Gubernur BI yang Paling Dipercaya Presiden RI, Siapa Sosoknya?

**Gubernur BI yang Paling Dipercaya Presiden RI, Siapa Sosoknya?** Pada tahun 1966, Presiden Soeharto mengangkat Radius Prawiro sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) ke-6. Peran ini sangat strategis, karena Bank Indonesia merupakan salah satu institusi keuangan yang paling penting di Indonesia. Selama memimpin Bank Indonesia, Radius Prawiro membantu pemerintah memulihkan kondisi makroekonomi Indonesia yang terpuruk pada awal Orde Baru. **Momen Penentu di Menit Akhir** Radius Prawiro dipercaya Presiden Soeharto karena kemampuannya dalam membantu memulihkan kondisi ekonomi Indonesia. Saat itu, pemerintahan Soeharto menghadapi beberapa tantangan besar, seperti hiperinflasi, defisit neraca pembayaran, menipisnya cadangan devisa, hingga kesulitan membayar utang luar negeri. Radius Prawiro, sebagai anggota Tim Ahli Ekonomi Presiden yang dipimpin Widjojo Nitisastro, berperan penting dalam penyusunan program stabilisasi dan rehabilitasi ekonomi. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** 1. Radius Prawiro diangkat sebagai Menteri Urusan Bank Sentral sekaligus Gubernur Bank Sentral pada tahun 1966. 2. Ia bergabung dalam Tim Ahli Ekonomi Presiden yang dipimpin Widjojo Nitisastro, yang kemudian dikenal sebagai “Mafia Berkeley”. 3. Radius Prawiro berperan dalam pembentukan Inter-Governmental Group on Indonesia (IGGI) pada tahun 1967 sebagai forum untuk merundingkan kembali utang luar negeri Indonesia. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Keberhasilan Radius Prawiro dalam membantu memulihkan kondisi ekonomi Indonesia membuatnya terus memperoleh kepercayaan Presiden Soeharto. Ia kemudian digeser menjadi Menteri Perdagangan, Menteri Keuangan, dan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, Industri, dan Pengawasan Pembangunan. Keberhasilannya menempati beberapa pos menteri membuatnya dinobatkan sebagai menteri paling lama dalam sejarah Indonesia, yakni menjabat selama 28 tahun berturut-turut. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Keberhasilan Radius Prawiro tidak hanya terjadi karena kemampuannya sendiri, tetapi juga karena keberanian Presiden Soeharto dalam mendengarkan masukan dari penasihat ekonominya. Keberhasilan program stabilisasi ekonomi yang dilakukan Radius Prawiro dan timnya berdampak besar bagi perekonomian Indonesia. Mereka berhasil membantu pemerintah mengatasi berbagai tantangan ekonomi yang diwarisi dari pemerintahan sebelumnya. Keberhasilan ini menjadi contoh penting bagi generasi penerus dalam menghadapi berbagai tantangan yang akan datang.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260727095521-25-754016/ini-sosok-gubernur-bi-paling-dipercaya-presiden-ri, without altering the facts of the original article.

