Anggota DKPP yang Ikut KPU Naik Helikopter Terancam Sanksi: Diminta Nonaktif dan Tak Jadi Majelis Etik

Anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Muhammad Tio Aliansyah, yang ikut menggunakan helikopter dalam kegiatan pelantikan penyelenggara pemilu terancam sanksi. Ia diminta untuk nonaktif dan tidak menjadi majelis etik dalam proses pemeriksaan dugaan pelanggaran etik.

Keterlibatan dalam Penggunaan Helikopter

Muhammad Tio Aliansyah diketahui ikut dalam perjalanan menggunakan helikopter bersama Anggota KPU RI Parsadaan Harahap dan Anggota KPU Jawa Barat Abdullah Sapi’i. Penggunaan helikopter ini diduga sebagai pelanggaran etik dan telah dilaporkan ke DKPP.

Mengapa Nonaktif?

Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Rendy Umboh menilai bahwa Tio seharusnya tidak ikut menyidangkan perkara yang berkaitan dengan kasus tersebut. Menurut Rendy, anggota DKPP yang terlibat harus mengundurkan diri sementara atau dinonaktifkan untuk menghindari konflik kepentingan.

“Iya enggak boleh jadi majelis, enggak boleh kalau dia terlibat, majelis etik itu tidak boleh bersidang dan harus nonaktif. Harus nonaktif iya dong,” kata Rendy.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Jika Tio tetap aktif sebagai anggota DKPP, maka hal ini dapat menimbulkan pertanyaan tentang integritas dan independensi DKPP dalam menangani kasus pelanggaran etik. Selain itu, jika Tio tetap menjadi majelis etik, maka hal ini dapat mempengaruhi kepercayaan publik terhadap DKPP.

Rendy juga menegaskan bahwa persoalan etik tidak selalu bergantung pada aturan tertulis. Menurut dia, dalam persoalan etik terdapat perbedaan mendasar antara aturan hukum tertulis (rule of law) dan kaidah etik (rule of ethics).

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Saat ini, status Tio masih belum nonaktif dengan alasan tak ada landasan aturan. Namun, Rendy berharap bahwa DKPP dapat memahami prinsip-prinsip etik dan mengambil tindakan yang tepat untuk menjaga integritas dan independensi lembaga tersebut.

“Bedakan rule of ethics and rule of law. Rule of law, written, tertulis. Ada aturannya. Masa DKPP enggak tahu sih,” ujarnya.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.tribunnews.com/nasional/7854840/anggota-dkpp-yang-ikut-kpu-naik-helikopter-diminta-nonaktif-dan-tak-jadi-majelis-etik, without altering the facts of the original article.

Catat! Hari Tasyrik 2026: Amalan dan Larangan yang Wajib Diketahui Umat Islam

Hari Tasyrik adalah tiga hari setelah perayaan Idul Adha, yang jatuh pada tanggal 11, 12, dan 13 Zulhijah. Pada hari ini, umat Muslim dianjurkan untuk melakukan beberapa amalan yang dapat meningkatkan keimanan dan mendapatkan pahala. Salah satu amalan yang dapat dilakukan adalah menyembelih hewan kurban, yang merupakan salah satu kewajiban bagi umat Muslim yang mampu.

Menurut hadis riwayat Thabrani, hari Tasyrik adalah hari untuk makan dan minum. Rasulullah SAW juga mengutus Abdullah bin Hudzaifah untuk mengelilingi Kota Mina dan menyampaikan, “Janganlah kamu berpuasa pada hari ini (tasyrik) karena ia merupakan hari makan, minum, dan berzikir pada Allah.” Oleh karena itu, umat Muslim dianjurkan untuk menikmati hidangan makanan dan minuman pada hari ini.

Amalan yang Dapat Dilakukan pada Hari Tasyrik

Beberapa amalan yang dapat dilakukan pada hari Tasyrik antara lain:

Menyembelih hewan kurban bagi umat Muslim yang mampu, sehingga bisa menyenangkan orang-orang sekitar yaitu berbagi kepada yang kurang mampu menjadi amalan utama yang bisa dilakukan pada hari tasyrik. Menikmati hidangan makanan dari hasil sembelihan dan disajikan kepada orang-orang sekitar. Ini juga menjadi salah satu amalan yang baik bagi umat Islam.

