Hari Tasyrik 2026: Panduan Lengkap Amalan, Zikir, dan Larangan yang Wajib Diketahui

Momen Penentu di Hari Tasyrik

Umat muslim juga disarankan untuk membaca tasmiyah (bismillah) dan takbir saat menyembelih hewan kurban. Termasuk saat berzikir dan memuji Allah SWT ketika makan dan minum, yaitu dengan membaca bismillah ketika memulai dan mengakhirinya dengan ucapan hamdallah. Amalan Hari tasyrik lainnya adalah berdoa. Adapun doa yang banyak dipanjatkan Nabi SAW saat melakukan wuquf dan hari tasyrik yaitu seperti berikut: “Wa min hum may yaqulu rabbana atina fid-dun-ya hasanataw wa fil akhirati hasanataw wa qina azaban-nar”. Artinya: “Dan di antara mereka ada orang yang berdoa, ‘Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka.’ (QS Al Baqarah ayat 201)

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Ibnu Hajar Al-Asqalani pada akhir pembahasan amal pada Hari Tasyrik mengutip riwayat hadits yang menganjurkan umat Islam untuk membaca tahlil, tahmid, dan takbir. Berikut bacaan zikir yang umum diamalkan saat Hari Tasyrik: Allahhu Akbar, Allahhu Akbar, Allahhu Akbar, Laa ilaaha illallaahu wahdahu Laa syarika lahu, lahul mulku walahul hamdu yashkuruu ‘alaa kulli haadin, Allahu Akbar, Allaahu Akbar, Allaahu Akbar. Namun, ada juga beberapa hal yang dilarang atau menjadi pantangan agama. Pertama adalah hukumnya haram untuk berpuasa. Selama hari tasyrik ini, umat Islam dilarang menjalankan puasa qada maupun puasa sunnah apa pun. Menjalankan puasa sunnah di tiga hari setelah perayaan Idul Adha tidak diperbolehkan di hari Tasyrik, baik puasa Senin-Kamis, puasa Daud, puasa qadha, atau puasa sunnah lainnya.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Hal itu telah dijelaskan dalam hadis riwayat Al Bukhari dan Muslim sebagai berikut: “Nabi SAW melarang berpuasa pada hari raya fitri dan qurban Idul Adha.” Selain itu, penjelasan bahwa Tasyrik sebagai hari dilarangnya umat Islam melaksanakan puasa dan dianjurkannya memperbanyak zikir diriwayatkan Imam Muslim dalam hadis berikut: Dari Nubaisyah Al-Hudzali, ia berkata, Rasulullah saw. bersabda, ‘Hari Tasyrik adalah hari makan, minum (pada riwayat lain), dan hari zikir,'” (HR Muslim).

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dengan memahami amalan dan larangan pada Hari Tasyrik, umat Islam dapat meningkatkan ketaqwaan dan mendapatkan pahala yang lebih besar. Oleh karena itu, penting untuk memahami dan mengamalkan apa yang telah diajarkan oleh Rasulullah SAW. Dengan demikian, umat Islam dapat menjalani hari tasyrik dengan penuh makna dan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260529125405-29-738730/hari-tasyrik-2026-amalan-bacaan-zikir-dan-larangannya, without altering the facts of the original article.

5 Kesalahan Masak Jeroan Sapi yang Bikin Bau Amis Tak Hilang

Jeroan sapi menjadi salah satu bahan makanan yang banyak diolah saat Idul Adha. Mulai dari paru, babat, usus hingga limpa kerap dijadikan soto, gulai, sate sampai sambal goreng favorit keluarga. Namun, banyak orang masih mengeluhkan aroma amis atau prengus yang tetap muncul meski sudah memakai banyak rempah. Padahal, rahasia mengolah jeroan bukan hanya soal jahe atau serai, tetapi juga terletak pada teknik penanganannya sejak awal.

Beberapa metode berikut cukup umum digunakan untuk membantu mengurangi bau amis sekaligus membuat tekstur jeroan lebih empuk dan nyaman disantap. Sebagian orang langsung merebus jeroan setelah dicuci. Padahal, teknik perebusan bertahap sering digunakan saat mengolah jeroan untuk membantu mengurangi aroma menyengat.

