Asing Terciduk Kompak Lepas 10 Saham Ini, IHSG Ambruk dalam Sesi Terakhir

**Asing Terciduk Kompak Lepas 10 Saham Ini, IHSG Ambruk dalam Sesi Terakhir** **PEMBUKA** Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri sesi perdagangannya pada Selasa (11/8/2026) dengan penurunan signifikan, mencapai 1,53% dan menutup di posisi 6.267,88. Penurunan ini disebabkan oleh penjualan bersih sebesar Rp687,80 miliar dari investor asing. **MOMEN PENENTU DI MENIT AKHIR** Penjualan bersih investor asing mencapai Rp687,80 miliar, dengan perincian Rp279,98 miliar di pasar reguler dan Rp407,82 miliar di pasar negosiasi dan tunai. Penjualan ini menyebabkan penurunan IHSG dan mengakhiri sesi perdagangannya pada Selasa (11/8/2026) dengan penurunan signifikan. **TIGA FAKTA YANG BIKIN KEJADIAN INI BERBEDA** Sebanyak 141 saham menguat, 542 saham melemah, dan 108 saham stagnan pada perdagangan Selasa (11/8/2026). Nilai transaksi mencapai Rp14,51 triliun, dengan volume perdagangan mencapai 35,40 miliar saham yang ditransaksikan sebanyak 2,19 juta kali. **APSIH TERCIDUK KOMPAK LEPAS 10 SAHAM INI** Berikut adalah 10 saham yang paling banyak dilepas oleh investor asing pada perdagangan Selasa (11/8/2026), menurut data dari Stockbit: 1. **PT Bank Mandiri (Persero) Tbk** – Rp142,40 miliar 2. **PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk** – Rp94,40 miliar 3. **PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk** – Rp73,80 miliar 4. **PT Bank Danareksa Indonesia Tbk** – Rp56,40 miliar 5. **PT Bank CIMB Niaga Tbk** – Rp45,60 miliar 6. **PT Bank BCA Tbk** – Rp42,20 miliar 7. **PT Aneka Tambang Tbk** – Rp38,50 miliar 8. **PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk** – Rp35,60 miliar 9. **PT United Tractors Tbk** – Rp33,80 miliar 10. **PT Indofood Sukses Makmur Tbk** – Rp32,40 miliar **APA ARTINYA INI KE DEPAN?** Penjualan bersih investor asing pada perdagangan Selasa (11/8/2026) menunjukkan bahwa investor asing tidak yakin dengan peluang pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan. Penjualan ini juga menunjukkan bahwa investor asing lebih suka membeli saham pada saat harga lebih rendah, sehingga mereka dapat membeli lebih banyak saham dengan uang yang sama. Namun, penjualan ini juga dapat menunjukkan bahwa investor asing tidak percaya diri untuk membeli saham pada saat harga lebih tinggi, sehingga mereka lebih suka membeli saham pada saat harga lebih rendah. **JALAN PANJANG YANG MASIH HARUS DITEMPUH** Dalam jangka panjang, IHSG masih memiliki potensi untuk meningkat, terutama jika ekonomi Indonesia dapat tumbuh dengan stabil dan konsisten. Namun, penjualan bersih investor asing pada perdagangan Selasa (11/8/2026) menunjukkan bahwa investor asing masih sangat selektif dalam memilih saham yang ingin dibeli. Oleh karena itu, investor asing harus lebih hati-hati dalam memilih saham yang ingin dibeli, dan harus memiliki strategi investasi yang lebih baik untuk menghadapi situasi ekonomi yang tidak stabil.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260812083441-17-758454/ihsg-ambruk-asing-terciduk-kompak-lepas-10-saham-ini, without altering the facts of the original article.

Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik, IHSG Masih Volatil

**Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik, IHSG Masih Volatil** **Pembuka** Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 1,53% ke level 6.267,88 pada perdagangan Selasa (11/8), membuat investor semakin waspada. Deretan saham seperti KLBF, STAR, dan ISAT menjadi penggerak utama perdagangan, sementara DCII, BBCA, dan ASII mengalami penurunan. **Momen Penentu di Menit Akhir** APA YANG TERJADI Fakta dan kronologi kejadian berdasarkan referensi: Pada perdagangan Selasa (11/8), IHSG ditutup turun 1,53% ke level 6.267,88. Investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp279,98 miliar di pasar reguler dan Rp687,80 miliar di seluruh pasar. Dari sisi sektoral, 10 dari 11 sektor berakhir di zona merah. Sektor Industrials mencatat penurunan terbesar sebesar 3,49%, sedangkan sektor Healthcare menjadi satu-satunya sektor yang menguat dengan kenaikan 0,19%. Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda – Investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp279,98 miliar di pasar reguler dan Rp687,80 miliar di seluruh pasar. – 10 dari 11 sektor berakhir di zona merah. – Sektor Industrials mencatat penurunan terbesar sebesar 3,49%. Apa Artinya Ini ke Depan? MENGAPA & DAMPAK Kejadian ini menunjukkan bahwa IHSG masih sangat volatil dan rentan terhadap perubahan kondisi pasar. Pemain pasar harus tetap waspada dan siap menghadapi kemungkinan penurunan harga saham. Investor asing yang mencatatkan net sell juga menunjukkan bahwa mereka tidak yakin dengan kondisi pasar saat ini. Tiga Saham yang Masih Menjanjikan Dalam situasi pasar yang volatil, beberapa saham masih menjanjikan untuk dilihat. Pertama, PT Aman Agrindo Tbk (GULA) tengah menjalankan tiga proyek strategis untuk mengembangkan bisnis gula terintegrasi. Kedua, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) membukukan pendapatan sebesar US$1 miliar pada semester I-2026, meningkat 8,81% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Ketiga, PT UBC Medical Indonesia Tbk (LABS) mengumumkan rencana pembelian kembali saham (buyback) dengan dana maksimum Rp12,60 miliar. Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh PENUTUP Dalam kesimpulan, IHSG masih sangat volatil dan rentan terhadap perubahan kondisi pasar. Namun, beberapa saham seperti GULA, ITMG, dan LABS masih menjanjikan untuk dilihat. Investor harus tetap waspada dan siap menghadapi kemungkinan penurunan harga saham. Jalan panjang masih harus ditempuh untuk mencapai kondisi pasar yang stabil. **Keyword Utama:** – IHSG – Saham – Pasar – Volatilitas – Investasi **Output:** 900-1200 kata.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260812082529-17-758449/ihsg-masih-volatil-deretan-saham-ini-menarik-buat-dilirik, without altering the facts of the original article.

Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.840, Ekonomi Indonesia Menghadapi Tekanan

**Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.840, Ekonomi Indonesia Menghadapi Tekanan** **Pembuka** Rupiah melemah tipis 0,06% menjadi Rp17.840 per dolar AS pada perdagangan pagi hari ini, mengakhiri tren penguatan selama empat hari perdagangan beruntun. Tekanan ini berlanjut dari perdagangan sebelumnya, di mana rupiah ditutup melemah 0,45% ke level Rp17.830/US$. **Momen Penentu di Menit Akhir** Fakta dan kronologi kejadian berdasarkan referensi adalah sebagai berikut: pada pembukaan perdagangan Rabu (12/8/2026), rupiah melemah tipis 0,06% ke posisi Rp17.840/US$. Pelemahan tersebut melanjutkan tekanan pada perdagangan sebelumnya, di mana rupiah ditutup melemah 0,45% ke level Rp17.830/US$ pada perdagangan sebelumnya. Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau menguat tipis 0,03% ke posisi 99,851. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Dalam laporan pekan lalu, kondisi pasar tenaga kerja yang melambat membuka ruang bagi The Fed untuk menahan suku bunga, tetapi risiko inflasi masih membatasi peluang pelonggaran kebijakan. Presiden The Fed Chicago Austan Goolsbee mengatakan bank sentral saat ini lebih mencemaskan inflasi yang terlalu tinggi dibandingkan pelemahan pasar tenaga kerja. Pernyataan tersebut membuat pasar tetap berhati-hati menjelang rilis data inflasi. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Pergerakan rupiah hari ini masih akan dipengaruhi dinamika dolar AS menjelang pengumuman inflasi konsumen periode Juli. Data tersebut akan menjadi petunjuk terbaru bagi pasar dalam memperkirakan arah suku bunga bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed). Pasar kini memperhitungkan peluang sebesar 52% bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga dalam pertemuan September. Sementara peluang kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin berada di level 48%. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda (Lanjutan)** Risiko inflasi juga kembali meningkat setelah harga minyak bergerak naik menyusul serangan terhadap jalur pelayaran penting di Timur Tengah. Kenaikan harga energi berpotensi menjaga tekanan harga tetap tinggi dan mempertahankan dukungan terhadap dolar AS. Selain itu, rupiah juga belum memperoleh dukungan kuat dari data penjualan eceran. Penjualan eceran Indonesia masih terkontraksi 3% secara tahunan pada Juni 2026 dan telah mencatat penurunan selama tiga bulan berturut-turut. **Apa Artinya Ini ke Depan? (Lanjutan)** Indeks Penjualan Riil naik 0,7% menjadi 225,0 setelah turun 1,5% pada Mei, ditopang permintaan masyarakat selama periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan libur sekolah. Meskipun membaik dari kontraksi 3,9% pada Mei, realisasinya masih jauh di bawah perkiraan awal yang mengarah pada pertumbuhan 1,8%. Data tersebut menunjukkan momentum konsumsi domestik belum sepenuhnya pulih sehingga menjadi sentimen yang membatasi pergerakan rupiah. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Dalam jangka panjang, ekonomi Indonesia masih menghadapi tekanan dari inflasi dan kondisi pasar tenaga kerja. Oleh karena itu, perlu adanya strategi kebijakan yang tepat untuk mengatasi masalah ini. Bank sentral dan pemerintah harus bekerja sama untuk menciptakan kondisi ekonomi yang stabil dan seimbang. Dengan demikian, rupiah dapat meningkat dan ekonomi Indonesia dapat tumbuh dengan stabil.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260812082744-17-758451/rupiah-dibuka-melemah-dolar-as-naik-ke-rp17840, without altering the facts of the original article.

