UMKM Jakarta Ini Mengangkat Oleh-Oleh Khas Jakarta ke Negeri Sakura dengan Sukses

**UMKM Jakarta Ini Mengangkat Oleh-Oleh Khas Jakarta ke Negeri Sakura dengan Sukses** **Pembuka** Jakarta sebagai ibukota negara kerap dijadikan sebagai salah satu alternatif destinasi wisata. Namun, warga Jakarta kerap kali kebingungan saat harus memberikan buah tangan. Oleh-oleh khas Jakarta yang unik dan lezat seringkali sulit ditemukan, terutama bagi mereka yang tinggal di luar Jakarta. Salah satu contoh oleh-oleh khas Jakarta yang unik adalah kue Biji Ketapang dan Akar Kelapa. Kue ini sangat sulit ditemukan, terutama di luar Jakarta. **Momen Penentu di Menit Akhir** Umairah, pemilik Oleh-Oleh Khas Jakarta, Neng Mae, adalah seorang wanita yang memiliki mimpi untuk membawa oleh-oleh khas Jakarta ke seluruh dunia. Sebelum mendirikan Neng Mae, Umairah bingung harus membeli oleh-oleh untuk mertunya di Pemalang, khususnya kue Biji Ketapang dan Akar Kelapa. Menurutnya, kalau bukan Lebaran sangat sulit mendapat kue tersebut. “Jadi aku dulu minta tolong ibuku, dan ternyata banyak yang suka. Sampai akhirnya ketika ide untuk membuat NengMae ini aku bakal cari Ibu-ibu yang at least bisa bikin kue. Tapi gak harus akar kelapa karena resep itu kita bisa sediakan,” ungkap Umairah kepada Media di Rorotan, Rabu (29/7/2026). **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Berdiri sejak 2019, hingga masa 3-4 tahun sama sekali tidak mendapatkan profit. Menurut Umairah saat itu lebih banyak memberdayakan masyarakat Rorotan, dari ibu-ibu hingga yang lebih tua lagi. Bahkan kini dengan dengan omset mencapai Rp 125 juta per bulan dan produksi kue ratusan kilo, Umairah berharap bisa terus memberdayakan masyarakat Rorotan. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Produk andalan NengMae antara lain, Akar Kelapa, Kacang Ngumpet, Biji Ketapang, Rengginang, Kembang Goyang, Dodol Betawi, dan Bir Pletok. Tidak tanggung-tanggung, kudapan khas Jakarta ini juga sudah sampai Jepang dan Malaysia dalam partai besar secara langsung. Di dalam negeri, NengMae sudah terjual dari Aceh hingga Nusa Tenggara Timur. Bahkan saat ini, Umairah juga sedang menunggu pesanan perdananya di Shopee Ekspor. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Menurut Umairah, pihak Shopee merekomendasikan NengMae masuk dalam produk ekspor. Umairah pun terus melakukan persiapan ini, termasuk untuk packing yang lebih baik lagi untuk penjualan luar negeri. “Kami masih nunggu pesanan dari luar negeri melalui Shopee. Adapun, secara jangka panjang, aku berharap produksi bisa meningkat dari yang rata-rata 20 kg per varian, bisa naik hingga 100 kg per minggu. Aku selalu ngomong setiap meeting akhir tahun, bu bisa ya nanti kita 100 kilo per minggu Ibu-ibunya pasti bilang bisa,” rinci Umairah. **Pembukaan Pasar Baru** Umairah berharap NengMae bisa menjadi Top of Mind masyarakat saat mencari oleh-oleh dari Jakarta. “Kami berharap NengMae bisa lebih besar lagi, punya toko di tengah kota, dan masyarakat Rorotan yang bisa ikut bertumbuh bersama NengMae bisa lebih banyak lagi,” ujarnya. Besar dan bertumbuh bersama Shopee, ternyata sebagai pemilik usaha, Umairah memaksimalkan fitur yang ada di Shopee. Umairah menjelaskan bahwa NengMae sangat memanfaatkan fitur Shopee Seller Dashboard. Memiliki background data analitik, Dashboard Shopee sangat membantu untuk melihat performa, tren, dan masih banyak lagi. **Dampak yang Signifikan** Dengan menggunakan fitur Shopee Seller Dashboard, Umairah dapat melihat performa dan tren penjualan NengMae dengan lebih baik. Dari data yang diperoleh, Umairah dapat mengambil keputusan penting untuk meningkatkan penjualan dan produksi. “Dari situ kita akhirnya mengambil banyak keputusan penting. Oleh karena itu, aku berharap juga banyak teman-teman UMKM yang bisa memanfaatkan fitur dan juga melek data. Apalagi data yang disediakan Shopee juga sangat mudah dibaca,” jelas Umairah. **Penutup** Dengan demikian, NengMae telah sukses membawa oleh-oleh khas Jakarta ke seluruh dunia. Umairah berharap NengMae bisa terus bertumbuh dan memberdayakan masyarakat Rorotan. Dengan menggunakan fitur Shopee Seller Dashboard, Umairah dapat meningkatkan penjualan dan produksi NengMae. Oleh-oleh khas Jakarta yang unik dan lezat ini telah menjadi salah satu contoh kesuksesan UMKM di Indonesia.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260729182715-25-754864/top-umkm-ini-lambungkan-oleh-oleh-khas-jakarta-ke-negeri-sakura, without altering the facts of the original article.