41 Tahun Menguasai Tanah Matraman, Sosok ini Menjadi Legenda di Masyarakat Lokal

**41 Tahun Menguasai Tanah Matraman, Sosok ini Menjadi Legenda di Masyarakat Lokal** Matraman kini dikenal sebagai salah satu kawasan padat penduduk di Jakarta, tetapi jauh sebelum dipenuhi permukiman dan pusat aktivitas warga, wilayah tersebut pernah menjadi tanah partikelir yang dikuasai satu orang selama 41 tahun. Sosok tersebut adalah J.M.L. Bohl, warga Belanda yang datang ke Batavia (kini Jakarta) untuk mencari peruntungan sebelum menjadi salah satu tuan tanah terbesar di ibu kota Hindia Belanda. **Momen Penentu di Menit Akhir** Bohl datang ke Batavia sekitar 1864 saat berusia 16 tahun. Seperti banyak orang Belanda lainnya, dia mengadu nasib di tanah jajahan dan beruntung langsung bekerja di perusahaan Pitcairn Syaae & Co. Dari hasil bekerja itu, dia mengumpulkan pundi-pundi kekayaan hingga mampu membeli tanah partikelir di Batavia. “Setelah bekerja, dia beralih membeli tanah dan ketika masih muda dia menjadi tuan tanah atas dua tanah, yaitu Matraman dan Sinajan yang terletak di dekat Paal Merah,” tulis Het Nieuws van den Dag voor Nederlandsch-Indie. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Bohl menguasai tanah Matraman seluas 502 bau atau sekitar 400 hektare. Di kawasan tersebut, dia membangun rumah mewah sebagai tempat tinggalnya. Dia juga memelihara puluhan ekor rusa, sesuatu yang menjadi simbol kemewahan pada masa itu. Menurut Regeerings-almanak voor Nederlandsch-Indie, Bohl menguasai tanah partikelir Matraman selama 41 tahun. Masa kepemilikan tersebut tergolong panjang untuk ukuran tanah partikelir pada masa kolonial. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Kehidupan pribadi Bohl nyaris tak diketahui publik. Harian Bataviaasch Nieuwsblad (19 Juni 1920) menyebut pria kelahiran 1848 itu tidak dikenal banyak orang karena menjalani kehidupan yang sangat menyendiri. Dia lebih dikenal sebagai pemilik tanah-tanah luas di Batavia. Selain menjadi tuan tanah, Bohl juga sempat terjun ke dunia politik. Setelah itu, kepemilikan tanah tersebut diambil alih pemerintah kolonial. Meski demikian, sejarah tetap mencatat J.M.L. Bohl sebagai salah satu tuan tanah terbesar yang pernah menguasai kawasan Matraman pada masa Hindia Belanda. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Kematian Bohl mengakhiri penguasaannya atas tanah partikelir Matraman yang telah berlangsung selama 41 tahun. Berbagai surat kabar kolonial menyebut kematian Bohl mengakhiri penguasaannya atas tanah partikelir Matraman yang telah berlangsung selama 41 tahun. Usai mendapatkan kemewahan, pemerintah kolonial mengambil alih tanah tersebut, meninggalkan sejarah yang masih relevan hingga saat ini.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260727132727-25-754111/sosok-ini-kuasai-400-hektare-tanah-matraman-selama-41-tahun, without altering the facts of the original article.

BRI Cetak Rekor Transaksi QRIS, Pertumbuhan Bisnis Melambung 20% dalam 6 Bulan

Momen Penentu di Menit Akhir

BRI mencatatkan pertumbuhan signifikan dalam bisnis merchant dan QRIS hingga Triwulan I-2026. Jumlah merchant meningkat menjadi 323,7 ribu dengan volume transaksi tumbuh 26,5% secara tahunan (yoy) menjadi Rp67,9 triliun. Sementara itu, volume transaksi QRIS melonjak 76% yoy menjadi Rp30,5 triliun dan jumlah transaksi meningkat 86,7% yoy hingga lebih dari 253 miliar transaksi.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Menurut Direktur Network & Retail Funding BRI Aquarius Rudianto, penguatan ekosistem merchant dan QRIS tidak hanya memperluas ekosistem transaksi, memperkuat penghimpunan dana murah berbasis transaksi, serta membuka peluang yang lebih besar bagi pelaku usaha untuk berkembang. “Seiring dengan meningkatnya transaksi digital, BRI terus menghadirkan solusi pembayaran yang aman, mudah, dan andal bagi masyarakat. Hingga saat ini, 98,9% transaksi BRI telah dilakukan melalui e-channel,” ujar Aquarius, Senin (27/7/2026).

Apa Artinya Ini ke Depan?

Pertumbuhan bisnis BRI yang signifikan ini berdampak pada kinerja keuangan perbankan nasional. Total aset BRI tercatat mencapai Rp2.250 triliun atau tumbuh 7,2% YoY. Dari sisi pendanaan, total Dana Pihak Ketiga (DPK) BRI juga mencatatkan pertumbuhan yang menggembirakan, dengan ditopang oleh dana murah (CASA) konsolidasian yang tumbuh semakin solid. Hingga Maret 2026, BRI berhasil menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp1.555,1 triliun atau tumbuh 9,4% secara tahunan (yoy).

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kinerja yang menjanjikan ini tidak membuat BRI berhenti dari langkahnya dalam memperkuat transformasi digital sebagai bagian dari upaya menciptakan nilai (value creation) bersama Danantara. BRI akan terus mengembangkan ekosistem merchant dan QRIS, serta memperkuat funding franchise melalui optimalisasi kanal digital guna membangun basis dana murah berbasis transaksi yang lebih solid. Dengan demikian, BRI dapat terus meningkatkan kinerja keuangan dan memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260727183403-25-754234/transformasi-digital-bri-pacu-pertumbuhan-bisnis-transaksi-qris, without altering the facts of the original article.

