Pasar Modal Indonesia Kian Menarik: ETF Emas Segera Meluncur, Apa Dampaknya?

Pasar Modal yang Semakin Menarik

Kehadiran produk ini diharapkan mampu membuka akses investasi emas yang lebih mudah, modern, likuid, serta terjangkau bagi investor ritel maupun institusi. Di tengah kondisi ekonomi global yang masih dipenuhi ketidakpastian, emas kembali menjadi salah satu instrumen investasi yang dilirik. Pelemahan Dolar Amerika Serikat, perubahan arah kebijakan suku bunga global, hingga tensi geopolitik internasional membuat investor kembali mencari aset lindung nilai atau safe haven.

Mengapa ETF Emas Penting?

Karakteristik emas sebagai aset lindung nilai membuat instrumen berbasis emas semakin relevan sebagai salah satu alternatif diversifikasi portofolio investasi. Data dari BEI menunjukkan bahwa sepanjang 2025, emas menjadi salah satu aset dengan pertumbuhan tertinggi. Bahkan dalam rata-rata kinerja 10 tahun terakhir, emas mampu mencatat imbal hasil kompetitif dan memiliki korelasi relatif rendah terhadap saham maupun obligasi.

Apa yang Terjadi?

Indonesia memiliki posisi strategis dalam industri emas dunia. Sebagai salah satu produsen emas terbesar global dengan cadangan emas yang besar, Indonesia memiliki peluang kuat untuk menjadi mengembangkan ekosistem bullion. Kehadiran ETF Emas di pasar modal diharapkan mampu menjadi jembatan antara produksi emas nasional dengan kebutuhan investasi investor domestik maupun global. Saat ini jumlah investor pasar modal Indonesia terus bertumbuh pesat. Hingga akhir Mei 2026, jumlah investor tercatat telah melampaui 27 juta investor. Dengan nilai kapitalisasi pasar yang besar serta transaksi harian yang terus meningkat, pasar modal dinilai siap menjadi kanal distribusi investasi emas yang lebih efisien dan transparan.

Bagaimana Mekanisme ETF Emas?

ETF Emas nantinya berbentuk reksa dana kontrak investasi kolektif yang unit penyertaannya diperdagangkan di BEI, layaknya saham. Investor dapat membeli produk ini melalui aplikasi online trading dengan mekanisme transaksi yang mudah dan real time. Kehadiran ETF Emas akan memberikan mekanisme investasi yang lebih efektif bagi masyarakat. Berbeda dengan pembelian emas fisik yang membutuhkan tempat penyimpanan serta memiliki risiko kehilangan, ETF Emas memberikan eksposur terhadap harga emas melalui sistem perdagangan bursa dengan underlying berupa emas fisik yang tersimpan secara aman di lembaga kustodian dan penyimpan emas berizin.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Melalui ETF Emas, investor dapat memperoleh eksposur terhadap harga emas melalui mekanisme investasi yang lebih praktis, transparan, dan terintegrasi dengan ekosistem pasar modal. Aset yang mendasari ETF Emas wajib memenuhi standar kemurnian minimum 99,5% berstandar global London Bullion Market Association (LBMA) atau 99,9% sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI). Mayoritas dana investasi akan ditempatkan pada aset emas, sementara sebagian kecil lainnya dapat ditempatkan pada instrumen pasar uang dan kas. ETF Emas di Indonesia juga dapat diterbitkan dengan prinsip syariah. Produk ini telah memperoleh Fatwa DSN-MUI Nomor 163/DSN-MUI/VIII/2025 tentang ETF Syariah Emas. Dengan adanya fatwa tersebut, ETF Emas diharapkan dapat menjangkau investor yang lebih luas.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kehadiran ETF Emas merupakan langkah awal dalam meningkatkan aksesibilitas investasi emas di Indonesia. Dengan demikian, investor dapat memiliki alternatif investasi yang lebih beragam dan sesuai dengan kebutuhan mereka. Oleh karena itu, penting bagi regulator dan pelaku industri untuk terus meningkatkan transparansi dan keamanan dalam perdagangan ETF Emas, sehingga kepercayaan investor dapat terus meningkat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260703165305-17-747913/masuk-era-baru-etf-emas-segera-hadir-di-pasar-modal-indonesia, without altering the facts of the original article.

Dirut PT Pos Daud Joseph Temukan Penyimpangan Besar dalam 3 Bulan Kerja

Direktur Utama PT Pos Indonesia, Daud Joseph, mengundurkan diri setelah hanya tiga bulan menjabat. Ia menemukan penyimpangan besar dalam perusahaan negara tersebut. Joseph diangkat sebagai direktur utama PT Pos berdasarkan keputusan para pemegang saham pada Maret 2026.

