Vega Darwanti Ungkap Keinginan Ibunda Beli Ambulans Sebelum Wafat

Vega Darwanti mengungkapkan bahwa ibundanya memiliki keinginan untuk membeli sebuah mobil ambulans sebelum meninggal dunia. Menurut Vega, ibundanya ingin sekali membeli ambulans itu untuk disumbangkan ke salah satu masjid. “Mama sempat nanya ‘berapa sih harga mobil ambulans?’ gitu katanya. Kita yang dengar kayak ‘Ya Allah mama jangan begitu dong’ ya kan takut ya namanya juga lagi sakit,” kata Vega saat ditemui di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur.

Momen Penentu di Menit Akhir

Vega Darwanti menceritakan bahwa ibundanya meninggal dalam usia 69 tahun. Sebelum meninggal, ibundanya sempat menanyakan harga mobil ambulans kepada keluarganya. “Iya ternyata buat disumbangin lagi ke mesjid. Begitu ternyata niatnya si mama,” papar Vega lagi. Ibundanya ternyata memiliki banyak kebaikan yang tidak diketahui oleh keluarganya. Setelah ibundanya meninggal, keluarganya menemukan banyak pesan WhatsApp yang mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh ibunda Vega.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kematian ibunda Vega Darwanti meninggalkan banyak kesan bagi keluarganya. Vega dan keluarganya sangat bersyukur karena bisa mengurus ibundanya sampai meninggal dunia. “Jadi, pas kita cek HP-nya mama ternyata banyak WA yang bilang ‘Ibu, terima kasih ya kipas anginnya untuk ini dan itu’. Masyallah ternyata selama ini mama banyak sekali membantu tanpa kita tahu,” jelas Vega. Kematian ibunda Vega juga memberikan pelajaran bagi keluarganya tentang pentingnya berbuat baik dan membantu orang lain.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Keluarga Vega Darwanti masih harus menempuh jalan panjang untuk melanjutkan kebaikan yang telah dilakukan oleh ibundanya. Vega dan keluarganya berencana untuk melanjutkan program-program kebaikan yang telah dilakukan oleh ibundanya. “Mama memang sangat ingin membantu orang lain, dan kita akan melanjutkan itu,” kata Vega. Dengan demikian, kebaikan yang telah dilakukan oleh ibunda Vega dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Vega Darwanti berharap bahwa kepergian ibundanya dapat menjadi pelajaran bagi semua orang tentang pentingnya berbuat baik dan membantu orang lain. “Kita harus selalu berusaha untuk berbuat baik dan membantu orang lain, karena kita tidak tahu kapan kita akan pergi,” kata Vega.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://hot.detik.com/celeb/d-8572289/ibunda-vega-darwanti-mau-beli-ambulans-sebelum-meninggal, without altering the facts of the original article.

Mendikdasmen Tinjau SDN Jaksel Pasca Teror Bom, Berikan Trauma Healing untuk Siswa