IHSG Sesi I Dibuka Menguat 0,16% ke Level 6.277, Pasar Saham Indonesia Berada di Level Kenaikan

**IHSG Sesi I Dibuka Menguat 0,16% ke Level 6.277, Pasar Saham Indonesia Berada di Level Kenaikan** **Momen Penentu di Menit Akhir** Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Rabu (12/8/2026), setelah terkoreksi tajam pada perdagangan kemarin. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pada pukul 09.00 WIB IHSG berada di level 6.277,76 atau terapresiasi 0,16% dari penutupan sebelumnya. Nilai transaksi mencapai Rp 81,84 miliar dengan volume perdagangan 174,92 juta saham dalam 23.182 juta kali transaksi. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** IHSG dibuka menguat pada perdagangan Rabu, setelah terkoreksi tajam pada perdagangan kemarin. Pada pukul 09.00 WIB, IHSG berada di level 6.277,76 atau terapresiasi 0,16% dari penutupan sebelumnya. Nilai transaksi mencapai Rp 81,84 miliar dengan volume perdagangan 174,92 juta saham dalam 23.182 juta kali transaksi. Sebanyak 190 saham menguat, 91 saham melemah, dan 316 saham masih belum bergerak. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Pasar keuangan Indonesia pada Rabu (12/8/2026) akan menghadapi dua agenda penting, yakni rilis inflasi Amerika Serikat (AS) dan pengumuman MSCI August 2026 Index Review. Data inflasi akan menjadi penentu arah dolar AS, yield US Treasury, rupiah, dan pasar saham global. Sementara itu, hasil peninjauan MSCI menjadi perhatian khusus investor domestik karena dapat mempengaruhi bobot saham Indonesia serta foreign flow. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Rilis inflasi AS periode Juli akan menjadi momen penentu di menit akhir. Inflasi tahunan diperkirakan melandai menjadi 3,4% dari 3,5% pada Juni. Namun, secara bulanan harga konsumen diperkirakan kembali naik 0,1% setelah turun 0,4% pada Juni. Penurunan pada bulan sebelumnya banyak dipengaruhi oleh melemahnya harga energi. Inflasi inti, yang tidak memasukkan harga makanan dan energi, diperkirakan turun menjadi 2,5% secara tahunan dari 2,6%. Secara bulanan, inflasi inti diproyeksikan naik 0,2% setelah tidak mengalami perubahan pada Juni. Pasar akan memberikan perhatian lebih besar terhadap inflasi inti karena indikator tersebut menggambarkan tekanan harga yang lebih mendasar. Pengumuman MSCI August 2026 Index Review juga menjadi perhatian khusus investor domestik karena dapat mempengaruhi bobot saham Indonesia serta foreign flow. Namun, rebalancing kali ini tidak berjalan normal untuk saham Indonesia. MSCI masih mempertahankan pembekuan sejumlah perubahan indeks karena kekhawatiran mengenai transparansi struktur kepemilikan saham, ketepatan perhitungan free float, serta dugaan aktivitas perdagangan terkoordinasi. Dalam review Agustus, MSCI tidak akan menambahkan saham Indonesia ke MSCI Investable Market Indexes. Kenaikan Foreign Inclusion Factor atau FIF dan jumlah saham yang diperhitungkan dalam indeks juga tetap dibekukan. Selain itu, tidak akan ada kenaikan kelas saham Indonesia berdasarkan ukuran kapitalisasi pasar, termasuk perpindahan dari indeks Small Cap menuju Standard. Meski demikian, MSCI tetap dapat mengeluarkan saham yang masuk dalam kerangka High Shareholding Concentration. Penyedia indeks tersebut juga masih dapat menyesuaikan estimasi free float berdasarkan data keterbukaan pemegang saham dengan kepemilikan di atas 1%. Pasar akan memberikan perhatian lebih besar terhadap inflasi inti karena indikator tersebut menggambarkan tekanan harga yang lebih mendasar. Tekanan yang masih kuat pada harga jasa dan tempat tinggal dapat menunjukkan bahwa proses penurunan inflasi belum berjalan secara merata. Inflasi yang lebih rendah dari perkiraan dapat memperbesar peluang penurunan suku bunga The Fed serta menekan dolar AS dan yield US Treasury. Sebaliknya, angka yang lebih tinggi dapat membuat The Fed mempertahankan kebijakan moneter ketat lebih lama. Dalam kesimpulan, IHSG dibuka menguat pada perdagangan Rabu, setelah terkoreksi tajam pada perdagangan kemarin. Pasar keuangan Indonesia akan menghadapi dua agenda penting, yakni rilis inflasi AS dan pengumuman MSCI August 2026 Index Review. Data inflasi akan menjadi penentu arah dolar AS, yield US Treasury, rupiah, dan pasar saham global. Sementara itu, hasil peninjauan MSCI menjadi perhatian khusus investor domestik karena dapat mempengaruhi bobot saham Indonesia serta foreign flow.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260812084604-17-758461/ihsg-sesi-i-dibuka-menguat-016-ke-level-6277, without altering the facts of the original article.

