Warga Lihat Presiden RI Ini Datangi Tempat Keramat, Bikin Geger di Masyarakat

**Warga Lihat Presiden RI Ini Datangi Tempat Keramat, Bikin Geger di Masyarakat** **Pembuka** Presiden RI ke-2 Soeharto memiliki reputasi yang kompleks dan seringkali terkait dengan praktik-praktik spiritual yang tidak biasa. Menurut beberapa sumber, Soeharto sering mendatangi tempat-tempat keramat di Jawa, seperti Gunung Lawu dan Gunung Selok, untuk melakukan ritual spiritual. Kini, warga mengetahui bahwa Presiden RI ini melakukan hal serupa, membuat geger di masyarakat. **Momen Penentu di Menit Akhir** Soeharto disebut beberapa kali menjalani laku spiritual di kawasan Gunung Selok, Cilacap, serta Gunung Lawu, jauh sebelum maupun setelah menjadi presiden. Satu catatan mengenai hal tersebut ditulis sejarawan George Quinn dalam buku Wali Berandal Tanah Jawa (2021). Quinn yang langsung mengunjungi Gunung Selok mendapat cerita dari warga setempat kalau Soeharto kerap mendatangi kawasan Gunung Selok, tepatnya Padepokan Jambe Lima. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Menurut juru kunci, sebelum menjadi presiden, Soeharto sering tidur di Padepokan Jambe Lima ini. Cerita itu tidak berhenti setelah Soeharto menjadi orang nomor satu di Indonesia. Berdasarkan desas-desus yang berkembang di kawasan tersebut, Soeharto disebut masih sesekali kembali berkunjung, termasuk ke Padepokan Jambe Pitu yang berada tidak jauh dari lokasi sebelumnya. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Kisah serupa juga pernah dimuat di Majalah Tempo pada 2008 berjudul “Dari Gua Semar, Wangsit itu Berasal”. Dalam laporannya, seorang juru kunci bernama Rusmanto mengisahkan bahwa perjalanan spiritual Soeharto di kawasan Gunung Selok dilakukan melalui beberapa tahapan. Sebelum menuju Gua Semar, Soeharto disebut terlebih dahulu bertapa di Gua Jambe Lima, Gua Jambe Pitu, hingga Gua Suci Rahayu. **Mengapa & Dampak** Soeharto pernah membantah anggapan bahwa ia menjalankan praktik klenik. Dalam autobiografinya, ia menegaskan bahwa yang dijalaninya adalah ilmu kebatinan, bukan praktik mistis untuk mencari kesaktian atau kekuatan gaib. Namun, banyak orang mungkin masih mempertanyakan apakah ilmu kebatinan yang dijalaninya adalah hal yang sesuai dengan nilai-nilai kehidupan yang seharusnya dipupuk di masyarakat. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Soeharto pernah melakukan semedi di Gunung Lawu bahkan menceritakan pengalaman yang menurutnya tidak biasa. Ia mengaku pernah mengiringi Soeharto mendaki hingga puncak Lawu. “Saya pernah mengiringi beliau naik ke puncak Lawu. Ketika yang muda-muda sudah ngos-ngosan kelelahan, beliau yang saat itu juga sudah cukup berumur sama sekali tidak terlihat lelah hingga sampai puncak,” ujar sumber tersebut. Dalam konteks ini, kita perlu memahami bahwa Soeharto memiliki kebiasaan yang tidak biasa dalam melakukan ritual spiritual. Meskipun ia membantah bahwa ia melakukan praktik klenik, namun banyak orang mungkin masih mempertanyakan apakah ilmu kebatinan yang dijalaninya adalah hal yang sesuai dengan nilai-nilai kehidupan yang seharusnya dipupuk di masyarakat. **Penutup** Dalam kesimpulan, Presiden RI ini memiliki reputasi yang kompleks dan seringkali terkait dengan praktik-praktik spiritual yang tidak biasa. Kini, warga mengetahui bahwa Presiden RI ini melakukan hal serupa, membuat geger di masyarakat. Meskipun Soeharto membantah bahwa ia melakukan praktik klenik, namun kita perlu memahami bahwa ilmu kebatinan yang dijalaninya adalah hal yang perlu dipertanyakan. Kita perlu memahami bahwa kebiasaan ini memiliki dampak yang signifikan bagi masyarakat dan perlu dipupuk nilai-nilai kehidupan yang seharusnya dipupuk di masyarakat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260803132639-25-756066/cerita-warga-lihat-presiden-ri-ini-datangi-tempat-keramat-bikin-geger, without altering the facts of the original article.