Teknik Perebusan Bertahap

Teknik blanching atau perebusan awal juga cukup umum dipakai untuk membantu membersihkan sisa kotoran dan lemak yang masih menempel pada jeroan. Salah satu cara yang banyak dilakukan adalah memasukkan jeroan saat air masih dingin atau hangat, lalu memanaskannya perlahan hingga mendidih. Setelah direbus sekitar 10-15 menit, air rebusan pertama biasanya dibuang karena cenderung mengandung lemak dan aroma yang cukup kuat.

Mengurangi Aroma Menyengat

Hal ini jarang diperhatikan saat memasak jeroan. Sebagian orang memilih tidak menutup panci terlalu rapat ketika perebusan pertama berlangsung agar aroma tajam dapat keluar bersama uap panas. Cara ini memang bukan aturan wajib, tetapi cukup sering dipakai saat mengolah jeroan agar bau prengus tidak terlalu kuat.

Penyebab Bau Amis

Menambahkan garam sejak awal sebenarnya tidak sepenuhnya salah. Namun, sebagian orang memilih menambahkan garam setelah perebusan pertama selesai agar rasa dan tekstur jeroan tetap terjaga. Penggunaan garam berlebihan di tahap awal juga dapat membuat rasa jeroan menjadi terlalu tajam sebelum bumbu lain meresap sempurna.

Jeruk nipis atau cuka cukup populer digunakan untuk membantu mengurangi aroma amis pada jeroan. Kandungan asamnya dapat membantu menetralisir bau yang kuat. Meski begitu, penggunaan berlebihan juga kurang disarankan karena bisa memengaruhi tekstur dan rasa alami jeroan. Biasanya, jeroan cukup dilumuri jeruk nipis selama beberapa menit sebelum dibilas kembali menggunakan air bersih.

Teknik Penjual Soto

Sejumlah penjual soto memilih merebus jeroan secara terpisah sebelum dicampurkan ke kuah utama. Setelah direbus, jeroan biasanya didiamkan sejenak agar aroma tajam berkurang terlebih dahulu. Cara ini dinilai membantu rasa kuah tetap lebih bersih dan tidak terlalu prengus.

Pendinginan yang Tepat

Setelah direbus, jeroan sebaiknya tidak langsung ditutup rapat saat masih sangat panas. Membiarkannya sedikit mendingin sebelum disimpan dapat membantu mengurangi kelembapan berlebih di dalam wadah. Panduan keamanan pangan juga menyarankan makanan matang disimpan pada suhu yang aman agar kualitasnya tetap terjaga. Jika tidak langsung dimasak, simpan jeroan dalam wadah tertutup di kulkas atau freezer.

Kunci Utama

Menggunakan banyak rempah belum tentu membuat jeroan otomatis bebas bau amis. Teknik pembersihan, perebusan bertahap dan pengolahan yang tepat justru menjadi faktor yang lebih penting. Dengan cara yang benar, jeroan sapi bisa terasa lebih gurih, empuk dan tetap nikmat disantap tanpa aroma menyengat yang berlebihan.

Jalan panjang yang masih harus ditempuh dalam mengolah jeroan sapi adalah memahami teknik-teknik yang tepat untuk mengurangi bau amis dan membuat tekstur jeroan lebih empuk. Dengan memahami teknik-teknik tersebut, kita dapat menikmati jeroan sapi yang lezat dan bebas dari aroma amis yang tidak sedap.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260529143758-29-738782/kesalahan-masak-ini-bisa-bikin-jeroan-sapi-tetap-bau-amis, without altering the facts of the original article.

Sapi Kurban Prabowo-Gibran Disembelih di IKN, Basuki: Ini Bagian dari Ibadah

Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk pertama kalinya menyelenggarakan Salat Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Negara IKN pada Rabu (27/5/2026). Kegiatan ini menjadi momentum ibadah bersama dan diikuti dengan penyaluran ribuan paket daging kurban kepada masyarakat sekitar IKN dan para pekerja di kawasan pembangunan IKN. Salah satu sapi kurban yang disembelih berasal dari Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran. Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyatakan bahwa penyembelihan hewan kurban ini merupakan bagian dari ibadah.

Momen Penentu di Idul Adha Perdana di IKN

Salat Iduladha dilaksanakan di Masjid Negara IKN dengan khotbah yang disampaikan oleh Ust. KH. Athian Ali M. Da’i, Lc., M.A., Ketua Forum Ulama Umat Indonesia. Dalam khotbahnya, ia menyampaikan bahwa setiap orang beriman akan menghadapi ujian dari Allah SWT dan bahwa ukuran keimanan seorang muslim tercermin dari kecintaannya kepada Allah SWT yang melebihi kecintaannya terhadap dunia dan seluruh isinya.

