Hari Tasyrik 2026: Panduan Lengkap Amalan, Zikir, dan Larangan yang Wajib Diketahui

Amalan yang Bisa Dilakukan pada Hari Tasyrik

Beberapa amalan yang bisa dilakukan pada hari tasyrik antara lain: Menyembelih hewan kurban bagi umat Muslim yang mampu Menikmati hidangan makanan dari hasil sembelihan Melakukan amal ibadah, seperti membaca tasmiyah dan takbir Membaca doa sapu jagad Memperbanyak bacaan zikir, tahlil, tahmid, dan takbir

Momen Penentu di Hari Tasyrik

Rasulullah SAW melarang umat Muslim untuk berpuasa pada hari tasyrik. Hal ini ditegaskan dalam hadis riwayat Al Bukhari dan Muslim. “Nabi SAW melarang berpuasa pada hari raya fitri dan qurban Idul Adha.” Oleh karena itu, umat Muslim dilarang menjalankan puasa qada maupun puasa sunnah apa pun pada hari tasyrik.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Hari Tasyrik merupakan kesempatan bagi umat Muslim untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT. Dengan melakukan amalan-amalan yang dianjurkan, umat Muslim dapat mendulang pahala dan meningkatkan kualitas spiritual. Oleh karena itu, umat Muslim diharapkan dapat memanfaatkan hari tasyrik dengan sebaik mungkin.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Umat Muslim diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas spiritual dan melakukan amalan-amalan yang dianjurkan. Dengan demikian, umat Muslim dapat mencapai kesuksesan di dunia dan akhirat. Wa min hum may yaqulu rabbana atina fid-dun-ya hasanataw wa fil akhirati hasanataw wa qina azaban-nar. Artinya: “Dan di antara mereka ada orang yang berdoa, ‘Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka.'” Allahُ أَكْبَرُ Allahُ أَكْبَرُ Allahُ أَكْبَرُ، لَا Dalam menjalankan hari tasyrik, umat Muslim dapat membaca zikir-zikir yang dianjurkan, seperti takbir, tahlil, tahmid, dan tasbih. اللهُ أَكْبَرُ Bacaan takbir yang umum diamalkan pada hari tasyrik adalah: اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ Bacaan tahlil yang umum diamalkan pada hari tasyrik adalah: لا إله إلا اللهُ وَحْدَهُ لا شَرِيكَ لَهُ Bacaan tahmid yang umum diamalkan pada hari tasyrik adalah: الحَمْدُ لِلَّهِ Bacaan tasbih yang umum diamalkan pada hari tasyrik adalah: سُبْحَانَ اللَّهِ Dengan memperbanyak zikir dan melakukan amalan-amalan yang dianjurkan, umat Muslim dapat meningkatkan kualitas spiritual dan mendulang pahala.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260529125405-29-738730/hari-tasyrik-2026-amalan-bacaan-zikir-dan-larangannya, without altering the facts of the original article.

3 Kesalahan Masak Jeroan Sapi yang Bikin Bau Amis Tak Hilang

Jeroan sapi menjadi salah satu bahan makanan yang banyak diolah saat Idul Adha. Mulai dari paru, babat, usus hingga limpa kerap dijadikan soto, gulai, sate sampai sambal goreng favorit keluarga. Namun, banyak orang masih mengeluhkan aroma amis atau prengus yang tetap muncul meski sudah memakai banyak rempah. Padahal, rahasia mengolah jeroan bukan hanya soal jahe atau serai, tetapi juga terletak pada teknik penanganannya sejak awal.

Langsung merebus jeroan setelah dicuci adalah kesalahan yang sering terjadi. Teknik perebusan bertahap sering digunakan saat mengolah jeroan untuk membantu mengurangi aroma menyengat. Salah satu cara yang banyak dilakukan adalah memasukkan jeroan saat air masih dingin atau hangat, lalu memanaskannya perlahan hingga mendidih. Setelah direbus sekitar 10-15 menit, air rebusan pertama biasanya dibuang karena cenderung mengandung lemak dan aroma yang cukup kuat.