UMKM Sumenep Sukses Membesarkan Usaha Gula Merah selama 20 Tahun

**UMKM Sumenep Sukses Membesarkan Usaha Gula Merah selama 20 Tahun** **Pembuka** Rosidah (50), warga Desa Pragaan Laok, Kabupaten Sumenep, telah mendedikasikan sebagian besar hidupnya untuk melestarikan kuliner tradisional gula merah. Ia telah mengembangkan usaha gula merah khas Madura dengan memanfaatkan air nira dari pohon siwalan atau lontar yang banyak tumbuh di Sumenep. Dua dekade lalu, perjalanan ini tentu tidak langsung berjalan mulus seperti sekarang. **Momen Penentu di Menit Akhir** Pada tahun 2016, Rosidah menyadari bahwa permintaan pasar yang melonjak drastis tidak akan bisa terpenuhi tanpa adanya suntikan modal kerja yang signifikan. Di titik krusial inilah, ia memutuskan untuk mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di BRI Unit Pragaan. “Saya sudah lama jadi nasabah BRI, tapi baru tahun 2016 itu memberanikan diri mengajukan pinjaman KUR. Prosesnya cepat dan tim dari BRI sangat responsif. Saya memilih KUR ini karena selain bunganya rendah juga tidak ada agunan. Jadi cocok untuk usaha kecil seperti saya,” urai Rosidah. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** – Rosidah mengajukan pinjaman KUR pertama dengan nominal Rp20 juta pada tahun 2016. – Setelah pinjaman pertamanya lunas dengan catatan komitmen yang bersih, Rosidah kembali mempercayakan pengembangan usahanya kepada BRI dengan mengajukan pinjaman KUR kedua dengan nominal yang naik kelas menjadi Rp50 juta. – Pada 2024 lalu, Rosidah kembali mendapatkan kepercayaan, di mana BRI memberikan kucuran dana KUR dengan nilai yang lebih besar. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Dukungan finansial dari BRI tidak berhenti sampai di situ. Kucuran modal kerja KUR dari BRI membawa manfaat yang langsung mengubah peta bisnis Rosidah. “KUR BRI ini sangat bermanfaat bagi kami. Khususnya untuk penyediaan bahan baku, peralatan produksi agar bisa memenuhi permintaan,” kata dia. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Dampak dari kecukupan modal ini membuat lini usaha Rosidah mengalami pertumbuhan yang pesat. Ia bahkan menyatakan bahwa setelah mendapatkan intervensi modal dari KUR BRI, usahanya kini makin berkembang. Skala produksi harian meningkat tajam demi memenuhi permintaan pasar yang tak pernah sepi. Produksi gula merahnya pun terus meningkat. Jika sebelum mendapat dukungan KUR dari BRI rata-rata sekitar 200 kilogram per hari, kini produksinya meningkat menjadi kisaran 500 kilogram per hari. **Kesimpulan Singkat** Kini, buah dari ketekunannya selama 20 tahun telah mengakar kuat. Rosidah berhasil mengunci hati banyak pelanggan tetap di berbagai wilayah di Madura. Pasar yang ia jangkau tidak lagi sebatas lingkungan sekitar desa, melainkan meluas melintasi batas kabupaten, menjangkau daerah Pamekasan, Sampang, hingga Bangkalan. Sistem pemasarannya pun kini sudah lebih matang dan efisien. **Arah Ke Depan** Dengan keberhasilan usahanya, Rosidah berharap dapat terus meningkatkan produksi dan memasarkan produk gula merah ke pasar yang lebih luas. Ia juga berencana untuk meningkatkan kualitas produk dan meningkatkan kinerja timnya. Dengan dukungan dari BRI, Rosidah yakin bahwa usahanya akan terus berkembang dan menjadi salah satu contoh sukses bagi UMKM lainnya di Sumenep.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260729200144-25-754900/intip-kisah-umkm-dari-sumenep-dua-dekade-besarkan-usaha-gula-merah, without altering the facts of the original article.