Timah Pimpin Kenaikan Laba 804%, Danantara Bikin Cuan BUMN Makin Tebal

**Timah Pimpin Kenaikan Laba 804%, Danantara Bikin Cuan BUMN Makin Tebal** **Momen Penentu di Menit Akhir** PT Timah (Persero) Tbk. (TINS) mencatatkan kenaikan laba yang luar biasa, mencapai 804,7% dalam semester pertama tahun 2026. Laba bersih perusahaan tambang pelat merah ini meningkat dari Rp 300 miliar menjadi Rp 2,71 triliun. Kenaikan ini membuat PT Timah menjadi perusahaan BUMN yang paling berprestasi dalam semester pertama tahun 2026. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Laporan keuangan semester pertama tahun 2026 juga menunjukkan kenaikan laba pada beberapa perusahaan BUMN lainnya. PT Pupuk Indonesia mencatatkan laba bersih Rp 8,51 triliun, meningkat 253% dari Rp 2,41 triliun pada semester pertama tahun 2025. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR) juga meningkatkan laba bersihnya, mencapai Rp 193,46 miliar, meningkat 196,5% dari Rp 65,24 miliar pada semester pertama tahun 2025. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Menurut Managing Partner BUMN Research Group LM FEB UI, Toto Pranoto, kinerja keuangan BUMN masih ditopang oleh perusahaan-perusahaan blue chips yang sedari dulu menjadi motor penggerak revenue dan profit total BUMN. “Perbaikan kinerja BUMN perlu terus didorong melalui proses streamlining atau penataan dan konsolidasi perusahaan negara,” kata Toto. Ia juga menilai bahwa langkah streamlining BUMN akan mendorong efisiensi jumlah perusahaan negara akan semakin efektif dan efisien. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Dalam beberapa tahun terakhir, BUMN telah mencatatkan kenaikan laba yang signifikan. Namun, masih ada beberapa perusahaan BUMN yang belum mencapai kinerja yang diharapkan. Oleh karena itu, perbaikan kinerja BUMN perlu terus didorong melalui proses streamlining dan penataan. Dengan demikian, BUMN dapat meningkatkan efisiensi dan efektifitasnya, serta meningkatkan kinerja keuangan yang lebih baik. Dalam laporan keuangan semester pertama tahun 2026, juga terdapat beberapa perusahaan BUMN yang berhasil membalikkan keadaan dari kerugian menjadi laba. PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. (KRAS) berhasil keluar dari kerugian sekitar Rp 1,74 triliun menjadi laba sekitar Rp 150 miliar hingga Rp 185 miliar. PT Kimia Farma (Persero) Tbk. (KAEF) juga berbalik dari rugi Rp 135,61 miliar menjadi laba Rp 54,07 miliar. Dengan kenaikan laba yang signifikan, BUMN dapat meningkatkan pendapatan negara dan meningkatkan kinerja keuangan yang lebih baik. Oleh karena itu, perbaikan kinerja BUMN perlu terus didorong melalui proses streamlining dan penataan. Dengan demikian, BUMN dapat meningkatkan efisiensi dan efektifitasnya, serta meningkatkan kinerja keuangan yang lebih baik. Pertumbuhan laba BUMN juga terlihat dalam sektor jasa keuangan dan logistik. PT Pegadaian (Persero) membukukan kenaikan laba 84,6% menjadi Rp 6,59 triliun, disusul PT Pelindo (Persero) yang tumbuh 60,4% menjadi Rp 2,57 triliun. Begitu juga PTPN IV PalmCo mencatatkan kenaikan 54% menjadi Rp 3,23 triliun. Dari sektor perbankan, PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) tumbuh 40,8% menjadi Rp 2,40 triliun. PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) juga mencatatkan pertumbuhan laba 24,3% menjadi Rp 30,41 triliun. Pertumbuhan laba BUMN juga terlihat dalam sektor geothermal. PT Pertamina Geothermal Energy mencatatkan pertumbuhan laba 15,5% menjadi US$ 79,61 juta dolar. Dengan pertumbuhan laba yang signifikan, BUMN dapat meningkatkan pendapatan negara dan meningkatkan kinerja keuangan yang lebih baik. Dalam beberapa tahun terakhir, BUMN telah mencatatkan kenaikan laba yang signifikan. Namun, masih ada beberapa perusahaan BUMN yang belum mencapai kinerja yang diharapkan. Oleh karena itu, perbaikan kinerja BUMN perlu terus didorong melalui proses streamlining dan penataan. Dengan demikian, BUMN dapat meningkatkan efisiensi dan efektifitasnya, serta meningkatkan kinerja keuangan yang lebih baik.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260812085115-17-758458/danantara-bikin-cuan-bumn-makin-tebal-timah-pimpin-kenaikan-laba-804, without altering the facts of the original article.

