Ruben Onsu Ungkap Momen Emosional di Depan Ka’bah, Doa yang Mengharukan

Ruben Onsu baru-baru ini kembali dari perjalanan spiritualnya ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah umrah. Setelah tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Rabu (1/7/2026), Ruben Onsu tampak melempar senyum kepada awak media yang menunggunya. Ruben Onsu mengungkap momen emosional di depan Ka’bah yang sangat mengharukannya.

Momen Penentu di Depan Ka’bah

Ruben Onsu sangat bersyukur masih diberikan kesempatan oleh Tuhan untuk berkunjung ke rumah-Nya. Saat ditanya mengenai doa-doa yang ia panjatkan selama berada di depan Ka’bah, Ruben mengungkapkan dirinya tidak meminta hal yang muluk-muluk. Ia lebih memfokuskan diri pada ketenangan batin dan kemudahan dalam menjalani hidup. “Doa diberikan kemudahan untuk segala apapun yang kita kerjakan, yang kita jalani gitu,” kata ayah angkat Betrand Peto ini.

“Jadi di depan Ka’bah ya pengin doanya yang baik-baik ucapannya gitu, supaya Allah mudahkan semuanya,” sambungnya. Selain itu, Ruben juga menyelipkan doa agar dirinya senantiasa diberikan kelembutan hati. Selama umrah, pemilik nama lengkap Ruben Samuel Onsu ini mengaku banyak menghabiskan waktu sendiri untuk berdoa.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Ruben Onsu mengaku banyak menghabiskan waktu sendiri untuk berdoa dan melunturkan hati yang keras. “Terus melunturkan hati yang keras dan ya pokoknya banyak banget me-time untuk saya,” ucap Ruben. Namun, ada hal yang berbeda dalam perjalanan umrah Ruben kali ini. Jika sebelumnya ia banyak dibimbing, kali ini kakak Jordi Onsu tersebut merasa lebih mandiri dalam menjalankan setiap rukun ibadah.

“Ya kan awal-awal kalau bukan beliau (Ustaz pendamping) yang ajari, saya juga kan nggak ngerti. Kalau sekarang kan udah bisa turun sendiri, udah bisa doa sendiri gitu,” paparnya. Ruben Onsu akhirnya bertemu dengan kedua putrinya sebelum berangkat menunaikan ibadah umrah.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Ruben Onsu berharap doa-doa yang dipanjatkan selama umrah dapat membawa kemudahan dan ketenangan dalam hidupnya. Dengan pengalaman umrah yang keempat ini, Ruben Onsu semakin mendekatkan diri dengan Tuhan dan meningkatkan imannya.

Kini, Ruben Onsu siap menjalani hidup dengan penuh semangat dan harapan baru, setelah memperoleh pengalaman spiritual yang berharga di Tanah Suci.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Ruben Onsu masih memiliki jalan panjang dalam meningkatkan iman dan ketenangan batin. Namun, dengan pengalaman umrah yang telah dialaminya, Ruben Onsu siap menghadapi tantangan hidup dengan lebih baik. Ruben Onsu berharap dapat terus meningkatkan imannya dan menjadi pribadi yang lebih baik di masa depan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.tribunnews.com/seleb/7849156/pulang-ibadah-umrah-ruben-onsu-ungkap-doanya-di-depan-kabah, without altering the facts of the original article.

Catat! Hari Tasyrik 2026: Waktu Amalan, Bacaan Zikir, dan Larangan yang Wajib Dihindari

Hari Tasyrik 2026 akan segera tiba, dan umat Muslim di seluruh dunia perlu mengetahui waktu amalan, bacaan zikir, serta larangan yang wajib dihindari pada hari tersebut. Hari Tasyrik sendiri merupakan tiga hari setelah perayaan Idul Adha, yaitu pada tanggal 11, 12, dan 13 Zulhijah. Pada hari ini, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak bacaan zikir, tahlil, tahmid, dan takbir.

Apa yang Terjadi pada Hari Tasyrik?