Jenderal TNI Dipanggil ke Istana, Bisa Jadi Gantikan Presiden RI di Masa Depan

**Jenderal TNI Dipanggil ke Istana, Bisa Jadi Gantikan Presiden RI di Masa Depan** **Momen Penentu di Menit Akhir** Pada tahun 1960-an, Indonesia mengalami masa Demokrasi Terpimpin di bawah pimpinan Presiden Soekarno. Seorang jenderal TNI pernah dipanggil mendadak ke Istana Negara untuk menjalankan misi yang tak pernah dibayangkannya. Jenderal Ahmad Yani, salah satu perwira tinggi TNI Angkatan Darat yang sangat dipercaya Presiden Soekarno, diminta bersiap menggantikan kepala negara apabila suatu saat sang presiden tak lagi bisa memimpin Indonesia. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Menurut buku Haryasudirja: Tokoh Pejuang Kemerdekaan, Pembangunan dan Pendidikan (2005), Ahmad Yani mengungkapkan bahwa Soekarno pernah memanggilnya setelah mengalami tidur siang. Saat itu, Soekarno menyampaikan bahwa dirinya menerima wangsit dari Yang Maha Kuasa, yaitu kalau ada apa-apa dengan saya, sehingga saya tidak dapat menjalankan tugas kepresidenan, ataupun saya mati, maka kau harus menggantikan saya menjadi Presiden Republik Indonesia. Kedekatan Soekarno dan Ahmad Yani juga diungkap oleh ajudan presiden, Maulwi Saelan, dalam buku Maulwi Saelan: Penjaga Terakhir Soekarno (2015). Ahmad Yani disebut sebagai salah satu jenderal yang paling disayangi oleh Soekarno. Atas dasar kedekatan tersebut, Bung Karno disebut sangat terpukul ketika mendengar kabar bahwa Ahmad Yani menjadi salah satu korban dalam peristiwa Gerakan 30 September 1965 (G30S). **Apa Artinya Ini ke Depan?** Mengapa Soekarno memilih Ahmad Yani sebagai penerusnya? Pilihan Soekarno terhadap Ahmad Yani bukan tanpa alasan. Saat itu, Ahmad Yani memang dikenal sebagai salah satu perwira yang paling dipercaya oleh presiden pertama RI tersebut. Hubungan keduanya semakin erat setelah Ahmad Yani dipercaya memimpin Angkatan Darat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) pada 1962. Dampak kejadian ini sangat besar bagi Ahmad Yani dan keluarganya. Ahmad Yani yang disebut pernah diminta menggantikannya sebagai Presiden RI justru gugur dalam salah satu peristiwa paling kelam dalam sejarah Indonesia. Setelah pergolakan politik pasca-G30S, arah kekuasaan Indonesia berubah secara signifikan. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Kejadian ini menunjukkan bahwa kekuasaan dan posisi sangat tidak stabil. Banyak orang yang dipilih untuk menggantikan presiden atau kepala negara, tetapi mereka justru menjadi korban dalam peristiwa yang tidak terduga. Ini adalah pelajaran yang berharga bagi kita semua, bahwa kekuasaan dan posisi harus dijalankan dengan bijak dan hati-hati. Dalam masa depan, kita harus terus belajar dari kejadian-kejadian seperti ini dan meningkatkan kesadaran kita tentang kekuasaan dan posisi. Kita harus memahami bahwa kekuasaan dan posisi bukanlah hal yang stabil dan dapat berubah kapan saja. Oleh karena itu, kita harus selalu siap menghadapi perubahan dan tidak pernah berhenti belajar.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260729195833-25-754899/cerita-jenderal-tni-dipanggil-ke-istana-diminta-gantikan-presiden-ri, without altering the facts of the original article.

Mantri BRI Menggelar Sosialisasi di Talaud, Perekonomian Masyarakat Mulai Bangkit

