Hari Tasyrik 2026: Panduan Lengkap Amalan, Zikir, dan Larangan yang Wajib Diketahui

Amalan Hari Tasyrik

Pada hari Tasyrik, umat Muslim juga dianjurkan untuk melakukan berbagai amalan lainnya, seperti membaca tasmiyah (bismillah) dan takbir saat menyembelih hewan kurban. Membaca doa sapu jagad, yaitu “Wa min hum may yaqulu rabbana atina fid-dun-ya hasanataw wa fil akhirati hasanataw wa qina azaban-nar” juga menjadi salah satu amalan yang baik. Umat Muslim juga dianjurkan untuk memperbanyak bacaan zikir, tahlil, tahmid, dan takbir pada hari Tasyrik. Berikut adalah beberapa contoh bacaan zikir yang umum diamalkan pada hari Tasyrik: * Bacaan Takbir: اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ، لَا * Bacaan Tahlil: * Bacaan Tahmid: * Bacaan Tasbih:

Larangan pada Hari Tasyrik

Namun, ada beberapa hal yang dilarang atau menjadi pantangan agama pada hari Tasyrik. Pertama, hukumnya haram untuk berpuasa pada hari Tasyrik. Umat Muslim dilarang menjalankan puasa qada maupun puasa sunnah apa pun pada hari Tasyrik.

Momen Penentu di Hari Tasyrik

Dari riwayat Abu Hurairah RA, Rasulullah mengutus Abdullah bin Hudzaifah untuk mengelilingi Kota Mina dan menyampaikan, “Janganlah kamu berpuasa pada hari ini (tasyrik) karena ia merupakan hari makan, minum, dan berzikir pada Allah.”

Apa Artinya Ini ke Depan?

Dengan memahami amalan dan larangan pada hari Tasyrik, umat Muslim dapat meningkatkan ketaqwaan dan mendulang pahala. Oleh karena itu, penting untuk memahami dan mengamalkan amalan pada hari Tasyrik. Jalan panjang yang masih harus ditempuh umat Muslim adalah meningkatkan kesadaran dan ketaqwaan dalam menjalankan amalan pada hari Tasyrik. Dengan demikian, umat Muslim dapat memperoleh manfaat yang maksimal dari amalan pada hari Tasyrik.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260529125405-29-738730/hari-tasyrik-2026-amalan-bacaan-zikir-dan-larangannya, without altering the facts of the original article.

3 Kesalahan Masak Jeroan Sapi yang Bikin Bau Amis Tak Hilang

Jeroan sapi menjadi salah satu bahan makanan yang banyak diolah saat Idul Adha. Mulai dari paru, babat, usus hingga limpa kerap dijadikan soto, gulai, sate sampai sambal goreng favorit keluarga. Namun, banyak orang masih mengeluhkan aroma amis atau prengus yang tetap muncul meski sudah memakai banyak rempah. Padahal, rahasia mengolah jeroan bukan hanya soal jahe atau serai, tetapi juga terletak pada teknik penanganannya sejak awal.

Sebagian orang langsung merebus jeroan setelah dicuci. Padahal, teknik perebusan bertahap sering digunakan saat mengolah jeroan untuk membantu mengurangi aroma menyengat. Teknik blanching atau perebusan awal juga cukup umum dipakai untuk membantu membersihkan sisa kotoran dan lemak yang masih menempel pada jeroan. Salah satu cara yang banyak dilakukan adalah memasukkan jeroan saat air masih dingin atau hangat, lalu memanaskannya perlahan hingga mendidih.

Momen Penentu di Menit Awal

Setelah direbus sekitar 10-15 menit, air rebusan pertama biasanya dibuang karena cenderung mengandung lemak dan aroma yang cukup kuat. Hal ini jarang diperhatikan saat memasak jeroan. Sebagian orang memilih tidak menutup panci terlalu rapat ketika perebusan pertama berlangsung agar aroma tajam dapat keluar bersama uap panas. Cara ini memang bukan aturan wajib, tetapi cukup sering dipakai saat mengolah jeroan agar bau prengus tidak terlalu kuat.