Usai pelaksanaan salat, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan hewan kurban. Tahun ini, terkumpul 29 ekor sapi dan 9 ekor kambing dari para shohibul kurban. Dari jumlah tersebut, dua ekor sapi merupakan bantuan kemasyarakatan Presiden Republik Indonesia dan satu ekor sapi merupakan bantuan kemasyarakatan Wakil Presiden Republik Indonesia. Sebanyak 13 ekor sapi didistribusikan ke sejumlah kecamatan dalam wilayah delineasi IKN.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Berikut beberapa fakta terkait penyelenggaraan Idul Adha di IKN:

Sapi kurban dari Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran disembelih dan didistribusikan kepada masyarakat sekitar IKN. Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, turut berpartisipasi sebagai shohibul kurban dengan menyerahkan satu ekor sapi. Pelaksanaan kurban di IKN juga melibatkan peternak lokal, salah satunya Rosibul Aklil dari Samboja.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Melalui pelaksanaan kurban tahun ini, diperkirakan akan disalurkan sebanyak 4895 paket daging kurban dialokasikan bagi masyarakat di sembilan desa dan kelurahan sekitar IKN. Selain itu, 1.090 paket disalurkan kepada para pekerja di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), yang meliputi petugas kebersihan, keamanan, resepsionis, pekerja konstruksi, dan pekerja non-konstruksi.

Pelaksanaan kurban di IKN diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar dan para pekerja di kawasan pembangunan IKN. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum ibadah bersama, tetapi juga memiliki dampak sosial dan ekonomi yang signifikan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Otorita IKN masih memiliki banyak pekerjaan rumah dalam penyelenggaraan kegiatan-kegiatan keagamaan dan sosial di masa depan. Namun, dengan penyelenggaraan Idul Adha yang sukses, IKN telah menunjukkan bahwa kawasan ini tidak hanya menjadi pusat pemerintahan, tetapi juga menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial yang berdampak pada masyarakat sekitar.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260529130218-30-738732/penampakan-sapi-prabowo-gibran-disembelih-di-ikn-basuki-ucapkan-ini, without altering the facts of the original article.

Industri Syariah di Ujung Tanduk: Spin Off dan Strategi Bertahan di Tengah Gejolak

Industri syariah di Indonesia saat ini berada di ujung tanduk. Melemahnya pasar modal dan rupiah telah memberikan dampak signifikan pada industri ini, terutama pada konsep spin off yang menjadi strategi bertahan bagi pelaku industri syariah. Spin off, yang merupakan pemisahan unit bisnis syariah dari induk perusahaan, kini menjadi fokus utama dalam upaya mempertahankan kinerja dan kepercayaan nasabah.

Momen Penentu di Menit Akhir

Pasar modal Indonesia mengalami tekanan besar dalam beberapa waktu terakhir. Rupiah yang melemah terhadap dolar AS telah meningkatkan biaya operasional dan mengurangi kepercayaan investor. Industri syariah, yang notabene memiliki pangsa pasar yang masih relatif kecil dibandingkan industri konvensional, harus menghadapi tantangan tambahan seperti kurangnya likuiditas dan meningkatnya risiko kredit. Dalam situasi ini, strategi spin off menjadi relevan sebagai upaya untuk meningkatkan efisiensi dan ketaatan syariah.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Pertama, melemahnya rupiah telah meningkatkan biaya impor dan ekspor, yang pada gilirannya mempengaruhi kinerja keuangan perusahaan. Kedua, penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) telah mengurangi nilai aset perusahaan dan meningkatkan risiko gagal bayar. Ketiga, industri syariah memiliki keterkaitan yang erat dengan kepercayaan nasabah, sehingga pemisahan unit bisnis syariah menjadi penting untuk meningkatkan transparansi dan ketaatan syariah.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Dalam konteks ini, spin off dapat menjadi strategi yang tepat untuk meningkatkan efisiensi dan ketaatan syariah. Dengan memisahkan unit bisnis syariah dari induk perusahaan, pelaku industri syariah dapat meningkatkan fokus pada pengembangan produk dan layanan syariah yang lebih inovatif dan kompetitif. Selain itu, spin off juga dapat meningkatkan kepercayaan nasabah dan investor, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kinerja keuangan perusahaan.