Hari Tasyrik merupakan hari yang sangat penting bagi umat Muslim, terutama setelah perayaan Idul Adha. Pada hari ini, umat Muslim dianjurkan untuk melakukan berbagai amalan, seperti menyembelih hewan kurban, menikmati hidangan makanan, dan memperbanyak bacaan zikir. Menurut riwayat Abu Hurairah RA, Rasulullah mengutus Abdullah bin Hudzaifah untuk mengelilingi Kota Mina dan menyampaikan, “Janganlah kamu berpuasa pada hari ini (tasyrik) karena ia merupakan hari makan, minum, dan berzikir pada Allah.”

Mengapa Hari Tasyrik Penting?

Hari Tasyrik penting karena merupakan hari yang sangat spesial bagi umat Muslim. Pada hari ini, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak bacaan zikir, tahlil, tahmid, dan takbir. Selain itu, hari Tasyrik juga merupakan hari yang dilarang untuk berpuasa, seperti yang telah dijelaskan dalam hadis riwayat Al Bukhari dan Muslim. Oleh karena itu, umat Muslim perlu memahami betul apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan pada hari Tasyrik.

Amalan pada Hari Tasyrik

Pada hari Tasyrik, umat Muslim dapat melakukan berbagai amalan, seperti:

Menyembelih hewan kurban bagi umat Muslim yang mampu, sehingga bisa menyenangkan orang-orang sekitar yaitu berbagi kepada yang kurang mampu menjadi amalan utama yang bisa dilakukan pada hari tasyrik. Menikmati hidangan makanan dari hasil sembelihan dan disajikan kepada orang-orang sekitar. Ini juga menjadi salah satu amalan yang baik bagi umat Islam. Umat muslim juga disarankan untuk membaca tasmiyah (bismillah) dan takbir saat menyembelih hewan kurban.

Selain itu, umat Muslim juga dapat memperbanyak bacaan zikir, tahlil, tahmid, dan takbir. Berikut beberapa contoh bacaan zikir yang umum diamalkan pada hari Tasyrik:

Takbir: اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ، لَا إلَهَ إلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

Tahlil: لَا إلَهَ إلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ

Tahmid: الْحَمْدُ لِلَّهِ

Tasbih: سُبْحَانَ اللَّهِ

Larangan pada Hari Tasyrik

Pada hari Tasyrik, umat Muslim dilarang untuk berpuasa, baik puasa qada maupun puasa sunnah. Menjalankan puasa sunnah di tiga hari setelah perayaan Idul Adha tidak diperbolehkan di hari Tasyrik, baik puasa Senin-Kamis, puasa Daud, puasa qadha, atau puasa sunnah lainnya.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Hari Tasyrik 2026 akan segera tiba, dan umat Muslim perlu mempersiapkan diri untuk melakukan berbagai amalan dan menghindari larangan yang telah ditentukan. Dengan memahami betul apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan pada hari Tasyrik, umat Muslim dapat meningkatkan keimanannya dan mendapatkan pahala yang lebih banyak.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260529125405-29-738730/hari-tasyrik-2026-amalan-bacaan-zikir-dan-larangannya, without altering the facts of the original article.

3 Kesalahan Masak Jeroan Sapi yang Bikin Bau Amis Tak Hilang

Jeroan sapi menjadi salah satu bahan makanan yang banyak diolah saat Idul Adha. Mulai dari paru, babat, usus hingga limpa kerap dijadikan soto, gulai, sate sampai sambal goreng favorit keluarga. Namun, banyak orang masih mengeluhkan aroma amis atau prengus yang tetap muncul meski sudah memakai banyak rempah. Padahal, rahasia mengolah jeroan bukan hanya soal jahe atau serai, tetapi juga terletak pada teknik penanganannya sejak awal.

Beberapa metode berikut cukup umum digunakan untuk membantu mengurangi bau amis sekaligus membuat tekstur jeroan lebih empuk dan nyaman disantap. Sebagian orang langsung merebus jeroan setelah dicuci. Padahal, teknik perebusan bertahap sering digunakan saat mengolah jeroan untuk membantu mengurangi aroma menyengat.