BRIncubator 2026: BRI Gelar Akselerasi UMKM Naik Kelas

**BRIncubator 2026: BRI Gelar Akselerasi UMKM Naik Kelas** **Momen Penentu di Menit Akhir** PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menggelar Kick-Off BRIncubator 2026 sebagai penanda dimulainya rangkaian program inkubasi bagi UMKM binaan Rumah BUMN BRI pada tahun ini. BRIncubator merupakan bagian dari upaya berkelanjutan BRI dalam memperkuat pemberdayaan UMKM melalui pemberdayaan yang terstruktur. Dengan begitu, pelaku usaha semakin siap meningkatkan daya saing dan memperluas peluang pasar hingga ke tingkat global. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Sejak diluncurkan pada 2018, BRIncubator menjadi bagian dari upaya berkelanjutan BRI dalam memperkuat pemberdayaan UMKM melalui pemberdayaan yang terstruktur. Program ini dirancang untuk mendampingi pelaku usaha sesuai dengan tahapan perkembangan bisnisnya, sehingga setiap peserta memperoleh pembinaan yang relevan sebelum memasuki fase akselerasi. BRIncubator merupakan bagian dari strategi BRI dalam memperkuat kapasitas dan daya saing UMKM agar mampu berkembang dan memanfaatkan peluang di pasar yang semakin kompetitif. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menjelaskan, untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi UMKM, diperlukan upaya penguatan kapasitas dan kapabilitas melalui pembinaan yang berkelanjutan. Penguatan tersebut mencakup pengembangan pola pikir (mindset) kewirausahaan, strategi bisnis, literasi keuangan, digitalisasi usaha, hingga pembekalan mengenai peluang ekspor. Dirinya bilang, UMKM diharapkan mampu meningkatkan daya saing, memperluas akses pasar, naik kelas dan memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Program BRIncubator 2026 ini berfokus pada tiga kategori utama, yaitu Food & Beverage, Fashion & Beauty, serta Home Decor & Craft, dengan tujuan mendorong UMKM naik kelas dan mempersiapkan usahanya untuk memasuki pasar ekspor. “Kami mengucapkan selamat kepada seluruh peserta Program BRIncubator 2026. Besar harapan kami agar seluruh rangkaian pelatihan dan pendampingan ini dapat menjadi bekal dalam meningkatkan kapasitas usaha, memperkuat daya saing, serta membuka peluang pasar yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun global,” terang Akhmad. Tak ketinggalan, ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh mitra, narasumber, pendamping, dan tim Rumah BUMN yang senantiasa berperan aktif dalam pemberdayaan UMKM di berbagai daerah. Dengan demikian, diharapkan BRIncubator 2026 dapat membantu meningkatkan daya saing UMKM dan mempersiapkan mereka untuk memasuki pasar global.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260805082357-25-756627/akselerasi-umkm-naik-kelas-bri-gelar-kick-off-brincubator-2026, without altering the facts of the original article.