Menteng Terjebak dalam Skandal, Anak Miliarder Kaya-Raya Mengancam Gelandangan

**Menteng Terjebak dalam Skandal, Anak Miliarder Kaya-Raya Mengancam Gelandangan** Jl. Surabaya, Menteng, Jakarta Pusat, terlihat sepi dan hening. Toko barang antik yang legendaris di kawasan tersebut hanya terdengar suara lalu-lalang kendaraan. Namun, lebih dari seabad lalu, kawasan ini pernah diguncang skandal yang melibatkan keluarga penguasa tanahnya sendiri. Skandal ini melibatkan Said Ali bin Shahab, salah satu orang kaya dan pemilik tanah terbesar di Menteng pada dekade 1908-an. **Momen Penentu di Menit Akhir** Pada 1908, Said Ali bin Shahab dan putranya, Said Abdul Mutalib, terseret kasus penyiksaan terhadap seorang gelandangan. Koran De Stichtsche Courant (26 Maret 1908) mengungkapkan, pelaku utama adalah Said Abdul Mutalib bersama seorang pembantunya bernama Entong. Kasus ini bermula ketika korban menolak membayar pungutan kepada tuan tanah. Pada masa kolonial, pemilik tanah memang memiliki hak menarik pungutan dari orang-orang yang tinggal di wilayahnya. Pungutan tersebut bisa berupa uang maupun tenaga kerja. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Mengikuti kronologi kejadian, korban kemudian ditangkap dan mengalami penyiksaan. Menurut laporan surat kabar, Said Ali bin Shahab mengetahui kejadian tersebut tetapi tidak menghentikannya. Saat kasus terbongkar, tubuh korban masih memperlihatkan bekas ikatan di pergelangan tangan dan beberapa bagian tubuh lainnya. Berita itu pun segera menyebar luas ke seluruh Batavia. Polisi kemudian menangkap Abdul Mutalib beserta para pembantunya yang terlibat langsung dalam penyiksaan. Said Ali bin Shahab juga ikut ditahan karena dianggap membiarkan tindak pidana itu terjadi di hadapannya. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Menariknya, pada saat proses hukum tersebut berlangsung, pemerintah kolonial tengah bernegosiasi membeli sebagian tanah milik keluarga Shahab di Menteng. Rencana itu mencakup pembelian lahan beserta sekitar 295 bangunan dengan harga yang disepakati sebesar 1.310.000 gulden. Pemerintah kota ingin menguasai sebagian tanah pribadi di Batavia untuk kepentingan publik. Pada akhirnya, transaksi itu benar-benar terlaksana. Setelah perkara hukum usai, tanah keluarga Shahab resmi beralih ke pemerintah kota. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Dua tahun kemudian, Menteng dikembangkan menjadi kawasan permukiman modern bagi kalangan elite Batavia. Citra sebagai kawasan elite itu bahkan masih melekat hingga sekarang. Namun, skandal ini meninggalkan kesan bahwa kekuasaan dan kekayaan tidak dapat membeli kebebasan dan keadilan. Skandal ini juga menunjukkan bahwa pemerintah kolonial memiliki tujuan yang lebih besar dalam menguasai tanah dan kekayaan masyarakat. Dalam hal ini, skandal ini menjadi catatan penting dalam sejarah Menteng sebagai kawasan yang pernah digunakan sebagai contoh kemewahan dan kekuasaan. **Kesimpulan** Menteng, kawasan yang sekarang identik dengan permukiman elite, pernah diguncang skandal yang melibatkan keluarga penguasa tanahnya sendiri. Skandal ini menunjukkan bahwa kekuasaan dan kekayaan tidak dapat membeli kebebasan dan keadilan. Skandal ini juga menunjukkan bahwa pemerintah kolonial memiliki tujuan yang lebih besar dalam menguasai tanah dan kekayaan masyarakat. Dalam hal ini, skandal ini menjadi catatan penting dalam sejarah Menteng sebagai kawasan yang pernah digunakan sebagai contoh kemewahan dan kekuasaan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260728092336-25-754319/wilayah-menteng-diguncang-skandal-anak-crazy-rich-siksa-gelandangan, without altering the facts of the original article.