Momen Penentu di Menit Akhir

Sebelumnya, pada pagi hari, seorang pelaku berinisial MY (34) mengirimkan ancaman teror bom ke SDN Srengseng Sawah 15 Pagi melalui pesan singkat. Pelaku mengklaim telah menempatkan bom di 11 titik di sekolah tersebut. Namun, setelah penyisiran Tim Gegana dan Densus 88 Antiteror, tidak ditemukan adanya bahan peledak di lokasi. Pelaku kemudian ditangkap dan diketahui adalah orang tua salah satu siswa di sekolah tersebut.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Fakta lain yang terungkap adalah pelaku sempat menjemput anaknya setelah mengirimkan pesan ancaman tersebut. Polisi juga mengungkapkan bahwa pelaku mengaku iseng saat mengirimkan ancaman teror ke SDN Srengseng Sawah 15 Pagi. Saat ini, pelaku masih berstatus sebagai saksi dan akan diperiksa kejiwaannya untuk memastikan motif teror ancaman bom tersebut.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyatakan bahwa pihaknya akan terus memantau MPLS di sekolah tersebut pasca-teror bom. Pihaknya juga bekerja sama dengan Himpunan Psikologi dan Polri untuk memberikan penyuluhan kepada orang tua dan siswa. “Jadi orang tuanya juga tadi sudah dikumpulkan, diberikan penyuluhan untuk memberikan semangat ke anak-anaknya dan juga menciptakan situasi yang kondusif,” kata Mu’ti.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kejadian ini menunjukkan bahwa keamanan dan keselamatan siswa dan guru masih menjadi prioritas utama. Pihak sekolah, orang tua, dan pemerintah harus bekerja sama untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman. Dengan demikian, siswa dapat belajar dengan tenang dan tidak terbebani oleh rasa takut. Mendikdasmen Abdul Mu’ti juga menekankan pentingnya memantau MPLS di sekolah tersebut pasca-teror bom untuk memastikan keselamatan siswa dan guru.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://news.detik.com/berita/d-8572981/mendikdasmen-cek-mpls-sdn-jaksel-usai-teror-bom-beri-trauma-healing, without altering the facts of the original article.

Sopir Truk Ungkap Penyebab Tabrak JPO Tendean: Fokus pada Peta Digital

Sopir truk yang menabrak Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean, Jakarta, mengungkapkan penyebab kecelakaan tersebut. Menurut Andre, sopir truk, dia fokus pada peta digital saat mengemudi, sehingga kurang memperhatikan kondisi jalan. “Kita ini, kita 2 kilo (meter) lagi nyampe ini. Kita fokus lihat Maps,” kata Andre saat ditemui di lokasi kejadian, Selasa (14/7/2026).

Momen Penentu di Menit Akhir

Andre mengaku baru melewati JPO Tendean untuk pertama kalinya dan belum tahu tentang kondisi Jalan Tendean. “Baru ini (lewat), (sebelumnya) belum tahu,” katanya. Truk yang dikendarainya berasal dari arah Bogor dengan tujuan Kejaksaan Agung (Kejagung). “Mau bawa ke ini, Kejaksaan (Agung). Dari Summarecon Bogor,” katanya.

Apa yang Terjadi

BPBD Jakarta melaporkan peristiwa itu terjadi dini hari tadi pukul 00.30 WIB. Kecelakaan terjadi akibat sopir truk yang kurang hati-hati. “Sopir kendaraan towing alat berat tidak memperhitungkan max ketinggian muatan,” tulis BPBD Jakarta, Selasa (14/7). Pantauan di lokasi, Selasa (14/7/2026) pukul 07.30 WIB, tampak 1 tiang penyangga JPO sudah terputus dari tanahnya. Tangga jembatan di bagian Jalan Tendean menuju arah Blok M juga tampak terpisah dari jembatan penghubung.

Mengapa dan Dampak

Kecelakaan ini terjadi karena sopir truk yang fokus pada peta digital dan kurang memperhatikan kondisi jalan. Hal ini menunjukkan pentingnya kesadaran dan perhatian saat mengemudi. Dampak dari kecelakaan ini adalah kerusakan pada JPO Tendean dan gangguan lalu lintas. “Adanya JPO rusak ini membuat lalu lintas dari arah flyover Pancoran menuju Blok M macet. Jalan baru bisa dilalui dengan lancar setelah melalui JPO tersebut,” kata petugas.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kecelakaan ini menjadi pelajaran bagi semua pengemudi untuk selalu waspada dan memperhatikan kondisi jalan. JPO Tendean akan diperbaiki dan diharapkan dapat digunakan kembali dengan aman. “Kita akan memperbaiki JPO Tendean dan memastikan keamanan pengguna jalan,” kata petugas. Dengan kejadian ini, diharapkan semua pihak dapat meningkatkan kesadaran dan perhatian untuk keselamatan bersama.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://news.detik.com/berita/d-8572988/pengakuan-sopir-truk-angkut-crane-tabrak-jpo-tendean-fokus-lihat-maps, without altering the facts of the original article.