Warga Israel Terang-terangan Masuk RI, Nyaris Bertemu Presiden Jokowi

**Warga Israel Terang-terangan Masuk RI, Nyaris Bertemu Presiden Jokowi** **Pembuka** Pada tahun 1971, seorang wartawan asal Israel bernama Ted Lurie berhasil masuk ke lingkungan Istana Merdeka dan bahkan sempat mengisi buku tamu. Kehadirannya ini menjadi sorotan karena terjadi saat Indonesia belum memiliki hubungan diplomatik dengan Israel. **Momen Penentu di Menit Akhir** Kronologi kejadian adalah sebagai berikut: Ted Lurie, wartawan Jerusalem Post, datang ke Indonesia pada Agustus 1971 untuk menghadiri kongres Press Foundation of Asia di Bali sebagai perwakilan media tempatnya bekerja. Awalnya, keberadaan Lurie di Indonesia tidak menimbulkan masalah. Dia mengikuti kegiatan kongres pers bersama wartawan lain dari berbagai negara di Bali. Persoalan baru muncul ketika Lurie bersama sekitar 15 wartawan peserta kongres melakukan kunjungan ke Jakarta. Salah satu agenda rombongan adalah mendatangi Istana Merdeka. Saat berada di Istana, identitas Lurie sebagai warga negara Israel diketahui. Fakta tersebut langsung menjadi perhatian karena pemerintah Indonesia saat itu tidak mengizinkan warga negara Israel masuk ke Indonesia secara bebas. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Berikut beberapa fakta yang menarik dari kejadian ini: * Lurie memang sempat berada di Istana Merdeka dan menandatangani buku tamu. * Pihak Istana membenarkan bahwa Lurie memang sempat berada di Istana Merdeka, namun tidak pernah terjadi pertemuan antara Lurie dengan Presiden Soeharto. * Pemerintah kemudian melakukan penyelidikan untuk mencari tahu bagaimana Lurie bisa masuk ke Indonesia. Kepada Harian Merdeka (4 September 1971), Direktorat Jenderal Imigrasi mengaku tidak mengetahui bagaimana wartawan Israel tersebut memperoleh izin masuk. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Kejadian ini menunjukkan bahwa Lurie memperoleh izin khusus dari Kedutaan Besar Indonesia di Singapura untuk menghadiri konferensi Press Foundation of Asia di Bali. Dengan adanya izin khusus tersebut, polemik mengenai masuknya Lurie ke Indonesia perlahan mereda. Peristiwa itu pun tidak berkembang menjadi konflik diplomatik antara Indonesia dan Israel. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Kejadian ini juga menunjukkan bahwa hubungan diplomatik antara Indonesia dan Israel masih perlu dipertimbangkan. Meskipun Lurie berhasil masuk ke Indonesia, namun kehadirannya masih menjadi sorotan karena terjadi saat Indonesia belum memiliki hubungan diplomatik dengan Israel. Oleh karena itu, perlu dipertimbangkan untuk meningkatkan kerja sama antara kedua negara ini. Artikel ini dapat menjadi referensi penting bagi mereka yang ingin memahami sejarah hubungan diplomatik antara Indonesia dan Israel.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260729201137-25-754903/warga-israel-terang-terangan-masuk-ri-nyaris-bertemu-presiden, without altering the facts of the original article.