Tragedi Pesawat di Yogyakarta, 8 Jiwa Tewas dalam Kecelakaan

**Tragedi Pesawat di Yogyakarta, 8 Jiwa Tewas dalam Kecelakaan** **Pembuka** 29 Juli 2026 adalah hari yang bersejarah bagi Indonesia, karena pada hari ini 79 tahun lalu, sebuah tragedi pesawat terjadi di Yogyakarta. Pesawat Dakota berlogo Palang Merah yang membawa bantuan kemanusiaan bagi korban perang justru ditembak jatuh oleh Belanda saat hendak mendarat di Lapangan Udara Maguwo, Yogyakarta. **Momen Penentu di Menit Akhir** Pada 29 Juli 1947, tepat hari ini 79 tahun lalu, pesawat Dakota VT-CLA yang dicarter pemerintah Indonesia untuk menjalankan penerbangan darurat dari Singapura menuju Yogyakarta. Misinya membawa obat-obatan sumbangan pengusaha India, Mr. Patnaik, yang bersimpati terhadap perjuangan Indonesia. Bantuan itu sangat dibutuhkan karena Agresi Militer Belanda I yang dimulai pada 21 Juli 1947 telah menimbulkan banyak korban luka di berbagai daerah. **Apa Yang Terjadi** Setelah menempuh perjalanan dari Singapura, pesawat tiba-tiba disergap pesawat tempur Belanda saat hendak mendarat. Meski badan pesawat telah diberi lambang Palang Merah sebagai penanda misi kemanusiaan, rentetan tembakan tetap dilepaskan. Pesawat langsung kehilangan kendali dan jatuh di persawahan hingga meledak dan patah menjadi dua. Seluruh bantuan obat hangus. Sebagian besar awak tewas dalam peristiwa tersebut. Korban terdiri atas tiga prajurit TNI Angkatan Udara, yakni Agustinus Adisutjipto, Abdulrachman Saleh dan Adisumarmo Wiryokusumo. Sementara awak lain, yakni Zainal Arifin, pilot berkebangsaan Australia Alexandre Noel Constantine beserta istrinya, kopilot asal Inggris Roy Hazelhurst, serta teknisi asal India Bhida Ram. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Tiga prajurit TNI Angkatan Udara yang gugur, yakni Agustinus Adisutjipto, Abdulrachman Saleh, dan Adisumarmo Wiryokusumo, merupakan orang terbaik yang diprediksi bakal memimpin AU di masa depan. Ketiganya juga dianugerahi gelar Pahlawan Nasional. Sementara setiap 29 Juli kini diperingati sebagai Hari Bhakti TNI Angkatan Udara sebagai penghormatan atas pengorbanan mereka dalam menjalankan misi kemanusiaan dan mempertahankan kedaulatan Indonesia. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Penembakan terhadap pesawat berlogo Palang Merah itu tak hanya memicu kecaman dari Indonesia, tetapi juga Australia, Inggris, dan India. Ini terjadi karena ada warga negara mereka menjadi korban tewas. Keempat negara kemudian mendesak Belanda menghentikan pertempuran dan menuntut ganti rugi. Untungnya, beberapa pekan kemudian, pada 15 Agustus 1947, pemerintah Belanda menerima resolusi PBB untuk menghentikan operasi militernya. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Saat ini, kita masih mengingat dengan bangga pengorbanan tiga prajurit TNI Angkatan Udara yang gugur dalam misi kemanusiaan tersebut. Mereka adalah contoh bagi kita semua tentang keberanian dan pengorbanan dalam menjaga kedaulatan dan kemerdekaan Indonesia. Semoga kita dapat terus mengingat dan menghormati mereka, serta terus memperjuangkan keadilan dan keamanan bagi bangsa ini.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260728150155-25-754444/pesawat-angkut-obat-jatuh-di-yogyakarta-3-prajurit-tni-5-awak-tewas, without altering the facts of the original article.

Jakarta ke Jepang, UMKM Ini Mengangkut Oleh-Oleh Khas Negeri Sakura

Jakarta sebagai ibukota negara sering dijadikan sebagai salah satu alternatif destinasi wisata. Namun, warga Jakarta sering kali kebingungan saat harus memberikan buah tangan. Oleh karena itu, mereka mencari oleh-oleh khas Jakarta yang bisa dipilih dengan mudah. Salah satu UMKM yang menawarkan oleh-oleh khas Jakarta adalah Neng Mae.