Momen Penentu di Menit Awal

Sebab, uap rebusan bisa membuat aroma menyengat bertahan lebih lama. Sebagian orang memilih tidak menutup panci terlalu rapat ketika perebusan pertama berlangsung agar aroma tajam dapat keluar bersama uap panas. Cara ini memang bukan aturan wajib, tetapi cukup sering dipakai saat mengolah jeroan agar bau prengus tidak terlalu kuat.

Menambahkan garam sejak awal sebenarnya tidak sepenuhnya salah. Namun, sebagian orang memilih menambahkan garam setelah perebusan pertama selesai agar rasa dan tekstur jeroan tetap terjaga. Penggunaan garam berlebihan di tahap awal juga dapat membuat rasa jeroan menjadi terlalu tajam sebelum bumbu lain meresap sempurna.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Jeruk nipis atau cuka cukup populer digunakan untuk membantu mengurangi aroma amis pada jeroan. Kandungan asamnya dapat membantu menetralisir bau yang kuat. Meski begitu, penggunaan berlebihan juga kurang disarankan karena bisa memengaruhi tekstur dan rasa alami jeroan. Biasanya, jeroan cukup dilumuri jeruk nipis selama beberapa menit sebelum dibilas kembali menggunakan air bersih.

Sejumlah penjual soto memilih merebus jeroan secara terpisah sebelum dicampurkan ke kuah utama. Setelah direbus, jeroan biasanya didiamkan sejenak agar aroma tajam berkurang terlebih dahulu. Cara ini dinilai membantu rasa kuah tetap lebih bersih dan tidak terlalu prengus.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Setelah direbus, jeroan sebaiknya tidak langsung ditutup rapat saat masih sangat panas. Membiarkannya sedikit mendingin sebelum disimpan dapat membantu mengurangi kelembapan berlebih di dalam wadah. Panduan keamanan pangan juga menyarankan makanan matang disimpan pada suhu yang aman agar kualitasnya tetap terjaga. Jika tidak langsung dimasak, simpan jeroan dalam wadah tertutup di kulkas atau freezer.

Penggunaan banyak rempah belum tentu membuat jeroan otomatis bebas bau amis. Teknik pembersihan, perebusan bertahap dan pengolahan yang tepat justru menjadi faktor yang lebih penting. Dengan cara yang benar, jeroan sapi bisa terasa lebih gurih, empuk dan tetap nikmat disantap tanpa aroma menyengat yang berlebihan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Jeroan sapi memang memerlukan penanganan khusus untuk menghilangkan bau amisnya. Oleh karena itu, memahami teknik pengolahan jeroan yang tepat sangat penting untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Dengan memperhatikan beberapa hal di atas, Anda dapat menikmati jeroan sapi yang lezat dan bebas dari bau amis yang tidak sedap.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260529143758-29-738782/kesalahan-masak-ini-bisa-bikin-jeroan-sapi-tetap-bau-amis, without altering the facts of the original article.

Sapi Kurban Prabowo-Gibran Disembelih di IKN, Basuki: Ini Bagian dari Ibadah

Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk pertama kalinya menyelenggarakan Salat Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Negara IKN pada Rabu (27/5/2026). Kegiatan ini juga diikuti dengan penyaluran ribuan paket daging kurban kepada masyarakat sekitar IKN dan para pekerja di kawasan pembangunan IKN. Salah satu sapi kurban yang disembelih berasal dari Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran. Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyatakan bahwa penyembelihan hewan kurban ini merupakan bagian dari ibadah.

Momen Penentu di Idul Adha Perdana IKN

Salat Iduladha dilaksanakan di Masjid Negara IKN dengan khotbah yang disampaikan oleh Ust. KH. Athian Ali M. Da’i, Lc., M.A., Ketua Forum Ulama Umat Indonesia. Dalam khotbahnya, ia menyampaikan bahwa setiap orang beriman akan menghadapi ujian dari Allah SWT dan bahwa ukuran keimanan seorang muslim tercermin dari kecintaannya kepada Allah SWT yang melebihi kecintaannya terhadap dunia dan seluruh isinya.