Tiga Kesalahan yang Sering Terjadi

Menambahkan garam sejak awal sebenarnya tidak sepenuhnya salah. Namun, sebagian orang memilih menambahkan garam setelah perebusan pertama selesai agar rasa dan tekstur jeroan tetap terjaga. Penggunaan garam berlebihan di tahap awal juga dapat membuat rasa jeroan menjadi terlalu tajam sebelum bumbu lain meresap sempurna. Jeruk nipis atau cuka cukup populer digunakan untuk membantu mengurangi aroma amis pada jeroan. Kandungan asamnya dapat membantu menetralisir bau yang kuat.

Meski begitu, penggunaan berlebihan juga kurang disarankan karena bisa memengaruhi tekstur dan rasa alami jeroan. Biasanya, jeroan cukup dilumuri jeruk nipis selama beberapa menit sebelum dibilas kembali menggunakan air bersih. Sejumlah penjual soto memilih merebus jeroan secara terpisah sebelum dicampurkan ke kuah utama. Setelah direbus, jeroan biasanya didiamkan sejenak agar aroma tajam berkurang terlebih dahulu.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Cara ini dinilai membantu rasa kuah tetap lebih bersih dan tidak terlalu prengus. Setelah direbus, jeroan sebaiknya tidak langsung ditutup rapat saat masih sangat panas. Membiarkannya sedikit mendingin sebelum disimpan dapat membantu mengurangi kelembapan berlebih di dalam wadah. Panduan keamanan pangan juga menyarankan makanan matang disimpan pada suhu yang aman agar kualitasnya tetap terjaga.

Jika tidak langsung dimasak, simpan jeroan dalam wadah tertutup di kulkas atau freezer. Menggunakan banyak rempah belum tentu membuat jeroan otomatis bebas bau amis. Teknik pembersihan, perebusan bertahap dan pengolahan yang tepat justru menjadi faktor yang lebih penting. Dengan cara yang benar, jeroan sapi bisa terasa lebih gurih, empuk dan tetap nikmat disantap tanpa aroma menyengat yang berlebihan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kunci utama mengolah jeroan sapi bukan hanya pada banyaknya rempah, tetapi juga pada teknik penanganannya sejak awal. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan setiap tahap pengolahan jeroan sapi agar hasilnya optimal. Dengan memperhatikan teknik pengolahan yang tepat, jeroan sapi dapat menjadi hidangan yang lezat dan bebas dari aroma amis yang tidak diinginkan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260529143758-29-738782/kesalahan-masak-ini-bisa-bikin-jeroan-sapi-tetap-bau-amis, without altering the facts of the original article.

Sapi Kurban Prabowo-Gibran Disembelih di IKN, Basuki Beri Komentar Mengejutkan

Sapi kurban yang diberikan oleh Presiden Prabowo dan Wapres Gibran disembelih di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Rabu (27/5/2026). Acara penyembelihan hewan kurban ini merupakan bagian dari perayaan Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi yang pertama kali diselenggarakan di IKN. Sebanyak 29 ekor sapi dan 9 ekor kambing terkumpul dari para shohibul kurban, termasuk dua ekor sapi bantuan Presiden Republik Indonesia dan satu ekor sapi bantuan Wakil Presiden Republik Indonesia.

Momen Penentu di Idul Adha Perdana di IKN

Salat Iduladha dilaksanakan di Masjid Negara IKN dengan khotbah yang disampaikan oleh Ust. KH. Athian Ali M. Da’i, Lc., M.A., Ketua Forum Ulama Umat Indonesia. Dalam khotbahnya, ia menyampaikan bahwa setiap orang beriman akan menghadapi ujian dari Allah SWT dan bahwa ukuran keimanan seorang muslim tercermin dari kecintaannya kepada Allah SWT yang melebihi kecintaannya terhadap dunia dan seluruh isinya.

Usai pelaksanaan salat, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan hewan kurban. Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, turut berpartisipasi sebagai shohibul kurban dengan menyerahkan satu ekor sapi. “Hari ini kita melaksanakan Salat Iduladha di Masjid Negara IKN dan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban. Mudah-mudahan ini menjadi ibadah bagi kita semua. Semua kurban ini dari warga untuk warga,” ujar Basuki.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Pertama, pelaksanaan kurban di IKN melibatkan peternak lokal. Salah seorang peternak asal Samboja, Rosibul Aklil, mengatakan bahwa pembelian ternak untuk kebutuhan kurban memberikan manfaat bagi usahanya. Kedua, sebanyak 13 ekor sapi didistribusikan ke sejumlah kecamatan dalam wilayah delineasi IKN. Ketiga, diperkirakan sebanyak 4895 paket daging kurban dialokasikan bagi masyarakat di sembilan desa dan kelurahan sekitar IKN, serta 1.090 paket disalurkan kepada para pekerja di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

Apa Artinya Ini ke Depan?