Teknik Perebusan Bertahap

Teknik blanching atau perebusan awal juga cukup umum dipakai untuk membantu membersihkan sisa kotoran dan lemak yang masih menempel pada jeroan. Salah satu cara yang banyak dilakukan adalah memasukkan jeroan saat air masih dingin atau hangat, lalu memanaskannya perlahan hingga mendidih. Setelah direbus sekitar 10-15 menit, air rebusan pertama biasanya dibuang karena cenderung mengandung lemak dan aroma yang cukup kuat.

Mengurangi Aroma Menyengat

Hal ini jarang diperhatikan saat memasak jeroan. Sebagian orang memilih tidak menutup panci terlalu rapat ketika perebusan pertama berlangsung agar aroma tajam dapat keluar bersama uap panas. Cara ini memang bukan aturan wajib, tetapi cukup sering dipakai saat mengolah jeroan agar bau prengus tidak terlalu kuat.

Penggunaan Garam dan Jeruk Nipis

Menambahkan garam sejak awal sebenarnya tidak sepenuhnya salah. Namun, sebagian orang memilih menambahkan garam setelah perebusan pertama selesai agar rasa dan tekstur jeroan tetap terjaga. Penggunaan garam berlebihan di tahap awal juga dapat membuat rasa jeroan menjadi terlalu tajam sebelum bumbu lain meresap sempurna. Jeruk nipis atau cuka cukup populer digunakan untuk membantu mengurangi aroma amis pada jeroan. Kandungan asamnya dapat membantu menetralisir bau yang kuat.

Teknik Penjual Soto dan Pendinginan yang Tepat

Sejumlah penjual soto memilih merebus jeroan secara terpisah sebelum dicampurkan ke kuah utama. Setelah direbus, jeroan biasanya didiamkan sejenak agar aroma tajam berkurang terlebih dahulu. Cara ini dinilai membantu rasa kuah tetap lebih bersih dan tidak terlalu prengus. Setelah direbus, jeroan sebaiknya tidak langsung ditutup rapat saat masih sangat panas. Membiarkannya sedikit mendingin sebelum disimpan dapat membantu mengurangi kelembapan berlebih di dalam wadah.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dengan cara yang benar, jeroan sapi bisa terasa lebih gurih, empuk dan tetap nikmat disantap tanpa aroma menyengat yang berlebihan. Menggunakan banyak rempah belum tentu membuat jeroan otomatis bebas bau amis. Teknik pembersihan, perebusan bertahap dan pengolahan yang tepat justru menjadi faktor yang lebih penting.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260529143758-29-738782/kesalahan-masak-ini-bisa-bikin-jeroan-sapi-tetap-bau-amis, without altering the facts of the original article.

Sapi Kurban Prabowo-Gibran Disembelih di IKN, Basuki: Ini Bagian dari Ibadah

Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk pertama kalinya menyelenggarakan Salat Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Negara IKN pada Rabu (27/5/2026). Kegiatan ini juga diiringi dengan penyaluran ribuan paket daging kurban kepada masyarakat sekitar IKN dan para pekerja di kawasan pembangunan IKN. Salah satu sapi kurban yang diserahkan berasal dari Presiden Prabowo dan Wapres Gibran. Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyatakan bahwa penyelenggaraan Iduladha ini merupakan bagian dari ibadah.