Usai pelaksanaan salat, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan hewan kurban. Tahun ini, terkumpul 29 ekor sapi dan 9 ekor kambing dari para shohibul kurban. Dari jumlah tersebut, dua ekor sapi merupakan bantuan kemasyarakatan Presiden Republik Indonesia dan satu ekor sapi merupakan bantuan kemasyarakatan Wakil Presiden Republik Indonesia. Sebanyak 13 ekor sapi didistribusikan ke sejumlah kecamatan dalam wilayah delineasi IKN.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Berikut beberapa fakta terkait penyelenggaraan Idul Adha di IKN:

1. Otorita IKN menyalurkan 4895 paket daging kurban kepada masyarakat di sembilan desa dan kelurahan sekitar IKN.

2. Sebanyak 1.090 paket disalurkan kepada para pekerja di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), yang meliputi petugas kebersihan, keamanan, resepsionis, pekerja konstruksi, dan pekerja non-konstruksi.

3. Pelaksanaan kurban di IKN juga melibatkan peternak lokal, seperti Rosibul Aklil dari Samboja, yang menyatakan bahwa pembelian ternak untuk kebutuhan kurban memberikan manfaat bagi usahanya.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Pelaksanaan Idul Adha di IKN merupakan momentum penting dalam membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam kegiatan keagamaan. Dengan melibatkan masyarakat dan pekerja di kawasan pembangunan IKN, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya berbagi dan peduli terhadap sesama.

Kegiatan ini juga menunjukkan komitmen Otorita IKN dalam mempromosikan nilai-nilai keagamaan dan sosial di tengah masyarakat. Dengan demikian, diharapkan IKN dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam penyelenggaraan kegiatan keagamaan yang inklusif dan partisipatif.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Meskipun telah menyelenggarakan Idul Adha perdana, Otorita IKN masih memiliki tantangan ke depan dalam membangun dan mengembangkan kota. Namun, dengan kegiatan seperti ini, diharapkan dapat meningkatkan semangat dan partisipasi masyarakat dalam membangun IKN menjadi kota yang modern, inklusif, dan berkelanjutan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260529130218-30-738732/penampakan-sapi-prabowo-gibran-disembelih-di-ikn-basuki-ucapkan-ini, without altering the facts of the original article.

Industri Syariah di Ujung Tanduk: Spin Off dan Strategi Bertahan di Tengah Gejolak

Industri syariah di Indonesia tampaknya berada di ujung tanduk. Melemahnya pasar modal dan rupiah telah memberikan dampak signifikan pada industri ini, terutama pada konsep spin off yang selama ini menjadi strategi untuk meningkatkan efisiensi dan fokus pada bisnis syariah. Nasib spin off dan daya tahan industri syariah menjadi pertanyaan besar di tengah gejolak ekonomi saat ini.

Momen Penentu di Menit Akhir

Pasar modal Indonesia telah mengalami tekanan besar dalam beberapa waktu terakhir. Rupiah yang melemah terhadap dolar AS telah meningkatkan biaya impor dan mengurangi kepercayaan investor. Hal ini berdampak langsung pada industri syariah yang mengoperasikan model bisnis berdasarkan prinsip-prinsip syariah. Beberapa emiten syariah besar telah melaporkan penurunan laba dan peningkatan biaya operasional.

Spin off, yang merupakan pemisahan unit bisnis syariah dari induk perusahaan, telah menjadi strategi yang diambil beberapa perusahaan untuk meningkatkan efisiensi dan fokus pada bisnis syariah. Namun, proses ini tidaklah mudah dan memerlukan perencanaan yang matang serta sumber daya yang cukup. Dalam beberapa kasus, spin off telah membantu perusahaan meningkatkan kinerja keuangan dan meningkatkan kepercayaan investor.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Pertama, melemahnya rupiah telah meningkatkan biaya operasional perusahaan syariah. Kedua, penurunan laba dan peningkatan biaya operasional telah membuat beberapa perusahaan syariah mempertimbangkan kembali strategi bisnis mereka. Ketiga, industri syariah masih memiliki potensi besar untuk tumbuh, terutama di sektor keuangan dan investasi.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Ke depan, industri syariah harus mampu beradaptasi dengan perubahan kondisi ekonomi yang cepat. Perusahaan syariah harus meningkatkan efisiensi dan fokus pada bisnis syariah untuk meningkatkan kepercayaan investor. Pemerintah juga dapat memainkan peran penting dalam mendukung industri syariah dengan menciptakan kebijakan yang kondusif dan meningkatkan infrastruktur pendukung.