Pelaksanaan Idul Adha di IKN ini memiliki makna yang signifikan bagi masyarakat sekitar. Selain sebagai momentum ibadah bersama, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk memperkuat silaturahmi dan kepedulian sosial. Dengan melibatkan peternak lokal, kegiatan ini juga dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Meski pelaksanaan Idul Adha di IKN telah berlangsung sukses, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Pembangunan IKN masih terus berlangsung, dan kegiatan seperti ini dapat menjadi contoh bagi kegiatan sosial dan keagamaan lainnya di masa depan. Dengan demikian, IKN dapat menjadi contoh kota yang tidak hanya modern dan maju, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260529130218-30-738732/penampakan-sapi-prabowo-gibran-disembelih-di-ikn-basuki-ucapkan-ini, without altering the facts of the original article.

Industri Syariah di Ujung Tanduk: Spin Off dan Strategi Bertahan di Tengah Gejolak

Industri syariah kini berada di ujung tanduk. Melemahnya pasar modal dan rupiah telah memberikan tekanan besar pada industri ini, terutama pada konsep spin off yang diharapkan dapat menjadi strategi bertahan. Nasib spin off dan daya tahan industri syariah menjadi sorotan utama dalam situasi ini.

Momen Penentu di Menit Akhir

Pasar modal Indonesia telah mengalami gejolak signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Rupiah yang melemah terhadap dolar AS telah berdampak pada berbagai sektor, termasuk industri syariah. Dalam situasi ini, spin off menjadi salah satu strategi yang diharapkan dapat membantu industri syariah bertahan.

Namun, implementasi spin off tidaklah mudah. Proses pemisahan unit syariah dari induk perusahaan memerlukan perencanaan yang matang dan kesiapan yang baik. Selain itu, industri syariah juga harus menghadapi tantangan dalam meningkatkan likuiditas dan mengurangi risiko.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Berikut adalah tiga fakta yang membuat kejadian ini berbeda:

Pertama, melemahnya rupiah telah memberikan tekanan besar pada industri syariah. Fluktuasi nilai tukar telah membuat investor menjadi lebih berhati-hati dalam berinvestasi.

Kedua, industri syariah memiliki karakteristik yang unik dibandingkan dengan industri konvensional. Prinsip syariah yang melandasi operasional industri syariah membuatnya memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri.

Ketiga, spin off menjadi salah satu strategi yang diharapkan dapat membantu industri syariah bertahan. Namun, implementasi spin off memerlukan perencanaan yang matang dan kesiapan yang baik.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Dalam konteks yang lebih luas, kejadian ini memiliki dampak yang signifikan pada industri syariah ke depan. Melemahnya pasar modal dan rupiah telah memberikan tekanan besar pada industri ini, dan spin off menjadi salah satu strategi yang diharapkan dapat membantu industri syariah bertahan.

Namun, industri syariah juga harus meningkatkan likuiditas dan mengurangi risiko. Dalam situasi ini, peran regulator dan pemangku kepentingan lainnya sangat penting dalam mendukung industri syariah.

Selain itu, industri syariah juga harus meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang prinsip syariah dan manfaatnya. Dengan demikian, industri syariah dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat dan meningkatkan likuiditas.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kedepan, industri syariah masih memiliki jalan panjang yang harus ditempuh. Dalam situasi ini, industri syariah harus meningkatkan kesiapan dan kemampuan untuk menghadapi tantangan. Spin off menjadi salah satu strategi yang diharapkan dapat membantu industri syariah bertahan, namun implementasinya memerlukan perencanaan yang matang dan kesiapan yang baik.

Dengan demikian, industri syariah dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat dan meningkatkan likuiditas. Dalam jangka panjang, industri syariah dapat menjadi salah satu sektor yang paling stabil dan berkembang di Indonesia.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260526211755-31-738266/video-arah-spin-off-daya-tahan-industri-syariah-di-tengah-gejolak, without altering the facts of the original article.