Momen Penyerahan Hewan Kurban

Salat Iduladha dilaksanakan di Masjid Negara IKN dengan khotbah yang disampaikan oleh Ust. KH. Athian Ali M. Da’i, Lc., M.A., Ketua Forum Ulama Umat Indonesia. Dalam khotbahnya, ia menyampaikan bahwa setiap orang beriman akan menghadapi ujian dari Allah SWT dan bahwa ukuran keimanan seorang muslim tercermin dari kecintaannya kepada Allah SWT yang melebihi kecintaannya terhadap dunia dan seluruh isinya. Usai pelaksanaan salat, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan hewan kurban. Tahun ini, terkumpul 29 ekor sapi dan 9 ekor kambing dari para shohibul kurban. Dari jumlah tersebut, dua ekor sapi merupakan bantuan kemasyarakatan Presiden Republik Indonesia dan satu ekor sapi merupakan bantuan kemasyarakatan Wakil Presiden Republik Indonesia.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Sebanyak 13 ekor sapi didistribusikan ke sejumlah kecamatan dalam wilayah delineasi IKN. Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, turut berpartisipasi sebagai shohibul kurban dengan menyerahkan satu ekor sapi. “Hari ini kita melaksanakan Salat Iduladha di Masjid Negara IKN dan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban. Mudah-mudahan ini menjadi ibadah bagi kita semua. Semua kurban ini dari warga untuk warga,” ujar Basuki. Melalui pelaksanaan kurban tahun ini, diperkirakan akan disalurkan sebanyak 4895 paket daging kurban dialokasikan bagi masyarakat di sembilan desa dan kelurahan sekitar IKN.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Selain itu, 1.090 paket disalurkan kepada para pekerja di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), yang meliputi petugas kebersihan, keamanan, resepsionis, pekerja konstruksi, dan pekerja non-konstruksi. Pelaksanaan kurban di IKN juga melibatkan peternak lokal. Salah seorang peternak asal Samboja, Rosibul Aklil, mengatakan bahwa pembelian ternak untuk kebutuhan kurban memberikan manfaat bagi usahanya. Dengan demikian, penyelenggaraan Iduladha di IKN tidak hanya memiliki makna ibadah, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Otorita IKN berencana untuk terus meningkatkan kegiatan keagamaan dan sosial di kawasan IKN. Dengan kesuksesan penyelenggaraan Iduladha perdana, diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilakukan di masa mendatang. Sapi kurban dari Presiden Prabowo dan Wapres Gibran merupakan simbol komitmen kepedulian terhadap masyarakat. Basuki Hadimuljono menekankan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dari semangat berbagi dan kepedulian sosial. Ke depannya, IKN diharapkan menjadi contoh bagi kawasan lain dalam penyelenggaraan kegiatan keagamaan dan sosial yang berkelanjutan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260529130218-30-738732/penampakan-sapi-prabowo-gibran-disembelih-di-ikn-basuki-ucapkan-ini, without altering the facts of the original article.

Industri Syariah di Ujung Tanduk: Spin Off dan Strategi Bertahan di Tengah Gejolak

Industri syariah di Indonesia saat ini berada di ujung tanduk. Melemahnya pasar modal dan rupiah telah memberikan dampak signifikan pada industri ini, terutama pada konsep spin off yang menjadi strategi bertahan bagi perusahaan syariah. Spin off, yang merupakan pemisahan unit bisnis syariah dari induk perusahaan, kini menjadi pertanyaan besar apakah dapat bertahan di tengah gejolak ekonomi.

Momen Penentu di Menit Akhir

Pasar modal Indonesia telah mengalami tekanan besar dalam beberapa waktu terakhir. Rupiah yang melemah terhadap dolar AS telah mempengaruhi kinerja investasi, termasuk dalam sektor syariah. Banyak perusahaan yang mengandalkan spin off sebagai strategi untuk meningkatkan efisiensi dan fokus pada bisnis syariah, namun kini面临 tantangan besar. Melemahnya pasar modal dan rupiah membuat investor semakin berhati-hati dalam menanamkan modalnya, termasuk pada produk syariah.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Pertama, industri syariah memiliki karakteristik unik yang membedakannya dari industri konvensional. Prinsip syariah yang melarang transaksi yang mengandung unsur gharar (ketidakpastian) dan maisir (perjudian) membuat industri ini lebih tahan terhadap gejolak ekonomi. Kedua, spin off menjadi strategi yang diambil oleh beberapa perusahaan syariah untuk meningkatkan efisiensi dan fokus pada bisnis syariah. Ketiga, melemahnya rupiah telah mempengaruhi daya kompetitif produk syariah di pasar internasional.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Dengan kondisi saat ini, industri syariah harus beradaptasi dan meningkatkan strategi untuk bertahan. Spin off dapat menjadi salah satu strategi yang efektif jika dilaksanakan dengan tepat. Perusahaan syariah harus meningkatkan efisiensi, meningkatkan kualitas produk, dan meningkatkan pelayanan kepada nasabah. Selain itu, regulator juga perlu memberikan dukungan dan insentif untuk meningkatkan pertumbuhan industri syariah.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Industri syariah masih memiliki potensi besar untuk tumbuh dan berkembang di Indonesia. Namun, perjalanan ke depan tidak akan mudah. Perusahaan syariah harus siap menghadapi tantangan dan terus meningkatkan strategi untuk bertahan. Dengan kerja sama antara regulator, industri, dan nasabah, industri syariah dapat melewati masa sulit ini dan menjadi lebih kuat di masa depan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260526211755-31-738266/video-arah-spin-off-daya-tahan-industri-syariah-di-tengah-gejolak, without altering the facts of the original article.