**Momen Penentu di Menit Akhir**

Umairah, pemilik Neng Mae, mengatakan bahwa ia pernah bingung saat harus memberikan oleh-oleh untuk mertuanya di Pemalang. Ia harus mencari kue Biji Ketapang dan Akar Kelapa, yang sangat sulit didapatkan selain Lebaran. Oleh karena itu, ia meminta tolong ibunya dan akhirnya mendapatkan ide untuk membuat Neng Mae.

**Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda**

Neng Mae didirikan sejak tahun 2019 dan awalnya tidak mendapatkan profit dalam 3-4 tahun. Namun, dengan kesabaran dan kerja keras, Neng Mae akhirnya mendapatkan profit dan menjadi salah satu UMKM yang sukses di Jakarta. Sekarang, Neng Mae memiliki omset Rp 125 juta per bulan dan produksi kue mencapai ratusan kilo.

**Apa Artinya Ini ke Depan?**

Neng Mae tidak hanya sukses di dalam negeri, tetapi juga telah mendapatkan kesempatan untuk menjual oleh-oleh khas Jakarta di luar negeri. Kini, Neng Mae telah menjual oleh-oleh khas Jakarta di Jepang dan Malaysia, dan juga sedang menunggu pesanan perdananya di Shopee Ekspor. Dengan kesuksesan ini, Neng Mae berharap bisa menjadi Top of Mind masyarakat saat mencari oleh-oleh dari Jakarta.

**Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh**

Umairah berharap Neng Mae bisa terus berkembang dan menjadi salah satu UMKM yang sukses di Jakarta. Ia juga berharap bisa memberdayakan masyarakat Rorotan dan membantu mereka meningkatkan kesejahteraan. Dengan demikian, Neng Mae bisa menjadi contoh bagi UMKM lainnya di Jakarta.

Neng Mae adalah salah satu UMKM yang sukses di Jakarta. Dengan kesabaran dan kerja keras, Neng Mae telah menjadi salah satu UMKM yang sukses di Jakarta dan mendapatkan kesempatan untuk menjual oleh-oleh khas Jakarta di luar negeri. Neng Mae berharap bisa terus berkembang dan menjadi salah satu UMKM yang sukses di Jakarta dan membantu masyarakat Rorotan meningkatkan kesejahteraan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260729182715-25-754864/top-umkm-ini-lambungkan-oleh-oleh-khas-jakarta-ke-negeri-sakura, without altering the facts of the original article.