Penipuan Travel Umrah Rp12,14 Miliar: Korban Bertambah, Polisi Masih Buru Pelaku

Kasus penipuan travel umrah dengan nilai fantastis kembali terjadi di Indonesia. Kali ini, Ahmad Syah Farhan (ASF), pemilik Hanania Travel, dan Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional, ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya. Kasus ini terkait dengan gagal berangkatnya para jamaah Hanania Travel yang mengakibatkan kerugian sebesar Rp12,14 miliar. ASF dijerat dengan pasal dugaan penipuan dan atau penggelapan dana perjalanan umrah.

Penetapan Tersangka dan Kronologi

Pada 29 Mei 2026, Polda Metro Jaya resmi menetapkan ASF sebagai tersangka kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan dana perjalanan umrah. Sebelumnya, ASF diperiksa polisi selama 24 jam setelah para korban calon jemaah umrah melaporkannya ke Polda Metro Jaya. Para korban tidak mendapatkan kejelasan mengenai keberangkatan umrah dan uang mereka, sehingga mereka sepakat untuk menyelesaikannya di kantor polisi. Setelah pemeriksaan, penyidik akhirnya menetapkannya sebagai tersangka dan menahannya di Rumah Tahanan Direktorat Tahanan dan Barang Bukti Polda Metro Jaya.

Polisi menerima dua laporan terkait kasus penipuan umrah Hanania. Salah satu laporan dibuat oleh pelapor berinisial JSP dengan jumlah korban kurang lebih 128 orang dan total kerugian yang dilaporkan mencapai sekitar Rp12,145 miliar. Laporan JSP ini sudah naik ke tahap penyidikan, dan penyidik telah memeriksa 33 orang saksi dari para pelapor maupun korban yang terdata.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Kasus penipuan umrah ini memiliki beberapa keunikan. Pertama, nilai kerugian yang sangat besar, yaitu Rp12,14 miliar. Kedua, jumlah korban yang cukup banyak, yaitu 128 orang. Ketiga, kasus ini terjadi karena gagal berangkatnya para jamaah Hanania Travel, yang seharusnya melakukan perjalanan umrah.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kasus penipuan umrah ini memiliki dampak signifikan bagi para korban dan industri travel umrah secara keseluruhan. Para korban tentunya mengalami kerugian finansial yang besar dan juga kehilangan kepercayaan terhadap industri travel umrah. Oleh karena itu, pihak berwenang harus meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap kasus-kasus penipuan travel umrah. Industri travel umrah juga harus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam menjalankan bisnisnya.

Ke depan, diharapkan kasus ini dapat menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memilih travel umrah. Masyarakat juga diharapkan untuk melakukan penelitian dan verifikasi sebelum mempercayakan uang mereka kepada pihak travel. Dengan demikian, kasus penipuan umrah seperti ini dapat diminimalkan dan kepercayaan masyarakat terhadap industri travel umrah dapat dipulihkan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kasus penipuan umrah ini masih memiliki jalan panjang yang harus ditempuh. ASF masih harus menjalani proses hukum dan pihak berwenang harus terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini secara tuntas. Para korban juga masih harus menunggu proses hukum untuk mendapatkan keadilan. Oleh karena itu, diharapkan semua pihak dapat bekerja sama untuk menyelesaikan kasus ini dengan sebaik mungkin.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260601190920-29-739240/geger-penipuan-travel-umrah-rp1214-miliar-ini-kronologinya, without altering the facts of the original article.