Temuan Penyimpangan

Daud Joseph menemukan berbagai persoalan keuangan dan tata kelola yang telah terakumulasi selama bertahun-tahun. Berdasarkan hasil asesmen, Joseph menyampaikan bahwa PT Pos Indonesia memerlukan revamp yang menyeluruh dan fundamental. Kompleksitas persoalan yang dihadapi serta agenda restrukturisasi ke depan membutuhkan keahlian yang lebih spesifik untuk memimpin fase transformasi berikutnya.

Dari hasil due diligence, ditemukan indikasi berbagai penyimpangan, termasuk dugaan rekayasa keuangan. Saat ini, persoalan tersebut sedang ditindaklanjuti melalui mekanisme audit dan investigasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Momen Penentu di Menit Akhir

Sebelum mundur dari kursi dirut PT Pos, Joseph sempat hadir dalam rapat di Komisi VI di gedung DPR RI Jakarta. Ia menyampaikan bahwa pendapatan usaha PT Pos anjlok 20% pada 2025 menjadi Rp3,9 triliun. Target pendapatan pada tahun itu sebesar Rp6,2 triliun hanya tercapai sekitar 63%. Gross profit tidak tercapai dari target Rp 2,4 triliun, hanya tercapai Rp 1,5 triliun.

EBITDA atau net income juga jauh dari target yang sebesar Rp 800 miliar hanya tercapai Rp 300 miliar. Penurunan yang paling signifikan adalah di lini portofolio bisnis logistik dibandingkan dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp2 triliun, kini hanya mampu sekitar Rp 600 miliar saja.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Pengunduran diri Joseph dan temuan penyimpangan besar dalam PT Pos Indonesia memiliki dampak signifikan ke depan. Perusahaan negara tersebut harus melakukan restrukturisasi dan pembenahan menyeluruh untuk kembali menjadi perusahaan yang sehat, profesional, akuntabel, dan berintegritas.

Dengan demikian, PT Pos Indonesia dapat menjalankan mandatnya secara optimal bagi masyarakat. Saat ini, perusahaan tersebut memprioritaskan untuk melakukan pembenahan dan memberantas praktik yang merusak tata kelola perusahaan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

PT Pos Indonesia masih memiliki jalan panjang untuk melakukan pembenahan dan restrukturisasi. Dengan komitmen untuk melakukan perubahan, perusahaan negara tersebut dapat kembali menjadi pemain utama dalam industri pos dan logistik di Indonesia.

Dalam proses tersebut, PT Pos Indonesia harus melakukan evaluasi menyeluruh dan membuat rencana aksi yang jelas untuk meningkatkan kinerja dan memperbaiki tata kelola perusahaan. Dengan demikian, perusahaan tersebut dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat dan meningkatkan kinerjanya ke depan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260703152816-17-747887/tiga-bulan-menjabat-jadi-dirut-pt-pos-ini-temuan-daud-joseph, without altering the facts of the original article.

Transformasi Besar-Besaran BRI: Bos BBRI Ungkap Strategi Menuju Era Baru

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menegaskan transformasi menjadi agenda utama perseroan untuk menjaga pertumbuhan di tengah persaingan industri perbankan yang semakin ketat. Di bawah kepemimpinan Direktur Utama Hery Gunardi, BRI menjalankan transformasi menyeluruh mulai dari model bisnis, digitalisasi, kualitas kredit, hingga budaya perusahaan. Hery menegaskan transformasi bukan lagi pilihan, melainkan sebuah keharusan bagi bank yang ingin terus bertumbuh. “Bagi bank yang going concern akan terus tumbuh ke depan, transformasi itu is a must, jadi keharusan. Nggak bisa kan kita, bahasa saya itu leleh-leleh gitu,” katanya di Economic Update CNBC Indonesia, Jumat (3/7/2026).

Strategi Transformasi Menyeluruh

BRI menjalankan transformasi menyeluruh untuk meningkatkan kinerja dan daya saing di industri perbankan. Hery menjelaskan, perubahan lingkungan bisnis hingga regulasi membuat perbankan harus mampu beradaptasi agar tetap kompetitif. “Persaingan itu akan terus terjadi. Environment berubah, aturan pemerintah berubah. Jadi artinya kita harus siap untuk meng-adopt kondisi yang memang menurut kita akan kalau kita tidak melakukan transformasi itu akan memberikan impact negatif kepada banknya,” tuturnya.

Saat dirinya bersama tim manajemen baru ditunjuk pemegang saham pada akhir Maret 2025, terdapat dua area utama yang langsung menjadi perhatian. “Kami melihat bahwa oh ternyata ada dua hal besar yang harus kita transform. Di BRI pertama adalah dari sisi cost of fund. Cost of fundnya waktu itu cukup tinggi, diatas 3%. Kemudian cost of credit juga dibandingkan dengan peernya kita, itu kita paling tinggi. Jadi artinya apa? Ini adalah room for improvement untuk BRI.”