AS-Houthi Serang Kapal-Kapal, Konflik di Timteng Meningkatkan Risiko Kekacauan

**AS-Houthi Serang Kapal-Kapal, Konflik di Timteng Meningkatkan Risiko Kekacauan** **Pembuka** Ketegangan Timur Tengah kembali memanas setelah Amerika Serikat (AS) dan kelompok Houthi Yaman melaporkan serangan terpisah terhadap kapal-kapal pada Selasa. Eskalasi ini terjadi ketika upaya mengakhiri perang Iran yang telah berlangsung selama lima bulan kembali menemui jalan buntu. **Momen Penentu di Menit Akhir** Pada Selasa, kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran melaporkan telah menyerang kapal Saudi yang membawa peralatan militer di Selat Bab el-Mandeb. Kantor berita Saba yang dikelola Houthi melaporkan serangan itu dilakukan setelah kelompok tersebut pada 20 Juli menyatakan akan memberlukan blokade laut terhadap Arab Saudi di Laut Merah. Kementerian Transportasi Yaman juga menyebut empat awak kapal kargo kecil tewas dalam dugaan serangan Houthi di Bab el-Mandeb. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Di sisi lain, militer AS mengatakan sebuah helikopter MH-60 Angkatan Laut AS menembakkan dua rudal Hellfire untuk melumpuhkan sistem kemudi kapal kargo berbendera Panama. Kapal tersebut disebut mengabaikan peringatan berulang kali untuk menghentikan pelanggaran terhadap blokade laut AS di sekitar pelabuhan Iran. Sumber-sumber maritim mengatakan, kapal itu terkena tembakan ketika berada di lepas pantai Pakistan dan sedang menuju Teluk Oman. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Insiden tersebut menambah risiko bentrokan di jalur pelayaran yang menjadi sangat penting bagi perdagangan energi dunia. Selat Hormuz menjadi titik paling krusial dalam konflik ini karena sebelum perang pecah, jalur tersebut menjadi rute bagi sekitar seperlima arus minyak dan gas alam cair (LNG) dunia. Dengan ribuan orang telah tewas sejak AS dan Israel menyerang Iran pada 28 Februari, ancaman eskalasi semakin besar setelah penasihat Garda Revolusi Iran Mohammad Reza Naqdi mengatakan Teheran tengah mengembangkan kemampuan untuk menjalankan operasi “di wilayah musuh.” **Mengapa & Dampak** Ketegangan di Timur Tengah meningkat setelah pejabat senior keamanan Iran Mohsen Rezaei menegaskan Selat Hormuz tidak akan dibuka selama Washington belum memenuhi tuntutan Teheran. “Selama Amerika tidak mengubah perilakunya dan tidak menerima syarat-syarat Iran, Selat Hormuz tidak akan dibuka,” kata Rezaei, seperti dikutip Tasnim, Rabu (12/8/2026). Tuntutan Iran mencakup pencairan aset negara yang dibekukan serta penghentian perang di seluruh kawasan, termasuk konflik di Lebanon dan Gaza. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Pernyataan tersebut muncul sehari setelah Presiden AS Donald Trump meminta Iran membayar kompensasi bagi korban berbagai perang, serangan, dan aksi protes selama 50 tahun terakhir. Trump sebelumnya beberapa kali mengancam eskalasi sekaligus mengisyaratkan peluang tercapainya kesepakatan damai. Namun, dalam wawancara dengan Real America’s Voice, ia mengakui ketidakpastian dapat berlangsung lebih lama. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Serangan tersebut turut memicu kekhawatiran pasar terhadap pasokan energi global. Harga minyak Brent naik 1,4% menjadi US$88,91 per barel, sementara minyak mentah AS menguat 1,3% menjadi US$83,20 per barel. Dengan situasi seperti ini, sulit untuk mengetahui apa yang akan terjadi di masa depan, tetapi satu hal yang jelas adalah bahwa konflik di Timur Tengah akan terus berdampak pada pasar energi global.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/news/20260812062409-4-758432/breaking-timteng-panas-lagi-as-houthi-serang-kapal-kapal, without altering the facts of the original article.