Namun, implementasi spin off tidaklah mudah. Pelaku industri syariah harus mempertimbangkan berbagai faktor, seperti kesiapan infrastruktur, sumber daya manusia, dan sistem manajemen risiko. Selain itu, spin off juga memerlukan biaya yang tidak kecil, yang dapat menjadi beban bagi perusahaan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Industri syariah di Indonesia masih memiliki potensi besar untuk berkembang, terutama dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya produk dan layanan syariah. Namun, pelaku industri syariah harus dapat mengatasi tantangan yang ada dan meningkatkan kinerja keuangan perusahaan. Dengan demikian, industri syariah dapat menjadi pemain utama dalam perekonomian Indonesia dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam jangka panjang, industri syariah harus dapat meningkatkan ketaatan syariah dan meningkatkan kepercayaan nasabah. Dengan demikian, industri syariah dapat menjadi contoh bagi industri lainnya dan meningkatkan kontribusi pada perekonomian Indonesia.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260526211755-31-738266/video-arah-spin-off-daya-tahan-industri-syariah-di-tengah-gejolak, without altering the facts of the original article.

Penipuan Travel Umrah Rp12,14 Miliar: Korban Bertambah, Polisi Masih Buru Pelaku

Kasus penipuan travel umrah dengan nilai fantastis kembali terjadi di Indonesia. Kali ini, Polda Metro Jaya menetapkan Ahmad Syah Farhan (ASF) selaku pemilik Hanania Travel dan Direktur Utama (Dirut) PT Khazanah Tamma Internasional sebagai tersangka. Penipuan ini mengakibatkan puluhan korban dengan total kerugian mencapai Rp12,14 miliar. ASF diduga melakukan penipuan dan atau penggelapan dana perjalanan umrah.

Kronologi Penipuan Travel Umrah

Penipuan travel umrah ini bermula dari laporan para korban yang merasa ditipu oleh Hanania Travel. Para korban mengaku telah melakukan pembayaran paket umrah kepada pihak Hanania Group, namun tidak diberangkatkan sesuai jadwal. Polda Metro Jaya menerima dua laporan terkait kasus penipuan umrah Hanania, dengan korban mencapai puluhan orang dan kerugian senilai total Rp12,14 miliar.

Pada 29 Mei 2026, ASF resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya. Penyidik telah memeriksa puluhan saksi terkait laporan JSP, salah satu pelapor yang melaporkan kasus ini. ASF kemudian ditahan di Rumah Tahanan Direktorat Tahanan dan Barang Bukti Polda Metro Jaya.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Berikut adalah tiga fakta yang membuat kejadian penipuan travel umrah ini berbeda:

Pertama, nilai kerugian yang sangat besar, yaitu Rp12,14 miliar. Kedua, jumlah korban yang mencapai puluhan orang. Ketiga, ASF diduga melakukan penipuan dan atau penggelapan dana perjalanan umrah, serta tindak pidana pencucian uang.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kasus penipuan travel umrah ini memiliki dampak besar bagi para korban dan industri travel umrah secara keseluruhan. Para korban berharap proses hukum dapat berjalan dengan adil dan mereka dapat memperoleh kembali uang mereka. Industri travel umrah juga harus meningkatkan pengawasan dan keamanan untuk mencegah kejadian serupa terjadi di masa depan.

Kasus ini juga menunjukkan pentingnya kesadaran dan kehati-hatian masyarakat dalam memilih travel umrah yang terpercaya. Masyarakat harus lebih teliti dalam memeriksa kredibilitas dan reputasi travel umrah sebelum melakukan pembayaran.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kedepan, Polda Metro Jaya masih harus menyelesaikan proses penyidikan dan penegakan hukum terhadap ASF dan pihak-pihak terkait lainnya. Para korban juga masih harus menunggu proses hukum yang adil dan transparan. Industri travel umrah juga harus meningkatkan keamanan dan pengawasan untuk mencegah kejadian serupa terjadi di masa depan.

Dengan demikian, diharapkan kasus penipuan travel umrah ini dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak dan dapat meningkatkan kesadaran dan kehati-hatian masyarakat dalam memilih travel umrah yang terpercaya.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260601190920-29-739240/geger-penipuan-travel-umrah-rp1214-miliar-ini-kronologinya, without altering the facts of the original article.