Optimalisasi Infrastruktur dan Digitalisasi

Untuk menurunkan biaya dana, BRI mengoptimalkan infrastruktur yang telah dimiliki, mulai dari jaringan kantor, BRImo, AgenBRILink, hingga ekosistem QRIS. Salah satu fokus utama adalah meningkatkan jumlah pengguna aktif BRImo. “BRIMo itu mungkin user register-nya ada sekitar hampir 50 juta. Tapi yang aktif mungkin gak sampai segitu. Nah gimana caranya kita dorong agar yang aktif ini lebih banyak,” papar Hery.

Langkah tersebut berdampak pada lonjakan aktivitas transaksi di aplikasi super milik BRI tersebut. “Begitu yang aktif lebih banyak, yang tadinya transaksi harian BRIMo itu hanya 21 triliun sehari. Sekarang sudah bisa mencapai sehari 33 triliun,” sebutnya. Selain menyempurnakan fitur, BRI juga memperbaiki tampilan aplikasi agar semakin mudah digunakan oleh nasabah.

Perluasan Jaringan Merchant dan Penghimpunan Dana Murah

Di sisi lain, BRI mulai mengembangkan bisnis merchant yang sebelumnya belum menjadi fokus utama. Perluasan jaringan merchant itu menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan penghimpunan dana murah. Hasilnya, rasio dana murah atau CASA meningkat signifikan. “Jadi kasa rasio kita itu meningkat dari 64% tahun Desember 2024 itu menjadi hampir 71% di tahun Desember 2025. Dan ini terus berlanjut di atas 70%. Nah dengan demikian impactnya adalah kosopan kita turun dari 3, sekian persen itu menjadi 2,3%. Nah benefitnya apa? Kalau kosopannya turun jadi biaya dananya makin murah gitu. Dan kita bisa menjaga profitability yang lebih stable,” terang Hery.

Pembenahan Kualitas Kredit dan Budaya Perusahaan

Selain biaya dana, BRI juga melakukan pembenahan pada kualitas kredit, terutama di segmen mikro yang menyumbang sekitar 45% portofolio pembiayaan perseroan. Menurut Hery, berbagai proses bisnis diperbaiki, mulai dari pelaksanaan on the spot (OTS) hingga pemanfaatan teknologi dalam proses kredit. Perbaikan tersebut diharapkan mampu menekan biaya kredit secara bertahap. “Dengan penjadangan atau CKPN yang kecil ini, ini akan berakibat bahwa kita mampu untuk memanage cost of credit yang bisa lowering dari 3,7%, nanti bisa mendekat ketiga, bahkan someday nanti bisa dibawah 3% untuk bisa equal dengan peer-nya kita,” tandasnya.

Ke depan, Hery memastikan transformasi tidak hanya dilakukan dari sisi bisnis, tetapi juga menyentuh budaya perusahaan melalui program bertajuk Budaya Perusahaan yang lebih kuat dan lebih baik.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dengan transformasi menyeluruh ini, BRI berharap dapat meningkatkan kinerja dan daya saing di industri perbankan. Hery menegaskan bahwa transformasi ini bukan akhir dari perjalanan, melainkan awal dari sebuah proses yang panjang. “Kita harus terus berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan lingkungan bisnis. Dengan demikian, kita dapat terus tumbuh dan berkembang di tengah persaingan yang semakin ketat,” pungkasnya.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260703162850-17-747906/bos-bri–bbri–ungkap-jurus-transformasi-menyeluruh, without altering the facts of the original article.

Investor ‘The Big Short’ Michael Burry Bertaruh Besar Lawan Tesla-Nvidia, Apa Alasannya?

Investor legendaris Michael Burry, yang dikenal lewat kisahnya dalam buku dan film The Big Short, kembali memasang taruhan bearish terhadap sejumlah saham yang selama ini menjadi primadona pasar. Burry kini membidik Tesla, Caterpillar, Applied Materials, hingga dana indeks (ETF) sektor semikonduktor sebagai target posisi jual pendek (short). Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Burry selama beberapa bulan terakhir yang bertaruh bahwa euforia kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) pada akhirnya akan mereda.

Momen Penentu di Dunia AI

Menurut laporan, kekhawatiran terbaru Burry dipicu oleh rencana dua raksasa teknologi Korea Selatan, Samsung dan SK Hynix, yang akan menggelontorkan investasi lebih dari US$500 miliar untuk membangun pusat manufaktur chip. Sehari setelah pengumuman tersebut, saham-saham semikonduktor memimpin penguatan indeks Nasdaq. “Penyebab utama reli hari ini adalah pengeluaran besar yang diumumkan dari Korea. Yah, saya melihat itu sebagai awal dari akhir,” tulis Burry melalui akun Substack miliknya.