Bos Bea Cukai Klaim Kinerja Membaik, Namun Sempat Terancam Dibubarkan oleh Pemerintah

**Bos Bea Cukai Klaim Kinerja Membaik, Namun Sempat Terancam Dibubarkan oleh Pemerintah** Direktur Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Djaka Budhi Utama menegaskan bahwa institusinya terus melakukan pembenahan untuk meningkatkan kualitas layanan, pengawasan, dan penindakan di bidang kepabeanan serta cukai. Menurut Djaka, upaya perbaikan tersebut mulai terlihat dari semakin intensifnya pengawasan dan penindakan terhadap berbagai praktik penyelundupan maupun pelanggaran yang berpotensi merugikan penerimaan negara. **Momen Penentu di Menit Akhir** DJBC sebelumnya sempat menjadi sorotan Presiden Prabowo Subianto. Pada akhir tahun lalu, Prabowo bahkan memberi peringatan keras bahwa institusi tersebut harus menunjukkan perbaikan nyata dalam waktu satu tahun atau berisiko dibubarkan dan digantikan oleh lembaga survei independen Société Générale de Surveillance (SGS). Namun, seiring sejumlah langkah pembenahan yang dilakukan, wacana pembubaran tersebut dinilai semakin mereda. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** 1. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan Presiden kini melihat adanya perkembangan positif di tubuh Bea Cukai, khususnya dalam memperkuat pengawasan dan penindakan terhadap peredaran barang ilegal. 2. Purbaya menilai perubahan sikap Presiden menjadi sinyal bahwa upaya reformasi yang dilakukan DJBC mulai membuahkan hasil. 3. DJBC telah melakukan sejumlah langkah pembenahan, termasuk intensifikasi pengawasan dan penindakan terhadap berbagai praktik penyelundupan maupun pelanggaran. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Kinerja DJBC yang telah membaik menjadi sinyal bahwa upaya reformasi yang dilakukan institusi tersebut mulai membuahkan hasil. Hal ini juga menunjukkan bahwa pemerintah telah berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan dan pengawasan di bidang kepabeanan serta cukai. Namun, masih banyak jalan yang harus ditempuh untuk meningkatkan kinerja DJBC dan memastikan bahwa institusi tersebut dapat menjalankan tugas-tugasnya dengan efektif dan efisien. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Djaka Budhi Utama menegaskan bahwa DJBC akan terus melakukan pembenahan untuk meningkatkan kualitas layanan, pengawasan, dan penindakan di bidang kepabeanan serta cukai. Ia juga mengharapkan dukungan dari masyarakat untuk meningkatkan kinerja institusi tersebut. Dengan demikian, DJBC dapat terus meningkatkan kinerja dan memastikan bahwa institusi tersebut dapat menjalankan tugas-tugasnya dengan efektif dan efisien.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/news/20260812063011-4-758431/sempat-terancam-dibubarkan-bos-bea-cukai-klaim-kinerja-membaik, without altering the facts of the original article.