3 Hal Penting tentang Mandi Wajib: Pengertian, Niat, dan Tata Cara yang Benar

Mandi wajib atau mandi junub adalah salah satu bentuk ibadah bersuci dalam ajaran Islam yang bertujuan untuk menghilangkan hadas besar. Kesucian dari hadas besar merupakan syarat mutlak sahnya pelaksanaan ibadah-ibadah tertentu, seperti salat, tawaf di Ka’bah, menyentuh dan membawa Al-Qur’an, serta memasuki tempat ibadah (masjid). Mandi wajib dilakukan ketika seseorang mengalami beberapa kondisi tertentu, seperti keluarnya air mani, berhubungan suami istri, berakhirnya masa haid, berakhirnya masa nifas, atau jenazah orang Muslim. ## Pengertian Mandi Wajib Mandi wajib bukan sekadar membasuh tubuh dengan air, melainkan gabungan antara niat ibadah di dalam hati dan tindakan mengalirkan air suci ke seluruh permukaan kulit dan rambut. Kewajiban ini berlaku bagi setiap Muslim yang sudah baligh (dewasa) dan berakal. Tujuannya ganda: membersihkan kotoran lahiriah, sekaligus membersihkan jiwa dan menaati perintah Allah SWT. ## Kapan Saja Mandi Wajib Harus Dilakukan? Terdapat beberapa kondisi yang menyebabkan seseorang berstatus berhadas besar dan wajib segera mandi, yaitu: – Keluarnya air mani, baik dilakukan dengan sengaja maupun tidak, dalam keadaan sadar maupun tertidur (mimpi basah). – Berhubungan suami istri, terjadinya pertemuan dua kemaluan (memasukkan bagian kepala kemaluan laki-laki ke dalam kemaluan perempuan), meskipun tidak sampai mengeluarkan air mani. – Berakhirnya masa haid bagi perempuan, ketika darah haid berhenti mengalir sepenuhnya. – Berakhirnya masa nifas, ketika darah nifas berhenti atau sudah lewat masa 40 hari meski darah masih keluar. – Jenazah orang Muslim, sebagai kewajiban fardhu kifayah. ## Niat dan Tata Cara Mandi Wajib Sebelum melakukan mandi wajib, seseorang harus berniat terlebih dahulu. Niat mandi wajib dapat berbeda-beda tergantung pada kondisi yang menyebabkan seseorang berhadas besar. Berikut adalah beberapa contoh niat mandi wajib: – Niat mandi wajib umum (karena junub / keluar mani / hubungan suami istri): “Bismillahi, ghuslun li janaabatin”. – Niat mandi wajib untuk perempuan setelah haid: “Bismillahi, ghuslun li’l-haidhi”. – Niat mandi wajib setelah nifas: “Bismillahi, ghuslun li’n-nifasi”. Tata cara mandi wajib sesuai sunnah Rasulullah SAW adalah sebagai berikut: 1. Membaca Bismillah dan berniat. 2. Mencuci kedua telapak tangan (3 kali). 3. Membersihkan kemaluan dan area sekitar. 4. Mencuci tangan kiri. 5. Kembali berwudhu seperti wudhu salat. 6. Mengguyur kepala sebanyak 3 kali. 7. Mengguyur seluruh tubuh dimulai dari sisi kanan. 8. Memastikan air merata ke seluruh bagian tubuh. 9. Membasuh kaki. ## MENGAPA & DAMPAK Mandi wajib memiliki dampak yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari seorang Muslim. Dengan melakukan mandi wajib, seorang Muslim dapat membersihkan diri dari hadas besar dan melaksanakan ibadah-ibadah tertentu dengan sah. Selain itu, mandi wajib juga memiliki manfaat untuk membersihkan kotoran lahiriah dan membersihkan jiwa. ## PENUTUP Dalam kesimpulan, mandi wajib adalah salah satu bentuk ibadah bersuci dalam ajaran Islam yang bertujuan untuk menghilangkan hadas besar. Mandi wajib memiliki beberapa kondisi yang menyebabkan seseorang berhadas besar dan wajib segera mandi. Dengan melakukan mandi wajib, seorang Muslim dapat membersihkan diri dan melaksanakan ibadah-ibadah tertentu dengan sah. Oleh karena itu, penting bagi setiap Muslim untuk memahami dan melaksanakan mandi wajib dengan benar.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260603151029-29-739815/mandi-wajib-pengertian-niat-tata-cara-dan-hal-yang-membatalkannya, without altering the facts of the original article.

Lengkap! Doa Akhir dan Awal Tahun Hijriah dalam Bahasa Arab, Latin, dan Arti

Umat Islam di seluruh dunia kini bersiap menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1448 H yang jatuh pada 1 Muharam. Momen pergantian tahun Hijriah ini bukan sekadar perpindahan angka dalam kalender, melainkan waktu yang sangat istimewa untuk merenungkan perjalanan spiritual, memohon ampunan atas kesalahan yang lalu, serta memanjatkan doa kebaikan untuk masa depan. Tahun Baru Islam menjadi kesempatan untuk memulai lembaran baru dengan penuh harapan dan semangat. Doa akhir tahun dan doa awal tahun menjadi tradisi yang dianjurkan dalam menyambut pergantian tahun Hijriah.