Taruhan Bearish Terhadap Saham AI

Burry selama ini dikenal sebagai salah satu pengkritik paling vokal terhadap reli saham AI. Menurutnya, investor terlalu agresif mengerek valuasi perusahaan-perusahaan AI tanpa memperhitungkan berbagai risiko yang ada. Salah satu posisi terbarunya adalah membeli opsi put pada ETF semikonduktor berkode SOXX yang berisi saham-saham seperti Micron Technology dan Advanced Micro Devices (AMD). Taruhan tersebut akan menghasilkan keuntungan apabila ETF itu turun sekitar sepertiga dari level puncaknya pada Maret mendatang.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Burry juga mengambil posisi bearish terhadap Caterpillar, yang alat berat produksinya banyak digunakan dalam pembangunan pusat data AI maupun fasilitas manufaktur semikonduktor. Ia juga kembali bertaruh melawan Tesla dengan menetapkan target harga US$416,22. Ini bukan kali pertama ia mengambil posisi short terhadap produsen mobil listrik milik Elon Musk tersebut. Di sisi lain, ia turut memperbesar posisi jual pendeknya terhadap Nvidia yang telah dibangun sejak beberapa bulan terakhir.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Saat ini, prediksi Burry belum sepenuhnya terbukti. Saham Nvidia masih diperdagangkan hanya sekitar 5% di bawah level saat ia pertama kali mengumumkan posisi short tersebut. Sementara itu, saham Palantir telah terkoreksi sekitar 40%. Namun, Burry tetap yakin bahwa investor terlalu agresif dalam mengerek valuasi perusahaan-perusahaan AI dan bahwa koreksi harga akan terjadi dalam waktu dekat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260703174334-17-747933/investor-the-big-short-pasang-taruhan-besar-lawan-tesla-nvidia, without altering the facts of the original article.

Rencana Besar Emiten Prajogo Pangestu: CDIA Siap Borong Saham PT AMP Rp 1,4 Triliun

Emiten milik Prajogo Pangestu, PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), berencana mengakuisisi 40% saham PT Armada Maritim Persada (AMP) dengan nilai investasi mencapai US$90 juta atau sekitar Rp1,4 triliun. Transaksi ini dilakukan melalui entitas anak usahanya, PT Chandra Shipping International (CSI). Akuisisi ini diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi Grup Chandra Daya Investasi melalui potensi peningkatan nilai investasi.

Rencana Akuisisi Saham

Pada 30 Juni 2026, PT CSI bersama PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (PJK) dan PT Armada Maritim Persada telah menandatangani Perjanjian Bersyarat untuk Pengambilbagian Saham di dalam PT AMP. Berdasarkan perjanjian tersebut, PT CSI berencana melakukan investasi melalui pengambilan saham baru yang akan diterbitkan oleh PT AMP. Setelah transaksi rampung dan seluruh persyaratan pendahuluan terpenuhi, PT CSI akan menguasai 40% kepemilikan saham di PT AMP.

Investasi ini dilakukan untuk mendukung rencana pertumbuhan dan pengembangan usaha PT AMP, yang bergerak di bisnis pelabuhan dalam negeri. Manajemen menilai investasi ini dapat memberikan manfaat ekonomi bagi Grup Chandra Daya Investasi melalui potensi peningkatan nilai investasi. Selain itu, perseroan juga berpeluang memperoleh penerimaan dividen dari kepemilikannya di PT AMP di masa mendatang.

Mengapa Investasi Ini Penting?

Investasi ini merupakan bagian dari strategi Grup Chandra Daya Investasi untuk meningkatkan nilai investasi dan memperluas bisnisnya di sektor pelabuhan. Dengan mengakuisisi 40% saham PT AMP, CDIA diharapkan dapat meningkatkan pengaruhnya di industri pelabuhan dalam negeri dan memperoleh keuntungan dari operasional PT AMP.

Selain itu, transaksi ini juga merupakan transaksi afiliasi, karena terdapat hubungan afiliasi antara PT CSI dan PT AMP dari sisi pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner). Hal ini menunjukkan bahwa Grup Chandra Daya Investasi memiliki kepercayaan yang tinggi terhadap potensi pertumbuhan PT AMP dan ingin meningkatkan investasinya di perusahaan tersebut.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Dengan akuisisi ini, CDIA diharapkan dapat meningkatkan kinerja keuangan dan operasionalnya di masa mendatang. Investasi ini juga dapat memberikan dampak positif bagi industri pelabuhan dalam negeri, karena CDIA dapat membawa pengalaman dan sumber daya yang lebih besar untuk meningkatkan kualitas layanan dan infrastruktur pelabuhan.

Saham CDIA naik 0,83% ke angka Rp610 per penutupan perdagangan hari ini, Jumat, (3/7/2026). Adapun kapitalisasi pasarnya Rp76,15 triliun. Dengan investasi ini, CDIA diharapkan dapat mempertahankan momentum pertumbuhan dan meningkatkan nilai investasinya di masa mendatang.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Meskipun akuisisi ini diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi Grup Chandra Daya Investasi, namun masih ada beberapa tantangan yang harus dihadapi. CDIA masih harus menyelesaikan proses transaksi dan memenuhi persyaratan pendahuluan untuk mengakuisisi 40% saham PT AMP.