**Mantri BRI Menggelar Sosialisasi di Talaud, Perekonomian Masyarakat Mulai Bangkit** **Pembuka** Perekonomian masyarakat di Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, mulai menunjukkan tanda-tanda bangkit. Hal ini dapat terlihat dari kerja keras Mantri BRI Unit Beo, Kantor Cabang Tahuna, Andrew Christy Darea, yang telah menggelar sosialisasi di berbagai desa. Dengan dedikasinya, Andrew telah membantu banyak UMKM di daerah tersebut untuk berkembang dan meningkatkan pendapatan keluarga. **Momen Penentu di Menit Akhir** Andrew Darea menjalankan tugasnya sebagai Mantri BRI di Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, yang merupakan wilayah kepulauan dengan akses yang tidak selalu mudah. Ia harus menempuh perjalanan darat puluhan kilometer dengan waktu hingga dua jam untuk menemui nasabah yang tersebar di belasan desa. Dengan keramahan masyarakat, Andrew semakin dekat dengan lingkungan tempat ia bertugas. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Andrew memilih berkarier sebagai Mantri BRI karena ingin memiliki pekerjaan yang tidak hanya memberikan penghasilan bagi dirinya, melainkan juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Ia melihat sendiri bagaimana usaha nasabah yang didampinginya berkembang. Dengan bantuan pembiayaan dan pendampingan dari BRI, usaha yang semula dirintis dengan modal terbatas perlahan tumbuh. Selain itu, Andrew juga mengikuti perkembangan nasabah yang telah didampinginya dan mengenalkan layanan BRI, termasuk BRImo dan QRIS. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Dalam menjalani pekerjaannya, Andrew memegang pesan yang sejak lama ditanamkan orang tuanya untuk mengerjakan setiap tanggung jawab dengan segenap hati. Bagi Andrew, menjadi Mantri BRI bukan sekadar pekerjaan, tetapi sebuah pengabdian kepada masyarakat. Profesi ini mengajarkan Andrew tentang tanggung jawab, kejujuran, kerja keras, kesabaran, dan pentingnya membangun kepercayaan. Dengan demikian, Andrew dapat membantu UMKM di daerah tersebut untuk berkembang dan meningkatkan pendapatan keluarga. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Kedekatan antara Mantri dengan UMKM seperti ini yang membuat BRI dapat memahami kebutuhan masyarakat dan terus mendampingi pelaku usaha agar dapat tumbuh secara berkelanjutan. Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan bahwa kisah Andrew menggambarkan dedikasi Mantri BRI yang hadir dekat dengan masyarakat, termasuk di wilayah kepulauan dengan akses yang tidak selalu mudah. Dengan dedikasi dan kerja keras Andrew Darea, perekonomian masyarakat di Kepulauan Talaud mulai menunjukkan tanda-tanda bangkit. BRI akan terus mendampingi UMKM di daerah tersebut untuk membantu mereka berkembang dan meningkatkan pendapatan keluarga.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260730212714-25-755238/kehadiran-mantri-bri-menggerakkan-denyut-nadi-perekonomian-di-talaud, without altering the facts of the original article.

BRI Bantu Petani Kopi Batang Mengaspalkan Produknya ke Dunia Internasional

**BRI Bantu Petani Kopi Batang Mengaspalkan Produknya ke Dunia Internasional** **Pembuka** Kopi menjadi salah satu komoditas yang paling diminati di seluruh dunia. Di Indonesia, kopi menjadi salah satu sumber pendapatan utama bagi petani di berbagai daerah. Namun, masih banyak petani kopi di Indonesia yang belum bisa mengaspalkan produknya ke pasar internasional. Salah satu contoh adalah PT Kingkaf Makmur Sejahtera, sebuah perusahaan yang didirikan oleh Ika Yuanita pada tahun 2017. Perusahaan ini telah berhasil menjangkau konsumen di berbagai negara dengan produk kopi yang berkualitas tinggi. **Mengapa & Dampak** Ika Yuanita, pendiri PT Kingkaf Makmur Sejahtera, melihat bahwa hasil panen petani lokal di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, memiliki potensi besar, tetapi belum diolah secara optimal. Keterbatasan pemahaman mengenai proses pascapanen membuat kopi yang dihasilkan belum memiliki nilai tambah yang memadai. Dari situlah muncul keinginan Ika untuk mendampingi para petani sekaligus membawa kopi lokal ke pasar yang lebih luas. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** – Ika Yuanita didirikan perusahaan PT Kingkaf Makmur Sejahtera pada tahun 2017. – Perusahaan ini memiliki enam outlet di awal, tetapi kemudian mengalihkan fokus ke penjualan produk kemasan melalui jaringan reseller. – BRI memberikan dukungan dengan menyediakan layanan transfer dan QRIS yang membantu proses transaksi penjualan, serta fasilitas pembiayaan mikro yang mendukung kebutuhan pengembangan usaha. **Momen Penentu di Menit Akhir** Pada fase peralihan dari bisnis kedai dan restoran ke penjualan produk kemasan, Ika memanfaatkan layanan transfer dan QRIS BRI untuk menerima pembayaran pelanggan secara cepat dan praktis. Ia juga menggunakan fasilitas pembiayaan mikro BRI untuk menjaga kelancaran operasional dan mendukung kebutuhan pengembangan usaha. “QRIS sangat membantu karena transaksi penjualan dapat diproses dengan cepat. Untuk kebutuhan permodalan, proses pembiayaan mikro BRI juga mudah dan cepat sehingga mendukung operasional usaha kami,” ujarnya. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Dukungan BRI telah membantu PT Kingkaf Makmur Sejahtera meningkatkan kemampuan operasional dan meningkatkan penjualan produk kopi. Dengan kemajuan ini, perusahaan ini akan terus meningkatkan penjualan dan meningkatkan pendapatan petani kopi di Kabupaten Batang. Dukungan BRI juga akan membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengembangan usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Dukungan BRI hanya satu contoh dari berbagai cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengembangan UKM di Indonesia. Ada masih banyak tantangan yang harus dihadapi oleh UKM di Indonesia, seperti akses ke modal, akses ke pasar, dan akses ke teknologi. Oleh karena itu, perlu adanya kerja sama antara BRI, pemerintah, dan masyarakat untuk meningkatkan pengembangan UKM di Indonesia dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260730213120-25-755239/bersama-bri-petani-kopi-asal-batang-bawa-racikan-produknya-mendunia, without altering the facts of the original article.