3 Hal yang Harus Diketahui saat Mandi Wajib, Pengertian dan Tata Caranya

Pengertian dan Tata Cara Mandi Wajib

Mandi wajib bukan sekadar membasuh tubuh dengan air, melainkan gabungan antara niat ibadah di dalam hati dan tindakan mengalirkan air suci ke seluruh permukaan kulit dan rambut. Kewajiban ini berlaku bagi setiap Muslim yang sudah baligh (dewasa) dan berakal. Tujuannya ganda: membersihkan kotoran lahiriah, sekaligus membersihkan jiwa dan menaati perintah Allah SWT.

Kapan Saja Mandi Wajib Harus Dilakukan?

Mandi wajib harus dilakukan dalam beberapa kondisi, yaitu: – Keluarnya air mani, baik dilakukan dengan sengaja maupun tidak, dalam keadaan sadar maupun tertidur (mimpi basah). – Berhubungan suami istri, yaitu terjadinya pertemuan dua kemaluan (memasukkan bagian kepala kemaluan laki-laki ke dalam kemaluan perempuan), meskipun tidak sampai mengeluarkan air mani. – Berakhirnya masa haid, yaitu ketika darah haid berhenti mengalir sepenuhnya, meskipun berhenti sesaat sebelum waktu salat tiba. – Berakhirnya masa nifas, yaitu ketika darah nifas berhenti, atau sudah lewat masa 40 hari meski darah masih keluar. – Jenazah orang muslim, yaitu sebagai kewajiban fardhu kifayah (kewajiban yang gugur jika sudah dilakukan sebagian orang).

Niat dan Tata Cara Mandi Wajib

Niat mandi wajib dapat dilakukan dengan beberapa cara, yaitu: 1. Niat mandi wajib umum (karena junub / keluar mani / hubungan suami istri) 2. Niat mandi wajib untuk perempuan setelah haid 3. Niat mandi wajib setelah nifas Tata cara mandi wajib sesuai sunnah Rasulullah SAW adalah sebagai berikut: 1. Membaca Bismillah dan berniat 2. Mencuci kedua telapak tangan (3 kali) 3. Membersihkan kemaluan dan area sekitar 4. Mencuci tangan kiri 5. Kembali berwudhu seperti wudhu salat 6. Mengguyur kepala sebanyak 3 kali 7. Mengguyur seluruh tubuh dimulai dari sisi kanan 8. Memastikan air merata ke seluruh bagian tubuh 9. Membasuh kaki

Hal yang Membuat Mandi Wajib Menjadi Tidak Sah

Mandi wajib dapat menjadi tidak sah jika: – Ada bagian tubuh yang tidak terkena air – Ada penghalang antara air dan kulit – Air yang digunakan bukan air suci – Menyucikan – Hilangnya niat saat mandi

Manfaat dan Keutamaan

Mandi wajib memiliki beberapa manfaat dan keutamaan, yaitu membersihkan kotoran lahiriah dan membersihkan jiwa. Mandi wajib juga merupakan salah satu bentuk ibadah yang dapat meningkatkan kesadaran dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Mandi wajib merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan sehari-hari sebagai umat muslim. Oleh karena itu, pemahaman dan pelaksanaan mandi wajib yang benar sangatlah penting untuk meningkatkan kualitas ibadah dan kesadaran spiritual. Dengan memahami syarat, tata cara, dan ketentuan mandi wajib, umat muslim dapat melaksanakan ibadah dengan lebih baik dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya kebersihan dan kesucian dalam ajaran Islam.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260603151029-29-739815/mandi-wajib-pengertian-niat-tata-cara-dan-hal-yang-membatalkannya, without altering the facts of the original article.

Doa Awal dan Akhir Tahun Hijriah Lengkap: Arab, Latin, dan Terjemahan

Umat Islam di seluruh dunia kini bersiap menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1448 H yang jatuh pada 1 Muharam. Momen pergantian tahun Hijriah ini bukan sekadar perpindahan angka dalam kalender, melainkan waktu yang sangat istimewa untuk merenungkan perjalanan spiritual, memohon ampunan atas kesalahan yang lalu, serta memanjatkan doa kebaikan untuk masa depan. Berdasarkan panduan syariah dan berbagai rujukan ulama, ada amalan yang dianjurkan dilakukan, yaitu membaca doa akhir tahun dan doa awal tahun.

Doa Akhir Tahun Hijriah: Penutup dengan Permohonan Ampun

Doa akhir tahun dibaca sebagai wujud rasa syukur atas segala nikmat yang diterima sekaligus permohonan ampunan atas segala khilaf, dosa, dan kekurangan selama satu tahun yang telah berlalu. Lafaz ini dikutip dari kitab Terjemah dan Fadhilah Majmu’ Syarif.

Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm. Al-ḥamdu lillāhi rabbil-‘ālamÄ«n. Wa shallallāhu ‘alā sayyidinā wa maulānā Muḥammadin wa ‘alā ālihi wa á¹£aḥbihi wa sallam. Allāhumma mā ‘amiltu fÄ« hādhihis-sanati mimmā nahaitanÄ« ‘anhu falam atub minhu wa lam tarḍahu wa lam tansahu wa ḥalimta ‘alayya ba’da qudratika ‘alā ‘uqÅ«batÄ« wa da’autanÄ« ilat-taubati minhu ba’da jur’atÄ« ‘alā ma’á¹£iyatika. Fa innÄ« astaghfiruka faghfir lÄ«. Wa mā ‘amiltu fÄ«hā mimmā tarḍāhu wa wa’adtanÄ« ‘alaihits-tsawāba fa as’aluka. Allāhumma yā KarÄ«mu yā Dzal-Jalāli wal-Ikrām an tataqabbalahu minnÄ« wa lā taqá¹­a’ rajā’Ä« minka yā KarÄ«m. Wa shallallāhu ‘alā sayyidinā Muḥammadin an-nabiyyil-ummiyyi wa ‘alā ālihi wa á¹£aḥbihi wa sallama wal-ḥamdu lillāhi rabbil-‘ālamÄ«n.

“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. Semoga Allah melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta para keluarga dan sahabatnya. Ya Allah, segala yang telah kukerjakan selama tahun ini dari apa yang menjadi larangan-Mu, sedang aku belum bertaubat, padahal Engkau tidak melupakannya dan Engkau bersabar dengan kasih sayang-Mu, padahal sesungguhnya Engkau berkuasa memberikan siksa kepadaku. Engkau pun telah mengajakku untuk bertaubat sesudah aku melakukan maksiat. Karena itu ya Allah, aku mohon ampunan-Mu, berilah ampunan kepadaku dengan kemurahan-Mu. Segala apa yang telah kukerjakan selama tahun ini berupa amal perbuatan yang Engkau ridhai dan Engkau janjikan akan membalasnya dengan pahala, aku mohon kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pemurah, wahai Dzat Yang Mempunyai Kebesaran dan Kemuliaan, semoga berkenan menerima amal kami dan semoga Engkau tidak memutuskan harapan kami kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pemurah. Dan semoga Allah memberikan rahmat dan kesejahteraan atas penghulu kami Muhammad, Nabi yang Ummi, dan kepada keluarga dan sahabatnya.”

Momen Penentu di Menit Akhir

Umat Islam dianjurkan membaca doa akhir tahun sebelum memasuki waktu pergantian tahun. Doa ini merupakan wujud rasa syukur dan permohonan ampunan atas kesalahan-kesalahan yang telah dilakukan selama satu tahun.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Membaca doa akhir tahun dan doa awal tahun merupakan amalan yang sangat penting dalam menyambut Tahun Baru Islam. Dengan membaca doa-doa ini, umat Islam dapat memohon ampunan atas kesalahan-kesalahan yang telah dilakukan dan memanjatkan doa kebaikan untuk masa depan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dalam menyambut Tahun Baru Islam, umat Islam diharapkan untuk terus meningkatkan iman dan amal shaleh. Membaca doa akhir tahun dan doa awal tahun merupakan langkah awal dalam meningkatkan iman dan amal shaleh.

Doa awal tahun juga dibaca setelah memasuki waktu pergantian tahun. Isi doa awal tahun ini lebih menekankan pada harapan kebaikan dan kesuksesan di tahun yang akan datang.

Dengan membaca doa-doa ini, umat Islam dapat meningkatkan iman dan amal shaleh, serta memohon ampunan atas kesalahan-kesalahan yang telah dilakukan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260615131724-29-742933/doa-akhir-dan-awal-tahun-hijriah-bacaan-lengkap-arab-latin-dan-arti, without altering the facts of the original article.

5 Ucapan Tahun Baru Islam 2026 yang Bisa Dikirim ke Keluarga dan Sahabat

Momen Penentu di Tahun Baru Islam

Berdasarkan kalender nasional, Tahun Baru Islam 2026 menjadi momen penting bagi umat Muslim di Indonesia. Pergantian tahun dalam kalender Hijriah menjadi kesempatan untuk meningkatkan kesadaran dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Banyak umat Muslim yang memanfaatkan momen ini untuk melakukan refleksi diri, memperbaiki hubungan dengan sesama, serta memperkuat keimanan dan ketakwaan.