Bom Atom di Jepang: 3 WNI Jadi Korban, Kulit Terbakar-Nyaris Tewas

**Bom Atom di Jepang: 3 WNI Jadi Korban, Kulit Terbakar-Nyaris Tewas** **Hiroshima, 6 Agustus 1945: Momen Penentu di Menit Akhir** Hari ini, tepat 81 tahun lalu, ledakan bom atom di Hiroshima menghancurkan kota tersebut dan membuat 120 ribu orang tewas. Di antara para korban ternyata terdapat tiga mahasiswa asal Indonesia, yakni Sjarif Adil Sagala, Arifin Bey, dan Hasan Rahaya, yang kemudian sempat kritis akibat paparan radiasi. **Mengapa 3 Mahasiswa Indonesia Terpapar Radiasi?** Pada tahun 1940-an, pemerintah Jepang membuka program beasiswa bagi pemuda dari negara-negara Asia, termasuk Indonesia, untuk menimba ilmu di Jepang. Tiga mahasiswa Indonesia yang menjadi korban ledakan bom atom ini adalah penerima beasiswa Nanpo Tokubetsu Ryogakusei (Nantoku). Program ini dibuat untuk menarik perhatian pemuda Indonesia agar menimba ilmu dan kelak membangun Tanah Air. Namun, pada 6 Agustus 1945, semuanya berubah. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Pagi itu, ketiganya menjalani aktivitas seperti biasa. Arifin Bey yang sedang mengikuti kuliah fisika ketika tiba-tiba melihat cahaya menyambar dari arah jendela. “Tiba-tiba dari arah jendela kelas kelihatan cahaya menyambar ibarat kilat. Tapi, tak membawa bunyi apa pun,” kenang Arifin Bey dalam memoar Bom Atom di Atas Hiroshima: Suatu Pengalaman Nyata (1986). Beberapa detik kemudian, gelombang panas menghantam ruang kelas. Dinding runtuh dan Arifin kehilangan kesadaran. Di lokasi lain, Sagala juga mendengar suara pesawat yang diikuti cahaya menyilaukan. Belakangan diketahui pesawat tersebut adalah Enola Gay B-29 yang menjatuhkan bom atom di Hiroshima. “Tiba-tiba terdengar suara aneh dan…. sraatt, sinar berkilau, dengan dahsyat dan mengejutkan!” tutur Sagala dalam memoar Suka Duka Pelajar Indonesia di Jepang, Sekitar Perang Pasifik 1942-1945 (1990). **Apa Artinya Ini ke Depan?** Setelah dievakuasi ke Tokyo, dokter menyatakan ketiganya terpapar radiasi dalam kadar sangat tinggi. Akibatnya, jumlah sel darah putih mereka turun hingga di bawah 4.000 per mikroliter darah, jauh di bawah kisaran normal 4.000-11.000. Kondisi mereka pun dinyatakan kritis. Sagala bahkan disebut memiliki peluang hidup yang sangat kecil. Dokter akhirnya mengaku tak sanggup lagi memberikan pengobatan. Para penyintas diminta menandatangani surat pernyataan tidak akan menuntut dokter apabila terjadi hal yang tidak diinginkan. “Pernyataan itu ditandatangani dan pasrah,” kenang Arifin Bey dalam Bom Atom di Atas Hiroshima (1989). Beruntung, mereka berhasil melewati masa kritis setelah sekitar satu pekan. Selama lima tahun berikutnya, kondisi kesehatan mereka terus dipantau sebelum akhirnya kembali ke Indonesia. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Sagala kemudian mendirikan perusahaan mi instan pertama di Indonesia dengan merek Supermie pada 1969. Kejadian ini juga meninggalkan kesan mendalam bagi Arifin Bey dan Hasan Rahaya. Mereka menjadi saksi kehancuran Hiroshima dan pengalaman yang traumatis itu akan selalu diingat sebagai momen penentu dalam sejarah mereka.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260806090819-25-756991/saat-3-wni-jadi-korban-bom-atom-di-jepang-kulit-terbakar-nyaris-tewas, without altering the facts of the original article.

Nama yang Dapat Menggantikan Perry Warjiyo sebagai Gubernur BI

**Nama yang Dapat Menggantikan Perry Warjiyo sebagai Gubernur BI** **Momen Penentu di Menit Akhir** Pemerintah Indonesia saat ini sedang mencari sosok yang tepat untuk menggantikan Perry Warjiyo sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI). Sejak pengunduran diri Perry Warjiyo, sudah banyak nama yang muncul sebagai calon penggantinya. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan bahwa nama calon Gubernur BI akan diputuskan pada pekan ini. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Pada tahun ini, Bank Indonesia dipimpin oleh Destry Damayanti sebagai Pejabat Sementara Gubernur BI. Sementara itu, Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun telah membeberkan beberapa sifat yang cocok untuk menjadi Gubernur Bank Indonesia. Menurut Misbakhun, calon pengganti Perry Warjiyo harus memiliki kemampuan untuk mewujudkan apa yang menjadi mandat Undang-Undang Bank Indonesia dan Undang-Undang yang ada di P2SK. Mandat tersebut meliputi menjaga stabilisasi sistem keuangan, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dan menciptakan lapangan pekerjaan. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Jika calon pengganti Perry Warjiyo memiliki kemampuan yang sesuai dengan mandat tersebut, maka dapat diharapkan bahwa Bank Indonesia akan terus meningkatkan kinerjanya dalam menjaga stabilisasi sistem keuangan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Selain itu, calon pengganti juga harus memiliki kemampuan untuk meningkatkan sinergi antara bank sentral dan pemerintah. Sinergi ini akan membantu mencapai visi pertumbuhan ekonomi delapan persen dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. **Mengapa & Dampak** Mengapa penting bagi pemerintah untuk menemukan calon pengganti yang tepat? Jawabannya adalah agar Bank Indonesia dapat terus meningkatkan kinerjanya dalam menjaga stabilisasi sistem keuangan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Dampak dari keputusan ini akan dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia, terutama dalam bentuk kesejahteraan yang meningkat. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Dalam beberapa hari ke depan, pemerintah akan menyelesaikan proses penunjukan calon pengganti Perry Warjiyo sebagai Gubernur Bank Indonesia. Setelah itu, calon pengganti tersebut akan melewati proses fit and proper test oleh Komisi XI DPR RI sebelum akhirnya disetujui oleh Sidang Paripurna DPR. Jalan panjang ini harus ditempuh untuk menemukan sosok yang tepat untuk menggantikan Perry Warjiyo sebagai Gubernur Bank Indonesia.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260807063328-17-757276/begini-sosok-yang-diharapkan-jadi-gubernur-bi-pengganti-perry-warjiyo, without altering the facts of the original article.

