Mensesneg Prasetyo Hadi Pimpin Satgas Mitigasi PHK, Apa Strateginya?

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi ditunjuk sebagai ketua Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) untuk memimpin upaya pencegahan dan penanganan dampak PHK di Indonesia. Penunjukan ini dilakukan setelah rapat koordinasi antara Satgas Mitigasi PHK dan perwakilan pemerintah dengan pimpinan DPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta. Prasetyo Hadi dipilih karena dianggap mampu menjembatani berbagai pihak dan stakeholder terkait.

Momen Penentu di Menit Akhir

Menurut Prasetyo Hadi, Satgas Mitigasi PHK telah memulai pekerjaannya dengan memetakan persoalan industri guna mencegah terjadinya gelombang PHK di Indonesia. Satgas ini akan bekerja sama dengan Desk Ketenagakerjaan Polri untuk melakukan monitoring dan saling bertukar informasi mengenai permasalahan di perusahaan yang berpotensi menimbulkan PHK. Terhadap perusahaan yang berpotensi melakukan PHK, Satgas akan melakukan mitigasi satu per satu.

Dalam rapat tersebut, hadir pula Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea, Penasihat Khusus Presiden RI Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh Said Iqbal, serta Desk Ketenagakerjaan Polri. Sementara itu, pihak DPR diwakili oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan Cucun Ahmad Syamsurijal.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Mitigasi PHK ini memiliki dampak signifikan terhadap upaya pencegahan dan penanganan dampak PHK di Indonesia. Dengan kerja sama antara pemerintah, DPR, dan stakeholder terkait, diharapkan dapat tercipta solusi yang efektif untuk mengatasi permasalahan PHK. Selain itu, Satgas Mitigasi PHK juga menaruh perhatian pada perusahaan yang sudah melakukan PHK, tetapi masih belum menyelesaikan kewajibannya.

Keterlibatan DPR dalam upaya mitigasi PHK juga menunjukkan komitmen parlemen untuk bekerja sama dengan pemerintah dalam memitigasi PHK di tanah air. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan pemerintah untuk memitigasi PHK dan memastikan bahwa hak-hak pekerja terlindungi.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Satgas Mitigasi PHK masih memiliki jalan panjang dalam upaya pencegahan dan penanganan dampak PHK di Indonesia. Dengan kerja sama yang solid antara pemerintah, DPR, dan stakeholder terkait, diharapkan dapat tercipta solusi yang efektif untuk mengatasi permasalahan PHK. Prasetyo Hadi menekankan bahwa mitigasi PHK tidak hanya berkaitan dengan masalah suplai bahan baku, tetapi juga berkaitan dengan permasalahan internal manajemen perusahaan.

Ke depan, Satgas Mitigasi PHK akan terus bekerja sama dengan stakeholder terkait untuk memastikan bahwa hak-hak pekerja terlindungi dan bahwa dampak PHK dapat diminimalkan. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta lingkungan kerja yang stabil dan kondusif bagi pekerja dan perusahaan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/berita/5623868/mensesneg-prasetyo-hadi-ditunjuk-jadi-ketua-satgas-mitigasi-phk, without altering the facts of the original article.

Demi Anak Buruh Pabrik, Kemendukbangga Hadirkan Daycare Aman dan Nyaman

Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN menghadirkan Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya) atau daycare yang aman dengan pengasuh tersertifikasi untuk memfasilitasi para buruh pabrik di Bantul, Yogyakarta. Program ini merupakan jawaban atas tuntutan buruh agar setiap korporasi atau perusahaan-perusahaan yang banyak karyawannya untuk bisa menyiapkan daycare. Mendukbangga/Kepala BKKBN Wihaji menegaskan pentingnya melindungi anak dan mendukung pengasuhan berkualitas melalui daycare untuk meningkatkan tingkat partisipasi kerja perempuan di dunia kerja.