Umat muslim juga disarankan untuk membaca tasmiyah (bismillah) dan takbir saat menyembelih hewan kurban. Termasuk saat berzikir dan memuji Allah SWT ketika makan dan minum, yaitu dengan membaca bismillah ketika memulai dan mengakhirinya dengan ucapan hamdallah.

Mengapa Hari Tasyrik Penting?

Hari Tasyrik penting karena merupakan hari yang sangat spesial bagi umat Muslim. Pada hari ini, umat Muslim dapat melakukan beberapa amalan yang dapat meningkatkan keimanan dan mendapatkan pahala. Selain itu, hari Tasyrik juga merupakan hari yang sangat menyenangkan bagi umat Muslim, karena dapat menikmati hidangan makanan dan minuman bersama keluarga dan teman.

Namun, ada beberapa hal yang dilarang atau menjadi pantangan agama pada hari Tasyrik. Pertama adalah hukumnya haram untuk berpuasa. Selama hari tasyrik ini, umat Islam dilarang menjalankan puasa qada maupun puasa sunnah apa pun. Menjalankan puasa sunnah di tiga hari setelah perayaan Idul Adha tidak diperbolehkan di hari Tasyrik, baik puasa Senin-Kamis, puasa Daud, puasa qadha, atau puasa sunnah lainnya.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Hari Tasyrik memiliki arti yang sangat penting bagi umat Muslim ke depan. Pada hari ini, umat Muslim dapat meningkatkan keimanan dan mendapatkan pahala dengan melakukan beberapa amalan yang telah disebutkan. Selain itu, hari Tasyrik juga dapat menjadi hari yang sangat menyenangkan bagi umat Muslim, karena dapat menikmati hidangan makanan dan minuman bersama keluarga dan teman.

Dengan demikian, umat Muslim diharapkan dapat memanfaatkan hari Tasyrik dengan sebaik mungkin, dengan melakukan beberapa amalan yang dapat meningkatkan keimanan dan mendapatkan pahala. Selain itu, umat Muslim juga diharapkan dapat menikmati hidangan makanan dan minuman pada hari ini, serta berbagi dengan orang-orang yang kurang mampu.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Umat Muslim masih memiliki jalan panjang yang harus ditempuh untuk meningkatkan keimanan dan mendapatkan pahala. Oleh karena itu, umat Muslim diharapkan dapat terus melakukan beberapa amalan yang dapat meningkatkan keimanan dan mendapatkan pahala, seperti menyembelih hewan kurban, menikmati hidangan makanan dan minuman, serta berbagi dengan orang-orang yang kurang mampu.

Dengan demikian, umat Muslim dapat meningkatkan keimanan dan mendapatkan pahala, serta menjadi orang yang lebih baik di masa depan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260529125405-29-738730/hari-tasyrik-2026-amalan-bacaan-zikir-dan-larangannya, without altering the facts of the original article.

3 Kesalahan Masak Jeroan Sapi yang Bikin Bau Amis Tak Hilang

Jeroan sapi menjadi salah satu bahan makanan yang banyak diolah saat Idul Adha. Mulai dari paru, babat, usus hingga limpa kerap dijadikan soto, gulai, sate sampai sambal goreng favorit keluarga. Namun, banyak orang masih mengeluhkan aroma amis atau prengus yang tetap muncul meski sudah memakai banyak rempah. Padahal, rahasia mengolah jeroan bukan hanya soal jahe atau serai, tetapi juga terletak pada teknik penanganannya sejak awal.

Beberapa metode berikut cukup umum digunakan untuk membantu mengurangi bau amis sekaligus membuat tekstur jeroan lebih empuk dan nyaman disantap. Sebagian orang langsung merebus jeroan setelah dicuci. Padahal, teknik perebusan bertahap sering digunakan saat mengolah jeroan untuk membantu mengurangi aroma menyengat.

Teknik Perebusan Bertahap

Teknik blanching atau perebusan awal juga cukup umum dipakai untuk membantu membersihkan sisa kotoran dan lemak yang masih menempel pada jeroan. Salah satu cara yang banyak dilakukan adalah memasukkan jeroan saat air masih dingin atau hangat, lalu memanaskannya perlahan hingga mendidih. Setelah direbus sekitar 10-15 menit, air rebusan pertama biasanya dibuang karena cenderung mengandung lemak dan aroma yang cukup kuat.