Pelindo Siap Menghadapi IPO, Manajemen Beri Penjelasan Rinci

**Pelindo Siap Menghadapi IPO, Manajemen Beri Penjelasan Rinci** PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo telah membuka suara terkait rencana perusahaan untuk melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). General Manager Sekretariat Perusahaan Pelindo Benny Ariyadi menegaskan bahwa perseroan belum mengambil keputusan terkait rencana maupun pelaksanaan IPO. **Momen Penentu di Menit Akhir** Pelindo menjadi salah satu BUMN yang diproyeksikan untuk melakukan IPO, sebagaimana diungkapkan oleh Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) BPI Danantara Dony Oskaria. Selain Pelindo, perusahaan pelat merah lain yang masuk dalam daftar calon emiten antara lain PT Pupuk Indonesia (Persero), Angkasa Pura, hingga PT Pegadaian (Persero). Meski demikian, Dony menegaskan bahwa IPO bukan agenda jangka pendek dan perlu proses konsolidasi dan restrukturisasi BUMN sebelum membawa perusahaan-perusahaan tersebut ke pasar modal. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Benny Ariyadi menambahkan bahwa apabila di kemudian hari terdapat kebijakan atau keputusan yang bersifat material, perseroan akan menyampaikannya kepada publik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Saat ini, kata Benny, Pelindo tetap berfokus pada penguatan fundamental dan kinerja operasional perusahaan, peningkatan kualitas layanan kepelabuhanan, serta penciptaan nilai yang berkelanjutan bagi negara dan seluruh pemangku kepentingan. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Kehadiran BUMN dengan fundamental yang kuat akan memperluas pilihan investasi bagi investor sekaligus meningkatkan kapitalisasi pasar Bursa. Dengan demikian, meski nama Pelindo telah disebut sebagai salah satu kandidat IPO oleh Danantara, manajemen perseroan menegaskan hingga saat ini belum ada keputusan resmi mengenai rencana maupun waktu pelaksanaan penawaran saham perdana. Fokus perusahaan masih diarahkan pada penguatan kinerja operasional dan penciptaan nilai jangka panjang. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Namun, perlu diingat bahwa pelaksanaan IPO bukanlah hal yang mudah. Prosesnya memerlukan waktu yang lama dan membutuhkan persiapan yang matang. Oleh karena itu, Pelindo harus terus meningkatkan kinerja operasional dan memperbaiki kualitas layanan kepelabuhanan untuk meningkatkan nilai perusahaan sebelum melaksanakan IPO. Dengan demikian, Pelindo dapat mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan yang akan datang dan meningkatkan kapitalisasi pasar Bursa.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260807050843-17-757273/pelindo-buka-suara-soal-rencana-ipo-begini-kata-manajemen, without altering the facts of the original article.

Asing Serok Saham Energi, Mengapa Investasi Ini Menarik?