Dalam jangka panjang, industri syariah dapat menjadi pemain penting dalam perekonomian Indonesia. Namun, perjalanan ini tidak akan mudah dan memerlukan kerja keras serta komitmen dari semua pihak terkait. Industri syariah harus mampu menunjukkan bahwa mereka dapat bertahan dan tumbuh di tengah gejolak ekonomi.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Industri syariah masih memiliki jalan panjang untuk ditempuh. Mereka harus terus meningkatkan kualitas layanan, meningkatkan efisiensi, dan meningkatkan kepercayaan investor. Dengan demikian, industri syariah dapat menjadi pemain penting dalam perekonomian Indonesia dan memberikan kontribusi yang signifikan pada pertumbuhan ekonomi.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260526211755-31-738266/video-arah-spin-off-daya-tahan-industri-syariah-di-tengah-gejolak, without altering the facts of the original article.

Penipuan Travel Umrah Rp12,14 Miliar: Korban Bertambah, Polisi Masih Buru Pelaku

Kasus penipuan travel umrah dengan nilai fantastis kembali terjadi di Indonesia. Kali ini, Polda Metro Jaya resmi menetapkan Ahmad Syah Farhan (ASF) selaku pemilik Hanania Travel dan Direktur Utama (Dirut) PT Khazanah Tamma Internasional sebagai tersangka. Penipuan ini mengakibatkan kerugian sebesar Rp12,14 miliar pada 128 korban yang gagal berangkat umrah.

Kronologi Penipuan Travel Umrah

Penipuan travel umrah ini bermula dari laporan para korban calon jemaah umrah yang tidak kunjung berangkat sesuai jadwal. Para korban kemudian menyeret ASF ke Polda Metro Jaya pada Kamis malam lalu. Setelah 24 jam pemeriksaan, penyidik akhirnya menetapkannya sebagai tersangka dalam perkara tersebut. ASF disangkakan dugaan penipuan dan atau penggelapan dana perjalanan umrah.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, polisi menerima dua laporan terkait kasus penipuan umrah Hanania. Laporan pertama dibuat oleh pelapor berinisial JSP dengan jumlah korban kurang lebih 128 orang dan total kerugian yang dilaporkan mencapai sekitar Rp12,145 miliar. Laporan kedua dilaporkan oleh NN dengan kerugian Rp 78,8 juta.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Dari hasil penyidikan, terungkap bahwa para korban telah melakukan pembayaran paket umrah kepada pihak Hanania Group, namun tidak diberangkatkan sesuai jadwal. Kasus ini sudah naik ke tahap penyidikan dan penyidik telah memeriksa 33 orang saksi terkait laporan JSP tersebut.

Penyidik juga telah menahan ASF di Rumah Tahanan Direktorat Tahanan dan Barang Bukti Polda Metro Jaya. ASF dijerat dengan pasal dugaan penipuan dan atau penggelapan dan atau tindak pidana pencucian uang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 492 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dan/atau Pasal 486 KUHP dan/atau Pasal 607 KUHP.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kasus penipuan travel umrah ini menimbulkan dampak besar bagi para korban yang telah mempercayakan uang mereka untuk berangkat umrah. Kasus ini juga menimbulkan pertanyaan besar tentang pengawasan dan regulasi travel umrah di Indonesia.

Dengan adanya kasus ini, masyarakat diharapkan lebih berhati-hati dalam memilih travel umrah dan melakukan pengecekan yang lebih teliti sebelum mempercayakan uang mereka. Pihak kepolisian juga diharapkan dapat terus mengusut kasus ini dan memberikan hukuman yang setimpal kepada pelaku.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kedepannya, para korban masih harus menunggu proses hukum yang berjalan. Pihak kepolisian masih harus menyelesaikan proses penyidikan dan menunggu proses pengadilan. Bagi masyarakat, kasus ini dapat menjadi pelajaran berharga untuk selalu waspada dan teliti dalam melakukan transaksi dengan pihak lain.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260601190920-29-739240/geger-penipuan-travel-umrah-rp1214-miliar-ini-kronologinya, without altering the facts of the original article.