Mengurangi Aroma Menyengat

Hal ini jarang diperhatikan saat memasak jeroan. Sebagian orang memilih tidak menutup panci terlalu rapat ketika perebusan pertama berlangsung agar aroma tajam dapat keluar bersama uap panas. Cara ini memang bukan aturan wajib, tetapi cukup sering dipakai saat mengolah jeroan agar bau prengus tidak terlalu kuat.

Penggunaan Garam dan Jeruk Nipis

Menambahkan garam sejak awal sebenarnya tidak sepenuhnya salah. Namun, sebagian orang memilih menambahkan garam setelah perebusan pertama selesai agar rasa dan tekstur jeroan tetap terjaga. Penggunaan garam berlebihan di tahap awal juga dapat membuat rasa jeroan menjadi terlalu tajam sebelum bumbu lain meresap sempurna. Jeruk nipis atau cuka cukup populer digunakan untuk membantu mengurangi aroma amis pada jeroan. Kandungan asamnya dapat membantu menetralisir bau yang kuat.

Meski begitu, penggunaan berlebihan juga kurang disarankan karena bisa memengaruhi tekstur dan rasa alami jeroan. Biasanya, jeroan cukup dilumuri jeruk nipis selama beberapa menit sebelum dibilas kembali menggunakan air bersih.

Teknik yang Sering Dipakai Penjual Soto

Sejumlah penjual soto memilih merebus jeroan secara terpisah sebelum dicampurkan ke kuah utama. Setelah direbus, jeroan biasanya didiamkan sejenak agar aroma tajam berkurang terlebih dahulu. Cara ini dinilai membantu rasa kuah tetap lebih bersih dan tidak terlalu prengus.

Pendinginan yang Tepat Juga Penting

Setelah direbus, jeroan sebaiknya tidak langsung ditutup rapat saat masih sangat panas. Membiarkannya sedikit mendingin sebelum disimpan dapat membantu mengurangi kelembapan berlebih di dalam wadah. Panduan keamanan pangan juga menyarankan makanan matang disimpan pada suhu yang aman agar kualitasnya tetap terjaga. Jika tidak langsung dimasak, simpan jeroan dalam wadah tertutup di kulkas atau freezer.

Dengan teknik yang benar, jeroan sapi bisa terasa lebih gurih, empuk dan tetap nikmat disantap tanpa aroma menyengat yang berlebihan. Menggunakan banyak rempah belum tentu membuat jeroan otomatis bebas bau amis. Teknik pembersihan, perebusan bertahap dan pengolahan yang tepat justru menjadi faktor yang lebih penting.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kunci utama mengolah jeroan sapi bukan hanya pada banyaknya rempah, tetapi juga pada teknik penanganannya sejak awal. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan setiap langkah dalam mengolah jeroan sapi agar hasilnya optimal.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260529143758-29-738782/kesalahan-masak-ini-bisa-bikin-jeroan-sapi-tetap-bau-amis, without altering the facts of the original article.