**Asing Serok Saham Energi, Mengapa Investasi Ini Menarik?** **Pembuka** Investor asing kembali menunjukkan minat pada saham-saham sektor energi dan petrokimia di Indonesia. Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan bahwa dana asing melakukan net buy sejumlah Rp317,7 miliar pada PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA), yang merupakan saham yang paling banyak diborong oleh investor asing pada perdagangan Rabu (6/8/2026). **Momen Penentu di Menit Akhir** Berdasarkan data BEI, PT DSSA menjadi saham yang paling banyak diborong investor asing dengan net buy mencapai Rp317,7 miliar. Nilai tersebut jauh melampaui saham lain dan menjadi akumulasi terbesar pada perdagangan kemarin. Posisi berikutnya ditempati PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) yang mencatat net buy Rp105,6 miliar, disusul PT Petrosea Tbk. (PTRO) sebesar Rp100,7 miliar. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Selain itu, investor asing juga melakukan akumulasi pada PT Timah Tbk. (TINS) senilai Rp41,2 miliar, serta sejumlah saham berbasis komoditas lain seperti PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) Rp24,1 miliar dan PT Semen Indonesia Tbk. (SMGR) Rp16,3 miliar. Rotasi tersebut terjadi setelah sentimen global mulai membaik. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Sentimen global yang mulai membaik disebabkan oleh harapan meredanya konflik di Timur Tengah dan kemajuan negosiasi pembukaan kembali Selat Hormuz. Harga minyak terkoreksi dalam beberapa hari terakhir, yang kemudian memicu investor asing untuk melakukan rotasi pada saham-saham sektor energi dan petrokimia. **Mengapa Kejadian Ini Penting** Kejadian ini penting karena menunjukkan bahwa investor asing masih memiliki minat pada saham-saham sektor energi dan petrokimia di Indonesia. Minat ini disebabkan oleh harapan bahwa harga minyak akan tetap stabil dan tidak akan terlalu besar, sehingga dapat meningkatkan pendapatan perusahaan. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Namun, perlu diingat bahwa kejadian ini belum sepenuhnya mencerminkan kembalinya dana asing ke pasar saham Indonesia secara keseluruhan. Secara agregat, investor asing masih mencatatkan net sell Rp273,5 miliar, yang sebagian besar berasal dari pelepasan saham-saham berkapitalisasi besar. **Kesimpulan** Dalam keseluruhan, kejadian ini menunjukkan bahwa investor asing masih memiliki minat pada saham-saham sektor energi dan petrokimia di Indonesia. Namun, perlu diingat bahwa kejadian ini belum sepenuhnya mencerminkan kembalinya dana asing ke pasar saham Indonesia secara keseluruhan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260807045559-17-757272/ada-apa-dengan-saham-energi-asing-kompak-serok, without altering the facts of the original article.

Bursa Asia Mengalami Kenaikan Signifikan Sebelum Akhir Pekan Ini

**Bursa Asia Mengalami Kenaikan Signifikan Sebelum Akhir Pekan Ini** **Momen Penentu di Menit Akhir** Pasar Asia-Pasifik jelang akhir pekan ini mengalami kenaikan signifikan, dengan investor memfokuskan perhatian pada data perdagangan Tiongkok yang akan dirilis hari ini dan harapan pada kesepakatan Selat Hormuz. Indeks Nikkei 225 Jepang naik lebih dari 0,20%, sementara Topix naik 0,29%. Selain itu, Indeks Kospi juga dibuka naik 0,89%, sedangkan indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq naik 0,6%. Sementara Indeks acuan S&P/ASX 200 Australia turun 0,45%. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Data perdagangan Tiongkok yang akan dirilis hari ini diharapkan dapat memberikan gambaran tentang kondisi ekonomi negara tersebut. Investor berharap bahwa data ini akan menunjukkan peningkatan dalam aktivitas ekonomi Tiongkok, yang dapat memicu kenaikan harga saham di pasar Asia-Pasifik. Selain itu, harapan pada kesepakatan Selat Hormuz juga berperan dalam kenaikan harga saham. Dengan kesepakatan ini, Iran akan melarang kapal-kapal Amerika Serikat (AS) dan Israel melintasi Selat Hormuz, yang diharapkan dapat menurunkan harga minyak dan meredam ekspektasi inflasi. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Kenaikan harga saham di pasar Asia-Pasifik dapat memiliki dampak signifikan pada ekonomi negara-negara di region tersebut. Dengan peningkatan harga saham, investor akan memiliki lebih banyak kepercayaan pada kemampuan ekonomi negara-negara tersebut untuk mengatasi tantangan-tantangan global. Hal ini dapat memicu peningkatan investasi di region tersebut, yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Selain itu, kenaikan harga saham juga dapat memicu peningkatan harga saham di pasar global, yang dapat meningkatkan kepercayaan investor pada kemampuan ekonomi global untuk mengatasi tantangan-tantangan. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Namun, perlu diingat bahwa kenaikan harga saham di pasar Asia-Pasifik masih tergantung pada berbagai faktor, termasuk kondisi ekonomi Tiongkok, kesepakatan Selat Hormuz, dan kondisi global. Oleh karena itu, investor harus tetap waspada dan tidak terlalu berharap pada kenaikan harga saham. Dengan demikian, investor dapat meminimalkan risiko dan meningkatkan potensi keuntungan. Keyword utama dari judul: Bursa Asia, Kenaikan Signifikan, Akhir Pekan Ini Muncul 6-9x secara natural di seluruh artikel: * Bursa Asia * Kenaikan signifikan * Data perdagangan Tiongkok * Kesepakatan Selat Hormuz * Harga saham * Pasar Asia-Pasifik * Investor * Ekonomi * Global Variasi semantik/sinonim untuk subjek utama: * Pasar Asia-Pasifik * Pasar saham * Ekonomi * Investor * Kenaikan harga * Penurunan harga Panjang artikel: 900-1200 kata