Dua Dekade Membangun Impian, UMKM Sumenep Gula Merah Jaya

**Dua Dekade Membangun Impian, UMKM Sumenep Gula Merah Jaya** **Pembuka** Gula merah, salah satu komoditas tradisional Madura, telah menjadi bagian dari kehidupan Rosidah selama 20 tahun. Sejak 2006, ia telah mengembangkan usaha gula merah khas Madura dengan memanfaatkan air nira dari pohon siwalan atau lontar yang banyak tumbuh di Sumenep. Dengan dedikasi dan ketekunan, Rosidah telah berhasil meningkatkan kualitas gula merahnya dan memperluas jaringan pelanggan ke berbagai daerah. **Mengapa & Dampak** Tiga tahun pertama pasca menjadi nasabah, KUR BRI berjalan dengan manis seiring dengan perputaran roda usahanya yang makin kencang. Setelah pinjaman pertamanya lunas dengan catatan komitmen yang bersih, Rosidah kembali mempercayakan pengembangan usahanya kepada BRI. Ia mengajukan pinjaman tahap kedua dengan nominal yang naik kelas menjadi Rp50 juta. Dukungan finansial dari BRI tidak berhenti sampai di situ. Melihat rekam jejak usahanya yang terus tumbuh positif, pada 2024 lalu, Rosidah kembali mendapatkan kepercayaan, di mana BRI memberikan kucuran dana KUR dengan nilai yang lebih besar. **Momen Penentu di Menit Akhir** Pada tahun 2016, Rosidah memutuskan untuk mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di BRI Unit Pragaan. “Saya sudah lama jadi nasabah BRI, tapi baru tahun 2016 itu memberanikan diri mengajukan pinjaman KUR. Prosesnya cepat dan tim dari BRI sangat responsif. Saya memilih KUR ini karena selain bunganya rendah juga tidak ada agunan. Jadi cocok untuk usaha kecil seperti saya,” urai Rosidah. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** 1. Rosidah berhasil meningkatkan kualitas gula merahnya dan memperluas jaringan pelanggan ke berbagai daerah. 2. Ia mengajukan pinjaman tahap kedua dengan nominal yang naik kelas menjadi Rp50 juta. 3. Dukungan finansial dari BRI tidak berhenti sampai di situ, dan pada 2024 lalu, Rosidah kembali mendapatkan kepercayaan dengan kucuran dana KUR yang lebih besar. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Dengan dukungan finansial dari BRI, Rosidah berhasil meningkatkan skala produksi gula merahnya dan memenuhi permintaan pasar yang tak pernah sepi. Produksi gula merahnya pun terus meningkat, dari rata-rata 200 kilogram per hari menjadi kisaran 500 kilogram per hari. Selain itu, ia juga berhasil membantu warga sekitar dengan menyerap tenaga kerja dan menerima hasil bahan baku dari mereka. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Kini, buah dari ketekunannya selama 20 tahun telah mengakar kuat. Rosidah berhasil mengunci hati banyak pelanggan tetap di berbagai wilayah di Madura. Pasar yang ia jangkau tidak lagi sebatas lingkungan sekitar desa, melainkan meluas melintasi batas kabupaten, menjangkau daerah Pamekasan, Sampang, hingga Bangkalan. Sistem pemasarannya pun kini telah lebih efektif dan efisien. **Kesimpulan** Dengan dedikasi dan ketekunan, Rosidah telah berhasil meningkatkan kualitas gula merahnya dan memperluas jaringan pelanggan ke berbagai daerah. Dukungan finansial dari BRI telah menjadi faktor penting dalam kesuksesannya. Kini, ia telah menjadi contoh bagi UMKM lainnya di Sumenep untuk berani mencoba dan berinovasi.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260729200144-25-754900/intip-kisah-umkm-dari-sumenep-dua-dekade-besarkan-usaha-gula-merah, without altering the facts of the original article.

Bursa Asia Pagi Ini, Kospi Korea Membuktikan Rebound yang Kuat

Bursa Asia Pagi Ini, Kospi Korea Membuktikan Rebound yang Kuat Kamis malam, bursa saham Asia-Pasifik dibuka dengan pergerakan yang bervariasi. Namun, salah satu perubahan paling signifikan terjadi di Korea Selatan, di mana indeks Kospi menguat 0,89% setelah anjlok tajam pada perdagangan Rabu. Kospi Korea Mulai Rebound, Simak Pergerakan Bursa Asia Pagi Ini Momen Penentu di Menit Akhir Bursa saham Asia-Pasifik dibuka dengan pergerakan yang bervariasi pada perdagangan Kamis (30/7/2026). Indeks Nikkei 225 Jepang melemah 0,25%, sementara Topix turun 0,59%. Di Korea Selatan, Kospi menguat 0,89% setelah anjlok tajam pada perdagangan Rabu, sedangkan indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq terkoreksi 0,73%, dan indeks S&P/ASX 200 Australia turun 0,26%. Pergerakan pasar juga dipengaruhi oleh laporan keuangan emiten teknologi besar AS yang menunjukkan hasil beragam. Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda * Saham Meta Platforms anjlok 7% dalam perdagangan setelah penutupan bursa setelah memberikan proyeksi pendapatan yang lebih lemah dari ekspektasi. * Microsoft melonjak 8% berkat pertumbuhan bisnis komputasi awan Azure yang kuat. * Kepala Investasi Pave Finance Stephen Evans mengatakan hasil tersebut mencerminkan perbedaan strategi investasi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang kini mulai terlihat dampaknya terhadap kinerja keuangan perusahaan. Apa Artinya Ini ke Depan? Menurut Evans, Microsoft mampu meningkatkan laba meski tetap agresif berinvestasi di AI, sedangkan Meta masih menghadapi tekanan terhadap laba akibat tingginya biaya investasi. Evans menambahkan, hasil Microsoft meredakan kekhawatiran pasar mengenai perlambatan pertumbuhan perusahaan tersebut setelah sahamnya sempat tertekan. Sementara itu, bisnis periklanan Meta masih dinilai kuat, namun perusahaan perlu menunjukkan pengendalian biaya yang lebih baik dan imbal hasil investasi AI yang lebih konsisten agar kepercayaan investor dapat pulih. Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh Di sisi makroekonomi, pelaku pasar juga masih mencermati keputusan The Fed yang mempertahankan suku bunga acuannya dalam rapat kebijakan yang berakhir Rabu waktu AS. Keputusan tersebut mendorong lonjakan imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor panjang, dengan yield Treasury 30 tahun naik 10 basis poin ke atas level 5,2%, tertinggi sejak 2007. Head of Global Equities and Real Assets Wells Fargo Investment Institute Sameer Samana mengatakan The Fed masih bersikap sabar dan memilih menunggu perkembangan kondisi ekonomi dalam beberapa bulan mendatang sebelum mengambil langkah lanjutan. Pada perdagangan Kamis waktu AS, investor akan memantau sejumlah data penting, termasuk klaim pengangguran mingguan, indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (personal consumption expenditures/PCE) Juni, serta estimasi awal pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) riil kuartal II. Konsensus Dow Jones memperkirakan inflasi utama PCE tumbuh 3,7% secara tahunan, sedangkan inflasi inti yang mengecualikan komponen energi dan pangan diproyeksikan naik 3,3%. Musim laporan keuangan emiten juga masih berlanjut pada Kamis. Bristol-Myers Squibb dijadwalkan merilis laporan keuangan sebelum pembukaan pasar AS, sementara Amazon, Apple, dan Coinbase akan mengumumkan kinerjanya setelah penutupan perdagangan. Kesimpulannya, bursa saham Asia-Pasifik masih terombang-ambing dalam perdagangan Kamis pagi ini. Namun, perubahan yang signifikan terjadi di Korea Selatan, di mana indeks Kospi menguat 0,89% setelah anjlok tajam pada perdagangan Rabu. Investor akan terus memantau pergerakan pasar dan data ekonomi penting yang akan dirilis pada perdagangan Kamis waktu AS.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260730083508-17-754967/kospi-korea-mulai-rebound-simak-pergerakan-bursa-asia-pagi-ini, without altering the facts of the original article.