Penipuan Travel Umrah Rp12,14 Miliar: Korban Bertambah, Polisi Masih Buru Pelaku

Kasus penipuan travel umrah dengan nilai fantastis kembali terjadi di Indonesia. Kali ini, Polda Metro Jaya menetapkan Ahmad Syah Farhan (ASF) selaku pemilik Hanania Travel dan Direktur Utama (Dirut) PT Khazanah Tamma Internasional sebagai tersangka. Penipuan ini mengakibatkan kerugian hingga Rp12,14 miliar pada 128 korban yang tidak bisa berangkat umrah sesuai jadwal.

Penipuan yang Mengakibatkan Kerugian Besar

Kasus penipuan ini bermula dari laporan para korban yang merasa ditipu oleh Hanania Travel. Mereka telah membayar paket umrah, namun tidak diberangkatkan sesuai jadwal. Polda Metro Jaya menerima dua laporan terkait kasus penipuan umrah Hanania, dengan total kerugian mencapai Rp12,14 miliar. Laporan pertama dibuat oleh pelapor berinisial JSP dengan jumlah korban kurang lebih 128 orang dan total kerugian yang dilaporkan mencapai sekitar Rp12,145 miliar.

Setelah melakukan pemeriksaan, penyidik menetapkan ASF sebagai tersangka dan menahannya di Rumah Tahanan Direktorat Tahanan dan Barang Bukti Polda Metro Jaya. ASF dijerat dengan pasal dugaan penipuan dan atau penggelapan dan atau tindak pidana pencucian uang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 492 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dan/atau Pasal 486 KUHP dan/atau Pasal 607 KUHP.

Mengapa Kasus Penipuan Umrah Terjadi?

Kasus penipuan umrah seperti ini sering terjadi karena kurangnya pengawasan dan regulasi yang ketat pada industri travel umrah. Banyak travel umrah yang tidak memiliki izin resmi atau tidak menjalankan bisnisnya dengan transparan, sehingga memudahkan terjadinya penipuan. Selain itu, para korban juga sering kali tidak melakukan penelitian yang cukup sebelum mempercayakan uang mereka kepada travel umrah.

Dampak dan Apa Artinya ke Depan?

Kejadian ini tentu sangat berdampak pada para korban yang telah mempercayakan uang mereka untuk berangkat umrah. Mereka kini harus menunggu proses hukum yang panjang untuk mendapatkan kembali uang mereka. Kasus ini juga menunjukkan bahwa industri travel umrah masih memiliki banyak masalah yang perlu diselesaikan. Oleh karena itu, pemerintah dan pihak berwenang harus meningkatkan pengawasan dan regulasi pada industri ini untuk mencegah terjadinya penipuan serupa di masa depan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kedepannya, para korban akan terus menunggu proses hukum yang berjalan. Polda Metro Jaya masih terus melakukan penyelidikan dan penyidikan untuk mengungkap kasus ini lebih lanjut. Pemerintah juga harus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melakukan penelitian sebelum mempercayakan uang mereka kepada travel umrah. Dengan demikian, diharapkan kasus penipuan umrah seperti ini tidak akan terjadi lagi di masa depan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260601190920-29-739240/geger-penipuan-travel-umrah-rp1214-miliar-ini-kronologinya, without altering the facts of the original article.