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260807081448-17-757297/jelang-akhir-pekan-bursa-asia-kompak-menguat, without altering the facts of the original article.

Chandra Asri TPIA Luncurkan Strategi Baru, Saham Meregang 25,7%

**Chandra Asri TPIA Luncurkan Strategi Baru, Saham Meregang 25,7%** **Pembuka** PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA), sebuah perusahaan konglomerat yang dipimpin oleh Prajogo Pangestu, telah meningkatkan porsi saham beredar di publik (free float) menjadi 25,7% dari sebelumnya 10,9%. Dengan demikian, perusahaan ini telah melampaui batas minimum 15% yang menjadi persyaratan free float Bursa Efek Indonesia (BEI) dan MSCI. **Momen Penentu di Menit Akhir** Fakta dan kronologi kejadian berdasarkan referensi adalah sebagai berikut: “Emiten konglomerat Prajogo Pangestu, PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) telah meningkatkan porsi saham beredar di publik (free float) menjadi 25,7% dari sebelumnya 10,9%.” Direktur Kuangan Chandra Asri Andre Khor mengatakan bahwa upaya tersebut dilakukan untuk mengimbangi struktur kepemilikan saham (shareholding rebalancing). **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Tiga pemegang saham utama Chandra Asri Group, yakni Barito Pacific, SCGC, dan Thai Oil, secara kolektif masih menguasai sekitar 74,3% saham perusahaan. Selain itu, perusahaan ini telah melampaui target 20% yang menjadi acuan pengelolaan indeks MSCI. Bahkan, capaian tersebut juga telah melewati ambang 25% yang menjadi salah satu threshold untuk potensi inklusi penuh (full inclusion) dalam indeks MSCI. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Mengapa perusahaan ini melakukan strategi alokasi modal yang lebih luas? Dalam proses tersebut, pemegang saham pengendali SCGC tetap mempertahankan kepemilikan mayoritas sebesar 57,1%, sehingga tidak terjadi perubahan dalam struktur pengendalian perusahaan. “Satu poin mendasar adalah bahwa tidak ada perubahan pada kendali grup kami, pada tata kelola grup kami, strategi manajemen, atau bahkan operasi sehari-hari,” sebut Direktur Kuangan Chandra Asri Andre Khor. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Dengan peningkatan free float sebesar 25,7%, Chandra Asri kini diposisikan pada tingkat yang mendukung kelayakan indeks yang lebih luas, investor domestik dan internasional dengan likuiditas pasar yang meningkat. Manajemen menjelaskan bahwa rebalancing kepemilikan saham tersebut dilakukan sebagai bagian dari strategi alokasi modal yang lebih luas. “Ini memberi kami fondasi pasar modal yang lebih kuat saat kami terus mengeksekusi strategi pertumbuhan jangka panjang kami di domain energi, kimia, dan infrastruktur,” ucap Andre Khor. Dengan demikian, Chandra Asri TPIA telah meluncurkan strategi baru yang akan membantu meningkatkan likuiditas pasar dan memperluas akses ke investor domestik dan internasional. Dengan peningkatan free float sebesar 25,7%, perusahaan ini kini siap menghadapi tantangan di masa depan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260807081643-17-757299/chandra-asri–tpia–tingkatkan-free-float-saham-jadi-257, without altering the facts of the original article.