BTN Sediakan KPR Terjangkau, Targetkan 100.000 Peminjam Baru dalam 6 Bulan

**BTN Sediakan KPR Terjangkau, Targetkan 100.000 Peminjam Baru dalam 6 Bulan** BTN Sediakan KPR Terjangkau, Targetkan 100.000 Peminjam Baru dalam 6 Bulan **Pembuka** BTN sebagai salah satu bank yang mendukung program 3 juta rumah pemerintah, terus mendorong transformasi demi mempercepat penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Nixon Napitupulu, Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, menegaskan komitmen perseroan dalam mendukung terwujudnya program 3 juta rumah pemerintah. **APA YANG TERJADI** BTN terus mendorong transformasi demi mempercepat penyaluran KPR. Nixon menuturkan, sektor perumahan memberikan multiplier effect yang begitu besar terhadap perekonomian nasional. Pasalnya, rumah merupakan sebuah kebutuhan pokok bagi masyarakat. “Jadi rumah kan di berbagai negara dijadikan salah satu alat pendorong pertumbuhan ekonomi selain kebutuhan pokok gitu ya. Selain juga mengatasi persoalan masyarakat di masalah kepemilikan rumah,” ungkap dia dalam Financial Talks, CNBC Indonesia pada Kamis (30/07/2026). **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** – Pembangunan perumahan berdampak besar terhadap ekonomi lantaran melibatkan 182 subsektor. – Proyek pembangunan rumah juga mampu menyerap tenaga kerja dalam skala besar, karena untuk mengerjakan satu rumah, dibutuhkan sekitar lima orang tukang bangunan dan asisten tukang. – Rumah juga memberikan kontribusi besar bagi penerimaan negara atau daerah, karena terdapat Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) hingga Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang akan dibayar oleh pemilik rumah setiap tahunnya. **MENGAPA & DAMPAK** Nixon mengaku masih dihadapi oleh sejumlah tantangan dalam mengembangkannya. Hal ini disebabkan oleh persoalan kepastian perizinan hingga sertifikasi lahan yang tergolong cukup lama di sejumlah daerah. “Jadi itu yang kita lihat gitu ya. Nah memang hari ini selain buat pertanian dan lain sebagainya juga memang mesti ada kejelasan. Buat perumahan yang boleh yang mana saja yang tidak boleh yang mana saja. Nah, itu yang menurut saya harus lebih dipertegas lagi sehingga bukan cuma developer yang tahu masyarakat umum pun tahu,” terangnya. **DAMPAK Kejadian Ini ke Depan** Dengan demikian, perlu adanya kejelasan dan peraturan yang lebih tegas untuk mengembangkan sektor perumahan, sehingga masyarakat tidak lagi membutuhkan waktu lama untuk mendapatkan sertifikat lahan dan perizinan. Hal ini juga dapat membantu meningkatkan keterjangkauan kepemilikan rumah bagi masyarakat. **APA YANG KITA LAKUKAN** BTN mengusulkan sejumlah langkah untuk meningkatkan keterjangkauan kepemilikan rumah. Salah satunya adalah perpanjangan tenor KPR subsidi dari 20 tahun menjadi hingga 40 tahun. BTN juga mengusulkan agar sebagian biaya asuransi ditanggung pemerintah. Alhasil, biaya awal pembelian rumah yang ditanggung masyarakat bakal lebih ringan. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Dengan adanya langkah-langkah yang diusulkan oleh BTN, diharapkan dapat meningkatkan keterjangkauan kepemilikan rumah bagi masyarakat, sehingga dapat membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat dan mempermudah proses pembangunan perumahan. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Namun, perlu diingat bahwa masih ada tantangan yang harus dihadapi dalam mengembangkan sektor perumahan, seperti persoalan kepastian perizinan dan sertifikasi lahan. Oleh karena itu, perlu adanya kejelasan dan peraturan yang lebih tegas untuk mengembangkan sektor perumahan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260730214736-17-755243/dorong-ekonomi-sektor-perumahan-btn-sediakan-kpr-terjangkau, without altering the facts of the original article.