Momen Penentu di Menit Akhir

Doa akhir tahun dibaca sebagai wujud rasa syukur atas segala nikmat yang diterima sekaligus permohonan ampunan atas segala khilaf, dosa, dan kekurangan selama satu tahun yang telah berlalu. Doa ini dikutip dari kitab Terjemah dan Fadhilah Majmu’ Syarif. Berikut adalah lafaz doa akhir tahun dalam bahasa Arab, latin, dan artinya:

Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm. Al-ḥamdu lillāhi rabbil-‘ālamÄ«n. Wa shallallāhu ‘alā sayyidinā wa maulānā Muḥammadin wa ‘alā ālihi wa á¹£aḥbihi wa sallam. Allāhumma mā ‘amiltu fÄ« hādhihis-sanati mimmā nahaitanÄ« ‘anhu falam atub minhu wa lam tarḍahu wa lam tansahu wa ḥalimta ‘alayya ba’da qudratika ‘alā ‘uqÅ«batÄ« wa da’autanÄ« ilat-taubati minhu ba’da jur’atÄ« ‘alā ma’á¹£iyatika. Fa innÄ« astaghfiruka faghfir lÄ«. Wa mā ‘amiltu fÄ«hā mimmā tarḍāhu wa wa’adtanÄ« ‘alaihits-tsawāba fa as’aluka. Allāhumma yā KarÄ«mu yā Dzal-Jalāli wal-Ikrām an tataqabbalahu minnÄ« wa lā taqá¹­a’ rajā’Ä« minka yā KarÄ«m. Wa shallallāhu ‘alā sayyidinā Muḥammadin an-nabiyyil-ummiyyi wa ‘alā ālihi wa á¹£aḥbihi wa sallama wal-ḥamdu lillāhi rabbil-‘ālamÄ«n.

“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. Semoga Allah melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta para keluarga dan sahabatnya. Ya Allah, segala yang telah kukerjakan selama tahun ini dari apa yang menjadi larangan-Mu, sedang aku belum bertaubat, padahal Engkau tidak melupakannya dan Engkau bersabar dengan kasih sayang-Mu, padahal sesungguhnya Engkau berkuasa memberikan siksa kepadaku. Engkau pun telah mengajakku untuk bertaubat sesudah aku melakukan maksiat. Karena itu ya Allah, aku mohon ampunan-Mu, berilah ampunan kepadaku dengan kemurahan-Mu. Segala apa yang telah kukerjakan selama tahun ini berupa amal perbuatan yang Engkau ridhai dan Engkau janjikan akan membalasnya dengan pahala, aku mohon kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pemurah, wahai Dzat Yang Mempunyai Kebesaran dan Kemuliaan, semoga berkenan menerima amal kami dan semoga Engkau tidak memutuskan harapan kami kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pemurah. Dan semoga Allah memberikan rahmat dan kesejahteraan atas penghulu kami Muhammad, Nabi yang Ummi, dan kepada keluarga dan sahabatnya.”

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Setelah memasuki waktu pergantian tahun, umat Islam dianjurkan membaca doa awal tahun. Isinya adalah permohonan kepada Allah SWT untuk diberi petunjuk dan perlindungan di tahun yang baru. Doa awal tahun juga merupakan wujud rasa syukur dan harapan untuk masa depan yang lebih baik. Dengan membaca doa akhir tahun dan doa awal tahun, umat Islam dapat memperkuat iman dan meningkatkan kesadaran spiritual.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Momen pergantian tahun Hijriah ini menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk merenungkan perjalanan spiritual dan memohon ampunan atas kesalahan yang lalu. Dengan membaca doa akhir tahun dan doa awal tahun, umat Islam dapat memulai lembaran baru dengan penuh harapan dan semangat. Tahun Baru Islam menjadi kesempatan untuk meningkatkan kesadaran spiritual dan memperkuat iman.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Umat Islam di seluruh dunia kini bersiap menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1448 H. Dengan membaca doa akhir tahun dan doa awal tahun, umat Islam dapat memperkuat iman dan meningkatkan kesadaran spiritual. Tahun Baru Islam menjadi kesempatan untuk memulai lembaran baru dengan penuh harapan dan semangat. Doa akhir tahun dan doa awal tahun menjadi tradisi yang dianjurkan dalam menyambut pergantian tahun Hijriah.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260615131724-29-742933/doa-akhir-dan-awal-tahun-hijriah-bacaan-lengkap-arab-latin-dan-arti, without altering the facts of the original article.