3 Hal Penting tentang Mandi Wajib: Pengertian, Niat, dan Tata Cara yang Benar

Pengertian dan Niat Mandi Wajib

Mandi wajib memiliki beberapa jenis niat, yaitu niat mandi wajib umum, niat mandi wajib untuk perempuan setelah haid, dan niat mandi wajib setelah nifas. Niat mandi wajib umum dilakukan karena keluarnya air mani, berhubungan suami istri, atau karena junub. Niat mandi wajib untuk perempuan setelah haid dilakukan ketika darah haid berhenti mengalir sepenuhnya. Niat mandi wajib setelah nifas dilakukan ketika darah nifas berhenti atau sudah lewat masa 40 hari.

Tata Cara Mandi Wajib yang Benar

Tata cara mandi wajib sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW adalah sebagai berikut: membaca bismillah dan berniat, mencuci kedua telapak tangan, membersihkan kemaluan dan area sekitar, mencuci tangan kiri, kembali berwudhu seperti wudhu salat, mengguyur kepala sebanyak 3 kali, mengguyur seluruh tubuh dimulai dari sisi kanan, memastikan air merata ke seluruh bagian tubuh, dan membasuh kaki.

Mengapa Mandi Wajib Penting?

Mandi wajib penting karena merupakan salah satu syarat sahnya pelaksanaan ibadah-ibadah tertentu. Mandi wajib juga memiliki dampak besar pada kehidupan sehari-hari, yaitu membersihkan kotoran lahiriah dan membersihkan jiwa. Dengan melakukan mandi wajib, seseorang dapat menaati perintah Allah SWT dan meningkatkan kesucian dirinya.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Mandi wajib merupakan salah satu ibadah yang harus dilakukan secara rutin oleh setiap Muslim. Dengan memahami pengertian, niat, dan tata cara mandi wajib, seseorang dapat meningkatkan kesucian dirinya dan menaati perintah Allah SWT. Oleh karena itu, penting bagi setiap Muslim untuk memahami dan melaksanakan mandi wajib dengan benar.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260603151029-29-739815/mandi-wajib-pengertian-niat-tata-cara-dan-hal-yang-membatalkannya, without altering the facts of the original article.

Doa Akhir dan Awal Tahun Hijriah: Lengkap dengan Arab, Latin, dan Arti yang Mendalam

Umat Islam di seluruh dunia kini bersiap menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1448 H yang jatuh pada 1 Muharam. Momen pergantian tahun Hijriah ini bukan sekadar perpindahan angka dalam kalender, melainkan waktu yang sangat istimewa untuk merenungkan perjalanan spiritual, memohon ampunan atas kesalahan yang lalu, serta memanjatkan doa kebaikan untuk masa depan. Tahun Baru Islam menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk meningkatkan iman dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Momen Penentu di Menit Akhir

Berdasarkan panduan syariah dan berbagai rujukan ulama, ada amalan yang dianjurkan dilakukan, yaitu membaca doa akhir tahun dan doa awal tahun. Doa akhir tahun dibaca sebagai wujud rasa syukur atas segala nikmat yang diterima sekaligus permohonan ampunan atas segala khilaf, dosa, dan kekurangan selama satu tahun yang telah berlalu.

Berikut adalah lafaz doa akhir tahun:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ. وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمْ اللَّهُمَّ مَا عَمِلْتُ فِي هَذِهِ السَّنَةِ مِمَّا نَهَيْتَنِي عَنْهُ فَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَلَمْ تَرْضَهُ وَلَمْ تَنْسَهُ وَحَلِمْتُ عَلَى بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوبَتِي وَدَعَوْتَنِي إِلَى التَّوْبَةِ مِنْهُ بَعْدَ جُرْأَتِي عَلَى مَعْصِيَتِكَ. فَإِنِّى أَسْتَغْفِرُكَ فَاغْفِرْلَ. وَمَا عَمِلْتُ فِيهَا مِمَّا تَرْضَاهُ وَوَعَدْتَنِي عَلَيَّ الثَّوَابَ فَأَسْتَلُكَ. اللَّهُمَّ يَا كَرِيمُ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ أَنْ تَتَقَبَّلَهُ مِنّى وَلَا تَقْطَعُ رَجَائِي مِنْكَ يَا كَرِيمُ. وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ الْأُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ.