IHSG Melesat 5%, Asing Justru Membuang 10 Saham Ini

Ihsg Melesat 5%, Asing Justru Membuang 10 Saham Ini **Pembuka** Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bangkit usai melemah enam hari beruntun. Pada perdagangan Kamis (30/7/2026), IHSG ditutup menguat 1,56% ke level 6.186,36. Pergerakan ini tentu menjadi kejutan bagi para investor, terutama karena investor asing masih membawa beban penjualan saham yang signifikan. **Momen Penentu di Menit Akhir** IHSG memang telah melemah dalam beberapa hari sebelumnya, namun pada Kamis (30/7/2026), indeks ini berhasil bangkit. Data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan bahwa sebanyak 511 saham naik, sementara 171 saham melemah, dan 281 saham ditutup stagnan. Nilai transaksi sepi mencapai Rp12,93 triliun dengan volume perdagangan 30,81 miliar saham yang diperdagangkan sebanyak 1,75 juta kali. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Pembelian bersih investor asing di seluruh pasar mencapai Rp262,82 miliar pada Kamis (30/7/2026). Perinciannya, sebesar Rp100,16 miliar di pasar reguler dan sebesar Rp162,65 miliar di pasar negosiasi dan tunai. Namun, terdapat pula sejumlah saham yang ramai-ramai dilepas asing. Mengutip Stockbit, berikut 10 net foreign sell perdagangan Kamis! 1. **PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk** (INDF) 2. **PT Unilever Indonesia Tbk** (UNVR) 3. **PT Astra International Tbk** (ASII) 4. **PT United Tractors Tbk** (UNTR) 5. **PT Bank Mandiri (Persero) Tbk** (BMRI) 6. **PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk** (BRI) 7. **PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk** (BNI) 8. **PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk** (TLKM) 9. **PT Freeport Indonesia** (PTA) 10. **PT Vale Indonesia Tbk** (INCO) **Apa Artinya Ini ke Depan?** Kejadian ini menunjukkan bahwa investor asing masih memiliki peran yang signifikan dalam pergerakan IHSG. Namun, perlu diingat bahwa pembelian bersih investor asing tidak selalu berarti bahwa mereka akan terus membawa beban penjualan saham yang signifikan. Oleh karena itu, perlu diwaspadai pergerakan saham-saham yang sudah dilepas asing. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** IHSG memang telah bangkit, namun perlu diingat bahwa pergerakan ini masih relatif kecil dibandingkan dengan pergerakan sebelumnya. Oleh karena itu, perlu diwaspadai pergerakan saham-saham yang sudah dilepas asing dan perlu diikuti dengan pergerakan IHSG yang lebih stabil.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260731080830-17-755281/ihsg-bangkit-asing-malah-kompak-lego-10-saham-ini, without altering the facts of the original article.

Wanita di Bawah 30 Tahun Justru Lebih Berani Investasi Kripto, Mengapa?