Viral Aksi Bang Jago Bawa Sajam di Warung Jamu Bogor, Polisi Lakukan Penyelidikan

Viral Aksi Bang Jago Bawa Sajam di Warung Jamu Bogor

Aksi seorang pria yang membawa senjata tajam dan merusak warung jamu di Bogor viral di media sosial. Pria tersebut tampak mengenakan jaket berwarna merah dan bertopi, serta memaki orang lain yang ada di sana. Kejadian ini terjadi pada Senin (13/7) dini hari dan saat ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Pria yang akrab disebut ‘bang jago’ itu mengacungkan senjata tajam yang dibawanya dan mengambil telepon genggam. Selain itu, dia juga merusak etalase kaca toko di sebelah warung jamu. Kapolsek Citeureup Kompol Eddy Santosa membenarkan kejadian tersebut dan mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan.

Apa yang Terjadi

Menurut informasi, pria tersebut datang ke warung jamu dan langsung mengacungkan senjata tajam. Dia juga memaki dan mengambil barang-barang di sekitar warung. Kejadian ini terekam dalam rekaman CCTV yang beredar dan polisi telah memeriksa sejumlah saksi-saksi di lokasi kejadian.

Polisi telah menerima informasi adanya kejadian tersebut dan segera mendatangi lokasi kejadian. Penyelidikan masih berlangsung dan polisi masih mencari informasi lebih lanjut tentang kejadian tersebut.

Mengapa dan Dampak

Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat tentang keamanan di wilayah Bogor. Banyak warga yang mempertanyakan mengapa pria tersebut bisa membawa senjata tajam dengan mudah dan melakukan tindakan kekerasan. Kejadian ini juga menimbulkan dampak pada pemilik warung jamu yang menjadi korban kerusakan.

Kapolsek Citeureup Kompol Eddy Santosa mengatakan bahwa pihaknya akan meningkatkan patroli di wilayah tersebut untuk mencegah kejadian serupa terjadi di masa depan. Pihaknya juga akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui motif pria tersebut melakukan tindakan kekerasan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kejadian ini menunjukkan bahwa masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk meningkatkan keamanan di wilayah Bogor. Pihak kepolisian harus bekerja sama dengan masyarakat untuk mencegah kejadian serupa terjadi di masa depan. Penyelidikan masih berlangsung dan polisi akan terus mencari informasi lebih lanjut tentang kejadian tersebut.

Masyarakat berharap kejadian serupa tidak terjadi lagi dan pihak kepolisian dapat meningkatkan keamanan di wilayah tersebut. Kejadian ini juga menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk selalu waspada dan melaporkan kejadian suspicious kepada pihak kepolisian.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://news.detik.com/berita/d-8573022/viral-bang-jago-bersajam-bikin-onar-di-warung-jamu-bogor-polisi-selidiki, without altering the facts of the original article.

Pemprov DKI Jakarta Siapkan Creative Financing untuk Wujudkan Kota Global

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah menyiapkan strategi creative financing untuk mewujudkan kota global. Strategi ini diperlukan untuk mengejar target Jakarta masuk dalam 50 besar kota global pada 2030 dan 20 besar pada 2045. Berdasarkan data yang ada, kebutuhan pembiayaan pembangunan Jakarta dalam lima tahun ke depan mencapai sekitar Rp1.064 triliun. Jumlah ini mencakup pembangunan layanan dasar hingga proyek strategis seperti Jakarta Sewerage System, pengembangan jaringan MRT sepanjang 62,1 kilometer, dan LRT sepanjang 57,8 kilometer.

Pemprov DKI Siapkan Berbagai Skema Pembiayaan

Pemprov DKI memosisikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebagai pengungkit investasi, bukan satu-satunya sumber pembiayaan. Skema yang disiapkan antara lain obligasi daerah, Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), naming rights, pembiayaan iklim, optimalisasi aset, investasi swasta, pembiayaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), tanggung jawab sosial perusahaan, serta pendanaan pemanfaatan ruang. Pemprov DKI juga tengah menyiapkan Jakarta Collaboration Fund (JCF) sebagai wadah untuk mempertemukan pemerintah dengan investor, lembaga keuangan, dunia usaha, dan mitra pembangunan.