Artinya: “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. Semoga Allah melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta para keluarga dan sahabatnya. Ya Allah, segala yang telah kukerjakan selama tahun ini dari apa yang menjadi larangan-Mu, sedang aku belum bertaubat, padahal Engkau tidak melupakannya dan Engkau bersabar dengan kasih sayang-Mu, padahal sesungguhnya Engkau berkuasa memberikan siksa kepadaku. Engkau pun telah mengajakku untuk bertaubat sesudah aku melakukan maksiat. Karena itu ya Allah, aku mohon ampunan-Mu, berilah ampunan kepadaku dengan kemurahan-Mu. Segala apa yang telah kukerjakan selama tahun ini berupa amal perbuatan yang Engkau ridhai dan Engkau janjikan akan membalasnya dengan pahala, aku mohon kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pemurah, wahai Dzat Yang Mempunyai Kebesaran dan Kemuliaan, semoga berkenan menerima amal kami dan semoga Engkau tidak memutuskan harapan kami kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pemurah. Dan semoga Allah memberikan rahmat dan kesejahteraan atas penghulu kami Muhammad, Nabi yang Ummi, dan kepada keluarga dan sahabatnya.”

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Setelah memasuki waktu pergantian tahun, umat Islam dianjurkan membaca doa awal tahun. Doa awal tahun ini merupakan permohonan kepada Allah SWT untuk diberi kemudahan, perlindungan, dan bimbingan dalam menjalani tahun yang baru. Dengan membaca doa akhir tahun dan doa awal tahun, umat Islam diharapkan dapat meningkatkan iman dan ketaqwaan kepada Allah SWT serta menjadi pribadi yang lebih baik di tahun yang baru.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Momen Tahun Baru Islam 1448 H ini menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk merenungkan perjalanan spiritual mereka selama satu tahun yang telah berlalu. Dengan membaca doa akhir tahun dan doa awal tahun, umat Islam diharapkan dapat memohon ampunan atas kesalahan yang lalu serta memanjatkan doa kebaikan untuk masa depan. Tahun Baru Islam juga menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk meningkatkan iman dan ketaqwaan kepada Allah SWT serta menjadi pribadi yang lebih baik di tahun yang baru.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dalam menyambut Tahun Baru Islam 1448 H, umat Islam diharapkan dapat memanfaatkan momen ini untuk meningkatkan iman dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Dengan membaca doa akhir tahun dan doa awal tahun, umat Islam diharapkan dapat memohon ampunan atas kesalahan yang lalu serta memanjatkan doa kebaikan untuk masa depan. Semoga Tahun Baru Islam 1448 H ini dapat menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan meningkatkan iman dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260615131724-29-742933/doa-akhir-dan-awal-tahun-hijriah-bacaan-lengkap-arab-latin-dan-arti, without altering the facts of the original article.