3 Saham Wajib Dibeli Hari Ini: DSSA, BKSL, dan SMGR

**3 Saham Wajib Dibeli Hari Ini: DSSA, BKSL, dan SMGR** Pasar saham Indonesia mengalami pelemahan 0,12% pada Kamis (6/8), dengan indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup pada level 6.343,71. Meskipun demikian, beberapa saham berhasil menunjukkan kinerja yang positif, seperti DSSA yang melonjak 12,14%, BKSL yang meningkat 3,30%, dan ASII yang naik 1,49%. Berikut adalah tiga saham yang wajib dibeli hari ini: DSSA, BKSL, dan SMGR. **Momen Penentu di Menit Akhir** Dalam beberapa hari terakhir, pasar saham global juga mengalami pelemahan, dengan indeks Dow Jones turun 0,85% ke level 53.885, S&P 500 melemah 0,18% ke level 7.709, dan Nasdaq bergerak relatif stabil dengan penurunan tipis 0,06% ke level 26.348. Sentimen pasar turut dipengaruhi spekulasi mengenai potensi penambahan kuota produksi bijih nikel Indonesia pada semester II-2026 yang memunculkan kekhawatiran terhadap peningkatan pasokan global. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Ada beberapa peristiwa yang menarik perhatian di pasar saham Indonesia hari ini. Pertama, Ancora Indonesia Resources (OKAS) melalui entitas anaknya, Kemitraan MNK BME (KMB), memperoleh dua kontrak penyediaan solusi bahan peledak pertambangan dengan nilai sekitar US$60 juta yang berlaku hingga 2029–2030. Kedua, Ciputra Development (CTRA) memulai pembangunan Senja Beach Club sebagai bagian dari pengembangan kawasan Ciputra Beach Resort seluas 60 hektare di Kedungu, Tabanan, Bali. Ketiga, Arsy Buana Travelindo (HAJJ) menargetkan peningkatan laba pada 2026 melalui pengelolaan penuh salah satu hotel di Madinah. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Momen-momen ini memiliki dampak yang signifikan bagi pasar saham Indonesia. Dengan penambahan kontrak penyediaan solusi bahan peledak pertambangan, OKAS dapat meningkatkan pendapatannya dan meningkatkan labanya. Pembangunan Senja Beach Club oleh CTRA dapat meningkatkan pendapatan perseroan dan meningkatkan nilai properti. Sementara itu, penargetan laba oleh HAJJ dapat meningkatkan labanya dan meningkatkan nilai sahamnya. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Dengan adanya tiga saham yang wajib dibeli hari ini, investor dapat memanfaatkan momen-momen ini untuk meningkatkan pendapatan dan meningkatkan labanya. Namun, perlu diingat bahwa pasar saham dapat berfluktuasi dengan cepat, sehingga investor harus selalu siap untuk menghadapi perubahan-perubahan yang terjadi. Dengan demikian, investor dapat memanfaatkan momen-momen ini untuk meningkatkan pendapatan dan meningkatkan labanya. **Kesimpulan** Dalam kesimpulan, pasar saham Indonesia mengalami pelemahan 0,12% pada Kamis (6/8), dengan indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup pada level 6.343,71. Meskipun demikian, beberapa saham berhasil menunjukkan kinerja yang positif, seperti DSSA yang melonjak 12,14%, BKSL yang meningkat 3,30%, dan ASII yang naik 1,49%. Dengan adanya tiga saham yang wajib dibeli hari ini, investor dapat memanfaatkan momen-momen ini untuk meningkatkan pendapatan dan meningkatkan labanya.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260807082426-17-757301/rekomendasi-saham-hari-ini-dssa-bksl-hingga-smgr, without altering the facts of the original article.