Sapi Kurban Prabowo-Gibran Disembelih di IKN, Basuki Beri Komentar Tak Terduga

Momen Penentu di Idul Adha Perdana di IKN

Salat Iduladha dilaksanakan di Masjid Negara IKN dengan khotbah yang disampaikan oleh Ust. KH. Athian Ali M. Da’i, Lc., M.A., Ketua Forum Ulama Umat Indonesia. Dalam khotbahnya, ia menyampaikan bahwa setiap orang beriman akan menghadapi ujian dari Allah SWT dan bahwa ukuran keimanan seorang muslim tercermin dari kecintaannya kepada Allah SWT yang melebihi kecintaannya terhadap dunia dan seluruh isinya. Usai pelaksanaan salat, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan hewan kurban. Sebanyak 13 ekor sapi didistribusikan ke sejumlah kecamatan dalam wilayah delineasi IKN. Dari jumlah tersebut, dua ekor sapi merupakan bantuan kemasyarakatan Presiden Republik Indonesia dan satu ekor sapi merupakan bantuan kemasyarakatan Wakil Presiden Republik Indonesia. Sapi kurban yang diberikan oleh Presiden Prabowo dan Wapres Gibran disembelih dan didistribusikan kepada masyarakat sekitar IKN.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Melalui pelaksanaan kurban tahun ini, diperkirakan akan disalurkan sebanyak 4895 paket daging kurban dialokasikan bagi masyarakat di sembilan desa dan kelurahan sekitar IKN. Selain itu, 1.090 paket disalurkan kepada para pekerja di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), yang meliputi petugas kebersihan, keamanan, resepsionis, pekerja konstruksi, dan pekerja non-konstruksi. Pelaksanaan kurban di IKN juga melibatkan peternak lokal, seperti Rosibul Aklil, yang mengatakan bahwa pembelian ternak untuk kebutuhan kurban memberikan manfaat bagi usahanya. Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, memberikan komentar tak terduga terkait pelaksanaan kurban di IKN. “Hari ini kita melaksanakan Salat Iduladha di Masjid Negara IKN dan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban. Mudah-mudahan ini menjadi ibadah bagi kita semua. Semua kurban ini dari warga untuk warga,” ujar Basuki.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dengan pelaksanaan Idul Adha perdana di IKN, diharapkan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam kegiatan keagamaan dan sosial. Selain itu, pelaksanaan kurban di IKN juga diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar dan para pekerja di kawasan pembangunan IKN. Dengan demikian, IKN dapat menjadi contoh bagi kota-kota lain dalam melaksanakan kegiatan keagamaan dan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260529130218-30-738732/penampakan-sapi-prabowo-gibran-disembelih-di-ikn-basuki-ucapkan-ini, without altering the facts of the original article.

Industri Syariah di Ujung Tanduk: Spin Off dan Strategi Bertahan di Tengah Gejolak

Industri syariah di Indonesia saat ini berada di ujung tanduk. Melemahnya pasar modal dan rupiah telah memberikan tekanan besar pada industri ini, terutama pada konsep spin off yang diharapkan dapat menjadi strategi bertahan. Spin off, yang merupakan pemisahan unit syariah dari induk perusahaan, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan fokus pada produk syariah.

Momen Penentu di Menit Akhir

Kondisi pasar yang tidak stabil telah memaksa industri syariah untuk melakukan penyesuaian. Melemahnya rupiah dan penurunan pasar modal telah berdampak signifikan pada kinerja industri syariah. Hal ini terlihat dari penurunan nilai aset dan pendapatan industri syariah. Dalam situasi ini, spin off diharapkan dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kinerja industri syariah.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Beberapa fakta menunjukkan bahwa industri syariah saat ini berada dalam situasi yang sulit. Pertama, melemahnya rupiah telah meningkatkan biaya operasional industri syariah. Kedua, penurunan pasar modal telah berdampak pada nilai aset industri syariah. Ketiga, industri syariah harus bersaing dengan industri keuangan lainnya yang lebih besar dan lebih kuat.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Mengapa industri syariah harus melakukan spin off? Konteksnya adalah industri syariah saat ini harus meningkatkan efisiensi dan fokus pada produk syariah. Dengan melakukan spin off, industri syariah diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan meningkatkan kepercayaan investor. Dampaknya, industri syariah dapat meningkatkan kontribusinya pada perekonomian Indonesia. Namun, jalan panjang masih harus ditempuh untuk mencapai tujuan tersebut.

Dalam situasi yang sulit ini, industri syariah harus memiliki strategi yang tepat untuk bertahan. Spin off dapat menjadi salah satu strategi yang dapat digunakan. Namun, industri syariah juga harus meningkatkan efisiensi dan fokus pada produk syariah. Dengan demikian, industri syariah dapat meningkatkan kinerjanya dan meningkatkan kepercayaan investor.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kesimpulannya, industri syariah saat ini berada dalam situasi yang sulit. Namun, dengan strategi yang tepat, industri syariah dapat meningkatkan kinerjanya dan meningkatkan kepercayaan investor. Spin off dapat menjadi salah satu strategi yang dapat digunakan. Namun, industri syariah juga harus meningkatkan efisiensi dan fokus pada produk syariah. Dengan demikian, industri syariah dapat meningkatkan kontribusinya pada perekonomian Indonesia.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260526211755-31-738266/video-arah-spin-off-daya-tahan-industri-syariah-di-tengah-gejolak, without altering the facts of the original article.