5 Ucapan Tahun Baru Islam 2026 yang Bisa Anda Kirim ke Keluarga, Kerabat, dan Rekan Kerja

Momen Penentu di Awal Tahun Hijriah

Berdasarkan kalender nasional, Tahun Baru Islam 2026 menjadi momen penting bagi umat Muslim di Indonesia. Pergantian tahun dalam kalender Hijriah menjadi kesempatan untuk meningkatkan kesadaran dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Banyak umat Muslim memanfaatkan momen ini untuk melakukan refleksi diri, memperbaiki hubungan dengan sesama, serta memperkuat keimanan dan ketakwaan.

Tiga Ucapan Tahun Baru Islam yang Bisa Dibagikan

Berikut adalah beberapa ucapan Tahun Baru Islam 2026 yang bisa dibagikan kepada keluarga, sahabat, kerabat, hingga rekan kerja: – Selamat Tahun Baru Islam 1448 H. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan, kebahagiaan, dan keberkahan untuk keluarga kita sepanjang tahun ini. – Di awal tahun Hijriah ini, semoga keluarga kita selalu diberikan perlindungan, rezeki yang halal, dan hati yang penuh rasa syukur. Selamat Tahun Baru Islam 2026. – Selamat 1 Muharram 1448 H. Semoga setiap langkah keluarga kita selalu dipenuhi kemudahan, kedamaian, dan keberkahan dari Allah SWT.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Momen Tahun Baru Islam 2026 menjadi kesempatan bagi umat Muslim untuk meningkatkan kesadaran dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Dengan melakukan refleksi diri dan memperbaiki hubungan dengan sesama, umat Muslim dapat memperkuat keimanan dan ketakwaan. Selain itu, momen ini juga menjadi kesempatan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya hijrah Nabi Muhammad SAW dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Tahun Baru Islam 2026 menjadi awal yang baru bagi umat Muslim untuk meningkatkan kesadaran dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Dengan melakukan refleksi diri, memperbaiki hubungan dengan sesama, dan memperkuat keimanan dan ketakwaan, umat Muslim dapat mencapai kehidupan yang lebih baik. Semoga Tahun Baru Islam 2026 membawa keberkahan, kesuksesan, dan kemajuan dalam karier serta kehidupan kita.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260615114024-29-742880/ucapan-tahun-baru-islam-2026-untuk-keluarga-kerabat-dan-rekan-kerja, without altering the facts of the original article.

PBNU Umumkan 1 Muharram 1448 H Jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026: Ini Implikasinya

PBNU Umumkan 1 Muharram 1448 H Jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026: Ini Implikasinya. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menetapkan 1 Muharram 1448 H jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026, berbeda dengan pemerintah dan Muhammadiyah yang menetapkan hari ini, 16 Juni 2026, sebagai 1 Muharram.

Pengesahan Tanggal yang Berbeda

Berdasarkan situs resmi NU dan akun Instagram resmi Lembaga Falakiyah PBNU, pengumuman tersebut disampaikan lewat surat nomor 146/PB.08/A.II.11.13/13/06/2026. Dalam surat itu, Lembaga Falakiyah PBNU menyatakan telah menyelenggarakan rukyatul hilal pada Senin 29 Zulhijah 1447 H atau 15 Juni 2026. Seluruh titik pemantauan melaporkan tidak melihat hilal.

“Telah dilaporkan penyelenggaraan rukyatul hilal pada Senin 15 Juni 2026, laporan lokasi yang menyelenggarakan rukyatul hilal menyatakan tidak melihat hilal. Sebagai tindak lanjutnya, maka awal bulan Muharram 1448 H bertepatan dengan Rabu Kliwon 17 Juni 2026 Masehi (mulai malam Rabu) atas dasar istikmal,” ungkap isi surat tersebut.