Selain itu, CDIA juga harus memastikan bahwa investasi ini dapat memberikan hasil yang diharapkan dan meningkatkan nilai investasinya di masa mendatang. Dengan demikian, CDIA harus terus memantau kinerja PT AMP dan melakukan strategi yang tepat untuk meningkatkan nilai investasinya.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260703163700-17-747909/emiten-prajogo-pangestu–cdia–mau-beli-saham-pt-amp-rp-14-triliun, without altering the facts of the original article.

OJK Keluarkan Aturan Baru, BPR dengan Modal di Bawah Rp6 M Terancam Sanksi Berat

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mengeluarkan aturan baru yang memperketat pengawasan permodalan Bank Perekonomian Rakyat (BPR). Aturan ini menetapkan bahwa BPR dengan modal di bawah Rp6 miliar akan terancam sanksi berat, termasuk penghentian sementara sebagian kegiatan operasional dan larangan ekspansi usaha. Kebijakan ini bertujuan meningkatkan daya saing BPR melalui penguatan permodalan sehingga mampu mencapai economies of scale di tengah persaingan yang semakin ketat.

Aturan Baru OJK untuk BPR

OJK telah menerbitkan Peraturan OJK (POJK) Nomor 7 Tahun 2026 tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum dan Pemenuhan Modal Inti Minimum BPR. Aturan ini menggantikan POJK Nomor 5/POJK.03/2015 dan menyesuaikan ketentuan permodalan BPR terhadap perkembangan regulasi dan standar akuntansi terbaru. Dalam aturan baru tersebut, OJK mengatur pemenuhan modal inti minimum dapat dilakukan melalui penambahan modal disetor atau modal sumbangan berupa aset tetap dalam bentuk tanah dan bangunan dengan persyaratan tertentu.

Mengapa Aturan Ini Diberlakukan?

Kebijakan ini diterbitkan untuk mendorong industri BPR meningkatkan daya saing melalui penguatan permodalan sehingga mampu mencapai economies of scale di tengah persaingan yang semakin ketat. Dengan permodalan yang kuat, diharapkan BPR dapat meningkatkan daya saingnya, menjalankan fungsi intermediarinya dengan baik, dan dapat menyerap risiko yang timbul atas kegiatan operasionalnya.

Dampak Aturan Ini ke Depan

Aturan ini akan berdampak signifikan pada BPR yang memiliki modal di bawah Rp6 miliar. BPR yang belum pernah memenuhi modal inti minimum sebesar Rp6 miliar sebelum aturan ini berlaku akan dikenai sanksi administratif. Sementara itu, BPR yang sebelumnya telah memenuhi modal inti minimum Rp6 miliar tetapi kemudian modalnya turun di bawah batas tersebut wajib mengembalikan modal inti menjadi minimal Rp6 miliar dalam waktu paling lama enam bulan. Apabila hingga batas waktu tersebut kewajiban belum dipenuhi, BPR akan dikenai sanksi administratif yang lebih berat.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kedepannya, BPR harus meningkatkan permodalan mereka untuk memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh OJK. Dengan demikian, BPR dapat meningkatkan daya saingnya dan menjalankan fungsi intermediarinya dengan baik. OJK juga akan terus memantau dan mengawasi BPR untuk memastikan kepatuhan mereka terhadap aturan yang berlaku. Dengan kerja sama yang baik antara OJK dan BPR, diharapkan industri perbankan dapat tumbuh dan berkembang dengan sehat dan berkelanjutan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260703174714-17-747936/ojk-perketat-aturan-bpr-modal-di-bawah-rp6-m-terancam-kena-sanksi, without altering the facts of the original article.

Skandal Kredit Fiktif Rp14,8 M, Komisaris Bank Resmi Jadi Tersangka

Skandal Kredit Fiktif Rp14,8 M Terungkap, Komisaris Bank Resmi Jadi Tersangka

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menuntaskan penyidikan dugaan tindak pidana perbankan di PT BPR Dwicahaya Nusaperkasa (BPR DCN), Malang, Jawa Timur. Dalam kasus tersebut, Komisaris sekaligus pemegang saham PT BPR DCN berinisial GK ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan berbagai pelanggaran, termasuk pemberian kredit fiktif senilai Rp14,8 miliar. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK telah melaksanakan penyerahan tersangka beserta barang bukti (Tahap II) kepada Jaksa Penuntut Umum di Kejaksaan Negeri Batu, Malang, pada Kamis (2/7/2026).

Apa yang Terjadi?

