batÄ« wa da’autanÄ« ilat-taubati minhu ba’da jur’atÄ« ‘alā ma’á¹£iyatika. Fa innÄ« astaghfiruka faghfir lÄ«. Wa mā ‘amiltu fÄ«hā mimmā tarḍāhu wa wa’adtanÄ« ‘alaihits-tsawāba fa as’aluka. Allāhumma yā KarÄ«mu yā Dzal-Jalāli wal-Ikrām an tataqabbalahu minnÄ« wa lā taqá¹­a’ rajā’Ä« minka yā KarÄ«m. Wa shallallāhu ‘alā sayyidinā Muḥammadin an-nabiyyil-ummiyyi wa ‘alā ālihi wa á¹£aḥbihi wa sallama wal-ḥamdu lillāhi rabbil-‘ālamÄ«n.

“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. Semoga Allah melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta para keluarga dan sahabatnya. Ya Allah, segala yang telah kukerjakan selama tahun ini dari apa yang menjadi larangan-Mu, sedang aku belum bertaubat, padahal Engkau tidak melupakannya dan Engkau bersabar dengan kasih sayang-Mu, padahal sesungguhnya Engkau berkuasa memberikan siksa kepadaku. Engkau pun telah mengajakku untuk bertaubat sesudah aku melakukan maksiat. Karena itu ya Allah, aku mohon ampunan-Mu, berilah ampunan kepadaku dengan kemurahan-Mu. Segala apa yang telah kukerjakan selama tahun ini berupa amal perbuatan yang Engkau ridhai dan Engkau janjikan akan membalasnya dengan pahala, aku mohon kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pemurah, wahai Dzat Yang Mempunyai Kebesaran dan Kemuliaan, semoga berkenan menerima amal kami dan semoga Engkau tidak memutuskan harapan kami kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pemurah. Dan semoga Allah memberikan rahmat dan kesejahteraan atas penghulu kami Muhammad, Nabi yang Ummi, dan kepada keluarga dan sahabatnya.”

Doa Awal Tahun Hijriah: Pembuka dengan Harapan Kebaikan

Setelah memasuki waktu pergantian tahun, umat Islam dianjurkan membaca doa awal tahun. Isinya adalah permohonan kepada Allah SWT untuk diberi kemudahan, perlindungan, dan bimbingan dalam menjalani tahun yang baru.

Momen Penentu di Menit Akhir

Umat Islam memiliki tradisi membaca doa akhir tahun dan doa awal tahun Hijriah pada momen pergantian tahun. Hal ini dilakukan sebagai wujud syukur dan permohonan ampunan kepada Allah SWT.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Momen pergantian tahun Hijriah ini menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk merenungkan perjalanan spiritual dan memohon ampunan atas kesalahan yang lalu. Dengan membaca doa akhir tahun dan doa awal tahun, umat Islam berharap dapat memulai tahun yang baru dengan penuh harapan dan keberkahan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dalam menyambut tahun baru Hijriah, umat Islam diharapkan untuk terus meningkatkan iman dan amal perbuatan. Dengan demikian, umat Islam dapat menjalani tahun yang baru dengan penuh makna dan keberkahan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260615131724-29-742933/doa-akhir-dan-awal-tahun-hijriah-bacaan-lengkap-arab-latin-dan-arti, without altering the facts of the original article.

5 Ucapan Tahun Baru Islam 2026 yang Bisa Anda Kirim ke Keluarga, Kerabat, dan Rekan Kerja

Momen Penentu di Awal Tahun Hijriah

Ucapan Tahun Baru Islam menjadi salah satu tradisi yang kerap dilakukan untuk mengirimkan pesan harapan dan doa kepada keluarga, sahabat, kerabat, hingga rekan kerja. Berikut beberapa contoh ucapan Tahun Baru Islam 2026 yang bisa dibagikan melalui WhatsApp, media sosial, maupun kartu ucapan. “Selamat Tahun Baru Islam 1448 H. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan, kebahagiaan, dan keberkahan untuk keluarga kita sepanjang tahun ini.” Ucapan ini dapat menjadi inspirasi untuk mengungkapkan rasa syukur dan harapan di awal tahun Hijriah.