Tuntutan Buruh dan Jawaban Pemerintah

Mendukbangga/Kepala BKKBN Wihaji mengungkapkan bahwa ada tuntutan dari buruh agar setiap korporasi atau perusahaan-perusahaan yang banyak karyawannya untuk bisa menyiapkan daycare yang kita sebut Tamasya. “Karena itu, saya sebagai pembantu Presiden mencoba menerjemahkan. Pada waktu itu Bapak Presiden Insya Allah sudah menjawab tuntutan para buruh, dan saya bagian pembantu yang menerjemahkan agar bisa koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk kementerian terkait,” ujar Mendukbangga/Kepala BKKBN Wihaji dalam kunjungannya ke Taman Asuh Adiku Bantul, DI Yogyakarta, Jumat.

Fasilitas dan Layanan Tamasya

Tamasya telah dilengkapi dengan tenaga medis untuk memantau perkembangan anak, karena salah satu syarat yang ditentukan juga dalam daycare mesti menyediakan layanan rujukan. “Maka kami lihat, di sini juga ada dokternya. Kita ada empat menu, salah satunya adalah cek kesehatan gratis, kemudian cek tumbuh kembang, komunikasi orang tua, dan yang terakhir adalah tentang rujukan. Itulah empat syarat yang harus dipenuhi setiap Tamasya yang kita dampingi dari 3.366 se-Indonesia,” ucap Mendukbangga/Kepala BKKBN Wihaji.

Mengapa Daycare Penting?

Mendukbangga/Kepala BKKBN Wihaji menegaskan bahwa daycare sangat penting untuk meningkatkan tingkat partisipasi kerja perempuan di dunia kerja. “Ini bagian dari jawaban tuntutan para buruh, tentu step by step (secara bertahap) kita kerjakan, dan terus nanti saya koordinasikan dengan pihak terkait, setelah itu Insya Allah nanti perkembangannya akan saya segera laporkan kepada Bapak Presiden, tetapi ini bagian dari kita cek, kita tengok, bahwa anak-anak ini juga berhak untuk mendapatkan pola asuh, tetapi juga tidak menghentikan orang tuanya tetap bekerja,” tutur Mendukbangga Wihaji.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kehadiran Tamasya diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengasuhan anak dan mendukung peningkatan partisipasi kerja perempuan. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan. “Hari ini, sudah ada 3.366 daycare dalam binaan kita, yang tadi syarat-syaratnya harus dipenuhi. Jangan sampai terulang kasus Yogyakarta yang viral waktu itu karena tidak ada izinnya dan pola asuhnya belum kita ketahui secara komprehensif,” kata Mendukbangga/Kepala BKKBN Wihaji.

Kedepannya, diharapkan program Tamasya dapat terus berkembang dan meningkatkan kualitas layanan daycare di Indonesia. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup anak-anak dan keluarga di Indonesia.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/berita/5623877/kemendukbangga-hadirkan-daycare-aman-guna-fasilitasi-anak-buruh-pabrik, without altering the facts of the original article.

Pemerintah Gerak Cepat Evaluasi Tata Kelola MBG, 3B, dan 3T, Apa Prioritasnya?

Tata Kelola MBG yang Lebih Baik

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari mengatakan bahwa pemerintah telah memberikan mandat kepada pimpinan baru Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menata dan menguatkan tata kelola program MBG. Presiden Prabowo Subianto juga telah memberikan perhatian langsung pada program ini. Qodari menambahkan bahwa evaluasi dan pengembangan program juga melibatkan berbagai pihak, termasuk Dewan Ekonomi Nasional (DEN). Pemerintah telah melakukan survei terhadap 800 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memotret kondisi pelaksanaan program di lapangan. Hasil survei ini akan menjadi masukan bagi pimpinan BGN yang baru untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan program. Qodari optimistis bahwa berbagai penataan dan penyempurnaan yang dilakukan akan semakin meningkatkan kualitas pelaksanaan program, mulai dari aspek gizi hingga higienitas makanan yang diterima para penerima manfaat.