Berdasarkan hasil penyidikan, dugaan pelanggaran terbesar yang dilakukan tersangka adalah menyebabkan pencatatan palsu dalam pembukuan PT BPR DCN melalui pemberian 71 fasilitas kredit senilai sekitar Rp14,8 miliar tanpa sepengetahuan debitur selama periode Juli 2020 hingga Juni 2024. Selain dugaan kredit fiktif tersebut, penyidik OJK juga menemukan sejumlah dugaan pelanggaran lainnya, yakni tidak membukukan penarikan kas bon sekitar Rp5,8 miliar pada periode Januari 2020 hingga Juni 2024. Tersangka juga diduga melakukan pencatatan palsu melalui penggadaian agunan berupa persediaan logam mulia dan perhiasan emas milik BPR senilai sekitar Rp600 juta pada Februari 2024. Tak hanya itu, OJK menemukan dugaan tidak dicatatnya penghimpunan dana dari 12 deposan yang terdiri atas 25 bilyet deposito dengan nilai sekitar Rp7,8 miliar pada periode Maret 2020 hingga 2022.

Mengapa dan Dampak

Penyidikan tersebut merupakan bagian dari komitmen OJK dalam menegakkan hukum di sektor jasa keuangan serta menjaga integritas industri perbankan dan kepercayaan masyarakat. Kasus ini juga menunjukkan bahwa OJK tidak akan ragu-ragu dalam mengambil tindakan tegas terhadap pelaku usaha yang melakukan pelanggaran. Dengan penetapan tersangka, OJK berharap dapat memberikan efek jera kepada pelaku usaha lainnya yang berpotensi melakukan pelanggaran serupa. Adapun izin PT BPR DCN telah dicabut oleh OJK terhitung sejak tanggal 24 Juli 2025.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Atas dugaan perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 49 ayat (1) huruf a dan/atau huruf b, Pasal 49 ayat (2) huruf b, dan/atau Pasal 50A Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) yang mengubah Undang-Undang Perbankan, juncto Pasal 55 ayat (1) dan juncto Pasal 65 KUHP. Jika terbukti bersalah, tersangka terancam pidana penjara paling lama 15 tahun serta pidana denda paling banyak Rp5 miliar. Kasus ini masih harus terus dipantau perkembangannya, terutama terkait proses hukum yang akan dijalani oleh tersangka.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260703164410-17-747912/komisaris-bank-jadi-tersangka-diduga-salurkan-kredit-fiktif-rp148-m, without altering the facts of the original article.

Apakah Anda Termasuk? 5 Ciri Utama Golongan Warga Kelas Bawah yang Perlu Diketahui

Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini menyatakan bahwa tingkat kemiskinan ekstrem di Indonesia terus menurun ke level terendah. Upaya pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan taraf ekonomi masyarakat terus dilakukan. Lantas, bagaimana cara mengetahui posisi Anda dalam struktur ekonomi masyarakat? Apakah Anda termasuk dalam golongan warga kelas bawah?

Ciri-Ciri Warga Kelas Bawah

Menurut beberapa indikator, terdapat lima ciri utama yang kerap melekat pada segmen kelas menengah bawah dan kelas bawah. Pertama, tempat tinggal yang nyaman dan aman di lingkungan yang layak. Jika Anda kesulitan untuk memiliki tempat tinggal yang layak, maka hal ini bisa menjadi indikator bahwa Anda termasuk dalam kelas menengah bawah atau kelas bawah.

Selain itu, jenis pekerjaan juga dapat mencerminkan posisi Anda dalam struktur ekonomi. Pekerjaan seperti pelayan restoran, sopir truk, pegawai ritel, pekerja manufaktur, dan jasa kebersihan biasanya menunjukkan posisi di tingkat ekonomi yang lebih rendah. Sementara itu, pekerjaan yang membutuhkan keahlian tinggi dan posisi manajerial cenderung menunjukkan posisi di kelas menengah.

Tabungan dan Investasi: Penyangga Keuangan

Menabung dan berinvestasi merupakan penyangga keuangan yang penting serta memberi peluang untuk membangun kekayaan dalam jangka panjang. Namun, membangun cadangan tersebut adalah sebuah kemewahan yang tidak selalu bisa dijangkau oleh kalangan kelas bawah. Artinya, apabila Anda tidak memiliki tabungan cukup dan juga rencana pensiun, dapat dipastikan Anda termasuk dalam golongan kelas bawah.

Gaya hidup juga dapat mencerminkan posisi Anda dalam struktur ekonomi. Apakah Anda mampu liburan setiap tahun? Sering makan di luar atau membeli barang baru tanpa terlalu khawatir? Jika iya, maka hal-hal tersebut menunjukkan adanya ruang dalam anggaran untuk kesenangan kecil. Apabila hal-hal seperti itu terasa berat karena keterbatasan anggaran, maka hal itu bisa menjadi tanda bahwa Anda termasuk dalam kelas bawah.