Apa yang Terjadi: Momen Penentu di Bidang Pembiayaan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan bahwa besarnya kebutuhan pembiayaan membuat pemerintah harus membuka berbagai sumber pendanaan baru agar pembangunan tetap berjalan secara optimal. “Target kami Jakarta masuk Top 50 Global City pada 2030 dan Top 20 Global City pada 2045. Kebutuhan pembiayaan pembangunan Jakarta dalam lima tahun ke depan mencapai sekitar Rp1.064 triliun,” katanya dalam Investor Daily Roundtable di Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan, Selasa (30/6/2026). Menurutnya, kebutuhan tersebut mencakup pembangunan layanan dasar hingga proyek strategis.

Mengapa dan Dampak: Apa Artinya Ini ke Depan?

Penerapan creative financing ini memiliki dampak signifikan bagi Pemprov DKI Jakarta. Dengan skema pembiayaan yang kreatif, Pemprov DKI dapat mempercepat pembangunan fasilitas publik tanpa seluruh biayanya dibebankan kepada APBD. “Jakarta tidak bisa dibangun sendirian oleh Pemerintah DKI Jakarta. Kita melakukan creative financing bekerja sama dengan swasta,” ujar Pramono. Ke depannya, Jakarta Collaboration Fund diharapkan dapat menjadi hub finansial daerah untuk menghimpun berbagai instrumen pembiayaan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Meski telah menyiapkan berbagai skema pembiayaan, Pemprov DKI masih memiliki jalan panjang untuk mewujudkan kota global. Salah satu contoh keberhasilan creative financing adalah penerapan naming rights pada simpul transportasi. Skema ini juga telah diterapkan pada Stasiun LRT Jakarta Boulevard Utara-Summarecon Mall Kelapa Gading. Ke depannya, Pemprov DKI harus terus berinovasi dalam mencari sumber pendanaan baru untuk mendukung pembangunan kota. Dengan kerja sama yang kuat antara pemerintah dan sektor swasta, Jakarta diharapkan dapat mencapai targetnya sebagai kota global.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://news.detik.com/berita/d-8573026/bangun-jakarta-jadi-kota-global-pemprov-dki-andalkan-creative-financing, without altering the facts of the original article.

Truk Tabrak JPO Tendean Nyaris Roboh, Pemprov DKI Siapkan Rencana Pembongkaran

Truk tabrak JPO Tendean nyaris roboh menjadi perhatian utama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Rifki mengatakan bahwa pihaknya akan membongkar Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean yang rusak akibat ditabrak truk. “Penanganan kami dari Bina Marga yang pertama kita akan membongkar JPO ini,” kata Rifki ditemui di lokasi, Selasa (14/7/2026).

Momen Penentu di Menit Akhir

Menurut Rifki, upaya pembongkaran dilakukan usai satu tiang penyangga JPO terlepas dari tanah. Hal tersebut menurutnya perlu dilakukan, terlebih tidak ada tiang penyangga di tengah JPO. “Karena kita lihat fondasinya yang sebelah sini tiangnya sudah lepas, mau tidak mau kami harus lepas. Pelepasan itu juga tidak bisa setengah, harus seluruhnya. Karena kan apa? Karena kami tidak punya penunjang di tengah,” katanya.