Prioritas pada Kelompok 3B dan Wilayah 3T

Pemerintah memprioritaskan kelompok 3B dan wilayah 3T karena mereka masih menghadapi berbagai keterbatasan akses dan sumber daya. Qodari mengatakan bahwa daerah-daerah yang tertinggal, terluar, dan terpencil akan diprioritaskan dalam program MBG. Pemberian gizi pada kelompok 3B dinilai paling efektif untuk mencegah dan menurunkan angka gizi buruk (stunting).

Apa Artinya Ini ke Depan?

Dengan evaluasi dan perbaikan tata kelola program MBG, pemerintah berharap dapat meningkatkan kualitas pelaksanaan program dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. Program ini diharapkan dapat membantu menurunkan angka gizi buruk (stunting) dan meningkatkan kesehatan masyarakat, terutama pada kelompok 3B dan wilayah 3T.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Pemerintah masih memiliki jalan panjang untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan program MBG. Namun, dengan komitmen dan kerja sama dari berbagai pihak, pemerintah optimistis dapat mencapai tujuan program ini. Pemerintah akan terus melakukan evaluasi dan perbaikan untuk memastikan bahwa program MBG dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/berita/5624095/pemerintah-serius-evaluasi-tata-kelola-mbg-3b-dan-3t-jadi-prioritas, without altering the facts of the original article.

Prabowo Bertemu 2.600 Dosen, Bahas Masa Depan Pendidikan Indonesia

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) yang diikuti sekitar 2.600 rektor, dosen, peneliti, ilmuwan, dan perwakilan perguruan tinggi bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat malam. Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyampaikan taklimat kepada ribuan dosen serta pimpinan perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS). Pertemuan ini membahas masa depan pendidikan Indonesia.

Momen Penentu di Menit Akhir

Presiden Prabowo tiba di JCC sekitar pukul 16.00 WIB didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Turut mendampingi, antara lain, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Peserta telah memasuki Hall B JCC sejak pukul 14.30 hingga 15.30 WIB. Mereka menempati kursi yang disusun dengan meja panjang dari bagian depan hingga belakang ruangan. Di bawah meja setiap peserta disediakan tas berisi sejumlah buku. Salah satunya berjudul Presiden Solusi yang disusun oleh Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analis Kebijakan Dirgayuza Setiawan, Asisten Khusus Presiden Bidang Analisis Data Strategis Agung Gumilar Saputra, serta Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Sarasehan Kebangsaan berlangsung selama tiga hari, 26–28 Juni 2026, dengan mengusung tema “Strategi Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia”. Rangkaian kegiatan meliputi simposium dan diskusi panel mengenai pertanian, energi, ekonomi dan keuangan, ketahanan pangan, kelautan dan perikanan, hilirisasi, serta industri.

Pada Sabtu (27/6) malam, ekonom Amerika Serikat Jeffrey Sachs dijadwalkan memberikan kuliah umum kepada ribuan dosen dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Kegiatan pada Minggu (28/6) akan dilanjutkan dengan peluncuran peta jalan dan agenda riset 2026 oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto bersama Kepala BRIN Arif Satria.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan pada pengembangan pendidikan tinggi dan sains di Indonesia. Pertemuan antara Prabowo dan 2.600 dosen serta pimpinan perguruan tinggi ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan mendorong inovasi di Indonesia. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan kemampuan Indonesia dalam bersaing di tingkat global.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Presiden Prabowo dijadwalkan menutup rangkaian acara tersebut pada pukul 10.00 WIB. Dengan berakhirnya Sarasehan Kebangsaan, diharapkan para peserta dapat menerapkan pengetahuan dan ide-ide yang diperoleh untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan mendorong inovasi di Indonesia. Dengan kerja sama dan komitmen yang kuat, Indonesia dapat mencapai tujuan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/berita/5624228/prabowo-hadiri-sarasehan-kebangsaan-untuk-beri-taklimat-ke-2600-dosen, without altering the facts of the original article.