Penipuan Travel Umrah Rp12,14 Miliar: Korban Bertambah, Polisi Masih Buru Pelaku

Kasus penipuan travel umrah dengan nilai fantastis kembali terjadi di Indonesia. Kali ini, Polda Metro Jaya menetapkan Ahmad Syah Farhan (ASF) selaku pemilik Hanania Travel dan Direktur Utama (Dirut) PT Khazanah Tamma Internasional sebagai tersangka. Ia diduga melakukan penipuan dan atau penggelapan dana perjalanan umrah yang merugikan puluhan korban dengan total Rp12,14 miliar. Kasus ini masih terus dikembangkan oleh pihak kepolisian.

Kronologi Kasus Penipuan Travel Umrah

Kasus penipuan travel umrah ini bermula dari laporan para korban yang merasa ditipu oleh Hanania Travel. Para korban mengaku telah melakukan pembayaran paket umrah kepada pihak Hanania Group, namun tidak diberangkatkan sesuai jadwal. Polda Metro Jaya menerima dua laporan terkait kasus penipuan umrah Hanania, dengan korban mencapai puluhan orang dan kerugian senilai total Rp12,14 miliar. Salah satu laporan dibuat oleh pelapor berinisial JSP dengan jumlah korban kurang lebih 128 orang dan total kerugian yang dilaporkan mencapai sekitar Rp12,145 miliar.

Setelah melakukan pemeriksaan, penyidik menetapkan ASF sebagai tersangka dan kini ditahan di Rutan Polda Metro Jaya. Adapun pasal yang dikenakan terhadap Ahmad Syah Farhan adalah dugaan penipuan dan atau penggelapan dan atau tindak pidana pencucian uang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 492 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dan/atau Pasal 486 KUHP dan/atau Pasal 607 KUHP.

Mengapa Kasus Ini Terjadi?

Kasus penipuan travel umrah ini terjadi karena adanya ketidaktransparan dan kurangnya pengawasan dalam industri travel umrah. Banyaknya kasus penipuan travel umrah yang terjadi di Indonesia menunjukkan bahwa masih banyak pelaku usaha yang tidak menjalankan bisnisnya dengan integritas dan profesionalisme. Hal ini tentu sangat merugikan bagi para korban yang telah mempercayakan uang mereka kepada pelaku usaha yang tidak bertanggung jawab.

Dampak Kasus Ini

Kasus penipuan travel umrah ini tentu memiliki dampak yang signifikan bagi para korban dan industri travel umrah secara keseluruhan. Para korban akan mengalami kerugian finansial yang besar dan juga kehilangan kepercayaan terhadap pelaku usaha travel umrah. Industri travel umrah juga akan mengalami dampak negatif karena kasus ini dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap bisnis travel umrah secara keseluruhan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kedepannya, pihak kepolisian masih harus terus mengembangkan kasus ini untuk mengetahui apakah ada pelaku lain yang terlibat. Para korban juga masih harus terus memantau proses hukum yang sedang berjalan untuk memastikan bahwa hak-hak mereka dapat dipenuhi. Industri travel umrah juga harus melakukan introspeksi dan meningkatkan standar operasional mereka untuk mencegah kasus serupa terjadi di masa depan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260601190920-29-739240/geger-penipuan-travel-umrah-rp1214-miliar-ini-kronologinya, without altering the facts of the original article.

3 Hal Penting tentang Mandi Wajib: Pengertian, Niat, dan Tata Cara yang Benar

Pengertian Mandi Wajib

Mandi wajib adalah kewajiban bagi setiap Muslim yang sudah baligh (dewasa) dan berakal untuk membersihkan diri dari hadas besar. Hadas besar dapat terjadi karena beberapa原因, seperti keluarnya air mani, berhubungan suami istri, berakhirnya masa haid, berakhirnya masa nifas, dan kematian. Mandi wajib bukan sekadar membasuh tubuh dengan air, melainkan gabungan antara niat ibadah di dalam hati dan tindakan mengalirkan air suci ke seluruh permukaan kulit dan rambut.

Niat Mandi Wajib

Niat mandi wajib merupakan bagian penting dari pelaksanaan mandi wajib. Niat harus dilakukan dengan sungguh-sungguh dan tidak boleh dilakukan dengan sembrono. Berikut adalah beberapa contoh niat mandi wajib: * Niat mandi wajib umum (karena junub / keluar mani / hubungan suami istri): “Dengan nama Allah, aku berniat mandi wajib untuk menghilangkan hadas besar.” * Niat mandi wajib untuk perempuan setelah haid: “Dengan nama Allah, aku berniat mandi wajib untuk menghilangkan hadas besar karena telah berhenti dari haid.” * Niat mandi wajib setelah nifas: “Dengan nama Allah, aku berniat mandi wajib untuk menghilangkan hadas besar karena telah berhenti dari nifas.”