BPBD Jakarta melaporkan peristiwa itu terjadi dini hari tadi pukul 00.30 WIB. Kecelakaan terjadi akibat sopir truk yang kurang hati-hati. “Sopir kendaraan towing alat berat tidak memperhitungkan max ketinggian muatan,” tulis BPBD Jakarta, Selasa (14/7). Pantauan di lokasi, pukul 07.30 WIB, tampak 1 tiang penyangga JPO sudah terputus dari tanahnya. Tangga jembatan di bagian Jalan Tendean menuju arah Blok M juga tampak terpisah dari jembatan penghubung.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Akibat kejadian ini, JPO Tendean yang semula berfungsi sebagai jalur penyeberangan orang kini tidak dapat digunakan. Hal ini tentu berdampak pada pengguna jalan yang biasa melintas di kawasan tersebut. “Penanganannya kemungkinan kita alat-alat kami sedang meluncur, mungkin kita bisa action jam 10.00 WIB. Yang pasti pertama adalah kita pangkas dulu tuh atapnya dari JPO, karena kan jaraknya terlalu dekat. Kita putus dulu, baru kita lepas gelagarnya. Ya mudah-mudahan siang menjelang sore sudah selesai,” kata Rifki.

Kejadian ini juga menjadi perhatian bagi pihak terkait untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan infrastruktur jalan. Pasalnya, jika tidak ada tindakan preventif, kejadian serupa dapat terulang dan menimbulkan dampak yang lebih besar. Oleh karena itu, pembongkaran JPO Tendean menjadi langkah awal untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan jalan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dari pantauan di lokasi, proses pembongkaran JPO Tendean akan memakan waktu beberapa jam. Alat-alat untuk membongkar JPO telah tiba sekitar pukul 10.00 WIB. Pihak terkait berharap proses pembongkaran dapat selesai pada sore hari. Dengan demikian, diharapkan kejadian serupa tidak akan terulang dan keselamatan pengguna jalan dapat terjamin.

Dengan kejadian ini, diharapkan semua pihak dapat meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan dalam berlalu lintas. Keselamatan dan keamanan jalan harus menjadi prioritas utama bagi semua pengguna jalan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://news.detik.com/berita/d-8573028/jpo-tendean-jaksel-nyaris-roboh-ditabrak-truk-bakal-dibongkar, without altering the facts of the original article.

Eks Menag Yaqut Kembali Diperiksa KPK, Kasus Pembantaran Kini Bergulir Lagi

Eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas kembali menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (14/6/2026). Kedatangan Yaqut ke gedung KPK, Jakarta Selatan, pukul 09.08 WIB itu disambut dengan rompi tahanan dan tangan diborgol. Kasus pembantaran yang sempat menghentikan proses hukum kini bergulir lagi.

Momen Penentu di Menit Akhir

Yaqut tiba di gedung KPK dengan membawa bantal untuk alas duduk. Namun, ia tak banyak bicara soal pemeriksaannya. “Nanti ya setelah ini ya, bismilah bismilah. Semoga kebenaran terungkap,” ujar Yaqut. Diketahui, Yaqut dibantarkan sejak Rabu (24/6) karena mengalami gangguan pencernaan. Masalah kesehatan ini sampai membuat Yaqut menjalani operasi pada Senin (29/6).

Dalam kasus korupsi kuota haji ini, KPK sudah menetapkan empat tersangka dan semuanya sudah ditahan. Keempatnya adalah Yaqut Cholil Qoumas (YCQ), Ishfah Abidal Azis alias Gus Alex (IAA), Ismail Adham (ISM), dan Asrul Azis Taba (ASR).

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

KPK menduga Ismail dan Asrul memberikan uang kepada Yaqut selaku mantan Menag. Pemberian uang itu dilakukan lewat perantara, yakni mantan Stafsus Yaqut, Gus Alex. Ismail diduga memberikan uang kepada Gus Alex senilai USD 30 ribu. Ismail juga disebut menyerahkan uang kepada mantan Dirjen PHU Kemenag tahun 2024, Hilman Latief (HL), senilai USD 5.000.

Kasus ini bermula dari proses pengajuan kuota haji oleh Kementerian Agama (Kemenag). KPK mengusut dugaan korupsi dalam proses pengajuan dan penetapan kuota haji tersebut.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kembalinya Yaqut ke KPK untuk pemeriksaan menunjukkan bahwa proses hukum dalam kasus korupsi kuota haji ini terus berlanjut. Kasus ini akan terus bergulir dan diharapkan dapat mengungkap kebenaran serta memberikan keadilan bagi semua pihak yang terlibat.