11,54 Juta Perempuan Indonesia Jadi Kepala Keluarga, Apa Tantangan Mereka?

Indonesia memiliki 11,54 juta perempuan sebagai kepala keluarga pada 2025, sebuah angka yang signifikan dalam konteks sosial dan ekonomi negara. Menurut data dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), jumlah ini mencakup sekitar 15,6% dari total 74,09 juta keluarga di Indonesia. Perempuan sebagai kepala keluarga memiliki kebutuhan pelayanan yang berbeda-beda, sehingga kebijakan harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang beragam agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara setara.

Jumlah Perempuan sebagai Kepala Keluarga Meningkat

Pada 2025, jumlah penduduk Indonesia mencapai 284,4 juta jiwa, dengan komposisi penduduk laki-laki mencapai 50,47% dan perempuan sebesar 49,53%. Perempuan dewasa berusia 18-59 tahun sekitar 29,57%. “Perempuan sebagai kepala keluarga memiliki kebutuhan pelayanan yang berbeda-beda. Oleh karena itu, pembangunan tidak bisa menggunakan pendekatan yang sama untuk semua orang,” kata Fungsional Muda Bidang Pengarusutamaan Gender (PUG) Tuty Ernawati dalam sosialisasi Kesetaraan Gender dan PUG di Jakarta.

Tantangan yang Dihadapi Perempuan sebagai Kepala Keluarga

Perempuan sebagai kepala keluarga sering menghadapi tantangan dalam mengakses pelayanan publik dan fasilitas yang memadai. Mereka juga perlu memperoleh akses, partisipasi, kontrol, dan manfaat pembangunan secara setara dengan laki-laki. Keragaman pengalaman dan kebutuhan perempuan perlu menjadi pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pembangunan agar tidak meninggalkan kelompok rentan. “Pembangunan yang tidak responsif gender berisiko memperlebar kesenjangan dan menghambat terwujudnya pembangunan yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat,” ucap Tuty.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kedepan, penting untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi perempuan dalam pembangunan. Perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan aksesibilitas dan kualitas pelayanan publik yang ramah gender. Selain itu, kebijakan yang responsif gender harus diterapkan untuk meningkatkan kesetaraan dan keadilan bagi perempuan sebagai kepala keluarga. Dengan demikian, perempuan dapat memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan untuk mencapai kesetaraan gender di Indonesia. Perlu dilakukan upaya yang berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi perempuan dalam pembangunan. Dengan kerja sama dan komitmen yang kuat, Indonesia dapat mencapai tujuan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/berita/5624343/kementerian-pppa-catat-1154-juta-perempuan-di-indonesia-jadi-kepala-keluarga, without altering the facts of the original article.

Indonesia Resmi Produksi Mobil Sendiri, Prabowo: Bukti Kemajuan Teknologi Dalam Negeri

Presiden Prabowo Subianto mengaku bangga Indonesia mulai mampu mengembangkan mobil buatan sendiri dan menilai hal tersebut menjadi langkah awal menuju kemandirian industri otomotif nasional. Prabowo saat hadir dalam Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) di Jakarta, Jumat, mengatakan dirinya memiliki kepuasan tersendiri saat menggunakan kendaraan kepresidenan Maung yang dikembangkan oleh industri dalam negeri. Indonesia resmi produksi mobil sendiri, menurut Prabowo, bukti kemajuan teknologi dalam negeri.

Momen Penentu di Menit Akhir

Presiden Prabowo Subianto memberi sambutan saat pembukaan Konvensi Sains, Teknologi dan Industri Indonesia (KSTI) di Jakarta, Jumat (26/6/2026). Ia mengatakan sempat mempertanyakan mengapa Indonesia baru mulai mampu membuat mobil sendiri setelah lebih dari delapan dekade merdeka. Namun, ia mengapresiasi berbagai pihak, termasuk kalangan perguruan tinggi, karena turut mendorong kemajuan industri nasional.