5 Ucapan Tahun Baru Islam 2026 yang Bisa Anda Kirim ke Keluarga, Kerabat, dan Rekan Kerja

Momen Penentu di Awal Tahun Hijriah

Salah satu tradisi yang kerap dilakukan pada Tahun Baru Islam adalah saling mengirim ucapan kepada keluarga, sahabat, kerabat, hingga rekan kerja. Ucapan-ucapan ini tidak hanya sebagai bentuk ungkapan syukur dan harapan, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkuat silaturahmi dan meningkatkan kesadaran akan nilai-nilai spiritual. Berikut adalah beberapa contoh ucapan Tahun Baru Islam 2026 yang bisa dibagikan: Selamat Tahun Baru Islam 1448 H. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan, kebahagiaan, dan keberkahan untuk keluarga kita sepanjang tahun ini. Di awal tahun Hijriah ini, semoga keluarga kita selalu diberikan perlindungan, rezeki yang halal, dan hati yang penuh rasa syukur. Selamat Tahun Baru Islam 2026. Selamat 1 Muharram 1448 H. Semoga setiap langkah keluarga kita selalu dipenuhi kemudahan, kedamaian, dan keberkahan dari Allah SWT.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Tahun Baru Islam bukan hanya sekadar penanda waktu, tetapi juga sebagai momentum untuk melakukan evaluasi diri dan meningkatkan kualitas hidup. Dengan memperkuat keimanan dan ketakwaan, umat Muslim diharapkan dapat menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih bermanfaat bagi sesama. Oleh karena itu, ucapan-ucapan Tahun Baru Islam tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga sebagai bentuk komitmen untuk meningkatkan kualitas diri dan hubungan dengan Allah SWT.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Beberapa fakta yang membuat Tahun Baru Islam 2026 berbeda adalah: – Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H jatuh pada hari Selasa, 16 Juni 2026. – Momentum ini ditetapkan sebagai libur nasional. – Tahun Baru Islam merupakan momen penting untuk melakukan refleksi diri dan meningkatkan kualitas hidup.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dalam menyambut Tahun Baru Islam 2026, umat Muslim diharapkan dapat memanfaatkan momentum ini sebagai kesempatan untuk meningkatkan kualitas diri dan hubungan dengan Allah SWT. Dengan memperkuat keimanan dan ketakwaan, umat Muslim dapat menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih bermanfaat bagi sesama. Oleh karena itu, mari kita sambut Tahun Baru Islam 2026 dengan hati yang bersih dan penuh harapan, serta berkomitmen untuk meningkatkan kualitas diri dan hubungan dengan Allah SWT.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260615114024-29-742880/ucapan-tahun-baru-islam-2026-untuk-keluarga-kerabat-dan-rekan-kerja, without altering the facts of the original article.

PBNU Umumkan 1 Muharram 1448 H Jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026: Ini Dampaknya

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) telah mengumumkan bahwa 1 Muharram 1448 H jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026. Penetapan ini berbeda dengan pemerintah dan Muhammadiyah yang menetapkan 1 Muharram jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026. PBNU melakukan rukyatul hilal pada Senin, 15 Juni 2026, dan tidak melihat hilal, sehingga awal bulan Muharram 1448 H ditetapkan pada Rabu, 17 Juni 2026.

Penetapan 1 Muharram 1448 H oleh PBNU

Lembaga Falakiyah PBNU telah menyelenggarakan rukyatul hilal pada Senin, 15 Juni 2026, di berbagai lokasi. Berdasarkan laporan, tidak ada lokasi yang melihat hilal. Dengan demikian, PBNU menetapkan 1 Muharram 1448 H jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026, berdasarkan istikmal. Surat penetapan ini ditandatangani oleh Ketua Umum PBNU dan Sekretaris Jenderal PBNU.

Momen Penentu di Menit Akhir

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) telah menetapkan libur nasional untuk memperingati Tahun Baru Hijriah pada Selasa, 16 Juni 2026. Namun, PBNU menetapkan 1 Muharram 1448 H pada Rabu, 17 Juni 2026. Perbedaan ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan metode penetapan awal bulan dalam kalender Islam.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Penetapan 1 Muharram 1448 H oleh PBNU memiliki dampak pada kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat. Perbedaan penetapan awal bulan dapat mempengaruhi jadwal ibadah dan kegiatan lainnya. Namun, perbedaan ini juga menunjukkan bahwa terdapat keragaman dalam masyarakat dan kegiatan keagamaan. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk memahami dan menghormati perbedaan tersebut.

Kedepan, masyarakat diharapkan dapat memahami dan menghormati perbedaan penetapan awal bulan dalam kalender Islam. Selain itu, diharapkan juga adanya komunikasi dan koordinasi yang baik antara pihak-pihak terkait untuk meminimalkan dampak perbedaan tersebut.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260616130536-29-743139/pbnu-tetapkan-1-muharram-1448-h-jatuh-rabu-17-juni-2026, without altering the facts of the original article.