Dengan proses hukum yang terus berjalan, diharapkan kasus ini dapat memberikan pelajaran bagi pejabat publik lainnya untuk selalu menjaga integritas dan menjalankan tugas dengan amanah.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kedepannya, KPK akan terus mengusut kasus ini dan mengungkap keterlibatan pihak-pihak lain yang mungkin terlibat. Proses hukum yang transparan dan akuntabel diharapkan dapat memberikan keadilan bagi masyarakat dan menunjukkan komitmen pemerintah dalam pemberantasan korupsi.

Kasus korupsi kuota haji ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat, dan diharapkan dapat diselesaikan dengan tuntas untuk memberikan keadilan dan memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://news.detik.com/berita/d-8573033/eks-menag-yaqut-kembali-diperiksa-kpk-usai-pembantaran-berakhir, without altering the facts of the original article.

JPO di Jl Tendean Ditabrak Truk, Arus Lalin ke Blok M Kini Dialihkan Sementara

Sebuah Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, rusak parah setelah ditabrak truk pengangkut alat berat pada Selasa dini hari, 14 Juli 2026. Kejadian ini menyebabkan arus lalu lintas (lalin) ke arah Blok M dialihkan sementara. JPO yang nyaris roboh tersebut tidak bisa digunakan lagi.

Momen Penentu di Menit Akhir

Kronologi kejadian bermula ketika truk pengangkut alat berat yang dikemudikan oleh sopir yang kurang hati-hati gagal melintas di bawah JPO. Menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta, kejadian tersebut terjadi pada pukul 00.30 WIB. “Sopir kendaraan towing alat berat tidak memperhitungkan max ketinggian muatan,” tulis BPBD Jakarta.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Kejadian ini menyebabkan kerusakan parah pada JPO, sehingga peralatan untuk membongkar JPO tiba di lokasi pada pukul 10.00 WIB. Kasudin Bina Marga, Rifki Rismal, menargetkan pembongkaran JPO selesai pada sore hari. “Penanganannya kemungkinan kita alat-alat kami sedang meluncur, mungkin kita bisa action jam 10.00 WIB. Yang pasti pertama adalah kita pangkas dulu tuh atapnya dari JPO, karena kan jaraknya terlalu dekat. Kita putus dulu, baru kita lepas gelagarnya,” katanya.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kejadian ini berdampak pada arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian. Kasudin Perhubungan Jaksel, Bernad Octavianus Pasaribu, mengatakan jalur dari arah timur atau Pancoran menuju arah barat atau Blok M akan dialihkan. Sementara itu, jalur barat menuju timur akan tetap seperti biasa. “Ini kemungkinan arah dari timur ke barat itu akan penutupan, pengalihan, cuma kalau yang dari TL (traffic light) Pasar Santa arah ke timur kemungkinan akan tetap lanjut,” katanya.

Kasat Lantas Polres Jaksel Kompol Mujiyanto menjelaskan pengalihan yang akan dilakukan. Pengalihan dilakukan dari berbagai arah. “Nanti yang dari arah timur yang mau naik layang flyover otomatis ada pengalihan di depan Polsek Mampang. Nanti dibelokin ke kiri atau diputar balik ke Trans TV. Kemudian yang dari Warung Buncit yang mau arah ke kiri, diturunin ke underpass. Underpass nanti ketemu di TL Kuningan. Jadi nanti bisa belok kiri yang arah ke Gatot Subroto ya,” kata Kompol Mujiyanto.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Pembongkaran JPO akan dilakukan secara bertahap. Rifki Rismal mengatakan bahwa pihaknya akan menutup sebagian JPO yang mengarah ke Blok M. “Jadi sementara kami biarkan begini, nanti jam peak hour selesai, kami akan tutup satu arah yang ke arah Blok M. Kita akan tutup habis. Yang ke sana kita tutup sebagian dulu, setengah. Karena kami tetap butuh tutup di sebelah sana karena kan kondisi strukturnya tidak ada tiang di tengah. Jadi kami butuh lahan, baru kita lepas,” katanya.