“Saya ada satu kepuasan yang mendalam di hati saya. Waktu saya dilantik, saya pulang dari pelantikan, saya bisa naik mobil buatan Indonesia,” kata Prabowo. “Tapi saya terima kasih kampus. Saya terima kasih, kita mulai ke arah punya mobil sendiri,” ujarnya.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Prabowo mengatakan meskipun kendaraan Maung belum sepenuhnya menggunakan komponen dalam negeri, tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang mencapai sekitar 60–70 persen sudah menunjukkan kemajuan menuju kemandirian industri nasional. Ia bahkan berkelakar bahwa pada masa awal penggunaan, kendaraan tersebut sempat mengalami kebocoran saat diguyur hujan deras.

“Waktu bulan-bulan pertama ya lumayan, kecuali kalau hujan keras. Kalau hujan keras sempat bocor juga itu,” katanya disambut tawa peserta. Meski demikian, Prabowo menegaskan akan tetap menggunakan produk dalam negeri sebagai bentuk dukungan terhadap kebangkitan industri nasional.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Dalam kesempatan itu, Presiden juga menekankan pentingnya peran ilmuwan, akademisi, dan guru besar dalam mendorong kemajuan bangsa. Menurut dia, sumber daya manusia yang unggul, penguasaan teknologi, dan semangat cinta tanah air merupakan kombinasi penting untuk membawa Indonesia menjadi negara maju.

Prabowo menambahkan kerja sama antarelite bangsa juga menjadi faktor penting dalam menentukan kemajuan suatu negara. “Dari apa yang saya belajar dari sejarah ribuan tahun, bangsa-bangsa yang elitnya bisa bekerja sama, itulah bangsa yang bangkit,” kata Prabowo.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dengan kemajuan teknologi dan industri nasional yang telah dicapai, Prabowo berharap Indonesia dapat terus maju dan menjadi negara yang mandiri. Ia juga berharap masyarakat dapat terus mendukung dan mempromosikan produk-produk dalam negeri.

Indonesia telah menunjukkan kemajuan dalam mengembangkan industri otomotif nasional, dan dengan kerja sama antarelite bangsa, Indonesia dapat terus maju dan menjadi negara yang mandiri.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/berita/5624605/prabowo-bangga-indonesia-mulai-bikin-mobil-sendiri, without altering the facts of the original article.

Prabowo Subianto: Kunci Maju Negara Ada Pada Akademisi dan Ilmuwan

Apa yang Terjadi?

Presiden Prabowo Subianto berbicara dalam acara pembukaan Sarasehan Kebangsaan di JCC, Jakarta, Jumat sore. Dalam sambutannya, Prabowo mengungkapkan keyakinannya bahwa suatu negara dapat tumbuh menjadi negara maju karena mereka memanfaatkan potensi dan kemampuan para akademisi dan ilmuwannya. Acara tersebut dihadiri oleh 2.600 akademisi, ilmuwan, periset, dan pimpinan kampus negeri dan swasta.