Trump Kabur dari Turki Pakai Pesawat Rahasia, Iran Siap Mengambil Tindakan

**Trump Kabur dari Turki Pakai Pesawat Rahasia, Iran Siap Mengambil Tindakan** **Pembuka** Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengambil langkah-langkah keamanan yang ketat saat meninggalkan Turki setelah menghadiri KTT NATO di Ankara. Menurut laporan, Trump menggunakan pesawat rahasia untuk meninggalkan Turki karena adanya ancaman pembunuhan dari Iran. **Momen Penentu di Menit Akhir** Fakta dan kronologi kejadian berdasarkan referensi adalah sebagai berikut. Trump terbang ke Ankara menggunakan pesawat Boeing 747 yang merupakan hadiah dari Qatar dan baru selesai menjalani renovasi. Namun, secara mengejutkan ia mengumumkan akan menggunakan Air Force One lama saat meninggalkan Turki. Setelah berada di dalam pesawat, Trump ternyata dipindahkan secara diam-diam menggunakan truk katering bandara menuju pesawat lain, yakni Air Force C-32A. The New York Times melaporkan hal serupa dengan mengutip sejumlah pejabat AS yang tidak disebutkan namanya. Langkah tersebut disebut sebagai operasi pengelabuan untuk menyamarkan keberadaan Trump di tengah meningkatnya ancaman terhadap keselamatannya. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** 1. Trump awalnya terlihat menaiki pesawat Air Force One lama di Ankara untuk terbang menuju Inggris, namun setelah berada di dalam pesawat, ia dipindahkan secara diam-diam menggunakan truk katering bandara menuju pesawat lain, yakni Air Force C-32A. 2. Pesawat C-32A yang membawa Trump tiba di Inggris sekitar pukul 22.20 waktu setempat, beberapa menit sebelum Air Force One lama yang membawa rombongan media. 3. Trump kemudian terlihat turun dari pesawat Air Force One lama sekitar pukul 22.56 dan memberikan isyarat damai kepada wartawan tanpa memberikan keterangan. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Ancaman terhadap Trump dan stafnya dari Iran menunjukkan bahwa situasi keamanan di region ini sangat sensitif. Iran telah mengancam untuk mengambil tindakan jika Trump terus menempatkan kepentingan AS di atas kepentingan Iran. Dengan menggunakan pesawat rahasia, Trump menunjukkan bahwa ia siap untuk mengambil langkah-langkah keamanan yang ketat untuk melindungi dirinya dan stafnya. **Mengapa & Dampak** Trump menggunakan pesawat rahasia karena adanya ancaman pembunuhan dari Iran. Ancaman ini menunjukkan bahwa situasi keamanan di region ini sangat sensitif dan bahwa Iran siap untuk mengambil tindakan jika Trump terus menempatkan kepentingan AS di atas kepentingan Iran. Dengan menggunakan pesawat rahasia, Trump menunjukkan bahwa ia siap untuk mengambil langkah-langkah keamanan yang ketat untuk melindungi dirinya dan stafnya. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Situasi keamanan di region ini masih sangat sensitif dan kompleks. Ancaman terhadap Trump dan stafnya dari Iran menunjukkan bahwa situasi ini akan terus berlanjut. Oleh karena itu, Trump harus terus mengambil langkah-langkah keamanan yang ketat untuk melindungi dirinya dan stafnya. Selain itu, AS harus terus berupaya untuk meningkatkan hubungan dengan Iran dan mengakhiri ancaman terhadap keamanan di region ini.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/news/20260812071009-4-758435/geger-trump-kabur-dari-turki-pakai-pesawat-rahasia-diincar-iran, without altering the facts of the original article.

Korut Tembakan Rudal ke Laut Jepang, Kim Jong Un Ngamuk dan Meningkatkan Ketegangan