3 Hal Penting tentang Mandi Wajib: Pengertian, Niat, dan Tata Cara yang Benar

Pengertian dan Niat Mandi Wajib

Mandi wajib memiliki beberapa jenis niat, seperti niat mandi wajib umum, niat mandi wajib untuk perempuan setelah haid, dan niat mandi wajib setelah nifas. Niat mandi wajib umum dilakukan karena keluarnya air mani, berhubungan suami istri, atau hadas besar lainnya. Niat mandi wajib untuk perempuan setelah haid dilakukan ketika darah haid berhenti mengalir sepenuhnya. Niat mandi wajib setelah nifas dilakukan ketika darah nifas berhenti atau sudah lewat masa 40 hari.

Tata Cara Mandi Wajib yang Benar

Tata cara mandi wajib sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW adalah sebagai berikut: membaca bismillah dan berniat, mencuci kedua telapak tangan, membersihkan kemaluan dan area sekitar, mencuci tangan kiri, kembali berwudhu seperti wudhu salat, mengguyur kepala sebanyak 3 kali, mengguyur seluruh tubuh dimulai dari sisi kanan, memastikan air merata ke seluruh bagian tubuh, dan membasuh kaki.

Mengapa Mandi Wajib Penting?

Mandi wajib penting karena merupakan syarat sahnya pelaksanaan ibadah-ibadah tertentu. Tanpa mandi wajib, ibadah yang dilakukan tidak akan sah dan tidak akan diterima oleh Allah SWT. Mandi wajib juga memiliki dampak besar pada kehidupan sehari-hari, seperti membersihkan kotoran lahiriah dan membersihkan jiwa.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Mandi wajib memiliki arti yang besar ke depan, yaitu sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT dan sebagai upaya membersihkan diri dari hadas besar. Dengan melakukan mandi wajib, umat Muslim dapat melaksanakan ibadah dengan sah dan dapat meningkatkan kualitas spiritualnya. Jalan panjang yang masih harus ditempuh dalam memahami dan melaksanakan mandi wajib adalah dengan terus mempelajari dan memahami ketentuan dan tata cara yang benar. Dengan demikian, umat Muslim dapat melaksanakan mandi wajib dengan baik dan dapat meningkatkan kualitas ibadahnya.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260603151029-29-739815/mandi-wajib-pengertian-niat-tata-cara-dan-hal-yang-membatalkannya, without altering the facts of the original article.

Doa Akhir dan Awal Tahun Hijriah: Lengkap dengan Bacaan Arab, Latin, dan Arti

Umat Islam di seluruh dunia kini bersiap menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1448 H yang jatuh pada 1 Muharam. Momen pergantian tahun Hijriah ini bukan sekadar perpindahan angka dalam kalender, melainkan waktu yang sangat istimewa untuk merenungkan perjalanan spiritual, memohon ampunan atas kesalahan yang lalu, serta memanjatkan doa kebaikan untuk masa depan. Berdasarkan panduan syariah dan berbagai rujukan ulama, ada amalan yang dianjurkan dilakukan, yaitu membaca doa akhir tahun dan doa awal tahun.

Doa Akhir Tahun Hijriah: Penutup dengan Permohonan Ampun

Doa akhir tahun dibaca sebagai wujud rasa syukur atas segala nikmat yang diterima sekaligus permohonan ampunan atas segala khilaf, dosa, dan kekurangan selama satu tahun yang telah berlalu. Lafaz ini dikutip dari kitab Terjemah dan Fadhilah Majmu’ Syarif.

Bacaan doa akhir tahun adalah sebagai berikut:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ. وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمْ اللَّهُمَّ مَا عَمِلْتُ فِي هَذِهِ السَّنَةِ مِمَّا نَهَيْتَنِي عَنْهُ فَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَلَمْ تَرْضَهُ وَلَمْ تَنْسَهُ وَحَلِمْتُ عَلَى بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوبَتِي وَدَعَوْتَنِي إِلَى التَّوْبَةِ مِنْهُ بَعْدَ جُرْأَتِي عَلَى مَعْصِيَتِكَ. فَإِنِّى أَسْتَغْفِرُكَ فَاغْفِرْلَ. وَمَا عَمِلْتُ فِيهَا مِمَّا تَرْضَاهُ وَوَعَدْتَنِي عَلَيَّ الثَّوَابَ فَأَسْتَلُكَ. اللَّهُمَّ يَا كَرِيمُ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ أَنْ تَتَقَبَّلَهُ مِنّى وَلَا تَقْطَعُ رَجَائِي مِنْكَ يَا كَرِيمُ. وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ الْأُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ.