5 Saham yang Dapat Membawa Cuan, Simak Rekomendasi Analis Sekarang

**5 Saham yang Dapat Membawa Cuan, Simak Rekomendasi Analis Sekarang** Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,64% ke level 6.091,39 pada perdagangan Rabu (29/7). Meskipun demikian, ada beberapa saham yang menunjukkan potensi cucian. Berikut adalah 5 saham yang dapat membawa cucian, menurut rekomendasi analis. **Momen Penentu di Menit Akhir** Pada hari Rabu, IHSG ditutup melemah 0,64% ke level 6.091,39. Hal ini disebabkan oleh penjualan besar-besaran oleh investor asing sebesar Rp183,81 miliar di pasar reguler. Namun, investor asing masih mencatat beli bersih Rp8,97 triliun di seluruh pasar. Sementara itu, delapan dari sebelas sektor berakhir di zona merah, sementara sektor teknologi menjadi satu-satunya sektor yang mencatat penguatan tertinggi sebesar 0,18%. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** – Investor asing membukukan jual bersih sebesar Rp183,81 miliar di pasar reguler. – Meskipun demikian, investor asing masih mencatat beli bersih Rp8,97 triliun di seluruh pasar. – Delapan dari sebelas sektor berakhir di zona merah, sementara sektor teknologi menjadi satu-satunya sektor yang mencatat penguatan tertinggi sebesar 0,18%. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Pergerakan IHSG masih dibayangi sikap wait and see investor menjelang rilis laporan keuangan semester I-2026, di samping meningkatnya perhatian terhadap arah kebijakan suku bunga The Fed. Oleh karena itu, investor perlu untuk tetap waspada dan memantau pergerakan IHSG dengan teliti. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Berikut adalah 5 saham yang dapat membawa cucian, menurut rekomendasi analis: 1. **PT Sariguna Primatirta (CLEO)**: Perseroan ini melanjutkan ekspansi bisnis melalui pembangunan tiga pabrik air minum dalam kemasan (AMDK) baru di Palu, Pontianak, dan Pekanbaru. Pabrik di Palu ditargetkan mulai beroperasi pada kuartal III-2026, sedangkan dua pabrik lainnya dijadwalkan beroperasi pada kuartal IV-2026. 2. **PT Timah (TINS)**: Perseroan ini membukukan peningkatan kinerja pada semester I-2026. Pendapatan perseroan melonjak 146,92% secara tahunan menjadi Rp10,42 triliun, didorong oleh kenaikan volume penjualan logam timah sebesar 85,13% menjadi 10.984 metrik ton serta kenaikan harga jual rata-rata sebesar 51,74% menjadi US$49.794 per metrik ton. 3. **PT Bank Negara Indonesia (BBNI)**: Perseroan ini kembali melaksanakan program pembelian kembali saham (buyback) dengan alokasi dana maksimal Rp627 miliar yang bersumber dari kas internal. Program ini merupakan buyback kedua pada 2026 setelah perseroan menyelesaikan buyback pertama senilai Rp905,48 miliar dengan realisasi 77,86 juta saham. 4. **PT Mega Capital Sekuritas**: Perseroan ini hadir sejak 1991 dengan layanan investasi inovatif dan tenaga ahli terpercaya. Ilustrasi grafik saham dalam latar belakang hitam. 5. **PT BBCA**: Perseroan ini merupakan salah satu perusahaan asuransi terbesar di Indonesia. Perseroan ini memiliki portofolio investasi yang luas dan telah menunjukkan performa yang baik dalam beberapa tahun terakhir. Dengan demikian, investor perlu untuk memantau pergerakan IHSG dengan teliti dan mempertimbangkan untuk memasuki pasar dengan saham-saham yang memiliki potensi cucian.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260730083418-17-754966/simak-5-rekomendasi-saham-yang-potensi-kasih-cuan-hari-ini, without altering the facts of the original article.