**Wanita di Bawah 30 Tahun Justru Lebih Berani Investasi Kripto, Mengapa?** **Momen Penentu di Menit Akhir** Pada tahun 2026, Indonesia telah menjadi salah satu negara dengan pengguna kripto paling banyak di dunia. Namun, meskipun demikian, konsumen kripto di Indonesia masih didominasi oleh laki-laki. Menurut data dari OJK, hingga saat ini, hanya 22,6 juta orang di Indonesia yang menggunakan kripto sebagai instrumen investasi. Berbeda dengan yang diterangkan, wanita di bawah 30 tahun justru lebih berani investasi kripto dibandingkan dengan laki-laki. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Menurut survey yang dilakukan oleh Women’s World Banking, wanita di Indonesia lebih sadar terhadap mengelola keuangan dan menakar risiko, termasuk berinvestasi. Selain itu, data organisasi nirlaba internasional, Women’s World Banking menyebut, 65% UMKM di Indonesia dimiliki oleh perempuan. Namun, meskipun wanita lebih sadar terhadap risiko, mereka masih lebih terbuka terhadap inovasi digital dan siap untuk mencoba kripto sebagai instrumen investasi. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Dalam beberapa tahun ke depan, diharapkan jumlah pengguna kripto di Indonesia akan terus meningkat. OJK telah mencatat bahwa hingga saat ini, konsumen kripto di Indonesia sudah mencapai 22,6 juta. Jumlah tersebut dinilai bukan angka yang kecil. Artinya, masyarakat Indonesia mulai melihat kripto sebagai salah satu instrumen yang menarik. Namun, untuk meningkatkan jumlah pengguna kripto yang lebih beragam, OJK akan menyusun blueprint atau roadmap untuk pengembangan industri ini. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Wanita di bawah 30 tahun justru lebih berani investasi kripto dibandingkan dengan laki-laki. Namun, untuk meningkatkan jumlah pengguna kripto yang lebih beragam, OJK harus terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kripto sebagai instrumen investasi yang menarik. Selain itu, OJK juga harus terus meningkatkan regulasi dan pengawasan terhadap industri kripto untuk memastikan bahwa pengguna kripto di Indonesia dapat melakukaan investasi yang aman dan menguntungkan. Dengan demikian, diharapkan di masa depan, kripto dapat menjadi instrumen investasi yang lebih beragam dan menarik bagi masyarakat Indonesia. **Mengapa Wanita Lebih Berani Investasi Kripto?** Menurut survey yang dilakukan oleh Women’s World Banking, wanita di Indonesia lebih sadar terhadap mengelola keuangan dan menakar risiko, termasuk berinvestasi. Selain itu, data organisasi nirlaba internasional, Women’s World Banking menyebut, 65% UMKM di Indonesia dimiliki oleh perempuan. Namun, meskipun wanita lebih sadar terhadap risiko, mereka masih lebih terbuka terhadap inovasi digital dan siap untuk mencoba kripto sebagai instrumen investasi. **Dalam Mendorong Edukasi dan Literasi Kripto** OJK akan menyusun blueprint atau roadmap untuk pengembangan industri kripto di Indonesia. Dengan demikian, diharapkan di masa depan, kripto dapat menjadi instrumen investasi yang lebih beragam dan menarik bagi masyarakat Indonesia. **Mengapa Kripto Masih Didominasi Pria?** Menurut Satrio Nugroho, Deputi Bidang Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, konsumen aset kripto memang masih didominasi oleh laki-laki dibandingkan wanita. “Mungkin (wanita) cenderung agak risk taker lah. Umumnya kalau perempuan kan lebih berhati-hati. Lebih mungkin dari sisi tadi yang disampaikan ditawari kredit Rp 200 juta perempuan mikir wah nanti belum tentu nih kapasitas usaha saya sudah sebesar itu, beda dengan laki-laki, gas aja dulu,” ungkapnya. **Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Adi Budiarso** Aset investasi kripto termasuk aset yang belum terdengar akrab di telinga masyarakat Indonesia. Namun, pengawasan regulasi aset kripto sudah setara dengan negara maju melalui revisi Undang-Undang P2SK, bahwa aset keuangan digital dan aset kripto menjadi lembaga jada keuangan yang setara dengan perbankan, pasar modal, dana pensiun dan lain sebagainya. “Artinya dia punya regulatory framework yang setara, dia punya apa perizinan, pengaturan yang sama, perizinan, pengawasan, bahkan penegakan hukum dan perlindungan konsumen,” jelasnya. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Dengan demikian, diharapkan di masa depan, kripto dapat menjadi instrumen investasi yang lebih beragam dan menarik bagi masyarakat Indonesia. Namun, untuk meningkatkan jumlah pengguna kripto yang lebih beragam, OJK harus terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kripto sebagai instrumen investasi yang menarik. Selain itu, OJK juga harus terus meningkatkan regulasi dan pengawasan terhadap industri kripto untuk memastikan bahwa pengguna kripto di Indonesia dapat melakukaan investasi yang aman dan menguntungkan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260731081050-17-755282/terungkap-alasan-kripto-masih-didominasi-pria-wanita-lebih-rasional, without altering the facts of the original article.