Pendidikan: Indikator Posisi Ekonomi

Tingkat pendidikan tertinggi yang Anda capai merupakan indikator yang cukup baik untuk menunjukkan posisi Anda dalam tangga ekonomi. Hambatan sistemik seringkali menghalangi individu dari kelas bawah untuk mengakses pendidikan. Pendidikan tinggi biasanya membuka jalan menuju pekerjaan dengan gaji lebih baik. Akan tetapi, kalau kuliah terasa terlalu mahal dan Anda tidak bisa mengikutinya, itu bisa menjadi tanda bahwa Anda berada di kelas bawah.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Mengidentifikasi ciri-ciri warga kelas bawah dapat membantu pemerintah dan stakeholders terkait untuk memahami permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat kelas bawah. Dengan demikian, upaya untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan taraf ekonomi masyarakat dapat dilakukan secara lebih efektif. Oleh karena itu, memahami posisi Anda dalam struktur ekonomi masyarakat dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan kesejahteraan Anda dan keluarga.

Jalan panjang yang masih harus ditempuh dalam upaya mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan taraf ekonomi masyarakat masih panjang. Namun, dengan memahami ciri-ciri warga kelas bawah dan melakukan upaya yang tepat, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat kelas bawah dan meningkatkan taraf ekonomi masyarakat secara keseluruhan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260703233313-17-747969/5-ciri-utama-golongan-warga-kelas-bawah-ada-di-kamu, without altering the facts of the original article.

000 Orang Teriak Setiap Hari, Kerugian Rp9,1 Triliun Menghantui Warga RI

Sebanyak 000 orang di Indonesia menjadi korban penipuan setiap hari, dengan total kerugian mencapai Rp9,1 triliun. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bahwa ada sebanyak 432.637 laporan pengaduan dari masyarakat yang telah dihimpun dari Indonesia Anti Scam Center (IASC) per 14 Januari 2026. Laporan pengaduan tersebut menunjukkan bahwa penipuan masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat Indonesia.

Penipuan yang Menghantui Masyarakat Indonesia

OJK telah memblokir lebih dari 397.000 rekening yang terkait dengan penipuan. Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Friderica Widyasari Dewi, memaparkan bahwa IASC berhasil memblokir atau menyelamatkan dana sebanyak Rp 432 miliar. Namun, masih ada Rp 9,1 triliun dana masyarakat yang dilaporkan hilang terkena scam ini.

Laporan pengaduan penipuan tertinggi berasal dari Pulau Jawa, dengan lebih dari 303.000 laporan. Modus penipuan yang dilaporkan beragam, mulai dari penipuan transaksi belanja dengan 73.000 laporan, yang diikuti panggilan palsu, penipuan investasi, penipuan kerja, dan penipuan dengan iming-iming hadiah.

Tantangan dalam Penanganan Penipuan

OJK mengaku bahwa ada tantangan tersendiri dalam penanganan penipuan, antara lain lonjakan jumlah pengaduan yang mencapai sekitar 1.000 laporan per hari. Jumlah ini 3-4 kali lebih tinggi dibandingkan negara-negara lain. Kiki, sapaan akrab Friderica Widyasari Dewi, menjelaskan bahwa kesenjangan waktu antara laporan pengaduan dan kejadian penipuan menjadi faktor krusial dalam menentukan apakah dana korban masih dapat diselamatkan atau tidak.

Selain itu, pola pelarian dana juga semakin kompleks, sehingga menjadi tantangan tersendiri. Dana korban tidak hanya berhenti di satu rekening bank, tetapi dengan cepat dialihkan ke berbagai instrumen dan ekosistem digital. Kondisi ini menuntut peningkatan kecepatan pembelokiran lintas sistem, lintas pelaku industri, dan juga lintas sektor.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kejadian ini menunjukkan bahwa penipuan masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, masyarakat harus lebih waspada dan berhati-hati dalam melakukan transaksi keuangan. OJK juga harus terus meningkatkan kecepatan dan efektivitas dalam penanganan penipuan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keamanan keuangan.

Masyarakat juga harus memahami bahwa penipuan dapat terjadi kapan saja dan di mana saja, sehingga mereka harus selalu waspada dan berhati-hati. Dengan demikian, masyarakat dapat terhindar dari penipuan dan kerugian keuangan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Masih banyak jalan panjang yang harus ditempuh untuk mengatasi penipuan di Indonesia. OJK harus terus meningkatkan kemampuan dalam penanganan penipuan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keamanan keuangan. Masyarakat juga harus terus waspada dan berhati-hati dalam melakukan transaksi keuangan.

Dengan kerja sama antara OJK, masyarakat, dan pihak terkait lainnya, diharapkan penipuan dapat diminimalkan dan masyarakat dapat terhindar dari kerugian keuangan. Oleh karena itu, kita harus terus berjuang untuk menciptakan lingkungan keuangan yang aman dan nyaman bagi masyarakat Indonesia.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260704001245-17-747974/duit-warga-ri-dimaling-rp91-triliun-setiap-hari-1000-orang-teriak, without altering the facts of the original article.