Mengapa dan Dampak

Prabowo menyatakan bahwa para guru besar dan ilmuwan memiliki peran penting dalam memajukan bangsa dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Menurutnya, suatu negara dapat jatuh ke lubang kekacauan jika elite bangsanya, termasuk para pemikir-pemikir, ilmuwan, akademisi, tidak bisa diajak kerja sama untuk membangun negaranya. “Dari yang saya pelajari dari sejarah — karena salah satu hobi, passion saya adalah sejarah, dari apa yang saya belajar, sejarah ribuan tahun, bangsa-bangsa yang elite-nya bisa kerja sama, bangsa itu yang bangkit,” ujar Prabowo. Dampak dari pernyataan Prabowo ini adalah pentingnya kerja sama antara pemerintah dan para akademisi serta ilmuwan dalam memajukan negara. Prabowo mengajak seluruh sivitas akademika untuk menemukan kesamaan-kesamaan tujuan, terlepas dari berbagai perbedaan yang ada. “Saya beranggapan di sini semuanya adalah anak Indonesia yang cinta bangsanya dan rakyatnya,” ujar Prabowo.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Prabowo menekankan bahwa masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk memajukan negara. Ia mengajak para akademisi dan ilmuwan untuk bekerja sama dalam membangun negara. “Saya selalu berpendapat bahwa para guru besar adalah orang-orang yang terpintar dari sebuah negara. Jadi, kalau negara mau bangkit, negara mau maju, memang harus dimanfaatkan atau digerakkan potensi dan kemampuan dari kampus-kampus, dari universitas,” kata Prabowo. Dengan demikian, pernyataan Prabowo ini dapat menjadi titik awal untuk meningkatkan kerja sama antara pemerintah dan para akademisi serta ilmuwan dalam memajukan negara. Prabowo percaya bahwa dengan kerja sama yang baik, Indonesia dapat menjadi negara maju yang memiliki kesejahteraan rakyat yang tinggi.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/berita/5624617/prabowo-yakin-rahasia-negara-bisa-maju-ada-pada-akademisi-dan-ilmuwan, without altering the facts of the original article.

Drama 5 Gim Berakhir, Hornbills Paksa Final IBL 2026 Berlanjut

Bogor Hornbills memaksa final IBL 2026 berlanjut hingga gim kelima setelah mengalahkan Pelita Jaya Jakarta dengan skor 85-72 pada gim keempat di GOR Laga Tangkas, Bogor, Jawa Barat, Jumat malam. Kemenangan tersebut membuat kedudukan final menjadi imbang 2-2. Gim kelima sekaligus penentuan gelar juara akan berlangsung di kandang Pelita Jaya, Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro (GMSB), Jakarta pada Minggu (28/6) malam.

Dominasi Hornbills Sejak Awal Pertandingan

Hornbills yang membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang juara tampil dominan sejak awal pertandingan. Mereka tidak memberi kesempatan Pelita Jaya untuk memimpin sepanjang laga. Hornbills mencatat akurasi tembakan dua angka sebesar 67 persen dan tembakan tiga angka 34 persen. Sebaliknya, Pelita Jaya kesulitan menemukan ritme terbaik, terutama dari tembakan jarak jauh. Mereka hanya memasukkan empat dari 22 percobaan tembakan tiga angka atau 18 persen.

Hornbills membuka pertandingan dengan keunggulan 5-0 dan terus menjaga jarak hingga pertengahan kuarter pertama. Namun Pelita Jaya sempat bangkit melalui Andakara Prastawa, Brandon Jawato, dan Darious Moten untuk menyamakan kedudukan 19-19 pada akhir kuarter pertama.

Momen Penentu di Kuarter Kedua dan Ketiga

Memasuki kuarter kedua, Hornbills mulai mengambil kendali permainan. Lima tembakan tiga angka berhasil mereka lesakkan untuk menjauh dari Pelita Jaya. Tuan rumah juga tampil kuat di area paint dan menutup paruh pertama dengan keunggulan 47-38.

Dominasi Hornbills berlanjut pada kuarter ketiga. Stephaun Branch mencetak tujuh poin beruntun pada awal kuarter, sementara Fhirdan Guntara dan Daniel Wenas turut memberi kontribusi untuk menjaga keunggulan tuan rumah. Hornbills sempat unggul hingga 15 poin pada kuarter ketiga sebelum memasuki kuarter terakhir dengan keunggulan 64-50.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kemenangan Hornbills ini membuat mereka tetap memiliki peluang untuk menjadi juara IBL 2026. Namun, Pelita Jaya juga masih memiliki kesempatan untuk membalikkan keadaan pada gim kelima. Pertandingan final ini akan menjadi sangat menarik karena kedua tim akan memberikan yang terbaik untuk meraih gelar juara.