**Korut Tembakan Rudal ke Laut Jepang, Kim Jong Un Ngamuk dan Meningkatkan Ketegangan** Rabu, 12 Agustus 2026, Korea Utara (Korut) sekali lagi meluncurkan rudal balistik ke arah perairan timur Semenanjung Korea, menurut militer Korea Selatan. Rudal tersebut diduga jatuh di luar zona ekonomi eksklusif (ZEE) Jepang. **Momen Penentu di Menit Akhir** Kepala Staf Gabungan Korea Selatan (JCS) mengatakan rudal diluncurkan dari wilayah Wonsan sekitar pukul 06.00 waktu setempat atau pukul 21.00 GMT pada Selasa. Militer Korea Selatan langsung meningkatkan pengawasan dan mempertahankan kesiagaan untuk mengantisipasi kemungkinan peluncuran tambahan. “Militer kami telah meningkatkan pengawasan dan kesiagaan, sembari berbagi informasi secara erat dengan Amerika Serikat dan Jepang,” kata JCS. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Rudal balistik yang diluncurkan oleh Korut ini bukanlah pertama kalinya. Pekan lalu, militer Korea Selatan melaporkan Korea Utara meluncurkan rudal balistik jarak pendek ke arah laut. Serangkaian peluncuran tersebut menunjukkan Pyongyang terus mengembangkan dan menguji kemampuan rudalnya di tengah ketegangan kawasan. Peluncuran terbaru tersebut terjadi menjelang latihan militer gabungan Korea Selatan dan Amerika Serikat yang dijadwalkan berlangsung pada 17-27 Agustus. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Peluncuran rudal oleh Korut ini meningkatkan ketegangan di kawasan tersebut. Pyongyang selama ini mengecam latihan militer gabungan Seoul-Washington sebagai tindakan provokatif. Korea Utara juga menilai dokumen pertahanan terbaru Jepang sebagai upaya untuk menghidupkan kembali militerisme Jepang. Dengan meningkatnya ketegangan, kemungkinan konflik antara Korea Utara dan Jepang meningkat. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Korut terus mengembangkan kemampuan rudalnya, dan peluncuran terbaru tersebut menunjukkan bahwa Pyongyang tidak memiliki niat untuk menghentikan aktivitas militernya. Dengan demikian, latihan militer gabungan Korea Selatan dan Amerika Serikat yang akan berlangsung pada 17-27 Agustus menjadi semakin penting untuk mengantisipasi perkembangan kemampuan nuklir dan persenjataan Korea Utara.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/news/20260812072343-4-758437/breaking-kim-jong-un-ngamuk-korut-tembak-rudal-ke-laut-jepang, without altering the facts of the original article.

Pembatasan Pembelian BBM Pertalite: Golongan Ini Harus Siap-Siap Menghadapi Harga yang Meningkat

**Pembatasan Pembelian BBM Pertalite: Golongan Ini Harus Siap-Siap Menghadapi Harga yang Meningkat** Menteri Keuangan (Menkeu) RI Purbaya Yudhi Sadewa dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sedang merancang pembatasan penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis subsidi seperti RON 90 atau Pertalite. Rencana pembatasan itu akan berlaku untuk golongan tertentu seperti desil 9 dan desil 10. Purbaya menjelaskan bahwa kemungkinan akan diimplementasikan pembatasan subsidi BBM Pertalite untuk kelompok atau desil 9 dan 10. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Pertama, desil 9 dan desil 10 adalah kelompok menengah atas dan kelas atas yang akan dipengaruhi oleh pembatasan penggunaan BBM Pertalite. Kedua, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa rencana pembatasan ini bertujuan untuk menyalurkan BBM bersubsidi tepat sasaran, sehingga subsidi yang seharusnya diberikan kepada golongan yang layak tidak lagi digunakan untuk golongan yang tidak perlu. Ketiga, pengguna sepeda motor tetap diperbolehkan membeli BBM Pertalite seperti biasanya, karena sepeda motor dianggap tidak termasuk kategori kendaraan mewah. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Pembatasan penggunaan BBM Pertalite bagi desil 9 dan desil 10 dapat berdampak signifikan bagi golongan-golongan tersebut. Mereka harus siap-siap menghadapi harga yang meningkat karena tidak lagi mendapatkan subsidi BBM Pertalite. Hal ini dapat mengubah pola konsumsi BBM mereka dan membuat mereka harus mencari alternatif lain untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar kendaraan mereka. Selain itu, pembatasan ini juga dapat berdampak pada ekonomi nasional, karena subsidi yang tidak lagi digunakan dapat dialihkan ke golongan-golongan yang lebih membutuhkan. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Pemerintah masih harus menyiapkan sistem pembatasan penggunaan BBM Pertalite bagi desil 9 dan desil 10. Hal ini memerlukan waktu dan upaya yang besar untuk mengatasi tantangan yang mungkin timbul. Selain itu, pemerintah juga harus memastikan bahwa golongan-golongan yang dipengaruhi oleh pembatasan ini dapat menyesuaikan diri dengan perubahan ini. Dengan demikian, pembatasan penggunaan BBM Pertalite dapat menjadi langkah yang efektif dalam meningkatkan efisiensi penggunaan BBM dan mengurangi subsidi yang tidak perlu digunakan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/news/20260812071251-4-758438/siap-siap-golongan-ini-kena-pembatasan-pembelian-bbm-pertalite, without altering the facts of the original article.