Tata Cara Mandi Wajib

Tata cara mandi wajib harus dilakukan dengan benar dan sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW. Berikut adalah urutan mandi wajib: 1. Membaca bismillah dan berniat mandi wajib. 2. Mencuci kedua telapak tangan sebanyak tiga kali. 3. Membersihkan kemaluan dan area sekitar. 4. Mencuci tangan kiri kembali. 5. Berwudhu seperti wudhu salat. 6. Mengguyur kepala sebanyak tiga kali. 7. Mengguyur seluruh tubuh dimulai dari sisi kanan. 8. Memastikan air merata ke seluruh bagian tubuh. 9. Membasuh kaki.

Mengapa Mandi Wajib Penting?

Mandi wajib penting karena merupakan salah satu syarat sahnya pelaksanaan ibadah-ibadah tertentu. Selain itu, mandi wajib juga memiliki dampak positif bagi kesehatan dan kebersihan diri. Dengan melakukan mandi wajib, seseorang dapat membersihkan diri dari kotoran dan bakteri yang dapat menyebabkan penyakit. Dalam melakukan mandi wajib, perlu dipahami bahwa ada beberapa hal yang dapat membuat mandi wajib menjadi tidak sah, seperti adanya bagian tubuh yang tidak terkena air, adanya penghalang antara air dan kulit, dan menggunakan air yang tidak suci. Oleh karena itu, perlu dilakukan dengan sungguh-sungguh dan teliti.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Mandi wajib merupakan salah satu kewajiban bagi setiap Muslim yang sudah baligh (dewasa) dan berakal. Dengan melakukan mandi wajib, seseorang dapat membersihkan diri dari hadas besar dan melaksanakan ibadah-ibadah tertentu dengan sah. Oleh karena itu, perlu dilakukan dengan sungguh-sungguh dan teliti. Jalan panjang yang masih harus ditempuh adalah memahami dan melaksanakan mandi wajib dengan benar dan sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW. Dengan demikian, seseorang dapat membersihkan diri dari kotoran dan bakteri yang dapat menyebabkan penyakit, serta melaksanakan ibadah-ibadah tertentu dengan sah.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260603151029-29-739815/mandi-wajib-pengertian-niat-tata-cara-dan-hal-yang-membatalkannya, without altering the facts of the original article.

Doa Akhir dan Awal Tahun Hijriah: Lengkap dengan Bacaan Arab, Latin, dan Artinya

Umat Islam di seluruh dunia kini bersiap menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1448 H yang jatuh pada 1 Muharam. Momen pergantian tahun Hijriah ini bukan sekadar perpindahan angka dalam kalender, melainkan waktu yang sangat istimewa untuk merenungkan perjalanan spiritual, memohon ampunan atas kesalahan yang lalu, serta memanjatkan doa kebaikan untuk masa depan.

Doa Akhir Tahun Hijriah: Penutup dengan Permohonan Ampun

Doa akhir tahun dibaca sebagai wujud rasa syukur atas segala nikmat yang diterima sekaligus permohonan ampunan atas segala khilaf, dosa, dan kekurangan selama satu tahun yang telah berlalu. Lafaz ini dikutip dari kitab Terjemah dan Fadhilah Majmu’ Syarif.

Bacaan doa akhir tahun dalam bahasa Arab adalah:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ. وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمْ اللَّهُمَّ مَا عَمِلْتُ فِي هَذِهِ السَّنَةِ مِمَّا نَهَيْتَنِي عَنْهُ فَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَلَمْ تَرْضَهُ وَلَمْ تَنْسَهُ وَحَلِمْتُ عَلَى بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوبَتِي وَدَعَوْتَنِي إِلَى التَّوْبَةِ مِنْهُ بَعْدَ جُرْأَتِي عَلَى مَعْصِيَتِكَ. فَإِنِّى أَسْتَغْفِرُكَ فَاغْفِرْلَ. وَمَا عَمِلْتُ فِيهَا مِمَّا تَرْضَاهُ وَوَعَدْتَنِي عَلَيَّ الثَّوَابَ فَأَسْتَلُكَ. اللَّهُمَّ يَا كَرِيمُ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ أَنْ تَتَقَبَّلَهُ مِنّى وَلَا تَقْطَعُ رَجَائِي مِنْكَ يَا كَرِيمُ. وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ الْأُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ.