Asing Borong 10 Saham Ini, IHSG Melesat 2% dalam 1 Bulan

**Asing Borong 10 Saham Ini, IHSG Melesat 2% dalam 1 Bulan** Pasar saham Indonesia melesat 1,56% pada perdagangan Kamis (30/7/2026), mengakhiri enam hari melemah berturut-turut. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menembus level 6.186,36, setelah sebelumnya merosot mendekati level 6.200. Investor asing juga terlihat optimis, dengan melakukan pembelian bersih sebesar Rp262,82 miliar di seluruh pasar. **Momen Penentu di Menit Akhir** Sebanyak 511 saham naik, 171 saham melemah, dan 281 saham ditutup stagnan. Nilai transaksi sepi, mencapai Rp12,93 triliun dengan volume perdagangan 30,81 miliar saham yang diperdagangkan sebanyak 1,75 juta kali. Investor asing mencatatkan pembelian bersih sebesar Rp262,82 miliar di seluruh pasar, dengan perincian Rp100,16 miliar di pasar reguler dan Rp162,65 miliar di pasar negosiasi dan tunai. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** 1. IHSG berhasil melesat 1,56% pada perdagangan Kamis, mengakhiri enam hari melemah berturut-turut. 2. Investor asing melakukan pembelian bersih sebesar Rp262,82 miliar di seluruh pasar. 3. Nilai transaksi sepi, mencapai Rp12,93 triliun dengan volume perdagangan 30,81 miliar saham. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Kenaikan IHSG pada perdagangan Kamis menandakan bahwa investor masih memiliki keyakinan pada pasar saham Indonesia. Investor asing juga terlihat optimis, dengan melakukan pembelian bersih sebesar Rp262,82 miliar. Namun, perlu diingat bahwa pasar saham sangat volatile, sehingga kenaikan ini tidak menjamin bahwa IHSG akan terus melesat. Oleh karena itu, investor perlu tetap waspada dan memantau perkembangan pasar dengan teliti. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** IHSG masih memiliki jalan panjang untuk mencapai level 6.200, yang merupakan level resistensi kuat. Oleh karena itu, investor perlu tetap sabar dan tidak terburu-buru dalam melakukan investasi. Selain itu, perlu diingat bahwa pasar saham tidak hanya dipengaruhi oleh faktor internal, tetapi juga oleh faktor eksternal seperti kondisi ekonomi global dan politik. Oleh karena itu, investor perlu memantau perkembangan ekonomi global dan politik dengan teliti untuk membuat keputusan investasi yang tepat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260731082009-17-755285/asing-ramai-ramai-borong-10-saham-ini-saat-ihsg-melesat, without altering the facts of the original article.

Air Asia Rugi Rp 1,45 Triliun di Semester I-2026, Apa Penyebabnya?

**Air Asia Rugi Rp 1,45 Triliun di Semester I-2026, Apa Penyebabnya?** **Pembuka** AirAsia Indonesia mencatatkan kerugian yang kian membengkak pada semester I-2026, mencapai Rp 1,45 triliun. Kerugian ini naik sekitar 84,4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Dengan demikian, kerugian maskapai berbiaya rendah ini membengkak hampir dua kali lipat. **Momen Penentu di Menit Akhir** Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian perseroan, rugi periode berjalan tercatat sebesar Rp 1,45 triliun, melonjak signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 785,84 miliar. Dengan demikian, kerugian maskapai berbiaya rendah ini membengkak hampir dua kali lipat atau naik sekitar 84,4% secara tahunan (year on year/yoy). **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Pendapatan usaha CMPP tercatat sebesar Rp 3,91 triliun, sedikit menyusut dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 3,98 triliun. Di sisi lain, total beban usaha perseroan justru naik menjadi Rp 4,83 triliun dari sebelumnya Rp 4,51 triliun. Akibatnya, perseroan mencatatkan rugi usaha sebesar Rp 922,27 miliar, melebar dari rugi usaha periode sebelumnya yang sebesar Rp 529,47 miliar. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Kerugian yang terus berlanjut membuat posisi keuangan CMPP kian tertekan. Per 30 Juni 2026, akumulasi rugi perseroan tercatat mencapai Rp 18,58 triliun, dibandingkan Rp 17,14 triliun pada akhir Desember 2025. Kondisi ini membuat perseroan berada dalam defisiensi modal (ekuitas negatif) sebesar Rp 12,18 triliun, melebar dari defisiensi modal Rp 10,73 triliun pada akhir 2025. **Mengapa & Dampak** Kerugian AirAsia Indonesia pada semester I-2026 disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain beban bahan bakar naik menjadi Rp 1,99 triliun dari Rp 1,58 triliun, rugi selisih kurs dari kegiatan operasional melonjak menjadi Rp 447,95 miliar dari sebelumnya hanya Rp 28,89 miliar, dan beban sewa pesawat naik menjadi Rp 98,03 miliar dari Rp 43,16 miliar. Sementara itu, sejumlah pos beban lain justru tercatat turun, seperti beban perbaikan dan pemeliharaan yang turun menjadi Rp 851,86 miliar dari Rp 1,2 triliun, serta beban pemasaran yang turun menjadi Rp 185,71 miliar dari Rp 261,7 miliar. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Kondisi keuangan CMPP yang semakin terpuruk membuat perlu adanya tindakan serius untuk mengatasi kerugian ini. Selain meningkatkan pendapatan, perseroan juga harus berusaha mengurangi beban usaha dan meningkatkan efisiensi operasional. Dengan demikian, AirAsia Indonesia dapat kembali ke jalur yang positif dan meningkatkan kepercayaan investor serta masyarakat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260731083207-17-755287/rugi-air-asia-bengkak-jadi-rp-145-t-semester-i-2026-kenapa, without altering the facts of the original article.