Kejadian ini menjadi pelajaran bagi pengemudi untuk selalu memperhatikan ketinggian muatan dan kondisi jalan saat berkendara. JPO yang rusak parah tersebut harus dibongkar dan diperbaiki untuk memastikan keselamatan pengguna jalan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://news.detik.com/berita/d-8573054/jpo-ditabrak-truk-bakal-dibongkar-lalin-jl-tendean-ke-blok-m-dialihkan, without altering the facts of the original article.

Anak Tersangka Teror Bom SDN di Jaksel Dipastikan Tak Kena Bullying, Polisi Beri Jaminan

Kronologi Penangkapan Tersangka

Polisi bergerak cepat melakukan penyelidikan terkait ancaman teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi. Pelaku pria berinisial MY (34) ditangkap kurang dari 24 jam setelah kejadian. MY ditangkap di rumahnya yang tidak jauh dari sekolah pada pukul 12.20 WIB siang. Polisi mengungkapkan fakta bahwa MY adalah orang tua salah satu siswa di sekolah tersebut. “Setelah pelaku diamankan, ternyata anaknya pelaku juga bersekolah di sekolah tersebut,” kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imannudin.

Upaya Perlindungan dan Trauma Healing

Polisi memberikan edukasi atau penyuluhan kepada orang tua murid terkait penyebaran informasi teror bom di sekolah. Mereka meminta orang tua tidak asal menyebarkan informasi tersebut. “Alhamdulillah luar biasa baik (respons para orang tua), langsung kami edukasi dan kami treatment saat ini juga tidak ada yang memberikan informasi, menyebarkan atau mendistribusikan konten-konten yang terkait dengan adanya kejadian di sekolah ini,” ucap Rita. Selain itu, polisi memberikan trauma healing kepada anak-anak. Mereka juga berkomunikasi dengan seluruh guru untuk menanggapi situasi ini.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran tentang keamanan sekolah dan dampaknya pada anak-anak. Oleh karena itu, polisi berkomitmen untuk memberikan perlindungan maksimal kepada anak-anak. “Kemudian kita juga mengedukasi orang tua. Dan setelah ini kita akan mengedukasi juga para bapak-ibu gurunya. Supaya kita punya spirit dan semangat yang sama bagaimana kita mengamankan, menjadikan sekolah ini aman, nyaman, dan ramah anak,” kata Rita.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui motif di balik aksi teror bom ini. Namun, yang jelas adalah bahwa keamanan sekolah dan keselamatan anak-anak adalah prioritas utama. Dengan kerjasama antara polisi, sekolah, dan orang tua, diharapkan kejadian seperti ini tidak akan terulang kembali. Polisi akan terus memantau situasi dan memberikan perlindungan kepada anak-anak. “Kita akan terus memantau dan memberikan perlindungan kepada anak-anak. Kita berharap kejadian seperti ini tidak akan terulang kembali,” kata Rita.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://news.detik.com/berita/d-8573055/polisi-pastikan-anak-tersangka-teror-bom-sdn-di-jaksel-tak-kena-bullying, without altering the facts of the original article.

Ipda Kadek Sumerta, Polisi yang Peduli: Melindungi Kaum Disabilitas di Gianyar dengan Hati

Ipda Kadek Sumerta, seorang polisi yang peduli, telah menjadi inspirasi bagi banyak orang dengan kegiatan sosialnya di Yayasan Bhakti Senang Hati, Gianyar. Sebagai anggota Polri, ia tidak hanya menjalankan tugas pokoknya sebagai aparat keamanan, tetapi juga meluangkan waktu untuk membantu kaum disabilitas. Ipda Kadek Sumerta adalah contoh nyata dari seorang polisi yang memiliki hati.