Artinya:

“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. Semoga Allah melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta para keluarga dan sahabatnya. Ya Allah, segala yang telah kukerjakan selama tahun ini dari apa yang menjadi larangan-Mu, sedang aku belum bertaubat, padahal Engkau tidak melupakannya dan Engkau bersabar dengan kasih sayang-Mu, padahal sesungguhnya Engkau berkuasa memberikan siksa kepadaku. Engkau pun telah mengajakku untuk bertaubat sesudah aku melakukan maksiat. Karena itu ya Allah, aku mohon ampunan-Mu, berilah ampunan kepadaku dengan kemurahan-Mu. Segala apa yang telah kukerjakan selama tahun ini berupa amal perbuatan yang Engkau ridhai dan Engkau janjikan akan membalasnya dengan pahala, aku mohon kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pemurah, wahai Dzat Yang Mempunyai Kebesaran dan Kemuliaan, semoga berkenan menerima amal kami dan semoga Engkau tidak memutuskan harapan kami kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pemurah. Dan semoga Allah memberikan rahmat dan kesejahteraan atas penghulu kami Muhammad, Nabi yang Ummi, dan kepada keluarga dan sahabatnya.”

Momen Penentu di Menit Akhir

Umat Islam dianjurkan membaca doa akhir tahun sebelum memasuki waktu pergantian tahun. Doa ini merupakan wujud rasa syukur dan permohonan ampunan atas segala kesalahan yang telah dilakukan selama satu tahun yang telah berlalu.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Membaca doa akhir tahun dan doa awal tahun merupakan bagian dari amalan yang dianjurkan dalam syariah Islam. Dengan membaca doa-doa ini, umat Islam dapat memohon ampunan atas kesalahan yang telah dilakukan dan memanjatkan doa kebaikan untuk masa depan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Semoga dengan membaca doa akhir tahun dan doa awal tahun, umat Islam dapat meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT. Dan semoga kita semua dapat menjadi hamba yang lebih baik di masa depan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260615131724-29-742933/doa-akhir-dan-awal-tahun-hijriah-bacaan-lengkap-arab-latin-dan-arti, without altering the facts of the original article.

5 Ucapan Tahun Baru Islam 2026 yang Bisa Anda Kirim ke Keluarga, Kerabat, dan Rekan Kerja

Momen Penentu di Tahun Baru Islam

Pergantian tahun dalam kalender Hijriah bukan sekadar penanda waktu, tetapi juga mengingatkan pada peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW yang sarat dengan nilai perjuangan, pengorbanan, dan perubahan menuju kehidupan yang lebih baik. Hijrah Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah merupakan titik balik penting dalam sejarah Islam, menandai awal dari penyebaran agama Islam dan pembentukan komunitas Muslim.