Tiga Fakta yang Bikin Tahun Baru Islam Istimewa

Tahun Baru Islam bukan hanya sekadar penanda waktu, tetapi juga memiliki makna yang lebih dalam. Pergantian tahun dalam kalender Hijriah mengingatkan pada peristiwa penting dalam sejarah Islam, yaitu hijrah Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah. Peristiwa ini menandai awal dari pembentukan komunitas Muslim yang kuat dan solid, serta menjadi teladan bagi umat Islam dalam menjalani hidup dengan penuh tantangan dan perubahan.

Apa Artinya Tahun Baru Islam bagi Umat Muslim?

Tahun Baru Islam memiliki makna yang sangat penting bagi umat Muslim. Momentum ini menjadi kesempatan untuk melakukan refleksi diri, memperbaiki hubungan dengan sesama, serta memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Dengan menyambut tahun baru Hijriah, umat Muslim diharapkan dapat meningkatkan kesadaran diri untuk menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat bagi sesama.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dalam menyambut tahun baru Hijriah, umat Muslim diharapkan dapat mempertahankan semangat dan komitmen untuk menjadi lebih baik. Tahun Baru Islam 2026 menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran diri dan memperkuat keimanan. Dengan demikian, umat Muslim dapat menjalani hidup dengan penuh makna dan tujuan, serta menjadi kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260615114024-29-742880/ucapan-tahun-baru-islam-2026-untuk-keluarga-kerabat-dan-rekan-kerja, without altering the facts of the original article.

PBNU Umumkan 1 Muharram 1448 H Jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026: Ini Dampaknya

Momen Penentu di Menit Akhir

Lembaga Falakiyah PBNU telah menyelenggarakan rukyatul hilal pada Senin, 15 Juni 2026, untuk menentukan awal bulan Muharram 1448 H. Seluruh titik pemantauan melaporkan tidak melihat hilal. Berdasarkan hasil tersebut, PBNU menetapkan bahwa awal bulan Muharram 1448 H bertepatan dengan Rabu Kliwon, 17 Juni 2026 Masehi. Penetapan ini didasarkan pada istikmal, yaitu metode penghitungan bulan Hijriah dengan mempertimbangkan keselarasan antara perhitungan astronomis dan pengamatan hilal.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Perbedaan penetapan 1 Muharram 1448 H antara PBNU, pemerintah, dan Muhammadiyah dapat menimbulkan beberapa dampak. Pertama, perbedaan ini dapat mempengaruhi pelaksanaan ibadah dan kegiatan keagamaan yang terkait dengan tanggal Hijriah. Kedua, perbedaan ini juga dapat mempengaruhi penetapan libur nasional dan cuti bersama. Pemerintah telah menetapkan libur nasional memperingati Tahun Baru Hijriah pada Selasa, 16 Juni 2026, namun PBNU menetapkan 1 Muharram 1448 H pada Rabu, 17 Juni 2026.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

PBNU mengajak para pengurus NU di seluruh wilayah untuk aktif menyebarkan informasi tentang penetapan 1 Muharram 1448 H. PBNU juga mengajak umat muslim untuk berdoa agar diberi kebaikan pada tahun yang baru. Dengan penetapan 1 Muharram 1448 H pada Rabu, 17 Juni 2026, PBNU berharap umat muslim dapat memulai tahun baru Hijriah dengan penuh semangat dan harapan. Tahun baru Hijriah merupakan momen penting bagi umat muslim untuk merefleksikan diri dan meningkatkan iman serta amaliyah. PBNU berharap, dengan penetapan ini, umat muslim dapat lebih meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap pentingnya menjalankan ibadah dan kegiatan keagamaan yang terkait dengan tanggal Hijriah. Selain itu, PBNU juga berharap, perbedaan penetapan 1 Muharram 1448 H tidak menimbulkan perpecahan di antara umat muslim, melainkan dapat meningkatkan kesadaran dan pengertian terhadap perbedaan pendapat dan metode penghitungan bulan Hijriah.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260616130536-29-743139/pbnu-tetapkan-1-muharram-1448-h-jatuh-rabu-17-juni-2026, without altering the facts of the original article.