Modus Baru Maling M-Banking: Rekeningmu Bisa Ludes dalam Sekejap

Modus penipuan melalui mobile banking (m-banking) kembali mengancam nasabah bank. Dalam beberapa kasus, rekening nasabah dapat ludes dalam sekejap hanya karena kelalaian atau kurangnya pengetahuan tentang keamanan transaksi digital. Oleh karena itu, penting untuk memahami modus-modus penipuan yang sering digunakan oleh pelaku kejahatan.

Apa yang Terjadi?

Fitur Mobile Banking (m-Banking) telah menjadi salah satu layanan yang akrab digunakan oleh masyarakat. Namun, bila tidak hati-hati, teknologi ini bisa membawa risiko pembobolan rekening hingga tabungan terkuras habis. Sejumlah modus penipuan di aplikasi M-Banking antara lain pencurian data pribadi, penipuan atau phising.

Otoritas Jasa Keuangan telah memberikan beberapa tips untuk menghindari kejahatan digital banking. Tips-tips tersebut antara lain tidak memberitahukan kode akses/nomor pribadi Personal Identification Number (PIN) kepada orang lain, tidak mencatat dan menyimpan kode akses/nomor pribadi SMS banking di tempat yang mudah diketahui orang lain, dan periksalah transaksi secara teliti sebelum melakukan konfirmasi atas transaksi tersebut untuk dijalankan.

Mengapa dan Dampak

Modus penipuan melalui m-banking dapat terjadi karena beberapa alasan, termasuk kurangnya pengetahuan nasabah tentang keamanan transaksi digital dan kelalaian nasabah dalam menggunakan layanan m-banking. Dampak dari penipuan ini dapat sangat besar, yaitu kehilangan uang yang signifikan dan kerusakan pada reputasi bank.

Dalam beberapa kasus, nasabah yang menjadi korban penipuan dapat mengalami kerugian yang sangat besar. Oleh karena itu, penting bagi nasabah untuk memahami modus-modus penipuan yang sering digunakan oleh pelaku kejahatan dan mengambil langkah-langkah untuk menghindari penipuan.

Tips Menghindari Kejahatan Digital Banking

Otoritas Jasa Keuangan telah memberikan beberapa tips untuk menghindari kejahatan digital banking. Tips-tips tersebut antara lain:

1. Tidak memberitahukan kode akses/nomor pribadi Personal Identification Number (PIN) kepada orang lain.

2. Tidak mencatat dan menyimpan kode akses/nomor pribadi SMS banking di tempat yang mudah diketahui orang lain.

3. Periksalah transaksi secara teliti sebelum melakukan konfirmasi atas transaksi tersebut untuk dijalankan.

4. Setiap kali melakukan transaksi, tunggulah beberapa saat hingga menerima respon balik atas transaksi tersebut.

5. Untuk setiap transaksi, nasabah akan menerima pesan notifikasi atas transaksi berupa SMS atau email yang akan tersimpan di dalam inbox. Periksa secara teliti isi notifikasi tersebut dan segera kontak ke bank apabila ada transaksi yang mencurigakan.

6. Jika merasa diketahui oleh orang lain, segera lakukan penggantian PIN.

7. Bilamana SIM Card GSM hilang, dicuri, atau dipindahtangankan kepada pihak lain, segera beritahukan ke cabang bank terdekat atau segera melaporkan ke call center bank tersebut.

8. Hati-hati dengan aplikasi di internet yang merupakan spam atau malware yang mungkin dapat mencuri data-data pribadi dan menyalahgunakannya di kemudian hari.

9. Tidak melakukan transaksi internet di tempat umum seperti warnet, WIFI gratis, karena data-data kita berpotensi dicuri oleh pihak lain dalam jaringan yang sama.

10. Tidak lupa melakukan proses log out setelah selesai melakukan transaksi di internet banking.

11. Jika berganti ponsel, pastikan bahwa semua data-data sudah terhapus untuk menghindari penyalahgunaan oleh pihak lain yang menggunakan ponsel tersebut.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dalam upaya menghindari penipuan melalui m-banking, nasabah harus selalu waspada dan berhati-hati dalam menggunakan layanan m-banking. Dengan memahami modus-modus penipuan yang sering digunakan oleh pelaku kejahatan dan mengambil langkah-langkah untuk menghindari penipuan, nasabah dapat melindungi diri sendiri dari kerugian yang signifikan.

Oleh karena itu, penting bagi nasabah untuk terus meningkatkan pengetahuan dan kesadaran tentang keamanan transaksi digital. Dengan demikian, nasabah dapat menggunakan layanan m-banking dengan aman dan nyaman.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260704002334-17-747976/duit-di-rekening-auto-ludes-perhatikan-modus-baru-maling-m-banking, without altering the facts of the original article.