Tiga Fakta yang Bikin Tahun Baru Islam Berbeda

Beberapa tradisi yang kerap dilakukan pada Tahun Baru Islam adalah saling mengirim ucapan kepada keluarga, sahabat, kerabat, hingga rekan kerja. Ucapan-ucapan ini biasanya berisi harapan untuk kesehatan, kebahagiaan, dan keberkahan di tahun yang baru. Ucapan Tahun Baru Islam 2026 untuk Keluarga: – Selamat Tahun Baru Islam 1448 H. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan, kebahagiaan, dan keberkahan untuk keluarga kita sepanjang tahun ini. – Di awal tahun Hijriah ini, semoga keluarga kita selalu diberikan perlindungan, rezeki yang halal, dan hati yang penuh rasa syukur. Ucapan Tahun Baru Islam 2026 untuk Teman: – Selamat 1 Muharram 1448 H. Semoga setiap langkah keluarga kita selalu dipenuhi kemudahan, kedamaian, dan keberkahan dari Allah SWT. – Tahun baru adalah kesempatan untuk menjadi lebih baik. Semoga keluarga kita semakin harmonis, rukun, dan dekat dengan Allah SWT. Ucapan Tahun Baru Islam 2026 untuk Rekan Kerja: – Semoga Allah menghapus segala kesalahan di masa lalu dan menggantinya dengan kebaikan serta kebahagiaan yang berlipat ganda. Mari sambut tahun Hijriah yang baru dengan hati yang bersih dan penuh harapan. – Semoga rumah kita dipenuhi cinta, keberkahan, dan keberuntungan yang membawa kebaikan bagi semua anggota keluarga.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Tahun Baru Islam 1448 H diharapkan membawa kebaikan, keberkahan, dan kesuksesan dalam hidup. Momentum ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan keimanan umat Muslim dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Dengan refleksi diri dan harapan baru, umat Muslim dapat menyambut tahun Hijriah yang baru dengan penuh optimisme dan semangat untuk menjadi lebih baik.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dalam menyambut Tahun Baru Islam 1448 H, mari kita jadikan momentum ini sebagai kesempatan untuk meningkatkan keimanan, memperkuat hubungan dengan sesama, dan berusaha menjadi pribadi yang lebih baik. Dengan demikian, kita dapat menjalani tahun yang baru dengan penuh harapan dan optimisme, serta mencapai kesuksesan dan kebahagiaan di dalamnya.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260615114024-29-742880/ucapan-tahun-baru-islam-2026-untuk-keluarga-kerabat-dan-rekan-kerja, without altering the facts of the original article.

PBNU Umumkan 1 Muharram 1448 H Jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026: Ini Dampaknya

PBNU telah mengumumkan bahwa 1 Muharram 1448 H jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026. Pengumuman ini disampaikan melalui surat nomor 146/PB.08/A.II.11.13/13/06/2026 yang dikeluarkan oleh Lembaga Falakiyah PBNU. Berdasarkan pengumuman tersebut, PBNU menetapkan 1 Muharram 1448 H jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026, setelah melakukan rukyatul hilal pada Senin, 15 Juni 2026, yang tidak berhasil melihat hilal.

Momen Penentu di Menit Akhir

Lembaga Falakiyah PBNU telah melakukan rukyatul hilal pada Senin, 15 Juni 2026, untuk menentukan awal bulan Muharram 1448 H. Berdasarkan laporan dari seluruh titik pemantauan, hilal tidak terlihat. Dengan demikian, PBNU menetapkan 1 Muharram 1448 H jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026, berdasarkan istikmal. Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan hasil rukyatul hilal yang tidak berhasil melihat hilal.

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) sebelumnya telah menetapkan 1 Muharram 1448 H jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026, yang juga menjadi libur nasional. Sementara itu, Muhammadiyah juga telah menetapkan 1 Muharram 1448 H jatuh pada hari yang sama, sebagaimana tertera dalam Kalender Hijriah Global Tunggal.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Perbedaan penetapan 1 Muharram 1448 H antara PBNU, pemerintah, dan Muhammadiyah dapat menimbulkan beberapa dampak. Pertama, perbedaan ini dapat mempengaruhi pelaksanaan ibadah dan kegiatan keagamaan yang terkait dengan awal bulan Muharram. Kedua, perbedaan ini juga dapat mempengaruhi libur nasional yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Namun, yang lebih penting adalah bagaimana perbedaan ini dapat mempengaruhi kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya kesepakatan dalam menentukan awal bulan hijriah.

Dalam jangka panjang, perbedaan penetapan awal bulan hijriah dapat mempengaruhi keseragaman dalam pelaksanaan ibadah dan kegiatan keagamaan di Indonesia. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya kesepakatan dalam menentukan awal bulan hijriah.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Ke depan, masih banyak jalan panjang yang harus ditempuh untuk mencapai kesepakatan dalam menentukan awal bulan hijriah. Perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya kesepakatan dalam menentukan awal bulan hijriah. Selain itu, perlu dilakukan juga upaya untuk meningkatkan kualitas dan akurasi dalam menentukan awal bulan hijriah, sehingga dapat mencapai kesepakatan yang lebih luas.

Dengan demikian, diharapkan bahwa ke depannya, penetapan awal bulan hijriah dapat dilakukan dengan lebih akurat dan seragam, sehingga dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya kesepakatan dalam menentukan awal bulan hijriah.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260616130536-29-743139/pbnu-tetapkan-1-muharram-1448-h-jatuh-rabu-17-juni-2026, without altering the facts of the original article.