Momen Penentu di Menit Akhir

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan 1 Muharram 1448 H jatuh pada Selasa hari ini yang ditandai dengan libur nasional. Muhammadiyah juga menetapkan 1 Muharram 1448 H jatuh pada hari ini, sebagaimana tertera dalam Kalender Hijriah Global Tunggal. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan penetapan tanggal antara PBNU dengan pemerintah dan Muhammadiyah.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Perbedaan penetapan tanggal 1 Muharram 1448 H antara PBNU dengan pemerintah dan Muhammadiyah dapat berdampak pada pelaksanaan ibadah dan perayaan Tahun Baru Hijriah di masyarakat. PBNU mengajak umat muslim untuk berdoa agar diberi kebaikan pada tahun yang baru. “Mengucapkan terima kasih atas kontribusi dan partisipasi Nahdliyin dalam rukyatul hilal ini. Selamat memasuki Tahun Baru 1 Muharram 1448 H,” ujar surat tersebut.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kedepannya, diharapkan adanya koordinasi dan kesepakatan antara organisasi Islam di Indonesia untuk menyatukan penetapan tanggal penting dalam kalender Islam. Namun, hingga saat ini, perbedaan pendapat dalam penetapan tanggal masih sering terjadi. Oleh karena itu, umat muslim diharapkan dapat memahami dan menghormati perbedaan pendapat tersebut.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260616130536-29-743139/pbnu-tetapkan-1-muharram-1448-h-jatuh-rabu-17-juni-2026, without altering the facts of the original article.

Sambut 1448 Hijriah, Penggantian Kiswah Ka’bah Terjadi dalam Detik-Detik Bersejarah

Momen Penentu di Menit Akhir

Proses penggantian Kiswah Ka’bah melibatkan tahapan yang kompleks, mulai dari persiapan bahan baku, pewarnaan, penenunan, pencetakan, penyulaman, hingga proses perakitan akhir. Otoritas Umum Arab Saudi untuk Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi menyebut proses tersebut sebagai puncak dari pekerjaan yang telah berlangsung selama berbulan-bulan di Kompleks Raja Abdulaziz untuk Kiswah Ka’bah Suci. Sebelum pemasangan dilakukan, tim khusus terlebih dahulu melepas ornamen bordir, hiasan berlapis emas, serta tirai pintu Ka’bah. Setelah itu, Kiswah lama diturunkan dan diganti dengan yang baru oleh para teknisi dan spesialis Saudi yang telah mendapatkan pelatihan khusus untuk menangani proses pemasangan secara presisi.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Kiswah tahun ini dibuat menggunakan sekitar 825 kilogram sutra alami dan 400 kilogram kapas mentah. Selain itu, digunakan pula 60 kilogram perak serta 120 kilogram benang perak berlapis emas untuk menyulam ayat-ayat Al-Qur’an dan berbagai motif dekoratif yang menghiasi kain tersebut. Pemasangan Kiswah memerlukan perencanaan matang dan keahlian teknis tinggi. Tim khusus menggunakan berbagai peralatan pengangkat serta sistem pengamanan modern guna memastikan setiap panel kain dan ornamen dapat terpasang dengan tepat di sekeliling Ka’bah.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Pemerintah Arab Saudi menegaskan bahwa tradisi penggantian Kiswah setiap tahun mencerminkan komitmen kerajaan dalam merawat situs-situs suci Islam sekaligus menjaga warisan keterampilan tradisional yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Proses tersebut juga memadukan keahlian kerajinan klasik dengan teknologi manufaktur dan rekayasa modern. Upacara penggantian Kiswah tahun ini berlangsung beberapa hari setelah berakhirnya musim haji 1447 Hijriah yang diikuti lebih dari 1,7 juta jamaah dari 165 negara.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Pada Selasa dini hari, Ka’bah telah sepenuhnya diselimuti Kiswah baru yang akan tetap terpasang selama satu tahun ke depan, menjadi simbol penghormatan dan perawatan terhadap situs paling suci bagi umat Islam. Dengan penggantian Kiswah ini, umat Islam di seluruh dunia dapat merasakan kebersamaan dan kehangatan dalam menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260617075757-30-743215/detik-detik-penggantian-kiswah-kabah-sambut-1448-hijriah, without altering the facts of the original article.