Dengan kemenangan ini, Hornbills akan berusaha mempertahankan momentum mereka pada gim kelima, sementara Pelita Jaya akan berusaha membalikkan keadaan dan meraih gelar juara di kandang sendiri.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Gim kelima yang akan menentukan gelar juara IBL 2026 akan menjadi sangat penting bagi kedua tim. Hornbills dan Pelita Jaya akan memberikan yang terbaik untuk meraih gelar juara. Pertandingan ini akan menjadi sangat menarik dan penuh tensi.

Stephaun Branch menjadi pencetak angka terbanyak Hornbills dengan 37 poin, disusul Thibodeaux yang menambahkan 22 poin. Dari kubu Pelita Jaya, Perrin Buford memimpin dengan 17 poin, sedangkan Agassi Goantara menyumbang 16 poin.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/berita/5624741/hornbills-paksa-final-ibl-2026-berlanjut-ke-gim-kelima, without altering the facts of the original article.

Gempa Kembar Venezuela: Jumlah Korban Tewas Melonjak Jadi 589 Orang

Gempa kembar dahsyat yang mengguncang Venezuela pada Rabu lalu telah menyebabkan jumlah korban tewas melonjak menjadi 589 orang, sementara 2.980 lainnya terluka. Bencana ini terjadi ketika dua gempa bumi kuat berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang negara tersebut. Gempa kembar ini juga menyebabkan kerusakan infrastruktur, rumah sakit, dan bandara utama negara itu harus ditutup.

Fokus pada Evakuasi dan Bantuan

Pelaksana Tugas (Plt) Presiden Venezuela Delcy Rodriguez mengungkapkan bahwa situasi paling kritis masih terjadi di Negara Bagian La Guaira, yang mencatatkan jumlah korban tewas dan luka terbanyak. Kementerian Kesehatan Venezuela segera mengaktifkan mekanisme tanggap darurat nasional dan mengerahkan lebih dari 5.000 tenaga medis, termasuk lebih dari 1.200 dokter, untuk memberikan bantuan di wilayah-wilayah yang terdampak paling parah.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Beberapa fakta penting terkait gempa kembar Venezuela adalah sebagai berikut. Pertama, gempa bumi tersebut terjadi secara berturut-turut dengan kekuatan yang sangat besar, yaitu magnitudo 7,2 dan 7,5. Kedua, bencana ini menyebabkan kerusakan infrastruktur yang sangat parah, termasuk rumah sakit dan bandara utama negara itu. Ketiga, jumlah korban tewas dan luka-luka sangat besar, yaitu 589 orang tewas dan 2.980 orang terluka.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Gempa kembar Venezuela ini memiliki dampak yang sangat besar bagi negara tersebut. Bencana ini menyebabkan kerugian jiwa dan harta benda yang sangat besar, serta kerusakan infrastruktur yang parah. Oleh karena itu, pemerintah Venezuela harus melakukan upaya besar-besaran untuk memulihkan keadaan dan membantu korban bencana. Selain itu, bencana ini juga menjadi pelajaran bagi negara-negara lain untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan mitigasi bencana.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Pemerintah Venezuela masih memiliki jalan panjang untuk memulihkan keadaan dan membantu korban bencana. Upaya evakuasi dan bantuan masih terus dilakukan, dan pemerintah harus memastikan bahwa korban bencana mendapatkan bantuan yang memadai. Selain itu, pemerintah juga harus melakukan upaya untuk memulihkan infrastruktur yang rusak dan meningkatkan kesiapsiagaan bencana di masa depan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/berita/5624781/korban-tewas-gempa-kembar-dahsyat-venezuela-naik-jadi-589-orang, without altering the facts of the original article.

Ribuan Suporter Spanyol dan Uruguay Padati Stadion Akron, Siap Saksikan Pertandingan

Ribuan suporter Spanyol dan Uruguay memadati Stadion Akron di Guadalajara, Jalisco, Meksiko, Jumat (26/6/2026) waktu setempat, untuk menyaksikan pertandingan antara Timnas Uruguay dan Timnas Spanyol dalam laga pamungkas Grup H Piala Dunia 2026. Suporter-suporter mulai mengantre panjang di pintu-pintu masuk ring 2 area stadion sejak pagi hari. Mereka terlihat membaur dalam komposisi yang tidak jauh beda, dengan warna biru muda dari jersei utama Timnas Uruguay dan warna merah kuning dari jersei utama Timnas Spanyol.