Awal Mula Keterlibatan Ipda Kadek

Ipda Kadek bercerita bahwa awal mula dirinya berkegiatan di yayasan itu pada tahun 2017 silam. Saat itu, ia datang ke Yayasan Bhakti Senang Hati dengan seragam polisi lengkap dan melihat aktivitas belajar para kaum disabilitas, tetapi tidak didampingi oleh guru yang mengajar. Karena sudah berkumpul, ia memperkenalkan diri. Memang kesan awalnya mereka sangat canggung, termasuk mereka takut karena yang ada di hadapan mereka adalah polisi yang berseragam.

Namun, Ipda Kadek tidak menyerah. Ia kemudian tergerak hatinya untuk menjadi guru di yayasan kaum disabilitas tersebut. Ia mengajarkan baca tulis sambil pelan-pelan juga menyerap segala permasalahan para anak binaannya di Yayasan Bhakti Senang Hati. Dengan pola mengajar tidak seperti di sekolah-sekolah formal, ia mencoba menyerap bagaimana sih permasalahan mereka, karena tingkat kemampuan anak-anak difabel yang ada di yayasan ini berbeda-beda.

Meningkatkan Kemandirian Kaum Disabilitas

Ipda Kadek kemudian melatih para kaum disabilitas itu cara memasak, membuat hidangan untuk menjamu tamu. Ia juga bekerja sama dengan sejumlah agen pariwisata di Bali agar Yayasan Bhakti Senang Hati menjadi salah satu destinasi wisata para turis asing di Gianyar. Jadi, hal-hal yang dilakukan Ipda Kadek bertujuan meningkatkan kemampuan mereka tentang mengenal baca tulis, meningkatkan keterampilan mereka bagaimana cara melayani orang asing, dan membuat hidangan walaupun itu hidangan nasional dan bagaimana menumbuhkan semangat mereka sehingga mereka bisa percaya diri, kemandirian yang diutamakan di sini.

Mengapa Ipda Kadek Melakukan Ini?

Ipda Kadek menjelaskan bahwa aksinya menjadi pelindung kaum disabilitas di Gianyar merupakan konsep hidup yang dia jalankan, yakni Tri Hita Karana, yang artinya hubungan manusia dengan tuhan, hubungan manusia dengan manusia, hubungan manusia dengan alam. Jadi, apa yang dilakukan Ipda Kadek di Yayasan Bhakti Senang Hati ini adalah implementasi dari hubungan manusia dengan manusia, di mana kita sesama manusia harus saling peduli, saling memberikan kasih sayang kita kepada sesama umat manusia.

Dampak dan Apresiasi

Ketua Yayasan Bhakti Senang Hati, I Nyoman Sukadana, merasakan betul peran Ipda Kadek sejak pertama kali kenal pada tahun 2017. Ia meluangkan waktu untuk mengajar anak-anak mereka baca tulis karena sebagian besar anak-anak mereka tidak pernah mengenyam pendidikan. Pengurus Yayasan Bhakti Senang Hati, Ida Bagus Nyoman Sancaya (Usman), juga mengungkap kebaikan Ipda Kadek terhadap dirinya dan para penyandang disabilitas lainnya di yayasan tersebut. Konsistensi dan komitmen Ipda Kadek membina kaum disabilitas di Yayasan Bhakti Senang Hati itu diapresiasi atasannya, Kapolsek Blahbatu Kompol Luh Putu Sri Sumartini.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Ipda Kadek Sumerta berharap dapat terus mendampingi yayasan ini, walaupun nanti dirinya tidak berdinas jadi polisi. Ia ingin para kaum disabilitas di yayasan itu tidak ada batasan dengan dirinya, sehingga mereka dapat menganggapnya sebagai sosok ayah. Dengan demikian, Ipda Kadek Sumerta akan terus menjadi inspirasi bagi banyak orang dengan kegiatan sosialnya di Yayasan Bhakti Senang Hati, Gianyar.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://news.detik.com/berita/d-8573059/cerita-ipda-kadek-sumerta-jadi-polisi-pelindung-kaum-disabilitas-di-gianyar, without altering the facts of the original article.