Artinya: “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. Semoga Allah melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta para keluarga dan sahabatnya. Ya Allah, segala yang telah kukerjakan selama tahun ini dari apa yang menjadi larangan-Mu, sedang aku belum bertaubat, padahal Engkau tidak melupakannya dan Engkau bersabar dengan kasih sayang-Mu, padahal sesungguhnya Engkau berkuasa memberikan siksa kepadaku. Engkau pun telah mengajakku untuk bertaubat sesudah aku melakukan maksiat. Karena itu ya Allah, aku mohon ampunan-Mu, berilah ampunan kepadaku dengan kemurahan-Mu. Segala apa yang telah kukerjakan selama tahun ini berupa amal perbuatan yang Engkau ridhai dan Engkau janjikan akan membalasnya dengan pahala, aku mohon kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pemurah, wahai Dzat Yang Mempunyai Kebesaran dan Kemuliaan, semoga berkenan menerima amal kami dan semoga Engkau tidak memutuskan harapan kami kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pemurah. Dan semoga Allah memberikan rahmat dan kesejahteraan atas penghulu kami Muhammad, Nabi yang Ummi, dan kepada keluarga dan sahabatnya.”

Momen Penentu di Menit Akhir

Umat Islam dianjurkan membaca doa akhir tahun sebelum memasuki waktu pergantian tahun. Doa ini merupakan wujud rasa syukur dan permohonan ampunan atas segala kesalahan yang telah dilakukan selama satu tahun yang telah berlalu.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Membaca doa akhir tahun dan doa awal tahun merupakan amalan yang sangat penting dalam menyambut Tahun Baru Islam. Dengan membaca doa-doa ini, umat Islam dapat memohon ampunan atas kesalahan yang telah dilakukan dan memanjatkan doa kebaikan untuk masa depan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Umat Islam diharapkan dapat menjadikan momen pergantian tahun Hijriah ini sebagai kesempatan untuk merenungkan perjalanan spiritual dan memohon ampunan atas kesalahan yang telah dilakukan. Dengan demikian, umat Islam dapat memulai tahun baru dengan hati yang bersih dan pikiran yang jernih, serta dapat menjalani hidup dengan lebih baik di masa depan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260615131724-29-742933/doa-akhir-dan-awal-tahun-hijriah-bacaan-lengkap-arab-latin-dan-arti, without altering the facts of the original article.

5 Ucapan Tahun Baru Islam 2026 yang Bisa Anda Kirim ke Keluarga, Kerabat, dan Rekan Kerja

Momen Penentu di Tahun Baru Islam

Salah satu tradisi yang kerap dilakukan pada Tahun Baru Islam adalah saling mengirim ucapan kepada keluarga, sahabat, kerabat, hingga rekan kerja. Ucapan-ucapan ini tidak hanya sebagai bentuk ungkapan syukur, tetapi juga sebagai harapan untuk memulai tahun baru dengan penuh keberkahan dan kebaikan. Berikut adalah beberapa contoh ucapan Tahun Baru Islam 2026 yang bisa dibagikan: Selamat Tahun Baru Islam 1448 H. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan, kebahagiaan, dan keberkahan untuk keluarga kita sepanjang tahun ini. Di awal tahun Hijriah ini, semoga keluarga kita selalu diberikan perlindungan, rezeki yang halal, dan hati yang penuh rasa syukur. Selamat Tahun Baru Islam 2026.

Apa Artinya Tahun Baru Islam?

Tahun Baru Islam memiliki makna yang sangat mendalam bagi umat Muslim. Hijrah Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah merupakan titik balik penting dalam sejarah Islam, menandai perubahan besar dalam kehidupan umat Muslim. Peristiwa ini tidak hanya menandai perpindahan fisik, tetapi juga perubahan dalam aspek spiritual dan sosial. Oleh karena itu, Tahun Baru Islam menjadi momen yang tepat untuk refleksi diri, memperkuat iman, dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