Momen Penentu di Menit Akhir

Berdasarkan pantauan di lapangan, suporter-suporter sudah terlihat mengantre panjang di pintu-pintu masuk ring 2 area stadion atau kawasan yang berbatasan langsung dengan jalan Anilo Perif, akses utama dari Kota Guadalajara menuju Stadion Akron. Bila pada pertandingan sebelumnya di Stadion Akron pada Selasa, 23 Juni 2026 antara Timnas Kolombia melawan Timnas RD Kongo didominasi lautan jersei kuning milik Kolombia, situasinya berbeda pada Jumat siang ini. Tidak ada dominasi suporter dari salah satu tim yang bertanding antara Spanyol dan Uruguay.

Jumlah suporter dengan warna biru muda dari jersei utama Timnas Uruguay dan warna merah kuning dari jersei utama Timnas Spanyol membaur dalam komposisi yang tidak jauh beda. Kedua belah pihak dari suporter beda benua tersebut saling meneriakkan yel-yel maupun menyanyikan lagu-lagu berisi dukungan yang biasa mereka bawakan di stadion. “Vamos España!!,” atau “Ayo Spanyol!!,” begitu teriakan dari para suporter Timnas Spanyol. Tak mau kalah, para suporter Timnas Uruguay pun membalasnya dengan, “Uruguay Nomá!” atau “Cukup Uruguay saja!”

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kemeriahan pun semakin bertambah saat memasuki ring 1 Stadion Akron. Berbagai gerai di lokasi zona suporter dipenuhi para suporter dari kedua tim. Sebagian membeli makanan, minuman serta einderamata, sebagian lainnya mencoba aktivasi yang digelar di masing-masing gerai. Timnas Uruguay dan Timnas Spanyol akan bertanding dalam laga pamungkas Grup H Piala Dunia 2026 di Stadion Akron, Guadalajara, Meksiko, pada Jumat (26/6/2026) pukul 18.00 waktu setempat atau Sabtu pukul 7.00 WIB.

Kedua tim diprediksi akan sama-sama ngotot untuk menang dan memastikan diri lolos ke babak 32 besar turnamen sepak bola terbesar sejagad ini. Terlebih Uruguay saat ini baru mengemas dua poin dari dua kali hasil seri di pertandingan sebelumnya melawan Arab Saudi dan Cape Verde. Sementara, Spanyol juga baru meraih empat poin dari pertandingan sebelumnya. Oleh karena itu, tiga poin menjadi wajib bagi Spanyol dan Uruguay agar mereka tidak bergantung dengan hasil dari pertandingan lain di Grup H antara Timnas Arab Saudi dan Timnas Cape Verde untuk bisa lolos ke babak 32 besar.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Pertandingan antara Timnas Uruguay dan Timnas Spanyol ini diprediksi akan menjadi pertandingan yang sangat ketat dan menarik. Kedua tim memiliki kekuatan dan kelemahan masing-masing, dan akan berusaha keras untuk meraih kemenangan. Suporter-suporter dari kedua tim juga terlihat sangat antusias dan siap untuk memberikan dukungan penuh kepada tim kesayangan mereka.

Dengan demikian, pertandingan ini diharapkan dapat menjadi salah satu pertandingan yang paling menarik di Piala Dunia 2026. Kedua tim akan berusaha keras untuk meraih kemenangan dan memastikan diri lolos ke babak 32 besar. Apakah Timnas Uruguay atau Timnas Spanyol yang akan meraih kemenangan? Kita tunggu saja hasil pertandingan nanti.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/berita/5625016/suporter-spanyol-dan-uruguay-padati-stadion-akron, without altering the facts of the original article.