Tiga Fakta yang Bikin Tahun Baru Islam Berbeda

Beberapa fakta yang membuat Tahun Baru Islam 2026 berbeda adalah: Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H jatuh pada hari Selasa, 16 Juni 2026. Momen ini menjadi kesempatan bagi umat Muslim untuk melakukan refleksi diri dan memperkuat keimanan. Tahun Baru Islam bukan sekadar penanda waktu, tetapi juga mengingatkan pada peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW.

Ucapan Tahun Baru Islam 2026

Berikut kumpulan ucapan Tahun Baru Islam 2026 yang bisa dibagikan melalui WhatsApp, media sosial, maupun kartu ucapan: Selamat Tahun Baru Islam 1448 H. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan, kebahagiaan, dan keberkahan untuk keluarga kita sepanjang tahun ini. Di awal tahun Hijriah ini, semoga keluarga kita selalu diberikan perlindungan, rezeki yang halal, dan hati yang penuh rasa syukur. Selamat Tahun Baru Islam 2026. Selamat 1 Muharram 1448 H. Semoga setiap langkah keluarga kita selalu dipenuhi kemudahan, kedamaian, dan keberkahan dari Allah SWT.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Momen Tahun Baru Islam 2026 menjadi kesempatan bagi umat Muslim untuk meningkatkan kesadaran dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Dengan melakukan refleksi diri dan memperkuat keimanan, umat Muslim dapat meningkatkan kualitas hidup dan menjadi lebih baik di masa depan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Tahun Baru Islam 2026 menjadi awal yang baru bagi umat Muslim untuk meningkatkan kesadaran dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Dengan melakukan refleksi diri dan memperkuat keimanan, umat Muslim dapat meningkatkan kualitas hidup dan menjadi lebih baik di masa depan. Semoga tahun ini menjadi awal yang lebih baik bagi keluarga kita, dengan kesehatan yang terjaga dan rezeki yang semakin berkah.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260615114024-29-742880/ucapan-tahun-baru-islam-2026-untuk-keluarga-kerabat-dan-rekan-kerja, without altering the facts of the original article.

PBNU Umumkan 1 Muharram 1448 H Jatuh pada Rabu, Catat Tanggalnya

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) telah mengumumkan bahwa 1 Muharram 1448 H jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026. Penetapan ini berbeda dengan pemerintah dan Muhammadiyah yang menetapkan 1 Muharram 1448 H jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026. PBNU melakukan rukyatul hilal pada Senin, 15 Juni 2026, dan tidak melihat hilal, sehingga awal bulan Muharram 1448 H ditetapkan pada Rabu, 17 Juni 2026.

Penetapan 1 Muharram 1448 H oleh PBNU

Lembaga Falakiyah PBNU telah menyelenggarakan rukyatul hilal pada Senin, 15 Juni 2026, dan tidak melihat hilal. Berdasarkan hasil rukyatul hilal tersebut, PBNU menetapkan bahwa 1 Muharram 1448 H jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026. Surat penetapan ini ditandatangani oleh Ketua Umum PBNU dan disampaikan kepada seluruh pengurus NU di seluruh wilayah.

Momen Penentu di Menit Akhir

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) telah menetapkan 1 Muharram 1448 H jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026, yang ditandai dengan libur nasional. Muhammadiyah juga menetapkan 1 Muharram 1448 H jatuh pada hari yang sama. Perbedaan penetapan ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan metode perhitungan kalender hijriah antara PBNU, pemerintah, dan Muhammadiyah.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Perbedaan penetapan 1 Muharram 1448 H antara PBNU, pemerintah, dan Muhammadiyah tidak akan berdampak pada pelaksanaan ibadah umat muslim. Namun, perbedaan ini menunjukkan bahwa masih terdapat perbedaan metode perhitungan kalender hijriah yang digunakan oleh masing-masing organisasi. Ke depan, diharapkan dapat dilakukan upaya untuk menyatukan metode perhitungan kalender hijriah agar umat muslim dapat melaksanakan ibadah dengan lebih seragam.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

PBNU telah mengajak umat muslim untuk berdoa agar diberi kebaikan pada tahun yang baru. Tahun Baru Hijriah 1448 H merupakan kesempatan bagi umat muslim untuk memulai lembaran baru dan meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT. Dengan perbedaan penetapan 1 Muharram 1448 H, umat muslim diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kesabaran dalam menjalankan ibadah dan aktivitas sehari-hari.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260616130536-29-743139/pbnu-tetapkan-1-muharram-1448-h-jatuh-rabu-17-juni-2026, without altering the facts of the original article.