Tiga Fakta yang Bikin Tahun Baru Islam Berbeda

Beberapa fakta yang membuat Tahun Baru Islam berbeda adalah: – Tahun Baru Islam berdasarkan pada kalender Hijriah yang dimulai sejak peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW. – Peringatan Tahun Baru Islam tidak hanya tentang pergantian tahun, tetapi juga tentang memperkuat iman dan meningkatkan ketakwaan. – Tradisi ucapan dan doa pada Tahun Baru Islam merupakan bentuk ungkapan syukur dan harapan untuk tahun yang baru.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dalam menyambut Tahun Baru Islam 1448 H, mari kita jadikan momen ini sebagai kesempatan untuk menjadi lebih baik, memperkuat iman, dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Semoga tahun ini membawa keberkahan, kesuksesan, dan kemajuan dalam setiap aspek kehidupan kita. Dengan refleksi diri dan harapan baru, kita dapat menyambut tahun yang baru dengan penuh optimisme dan semangat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260615114024-29-742880/ucapan-tahun-baru-islam-2026-untuk-keluarga-kerabat-dan-rekan-kerja, without altering the facts of the original article.

PBNU Umumkan 1 Muharram 1448 H Jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026: Ini Dampaknya

PBNU telah mengumumkan bahwa 1 Muharram 1448 H jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026. Pengumuman ini disampaikan melalui surat nomor 146/PB.08/A.II.11.13/13/06/2026 yang dikeluarkan oleh Lembaga Falakiyah PBNU. Berdasarkan surat tersebut, Lembaga Falakiyah PBNU telah menyelenggarakan rukyatul hilal pada Senin, 15 Juni 2026, dan tidak melihat hilal. Oleh karena itu, awal bulan Muharram 1448 H bertepatan dengan Rabu Kliwon, 17 Juni 2026 Masehi.

Momen Penentu di Menit Akhir

PBNU menetapkan 1 Muharram 1448 H jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026, setelah melakukan rukyatul hilal pada Senin, 15 Juni 2026. Dalam proses tersebut, seluruh titik pemantauan melaporkan tidak melihat hilal. Berdasarkan hasil tersebut, Lembaga Falakiyah PBNU memutuskan bahwa awal bulan Muharram 1448 H bertepatan dengan Rabu Kliwon, 17 Juni 2026 Masehi. Surat pengumuman tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum PBNU dan Sekretaris Jenderal PBNU.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Penetapan 1 Muharram 1448 H oleh PBNU berbeda dengan penetapan oleh pemerintah dan Muhammadiyah, yang menetapkan 1 Muharram jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026. Perbedaan ini dapat berdampak pada pelaksanaan ibadah dan perayaan Tahun Baru Hijriah di masyarakat. Meskipun libur nasional memperingati Tahun Baru Hijriah masih jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026, penetapan PBNU ini dapat mempengaruhi kegiatan keagamaan dan sosial di kalangan warga NU. Selain itu, perbedaan penetapan tanggal ini juga dapat menimbulkan diskusi dan perdebatan di masyarakat tentang metode penentuan awal bulan hijriah.

Dalam menjalankan aktivitas keagamaan, umat Islam sering kali merujuk pada kalender hijriah. Oleh karena itu, penetapan tanggal 1 Muharram yang akurat sangat penting. PBNU, sebagai organisasi keagamaan besar di Indonesia, memiliki peran signifikan dalam menentukan arah ibadah dan kegiatan keagamaan di Indonesia. Dengan pengumuman ini, PBNU mengajak umat muslim untuk memasuki Tahun Baru Hijriah dengan penuh harapan dan doa.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Ke depan, diharapkan adanya kesepakatan dan pemahaman yang lebih baik tentang metode penentuan awal bulan hijriah di Indonesia. Hal ini dapat dilakukan melalui dialog dan diskusi antara organisasi keagamaan dan pemerintah. Dengan demikian, perbedaan penetapan tanggal dapat diminimalkan, dan umat Islam dapat menjalankan ibadah dan kegiatan keagamaan dengan lebih harmonis.

Dalam menyambut Tahun Baru Hijriah, PBNU mengajak umat muslim untuk meningkatkan kesadaran dan ketakwaan kepada Allah SWT. Tahun baru hijriah merupakan momentum penting untuk refleksi dan evaluasi diri, serta meningkatkan iman dan amal saleh. Dengan semangat yang baru, umat Islam diharapkan dapat menjalani hidup dengan lebih baik dan lebih bertaqwa.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260616130536-29-743139/pbnu-tetapkan-1-muharram-1448-h-jatuh-rabu-17-juni-2026, without altering the facts of the original article.