Sambut 1448 Hijriah, Penggantian Kiswah Ka’bah Terjadi dalam Detik-Detik Bersejarah

Sambut 1448 Hijriah, Arab Saudi mengganti Kiswah Ka’bah dengan yang baru, sebuah tradisi sakral yang telah berlangsung selama berabad-abad. Kiswah baru dibuat dari 825 kg sutra dan dihiasi benang emas. Penggantian Kiswah Ka’bah terjadi dalam detik-detik bersejarah pada Senin malam waktu setempat.

Momen Penentu di Menit Akhir

Proses penggantian Kiswah Ka’bah dilakukan pada Senin (15/6/2026) malam waktu setempat, bertepatan dengan pergantian tahun Hijriah. Otoritas Umum Arab Saudi untuk Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi menyebut proses tersebut sebagai puncak dari pekerjaan yang telah berlangsung selama berbulan-bulan di Kompleks Raja Abdulaziz untuk Kiswah Ka’bah Suci.

Sebelum pemasangan dilakukan, tim khusus terlebih dahulu melepas ornamen bordir, hiasan berlapis emas, serta tirai pintu Ka’bah. Setelah itu, Kiswah lama diturunkan dan diganti dengan yang baru oleh para teknisi dan spesialis Saudi yang telah mendapatkan pelatihan khusus untuk menangani proses pemasangan secara presisi.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Kiswah tahun ini dibuat menggunakan sekitar 825 kilogram sutra alami dan 400 kilogram kapas mentah. Selain itu, digunakan pula 60 kilogram perak serta 120 kilogram benang perak berlapis emas untuk menyulam ayat-ayat Al-Qur’an dan berbagai motif dekoratif yang menghiasi kain tersebut.

Pemerintah Arab Saudi menegaskan bahwa tradisi penggantian Kiswah setiap tahun mencerminkan komitmen kerajaan dalam merawat situs-situs suci Islam sekaligus menjaga warisan keterampilan tradisional yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Proses tersebut juga memadukan keahlian kerajinan klasik dengan teknologi manufaktur dan rekayasa modern.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Upacara penggantian Kiswah tahun ini berlangsung beberapa hari setelah berakhirnya musim haji 1447 Hijriah yang diikuti lebih dari 1,7 juta jamaah dari 165 negara. Pada Selasa dini hari, Ka’bah telah sepenuhnya diselimuti Kiswah baru yang akan tetap terpasang selama satu tahun ke depan, menjadi simbol penghormatan dan perawatan terhadap situs paling suci bagi umat Islam.

Pemerintah Arab Saudi berharap tradisi ini dapat terus berlanjut dan menjadi bagian dari upaya melestarikan warisan budaya dan keagamaan Islam. Dengan demikian, Kiswah Ka’bah akan terus menjadi simbol penting dalam sejarah dan kehidupan umat Islam di seluruh dunia.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kedepannya, umat Islam di seluruh dunia akan terus menyambut dan merayakan pergantian tahun Hijriah dengan penuh semangat dan harapan. Penggantian Kiswah Ka’bah menjadi salah satu momen yang paling dinantikan dan diharapkan dapat membawa berkah dan kebaikan bagi semua umat Islam.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260617075757-30-743215/detik-detik-penggantian-kiswah-kabah-sambut-1448-hijriah, without altering the facts of the original article.