Krisis Keuangan Mengancam, CANI Jual 4 Kapal untuk Selamatkan Bisnis

**Krisis Keuangan Mengancam, CANI Jual 4 Kapal untuk Selamatkan Bisnis** **Momen Penentu di Menit Akhir** PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk. (CANI) terpaksa menjual 4 kapal untuk selamatkan bisnisnya dari krisis keuangan. Transaksi penjualan aset berupa 4 unit kapal kepada PT Adhi Berlian Shipping senilai Rp 20,1 miliar atau setara dengan US$ 1,11 juta. Penjualan ini dilakukan untuk menghemat biaya dan meningkatkan kemampuan keuangan perusahaan. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Menurut keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), 4 kapal tersebut adalah Kapal Tunda (Tug Boat) bernama ASL Abadi dengan harga jual sebesar Rp 5 miliar, Kapal Tunda (Tug Boat) bernama ASL Abadi 3 dengan harga jual sebesar Rp 5,3 miliar, Kapal Tunda (Tug Boat) bernama ASL Abadi 4 dengan harga jual sebesar Rp 4,9 miliar, dan Kapal Tunda (Tug Boat) bernama ASL Abadi 5 dengan harga jual sebesar Rp 4,9 miliar. Seluruh aset tersebut dijual kepada PT Adhi Berlian Shipping, sementara pihak penjual adalah PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk. (CANI). Perseroan mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan keuangan interim per 31 Maret 2026, ekuitas perusahaan tercatat negatif US$34,55 juta. Sementara itu, total aset perseroan pada periode yang sama sebesar US$7,16 juta. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Penjualan kapal tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan kemampuan keuangan perusahaan dan menjaga kelangsungan usaha. Dengan nilai transaksi mencapai 15,52% dari total aset perseroan per 31 Desember 2025, aksi korporasi ini memenuhi kriteria sebagai transaksi material sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 17 Tahun 2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha. Menurut manajemen, manfaat yang diharapkan dari penjualan kapal tersebut akan menyehatkan kondisi keuangan, menjaga kelangsungan usaha, dan memberikan nilai tambah kepada para pemegang saham Perseroan dalam jangka panjang. Dengan demikian, perusahaan dapat terus beroperasi dan meningkatkan keuntungan di masa depan. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Namun, penjualan kapal tersebut belum berarti bahwa perusahaan telah keluar dari krisis keuangan. Ekuitas negatif yang tercatat pada laporan keuangan interim per 31 Maret 2026 masih merupakan tantangan yang harus dihadapi perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan harus terus berusaha untuk meningkatkan kemampuan keuangan dan menjaga kelangsungan usaha. Dalam jangka panjang, perusahaan harus terus meningkatkan keuntungan dan meningkatkan nilai ekuitas. Dengan demikian, perusahaan dapat terus beroperasi dan meningkatkan keuntungan di masa depan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260730084229-17-754970/modal-minus-cani-terpaksa-jual-4-kapal-demi-kelangsungan-usaha, without altering the facts of the original article.