Sambut 1448 Hijriah, Penggantian Kiswah Ka’bah Terjadi dalam Detik-Detik Bersejarah

Arab Saudi menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dengan mengganti Kiswah, kain sutra hitam yang menyelimuti Ka’bah di Masjidil Haram, Makkah. Tradisi tahunan yang telah berlangsung selama berabad-abad itu menjadi salah satu momen paling sakral bagi umat Islam dan selalu menarik perhatian jutaan Muslim di seluruh dunia. Penggantian Kiswah dilakukan pada Senin (15/6/2026) malam waktu setempat, bertepatan dengan pergantian tahun Hijriah. Kiswah baru dibuat dari 825 kg sutra dan dihiasi benang emas.

Momen Penentu di Menit Akhir

Otoritas Umum Arab Saudi untuk Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi menyebut proses penggantian Kiswah sebagai puncak dari pekerjaan yang telah berlangsung selama berbulan-bulan di Kompleks Raja Abdulaziz untuk Kiswah Ka’bah Suci. Sebelum pemasangan dilakukan, tim khusus terlebih dahulu melepas ornamen bordir, hiasan berlapis emas, serta tirai pintu Ka’bah. Setelah itu, Kiswah lama diturunkan dan diganti dengan yang baru oleh para teknisi dan spesialis Saudi yang telah mendapatkan pelatihan khusus untuk menangani proses pemasangan secara presisi.

Penggantian Kiswah memerlukan perencanaan matang dan keahlian teknis tinggi. Tim khusus menggunakan berbagai peralatan pengangkat serta sistem pengamanan modern guna memastikan setiap panel kain dan ornamen dapat terpasang dengan tepat di sekeliling Ka’bah. Kiswah tahun ini dibuat menggunakan sekitar 825 kilogram sutra alami dan 400 kilogram kapas mentah. Selain itu, digunakan pula 60 kilogram perak serta 120 kilogram benang perak berlapis emas untuk menyulam ayat-ayat Al-Qur’an dan berbagai motif dekoratif yang menghiasi kain tersebut.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Pemerintah Arab Saudi menegaskan bahwa tradisi penggantian Kiswah setiap tahun mencerminkan komitmen kerajaan dalam merawat situs-situs suci Islam sekaligus menjaga warisan keterampilan tradisional yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Proses tersebut juga memadukan keahlian kerajinan klasik dengan teknologi manufaktur dan rekayasa modern. Pembuatan Kiswah baru melibatkan tahapan produksi yang kompleks, mulai dari persiapan bahan baku, pewarnaan, penenunan, pencetakan, penyulaman, hingga proses perakitan akhir.

Upacara penggantian Kiswah tahun ini berlangsung beberapa hari setelah berakhirnya musim haji 1447 Hijriah yang diikuti lebih dari 1,7 juta jamaah dari 165 negara. Pada Selasa dini hari, Ka’bah telah sepenuhnya diselimuti Kiswah baru yang akan tetap terpasang selama satu tahun ke depan, menjadi simbol penghormatan dan perawatan terhadap situs paling suci bagi umat Islam.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Tradisi penggantian Kiswah tidak hanya menjadi momen sakral bagi umat Islam, tetapi juga menunjukkan komitmen Arab Saudi dalam menjaga dan merawat situs-situs suci Islam. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kecintaan umat Islam terhadap sejarah dan kebudayaan Islam. Selain itu, tradisi ini juga dapat menjadi sarana untuk mempromosikan toleransi dan kesadaran antar umat beragama.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Penggantian Kiswah Ka’bah merupakan salah satu tradisi yang masih terus dilestarikan hingga saat ini. Diharapkan, tradisi ini dapat terus berlanjut dan menjadi bagian dari identitas umat Islam di seluruh dunia. Dengan kemajuan teknologi dan perkembangan zaman, diharapkan tradisi ini dapat terus berkembang dan menjadi lebih baik di masa depan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260617075757-30-743215/detik-detik-penggantian-kiswah-kabah-sambut-1448-hijriah, without altering the facts of the original article.