Kiswah Ka’bah Diganti, Simak Detik-Detik Pergantian yang Bikin Haru

Kiswah Ka’bah, kain sutra hitam yang menyelimuti Ka’bah di Masjidil Haram, Makkah, diganti pada Senin malam, 15 Juni 2026, waktu setempat, menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Kiswah baru dibuat dari 825 kg sutra dan dihiasi benang emas, melanjutkan tradisi tahunan yang telah berlangsung selama berabad-abad. Proses penggantian Kiswah menjadi salah satu momen paling sakral bagi umat Islam dan menarik perhatian jutaan Muslim di seluruh dunia.

Momen Penentu di Menit Akhir

Penggantian Kiswah dilakukan setelah tim khusus melepas ornamen bordir, hiasan berlapis emas, serta tirai pintu Ka’bah. Kemudian, Kiswah lama diturunkan dan diganti dengan yang baru oleh para teknisi dan spesialis Saudi yang telah mendapatkan pelatihan khusus. Proses ini merupakan puncak dari pekerjaan yang telah berlangsung selama berbulan-bulan di Kompleks Raja Abdulaziz untuk Kiswah Ka’bah Suci.

Sebelum pemasangan, pembuatan Kiswah baru melibatkan tahapan produksi yang kompleks, mulai dari persiapan bahan baku, pewarnaan, penenunan, pencetakan, penyulaman, hingga proses perakitan akhir. Kiswah tahun ini dibuat menggunakan sekitar 825 kilogram sutra alami dan 400 kilogram kapas mentah, serta 60 kilogram perak dan 120 kilogram benang perak berlapis emas untuk menyulam ayat-ayat Al-Qur’an dan berbagai motif dekoratif.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Pemerintah Arab Saudi menegaskan bahwa tradisi penggantian Kiswah setiap tahun mencerminkan komitmen kerajaan dalam merawat situs-situs suci Islam sekaligus menjaga warisan keterampilan tradisional yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Proses tersebut juga memadukan keahlian kerajinan klasik dengan teknologi manufaktur dan rekayasa modern.

Penggantian Kiswah tahun ini berlangsung beberapa hari setelah berakhirnya musim haji 1447 Hijriah yang diikuti lebih dari 1,7 juta jamaah dari 165 negara. Ka’bah telah sepenuhnya diselimuti Kiswah baru yang akan tetap terpasang selama satu tahun ke depan, menjadi simbol penghormatan dan perawatan terhadap situs paling suci bagi umat Islam.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Tradisi penggantian Kiswah Ka’bah tidak hanya menjadi momen sakral bagi umat Islam, tetapi juga menunjukkan komitmen Arab Saudi dalam melestarikan warisan budaya dan keagamaan. Dengan menggunakan teknologi modern dan keahlian tradisional, proses penggantian Kiswah menjadi contoh bagaimana tradisi dan inovasi dapat berjalan seiringan.

Ke depannya, penggantian Kiswah Ka’bah akan terus menjadi momen yang dinantikan oleh umat Islam di seluruh dunia, sebagai simbol kesucian dan keagamaan. Proses ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap warisan budaya dan keagamaan yang dimiliki oleh umat Islam.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Pemerintah Arab Saudi terus berkomitmen untuk melestarikan dan mengembangkan situs-situs suci Islam, termasuk Ka’bah. Dengan menggabungkan tradisi dan inovasi, diharapkan situs-situs suci ini dapat terus menjadi simbol keagamaan dan kebudayaan bagi umat Islam di seluruh dunia.

Kiswah Ka’bah yang baru akan terus menjadi pengingat akan pentingnya melestarikan warisan budaya dan keagamaan, serta menunjukkan komitmen Arab Saudi dalam merawat situs-situs suci Islam. Dengan demikian, penggantian Kiswah Ka’bah tidak hanya menjadi momen sakral, tetapi juga menjadi contoh bagaimana tradisi dan inovasi dapat berjalan seiringan dalam melestarikan warisan budaya dan keagamaan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260617075757-30-743215/detik-detik-penggantian-kiswah-kabah-sambut-1448-hijriah, without altering the facts of the original article.